Tips Desain Grafis Untuk Meningkatkan Konversi Website E-Commerce

Tips Desain Grafis Untuk Meningkatkan Konversi Website E-Commerce

Tips Desain Grafis – Dilansir dari Kompasiana, Website dengan desain grafis yang sempurna sudah pasti akan sangat membantu anda dalam menarik pembeli dan meningkatkan penjualan. Malahan, desain website yang baik merupakan salah satu kunci utama untuk mendapatkan pembeli. Website E-commerce, atau toko online diciptakan untuk membantu pembeli sehingga mereka bisa menikmati pengalaman berbelanja online yang menyenangkan, dan juga didesain untuk meningkatkan tingkat konversi (merubah pengunjung menjadi pembeli). 

Dengan website yang memiliki aspek desain grafis yang baik dan fitur-fitur yang lengkap, anda bisa dengan mudah mengubah pengunjung menjadi pembeli.

Desain grafis yang baik adalah desain yang seimbang di setiap aspeknya. Terkadang, beberapa website terlalu “berseni” dengan desain grafis mereka. Beberapa dari mereka menggunakan terlalu banyak animasi flash yang melambatkan waktu “loading” sehingga mengganggu pengalaman berbelanja pembeli, atau salah dalam pemilihan warna.

Ada juga banyak kasus dimana desainer website terlalu fokus ke aspek desain grafis dan melupakan kegunaan serta fungsi-fungsi website. Website tersebut mungkin terlihat cantik dipandang, tetapi bisa menjadi mimpi buruk bagi pembeli yang tidak bisa menemukan cara untuk membayar belanjaan mereka karena sistem navigasi yang buruk. Tentu saja, anda tidak akan menemui hal seperti itu bila anda memilih untuk menggunakan Limecommerce sebagai toko online anda. 

Website dengan desain grafis yang sempurna sudah pasti akan sangat membantu anda dalam menarik pembeli dan meningkatkan penjualan. Malahan, desain website yang baik merupakan salah satu kunci utama untuk mendapatkan pembeli. Website E-commerce, atau toko online diciptakan untuk membantu pembeli sehingga mereka bisa menikmati pengalaman berbelanja online yang menyenangkan, dan juga didesain untuk meningkatkan tingkat konversi (merubah pengunjung menjadi pembeli). 

Berikut ini ada beberapa tips desain grafis yang bisa anda terapkan di website atau toko online anda supaya anda bisa meningkatkan tingkat konversi website anda :

1. Ikon yang lebih besar

Tips desain grafis yang pertama adalah gambar produk dan ikon yang lebih besar dan jernih sangat membantu pembeli untuk melihat detail produk yang ditawarkan. Hal ini juga dapat membantu untuk meningkatkan tingkat konversi website anda. Anda juga bisa menggunakan fitur zoom-in untuk gambar produk anda.

Selain gambar beresolusi tinggi, video juga bisa menjadi sarana yang efektif untuk menunjukkan produk anda.

2. Pastikan pembeli / pengunjung bisa dengan mudah menemukan keranjang belanja di website anda

Ketika pembeli memasukkan produk ke keranjang, mereka ingin memastikan apakah produknya sudah benar-benar masuk atau belum. Karena itulah, anda harus menempatkan keranjang belanja di tempat yang dapat terlihat dengan mudah oleh pembeli. Ketika pembeli mengklik ikon keranjang, mereka bisa melihat daftar produk dan harga produk yang sudah mereka masukkan ke dalamnya.

Menampilkan isian keranjang bukan hanya dapat menenangkan hati pembeli, tetapi juga dapat mempermudah transisi dari proses belanja ke proses pembayaran. Tidak perduli pembeli berasal dari halaman yang mana, mereka dapat dengan mudah mengakses halaman pembayaran hanya dengan sekali klik di keranjang mereka.

Memberikan warna yang kontras untuk keranjang belanja juga dapat membantu pembeli untuk menemukannya dengan mudah.

3. Ulasan produk yang mendetail

Ulasan produk mungkin terkesan sepele, tetapi bisa sangat membantu dalam hal meningkatkan konversi toko online anda. Hampir semua pembeli online biasanya menghabiskan waktu membaca ulasan produk sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu.

Anda bisa coba menggunakan jendela pop up untuk menawarkan tampilan ulasan produk singkat yang cepat, sehingga pembeli tidak perlu mengklik gambar produk di katalog dan menunggu hingga halaman produk benar-benar tampil untuk bisa membaca ulasan produk tersebut.

4. Optimalisasikan tombol “add to cart / tambah ke keranjang” anda

Apa anda tahu? Pengunjung website dan pembeli online biasanya akan memberikan reaksi yang berbeda terhadap tombol “action” dan kata-kata yang digunakan untuk tombol tersebut. Misalnya, jika tombol “tambah ke keranjang” anda menggunakan kata-kata “untuk lebih detailnya” atau “pelajari lebih lanjut”, biasanya mereka justru akan merasa enggan untuk mengklik tombol tersebut. Jadi gunakanlah kata-kata ‘calls to action’ yang tepat, seperti “beli sekarang” atau “tambahkan ke keranjang”.

Warna tombol juga menjadi salah satu faktor desain grafis yang penting disini. Warna yang berbeda bisa menarik perilaku yang berbeda dari pembeli, tergantung jenis bisnis anda.

Misalnya, warna-warna kalem seperti biru dan hijau biasanya menjadi pilihan yang tepat untuk tombol ‘calls to action’ sementara warna-warna ‘garang’ seperti merah dan oranye harus dihindari (ada alasannya kenapa tombol merah biasa digambarkan sebagai tombol darurat).

5. Website yang responsive

Mungkin beberapa dari kalian pernah ada yang mendengar istilah “responsive website“? Apa yang dimaksud dengan website responsive? Website responsive adalah website yang jika dilihat baik dari desktop (komputer) atau smartphone, tampilannya akan selalu terlihat sempurna dengan sedikit atau tanpa perbedaan. Jadi, gak ada tuh yang namanya teks yang saling tumpang tindih atau gambar yang tidak sejajar di website responsive.

Website responsive juga bisa membantu anda menghemat banyak uang, karena anda tidak perlu lagi repot-repot sengaja membuat versi mobile website anda, karena websitenya akan menyesuaikan tampilan secara otomatis.

Responsive adalah salah satu faktor utama yang harus anda pertimbangkan jika anda hendak membuat website untuk toko online anda. Kenapa? Karena sebagian besar orang saat ini lebih memilih berbelanja melalui smartphone mereka daripada melalui komputer atau laptop.

Jika sebuah website e-commerce tidak memiliki aspek responsive, maka bisnis yang berkaitan dengan website tersebut akan kehilangan banyak sekali calon pelanggan yang mungkin akan bisa dengan mudah didapatkan dengan bantuan fitur responsive.

6. Buat proses pencarian jadi lebih mudah dengan fitur “auto complete

Untuk website e-commerce atau toko online, fitur pencarian sangatlah penting. Dengan fitur tersebut, pembeli dapat dengan mudah menemukan produk yang mereka cari. Faktanya, sekitar 20% pengunjung lebih suka menggunakan fitur pencarian daripada harus menelusuri kategori produk dan katalog satu demi satu.

Dalam beberapa kasus, fitur pencarian mungkin kurang dapat diandalkan karena memberikan hasil yang kurang akurat, entah karena memang sistemnya yang kurang bagus, atau karena pembeli salah memasukkan kata kunci (keyword). Maka dari itu, penggunaan fungsi “auto complete” untuk fitur pencarian bisa sangat membantu.

Usulan pencarian dari fungsi auto complete akan membantu memperbaiki hasil pencarian pembeli jika kata kunci yang mereka cari tidak sesuai dengan produk yang ada di katalog.

7. Wajah manusia

Gambar yang berisi wajah manusia memiliki dampak yang lebih besar untuk pengunjung dan terbukti mampu meningkatkan tingkat konversi secara efektif. Gambar wajah manusia di website anda dapat menarik perhatian pengunjung, menciptakan rasa percaya, dan membantu membuat mereka lebih fokus. Jadi, misalnya anda menjual produk pakaian, jangan hanya memajang gambar bajunya saja, gunakan juga manusia sebagai model bajunya.

8. Biarkan pengunjung menentukan cara mereka berbelanja

Semua pembeli online unik dan memiliki seleranya masing-masing. Jadi, sediakanlah fitur-fitur yang dapat membantu mereka mengkustomisasi atau mengatur bagaimana cara mereka berbelanja di toko online anda.

Misalnya, pasanglah fitur ‘layered navigation’, sehingga pengunjung bisa melihat-lihat produk berdasarkan kategori yang mereka inginkan, seperti harga, warna, rating, dan sebagainya.

9. Fokus kepada produk

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan konversi di toko online anda adalah dengan menciptakan desain grafis profesional yang berfokus kepada produk yang ditawarkan. Buatlah toko online profesional dengan gambar produk yang jelas dan kategori produk yang tepat, sehingga para pengunjung bisa mencari produk dengan mudah tanpa perlu membuang banyak waktu dan tenaga.

10. Pastikan pengunjung bisa dengan mudah menemukan detail kontak anda

Sekalipun website e-commerce anda dirancang dengan desain grafis dan fitur yang sempurna, masalah selalu bisa muncul kapan saja. Ada kalanya pembeli tidak bisa memecahkan masalahnya sendiri dan membutuhkan bantuan anda. Jadi, pastikan mereka selalu bisa mengakses detail kontak anda, tidak peduli mereka sedang berada di halaman yang mana.

Itulah tadi beberapa tips desain grafis yang berguna untuk meningkatkan tingkat konversi dari website e-commerce anda. Manfaatkan cara-cara diatas agar mendatangkan lebih banyak pembeli ya !

Sumber Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *