Pengertian CDN Serta Manfaat dan Fungsinya

Pengertian CDN Serta Manfaat dan Fungsinya

Pengertian CDN – Jika anda sering mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan website, jaringan, keamanan jaringan, atau yang sejenisnya, pasti anda pernah mendengar istilah CDN ini. Namun sebenarnya, apa pengertian CDN itu ? Bagaimana cara kerjanya ? Dan apa saja manfaat atau fungsi yang diberikan oleh CDN ini? Itu semua akan dibahas di dalam artikel mengenai pengertian CDN ini, jadi jangan sampai terlewatkan.

Apa Itu CDN ?

CDN merupakan singkatan dari Content Delivery Network adalah teknologi jenis terbaru yang digunakan saat ini untuk memantulkan konten yang dimiliki oleh website kita. Jika kita menggunakan CDN pada website, konten-konten yang dimuat dalam website kita seperti gambar,video, style, atau script bisa dipantulkan ke berbagai server cadangan yang sudah tersebar di seluruh dunia. Website-website yang ada di internet ini tentunya memiliki server yang berada di tempat tertentu, jika ada visitor membuka sebuah website, maka visitor tadi akan diarahkan agar mengambil konten dari server dimana website itu berada.

Jadi intinya, jika sebuah website menggunakan CDN maka konten website seperti gambar, video, style, ataupun script dapat di pantulkan ke server lain. 

Baca Juga Manfaat Cloud Hosting Bagi Website

Cara Kerja CDN

Maksudnya dipantulkan itu seperti apa? Misalnya website anda menggunakan layanan hosting yang servernya di Indonesia, jika pengunjung website anda ada yang dari luar Indonesia sebut saja dari negara Jerman, maka seharusnya pengunjung website yang tadi akan merasa kesulitan untuk mengakses website anda karena jarak yang jauh dan kecepatan jaringan internasional dari Indonesia maupun jerman berbeda. Lebih parahnya lagi bisa terjadi timeout atau terputus sambungannya. Bagaimana cara mengatasinya? Dengan menggunakan CDN, walaupun server hosting website anda berbeda dengan lokasi dari pengunjung website anda, hal ini dapat memungkinkan karena dengan CDN, jika ada kasus seperti tadi, server anda ketika diakses bukan lagi di Indonesia yang melakukan respon melainkan server CDN yang berada di negara tempat pengunjung website tadi. Karena pada dasarnya, CDN ini akan otomatis menyambungkan server yang terdekat dimana pengunjung itu berada.

Oleh sebab itu, menggunakan CDN dapat membuat koneksi ke dalam website anda menjadi lebih cepat walaupun dari berbagai belahan dunia. Dengan menyebarkan sistem pengiriman ke wilayah yang luas, website dapat mengurangi penggunaan bandwidth yang berlebihan dan waktu loading pada halaman, dapat memangkas hingga beberapa detik lebih cepat dalam mengelola request dari pengunjung.

Dampak lainnya juga website Anda tidak akan membebani resources server shared hosting asalnya karena sangat ringan jadi tidak akan menyebabkan overload pada hosting anda tentunya.

Jika ditanya lebih spesifik lagi, CDN bekerja ketika klien Anda mengunduh sesuatu pada halaman website, maka pengunjung website Anda akan mengirim request ke server yang dituju, lalu server Anda akan meresponnya dengan mengirimkan file yang diminta oleh pengunjung.

Banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan unduh ini, salah satunya adalah jarak antara server dengan pengunjung website Anda. Semakin jauh jarak server ke lokasi pengunjung, maka sangat jelas respon nya akan lama. Tetapi jika semakin dekat jarak antara server dengan pengunjung, maka semakin cepat pula waktu untuk merespon request tersebut.

Kegunaan CDN

Kegunaan CDN ini sangat bergantung terhadap ukuran website, jarak lokasi ke sumber server utama, dan jumlah trafik yang dihasilkan. Misalnya, bisnis lokal dengan lokasi fisik yang melayani pelanggan di area yang kecil dan tidak terlalu besar disarankan untuk tidak perlu menggunakan CDN.

Tapi jika Anda menjalankan bisnis online yang memang ingin meluaskan wilayah penjualan untuk ke berbagai wilayah, atau memiliki website dengan trafik yang tinggi dari berbagai lokasi, maka menggunakan CDN yang tepat dan cepat akan membantu Anda agar bisa bersaing dengan kompetitor dan mempertahankan trafik penjualan yang tinggi.

Jika anda ingin menggunakan CDN pada website, maka anda akan mendapatkan beberapa manfaat dan kegunaan ini :

  1. Mengurangi Bandwith

Jika anda memesan hosting dengan harga yang tinggi pasti terdapat fitur bandwith di dalamnya. Dengan mengurangi jumlah bandwidth untuk mengelola trafik yang masuk dengan menambahkan points of presence bisa menghemat dalam biaya berlangganan hosting berbayar.

Pengefektifan bandwidth biasanya dilakukan dengan menggunakan tool optimasi, seperti caching, dengan menempatkan data ke penyimpanan sementara pada komputer atau perangkat mobile demi kemudahan akses.

  1. Kecepatan Akses Lebih Cepat

Hal yang membuat bounce rate pada website semakin parah adalah latency. Latency merupakan peningkatan waktu yang diperlukan untuk mentransfer informasi dari user ke sumber dan kembali lagi ke user, latency biasanya terjadi karena beberapa faktor yaitu :

  • Lambat dalam membaca file karena penyimpanan terblokir
  • Lambat saat memproses data dari server pusat
  • Mode transmisi data yang digunakan, misalnya jaringan fiber optik dengan kabel koaksial
  • kecepatan perjalanan data dari satu node ke node lainnya.

Jika menggunakan CDN yang tepat, hal-hal diatas akan dapat mudah diatasi.

  1. Keamanan Lebih Terjaga

Jika di dalam website anda saat melakukan data transfer yang dilakukan hanya dari satu server, maka jaringan pada website Anda akan lebih mudah untuk mendapat serangan DDoS atau yang lainnya.

Hal itu disebabkan karena permintaan (request) terkoordinasi yang dikirimkan dari berbagai lokasi dan user di satu waktu tertentu. Tapi terkadang pengiriman permintaan tersebut juga dapat dilakukan secara otomatis dengan script. Tujuannya adalah untuk menyebabkan masalah pada server dengan cara menaikkan jumlah trafik secara terus-menerus dengan waktu yang bersamaan.

Permintaan request yang terus-menerus tersebut bisa berlangsung beberapa jam hingga berhari-hari sehingga website tidak dapat diakses dan hasilnya menjadi down atau error. Dengan menggunakan penyaring DDoS dan menyebarkan query ke beberapa lokasi, permintaan fake tadi yang menyebabkan kenaikan trafik secara drastis dapat diatasi.

Anda juga bisa menggunakan CDN untuk mengamankan data sensitif dari serangan para hacker yang ingin mengambil data pada website anda. CDN terus memperbarui sertifikat TLS/SSL untuk menaikkan standar otentikasi dan enkripsi. Sertifikat tersebut juga membelokkan trafik dari server asal ke proxy.

Bagi Anda yang saat ini berusaha untuk meningkatkan performa kinerja aplikasi cloud dan media streaming online, maka sangat penting untuk mengerti dan mengetahui cara penggunaan CDN atau Content Delivery Network ini yang bertujuan untuk meningkatkan performa serta kecepatan akses ke konten-konten anda nantinya.

Di era digital seperti sekarang ini, dengan semakin banyaknya online learning dan online streaming pula, dan jarak learning dan aplikasi perusahaan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia, tentunya CDN atau Content Distribution Network akan sangat berguna untuk ditempatkan di lokasi data center Indonesia agar para pengguna dari Indonesia bisa mengakses aplikasi atau web tersebut lebih cepat dan lancar.

CDN adalah salah satu bagian penting dari internet untuk saat ini, dan akan menjadi sangat berguna lagi seiring perkembangan teknologi di masa yang akan datang.Itu tadi pembahasan singkat mengenai pengertian CDN dan manfaatnya, perlu diingat lagi bahwa gunakan CDN ini bila website anda benar-benar membutuhkannya.

 

Sumber Referensi :

Apa itu Mixed Content? Apa Pengaruhnya Terhadap Website?

Apa itu Mixed Content? Apa Pengaruhnya Terhadap Website?

Apa Itu Mixed Content – Anda yang saat ini bekerja dibidang teknologi informasi dan dunia website pasti sudah pernah mendengar istilah Mixed Content. Tetapi bagi anda yang bukan atau tidak berhubungan dengan pekerjaan di bidang teknologi informasi pasti bertanya-tanya apa itu mixed content. Mixed content ini sangat perlu dipahami bagi yang paham tentang website maupun yang masih awam karena untuk menghindari rasa ketidaknyamanan dan risiko yang kurang bagus saat melihat website yang memiliki mixed content. Google juga pernah memberitahu bahwa website-website yang masih banyak mengandung mixed content di dalamnya memiliki tingkat untuk diblokir oleh google menjadi lebih tinggi.

Supaya anda tidak bingung, mari simak penjelasan mengenai apa itu mixed content ini dan jenis-jenisnya apakah sangat berpengaruh terhadap website yang kita miliki.

Baca Juga Pengertian SSL/TLS, Pentingkah Untuk Keamanan Website?

Apa itu Mixed Content

Pada dasarnya, terdapat 2 jenis konten yang ada pada sebuah website. Yang pertama yaitu konten yang dikirim melalui koneksi HTTPS dan dienkripsi agar tetap aman dan yang kedua adalah konten yang dikirim melalui koneksi HTTP yang tidak dienkripsi sehingga keamanan nya tidak terjaga. Salah satu keuntungan yang anda dapat ketika menggunakan HTTPS adalah maka konten anda tidak akan dapat dilihat atau dirusak sembarangan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Itulah mengapa sangat penting menggunakan HTTPS untuk mengenkripsi website anda, apalagi jika di dalam website terdapat banyak data yang perlu dirahasiakan seperti data pengguna, transaksi, dan lain-lain.

Mixed content terjadi ketika HTML yang dimuat melalui koneksi HTTPS yang sudah aman, tetapi sumber resources lainnya (seperti gambar, video, css, dan script) dimuat melalui koneksi yang belum aman seperti HTTP. Hal inilah yang disebut dengan mixed content karena konten HTTP dan HTTPS sedang dimuat untuk menampilkan halaman yang sama, namun halaman website yang memuat kontennya sudah menggunakan HTTPS.

Meminta resource dari luar yang menggunakan protokol HTTP yang tidak aman dapat melemahkan keamanan seluruh halaman website yang anda miliki, karena hal ini rentan terhadap serangan pada jalur traffic website anda, ini terjadi saat penyerang memata-matai koneksi jaringan dan melihat atau mengubah komunikasi antara dua buah website. Dengan menggunakan resources ini, penyerang dapat melacak pengguna dan mengganti konten di dalam situs website anda, dan dalam kasus mixed content yang aktif, dapat mengambil kendali penuh atas halaman tersebut, dan bukan hanya karena resourcesnya saja yang tidak aman.

Meskipun sudah banyak browser yang melaporkan peringatan mixed content kepada pengguna, hal ini sudah terlambat saat dampak buruk dari mixed content terjadi. Permintaan yang tidak aman telah dijalankan dan keamanan halaman menjadi tidak aman lagi bagi pengguna websitenya.

Inilah sebabnya mengapa browser semakin sering memblokir mixed content. Jika Anda memiliki mixed content di halaman website anda, maka memperbaikinya adalah jalan satu-satunya sebelum google memblokir website anda nantinya.

Contoh sederhana nya adalah misal web anda memiliki alaman domain https://websiteanda.com , lalu didalamnya anda menambahkan resources berupa gambar untuk melengkapi konten website anda, yang dimana gambar yang digunakan tadi masih beralamatkan di http://websiteorang.com/gambar/contoh-gambar.png, maka hal ini dapat terbaca sebagai mixed content oleh google.

Jenis-Jenis Mixed Content

Setelah memahami tentang mixed content, sekarang anda perlu tahu bahwa mixed content itu dapat dikelompokan menjadi 2 bagian yaitu:

  1. Active Mixed Content

Active mixed content merupakan mixed content yang aktif berinteraksi dengan halaman website anda secara keseluruhan dan para penyerang pada website ini dapat melakukan berbagai macam hal yang tentunya dapat merugikan anda. Active mixed content ini terdiri dari script, css, iframe, resource flash, serta kode lain yang dapat di download serta dimuat langsung oleh browsernya.

Active mixed content ini dapat menimbulkan ancaman yang sangat besar terhadap website. Penyerang berkemungkinan dapat mengubah dan menulis ulang active content yang dapat membuat website anda dapat dikontrol sepenuhnya. Beberapa kejadian yang terjadi terkait dengan active mixed content ini adalah pengubahan content yang sangat berbeda jauh dari yang asli, pencurian kata sandi pengguna serta akses untuk proses masuk lainnya, pencurian cookie website yang dimiliki pengguna, atau dapat mengalihkan pengguna ke halaman lain yang tidak ada kaitannya dengan halaman aslinya. Jenis mixed content ini sangat berbahaya. Oleh karena itu, banyak browser yang kemudian melakukan pemblokiran untuk active mixed content ini agar halaman website yang dimiliki lebih terjaga dan risiko di retas oleh orang yang tidak bertanggung jawab menjadi semakin berkurang.

  1. Passive Mixed Content

Berbeda dengan active mixed content, passive Mixed Content ini adalah sebuah content yang tidak melakukan tindakan lebih pada halaman website. Dengan tindakan yang tidak terlalu banyak, maka kemungkinan untuk di serang pun juga terbatas dan tidak bisa seenaknya. Sehingga kemungkinan untuk mengubah content yang ada di dalamnya ini jadi terbilang sangat kecil. Passive Mixed Content ini biasanya terdiri dari gambar, video, dan audio yang membuat resource lain tidak bisa berinteraksi lebih lanjut di dalam halaman website. Oleh karena itu, passive mixed content ini dianggap tidak terlalu berbahaya dan tidak terlalu merugikan para pengguna website.

Tapi anda juga perlu berhati-hati dan jangan menganggap sepele jenis mixed content ini, karena walaupun kemungkinan untuk menyebabkan resikonya tidak terlalu tinggi, passive mixed content ini juga terkadang dapat membuat masalah pada website. Contohnya itu seperti ada seorang penyerang yang bisa melakukan penyadapan terhadap request dari HTTP untuk gambar pada website kemudian orang itu akan menukar gambar-gambar yang ada menjadi gambar lain yang pada dasarnya pemilik website itu sendiri tidak mengetahuinya. Penyerang tersebut dapat melakukan penggantian gambar serta menyimpan di website dan menghapus gambar-gambar asli yang ada pada website itu. Gambar yang sudah ada sebelumnya jadi bisa diubah menggunakan gambar yang tidak layak untuk dilihat.

Meskipun hal ini tidak mengubah konten website secara keseluruhan, tetapi anda tetap akan mengalami masalah keamanan pengguna karena penyerang bisa mengakses dan melacak pengguna dengan menggunakan permintaan dari mixed content ini. Hal ini dapat membuat para penyerang mengetahui halaman website mana saja yang telah dibuka dan produk mana saja yang dilihat oleh pengguna berdasarkan informasi gambar dan resource lain yang dimuat oleh browser. Beberapa browser juga melakukan render untuk tipe passive mixed content ini untuk pengguna, selain itu peringatan mengenai mixed content juga tetap ditampilkan yang tujuannya agar pengguna dapat tetap waspada oleh serangan para peretas yang tidak diinginkan tadi dan agar keamanan website lebih diperhatikan lagi.

Itulah tadi pembahasan mengenai apa itu mixed konten dan jenis-jenisnya yang dapat membahayakan website maupun pengguna. Penting untuk diingat bahwa tidak setiap pengunjung situs web Anda menggunakan browser terbaru. Versi yang berbeda dari browser yang berbeda masing-masing memperlakukan mixed content secara berbeda. Paling buruknya, browser dari versi lama tidak memblokir mixed content apa pun dan ini sangat tidak aman bagi pengguna.

Dengan memperbaiki masalah mixed content ini, Anda memastikan bahwa konten Anda terjaga keamanannya di browser baru. Anda juga dapat membantu melindungi pengguna dari konten berbahaya yang tidak diblokir oleh browser lama.

Sumber Referensi :

Website Down dan Overload ? Kenali Penyebabnya !

Website Down dan Overload ? Kenali Penyebabnya !

Website Down dan Overload – Bagi anda para pengguna layanan hosting, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah website down, overload, lemot dan lain sebagainya, yang paling sering ditemui adalah kasus website down dan overload sehingga menyebabkan performa website menjadi sangat lambat untuk merespon bahkan paling parahnya lagi anda tidak bisa mengaksesnya. Website down dan Overload disini memiliki banyak penyebabnya, perlu dilakukan pengecekan apakah berasal dari CPU, RAM, MySQL, hardware atau software internalnya yang bermasalah.

Server sama halnya dengan seperti komputer biasa pada umumnya, kadang berjalan dengan lambat saat banyak menjalankan proses. Sebenarnya salah satu cara Agar tidak terjadi overload seperti ini Anda bisa melakukan upgrade pada hardware maupun softwarenya. Sama halnya dengan hosting ketika terjadi overload, solusi yang terbaik adalah upgrade paket diatasnya atau bisa saja upgrade ke layanan VPS jika memang sangat diperlukan.

Penyebab Website Down dan Overload

Ketika terjadi website down, ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab utamanya, baik yang berasal dari luar (eksternalnya) atau yang berasal dari dalam (internalnya). Untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebabnya, silahkan simak artikel ini sampai habis.

  1. Traffic Terlalu Tinggi

Penyebab utama website menjadi down dan overload adalah karena website atau hosting memiliki traffic yang sangat tinggi, jika anda pernah mengalami website ketika dibuka terjadi loading yang sangat lama padahal koneksi anda tidak ada masalah, maka bisa saja itu disebabkan karena website nya mengalami down dan overload. Hal ini biasanya bergantung pada kondisi server/hosting yang digunakan oleh website itu sendiri. Segera cek traffic website anda jika mengalami hal itu, dan segera lakukan tindakan penanganan agar website bisa kembali berjalan dengan normal dan lancar.

  1. Resource Full

Penyebab berikutnya yaitu resource mengalami limit atau full, hal ini berkaitan dengan traffic website tadi tapi perbedaannya ada pada sisi resource. Jika website anda memiliki resource yang terbilang kecil tetapi traffic nya sangat tinggi dan sering diakses oleh banyak orang, atau bisa jadi penggunaan plugin yang terlalu banyak sehingga membuat full dan menjadi limit, maka dapat dipastikan akan terjadi website down dan overload. Jika sering menggunakan layanan cpanel, anda bisa melihatnya di menu Resource Usage.

Jika tidak ingin pusing akan hal ini, silahkan anda upgrade layanan hostingnya sehingga menjadi lebih besar agar hal ini dapat menyesuaikan dengan traffic website anda agar tetap menjaga kestabilan website yang anda miliki.

  1. Serangan DDoS

DDos adalah singkatan dari Distributed Denial of Services, merupakan sebuah serangan pada website yang dimana membuat sebuah request palsu ke website secara berulang-ulang yang menyebabkan server menjadi kesulitan dalam menerima request yang masuk dan kesulitan dalam mengelola valid request yang masuk karena serangan DDos tadi. Analoginya, seseorang dapat menyuruh ribuan orang sekaligus untuk masuk ke dalam sebuah pintu yang sama secara paksa dan dalam waktu yang bersamaan. Pasti akan terjadi antrian yang panjang dan overload pada websitenya. Sangat sulit biasanya menangani serangan ini karena biasanya mereka akan menggunakan IP yang berbeda-beda. Tapi seiring berjalannya waktu, sudah banyak tersedia alat atau tools yang dapat memberikan perlindungan terhadap DDos ini seperti CloudFlare yang bertugas untuk melindungi IP Address asli anda dengan menutupi IP Address yang dimiliki oleh CloudFlare.

  1. Data Pusat Down

Penyebab yang lainnya bisa saja diakibatkan oleh masalah koneksi atau mati lampu ( power cut ). Ini bisa saja terjadi, tapi biasanya data pusat memiliki candangan listrik seperti UPS yang dapat bertahan 10-20 menit. Oleh karena itu, biasanya para petugas data pusat akan segera melakukan tindakan cepat agar tidak terjadi website down karena power cut. Atau bisa saja kemungkinan lainnya karena koneksi anda bermasalah dan anda bisa mencoba melakukan tes MTR ke dalam website yang anda miliki.

  1. Server Down

Penyebab yang satu ini diakibatkan karena salah satu server service bermasalah sehingga gagal untuk melakukan koneksi. Beberapa service yang sering down adalah WHM (2087), MYSQL (3306), SSL (443) dan HTTP (80). Jika website anda mengalami salah satu dari gangguan tersebut, silahkan menghubungi layanan service yang disediakan oleh penyedia layanan hosting pada website anda.

Selain penyebab utama diatas, terdapat poin-poin penting lainnya yang menjadi penyebab website down dan overload

Overload CPU Usage

  • Traffic per account hosting sudah cukup tinggi, misalnya terdapat 10000 pengunjung per hari dan ini harus diupgrade ke VPS/Dedicated Server agar tetap stabil
  • Menggunakan script yang menghabiskan sumber daya CPU pada server terlalu lama/tinggi
  • Proses pada saat load php/script sangat banyak dan lama sehingga menghabiskan sumber daya CPU yang digunakan.
  • Terjadi bug atau error pada sebuah script yang mengakibatkan proses menjadi berulang-ulang tanpa henti
  • Terjadi error internal pada website atau kode programnya, bisa dilihat pada error log dalam cpanel hosting

Overload RAM/Memory Usage

  • Script yang digunakan mengalami gangguan sehingga tersangkut di memory server dalam jangka waktu yang lumayan lama dan panjang
  • Script / plugin yang digunakan menggunakan memori server dalam jumlah besar setiap kali dijalankan dan yang digunakan terlalu banyak atau tidak mengoptimalkan yang tidak terpakai
  • Proses script / php selalu aktif setiap saat di server sehingga menyita memori server sepanjang waktu ketika berjalan

Overload MySQL Usage

  • Traffic per account hosting sudah cukup tinggi, misalnya terdapat 10000 pengunjung per hari dan ini harus diupgrade ke VPS/Dedicated Server agar tetap stabil
  • Menggunakan query database secara berlebihan dan tidak dibatasi
  • Menarik data dari database secara berlebihan pada setiap load halaman web sehingga website menjadi berat dan lemot
  • Tidak menggunakan sistem / plugin caching untuk meringankan beban memori yang diolah
  • Menggunakan koneksi database dengan metode “persistent” sehingga membebani server
  • Menggunakan beragam script atau plugin berjenis statistik untuk pengumpulan data, misalkan visitor, counter, secara berlebihan yang tentu saja dapat membuat lemot
  • Terjadi spam pada website dan tidak diawasi dengan baik
  • Terjadi error internal pada website atau kode programnya, bisa dilihat pada error log dalam cpanel hosting.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai penyebab website down dan overload yang sekiranya sering kita alami sebagai pengelola website. Sekarang, penting bagi kita untuk dapat mengawasi setiap perubahan yang terjadi pada website sehingga dapat melakukan tindakan penanganan yang tepat dan cepat.

Sumber Referensi :

Pengertian Load Balancing dan Manfaatnya

Pengertian Load Balancing dan Manfaatnya

Pengertian Load Balancing – Jika saat ini Anda mempunyai website atau aplikasi dengan traffic yang terbilang cukup tinggi, tentunya Anda akan memikirkan cara bagaimana supaya website atau aplikasi tadi tidak mengalami error alias down karena tingginya traffic tersebut. Anda pasti memerlukan resources atau sumber daya yang besar dan cukup banyak untuk menangani hal tersebut.

Tapi sering juga terjadi bahwa server Anda akan kewalahan ketika menerima banyak request atau permintaan dari sekian banyak traffic yang dihasilkan oleh website atau aplikasi kalian. Hal ini dapat membuat downtime dan respons servernya menjadi sangat lambat.

Pastinya Anda tidak ingin semua itu terjadi terhadap website atau aplikasi anda bukan? Oleh karena itu artikel ini akan menjawab persoalan itu. Load balancing merupakan salah satu solusi yang bisa Anda gunakan untuk menjaga uptime dan kecepatan server Anda agar tetap stabil pada traffic yang tinggi dan tidak mengalami server down.

Baca Juga Optimasi Website Selain SEO, Tips dan Triknya

Pengertian Load Balancing

Load balancing merupakan proses untuk membagi beban sebuah traffic jaringan khususnya pada traffic yang tinggi pada sebuah website, aplikasi, agar dibagi ke beberapa server. Sehingga, salah satu server tidak akan menanggung beban yang begitu banyak dan terhindar dari server down atau lemot akibat terlalu banyaknya request dari client. 

Dengan load balancing, dapat mempercepat waktu respon server dan mencegahnya overload. Hal inilah yang membuat kinerja pada sebuah server menjadi lebih optimal dan maksimal, tidak peduli seberapa banyak traffic yang diterima akan tetap berjalan dengan baik.

Cara Kerja dari Load Balancing

Cara kerja pada load balancing ini sebenarnya cukup simpel jika dipahami dengan baik. Ada istilah yang namanya load balancer tool yang merupakan sebuah perangkat yang didesain khusus untuk menangani masalah pembagian beban server ini. 

Ketika server atau website anda menerima banyak request masuk dari client, maka load balancer tool tadi akan membagikan traffic yang banyak tersebut ke beberapa server yang sudah disiapkan secara merata dan hasilnya akan optimal. Agar lebih paham lagi, simak prinsip dasar dari cara kerja load balancing di bawah ini:

  • Proses load balancing akan mendistribusikan request dari banyaknya clien atau beban pada jaringan server secara efisien ke beberapa server yang tersedia. Dengan membagi secara rata, website atau aplikasi yang memiliki traffic tinggi tadi akan tetap stabil ketika diakses oleh banyak orang.
  • Load balancing akan memastikan ketersediaan dari server dengan cara mengirimkan request kepada server yang saat itu sedang dalam kondisi online saja
  • Hal ini dapat memberikan kemudahan dalam mengurangi atau menambah beberapa server sesuai dengan kebutuhan atau request yang diminta.

Setelah mengetahui prinsip dasarnya, ada baiknya juga Anda mengetahui algoritma yang digunakan oleh load balancer tool ini:

 

  • Ratio ( Rasio )

 

Ratio merupakan algoritma yang memberikan beban pada server berdasarkan ratio yang diberikan kepada server yang tersedia. Jika ratio yang dimiliki sebuah server semakin besar, maka semakin besar juga beban yang akan diberikan pada server tersebut.

 

  • Round Robin ( Urutan Melingkar )

 

Algoritma yang paling simpel dan paling sering digunakan adalah round robin ini. Beban pada server akan diberikan secara berganti-gantian dari satu server ke server yang lain sehingga hal ini akan membentuk sebuah perputaran atau rotasi secara terus-menerus.

 

  • Fastest ( Tercepat )

 

Fastest merupakan algoritma yang dimana beban pada servernya diberikan kepada server yang memiliki respon tercepat dari pada yang lainnya atau server yang memiliki respon paling cepat terhadap request dari load balancer tools.

 

  • Least Connection ( Koneksi Paling Sedikit )

 

Algoritma yang terakhir adalah least connection, sesuai namanya, algoritma ini akan membagi beban pada server pada server yang mempunyai jumlah koneksi paling sedikit dari semua server yang ada.

Jenis-Jenis Load Balancing

Setelah mengetahui pengertian load balancing dan cara kerjanya, perlu untuk diketahui juga bahwa load balancing ini mempunyai 2 jenis load balancer utama yaitu hardware dan software.

  1. Hardware Load Balancer

Hardware load balancer ini merupakan sebuah perangkat keras (hardware) yang dibuat dan didesain khusus untuk melakukan pembagian pada sebuah server. Karena berbentuk perangkat keras, load balancer jenis ini harus diletakan bersamaan dengan server pusatnya dan jumlah dari load balancer jenis ini disesuaikan dengan traffic tertinggi yang diinginkan. 

Jenis load balancer ini biasanya akan menangani traffic website dalam jumlah yang cukup besar. Tapi, biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan jenis load balancer ini juga tidak sedikit dan cukup mahal. Contoh Hardware load balancer yang bisa anda coba adalah Barracuda.

  1. Software Load Balancer

Berbeda dengan jenis load balancer hardware, load balancer jenis ini berupa sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk mendistribusikan jaringan server melalui sebuah perangkat lunak atau sebuah software yang berjalan di komputer atau servernya. Seiring berjalannya waktu di era teknologi ini, orang-orang sudah mulai teralihkan dengan load balancer jenis ini karena lebih simpel dan harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan load balancer hardware tadi dan juga jenis load balancer software ini sangat fleksibel untuk digunakan. 

Anda dapat mengubah request yang diberikan server sesuai dengan kebutuhan. Load balancer software ini tersedia yang sifatnya komersial (berbayar) atau open source (gratis). Load balancer jenis ini sudah bisa menjadi alternatif dibandingkan yang menggunakan hardware.

Manfaat Load Balancer

Selain untuk membuat traffic tetap stabil dan optimal terhadap banyaknya request dari server dan client, load balancing juga memiliki beberapa manfaat lain diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menjamin High Performance Server

Jika anda menggunakan load balancing ini, sudah dapat dipastikan bahwa anda akan mendapatkan kemudahan dan tingkat performa yang tinggi pada server atau traffic website anda tidak peduli seberapa besar request yang akan diberikan.

  1. Meminimalisir Server Down

Dengan performa tinggi yang diberikan oleh load balancing dan pembagian secara merata terhadap beban-beban servernya, maka dapat dipastikan server anda akan lebih aman dan terhindar dari yang namanya server down atau server lemot.

  1. Mudah Dalam Menaikan dan Menurunkan Skala Server

Jika anda mempunyai sebuah website khususnya yang berisi blog dan artikel, tentunya anda harus membuat konten yang dapat menarik minat pembaca. Jika pembaca pada artikel atau blog anda sudah banyak makan traffic yang diberikan pun akan semakin tinggi, jika tidak ditangani dengan baik, hal ini dapat membuat website menjadi lelet dan lemot untuk dimuat.

Dengan menggunakan load balancing, traffic website yang tinggi tadi dapat dengan mudah disebarkan ke beberapa server sekaligus. Dan dapat dinaikan atau diturunkan untuk skala server pada websitenya sesuai kebutuhan masing-masing.

  1. Penyimpanan Resources

Pembagian beban pada server juga berguna untuk menghemat dari segi resources pada server. Sehingga, server tidak perlu lagi menggunakan sumber daya atau resources yang sangat besar agar tetap berjalan ketika traffic sendang tinggi atau ramai.

  1. Fleksibilitas

Dengan adanya load balancing ini, beban server yang sudah imbang karena terbagi secara merata membuat fleksibilitas pada penanganan traffic websitenya. Anda dapat melakukan maintenance terhadap server yang berjalan secara bertahap dan efisien tanpa perlu mematikan website atau menunggu waktu yang kosong pada servernya.

Load balancing ini dapat membuat beban ke salah satu server kemudian server lainnya bisa menjalankan maintenance yang terstruktur.

Kesimpulan

Setelah membaca habis seluruh artikel mengenai pengertian load balancing, secara singkat, load balancing adalah sebuah metode untuk membagi beban server yang tinggi ke beberapa server yang berbeda untuk mencegah overloading atau server down.

Terdapat banyak manfaat lainnya yang bisa Anda dapatkan dari load balancing ini seperti kinerja yang maksimal, efisiensi dalam pengelolaan server dan penghematan resources server Anda.

Sumber Referensi :

Tips Redesign Website di Tahun 2021

Tips Redesign Website di Tahun 2021

Tips Redesign Website – Memiliki website untuk bisnis kecil maupun menengah tidak akan pernah mudah, bahkan jika website anda sangat sederhana. Sesekali, Anda harus memperbarui desain website atau tampilan website anda untuk memastikan dapat terlihat bagus dan membantu anda dalam mengembangkan bisnis anda tentunya.

Tahukah Anda bahwa desain pada website yang buruk dan kurang menarik dapat merusak konversi dan penjualan online Anda? Website yang tidak menarik membutuhkan sentuhan manis seperti redesign website.

Tidak peduli apa ukuran bisnis atau industrinya, sangat penting bagi Anda untuk mengambil pendekatan strategis untuk mendesain ulang website Anda. Anda perlu mengetahui cara apa yang tidak berhasil, apa yang saat ini akan berhasil, dan tujuan apa yang ingin Anda capai dari redesign website Anda.

Jika tidak, hal ini dapat berdampak buruk terhadap traffic website anda, dan lebih buruk lagi, kesalahan yang terjadi ketika redesign website bisa berakibat pada menurunnya jumlah pengunjung website dan bisa-bisa website anda tidak dikunjungi orang lagi karena SEO nya bermasalah.

Sebelum memutuskan untuk melakukan redesign pada website anda dengan mengikuti tips redesign ini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa alasan Anda untuk melakukan redesign dan apa resikonya.

Baca Juga Tips Desain Web Agar Terlihat Elegan dan Profesional

Apakah Website Anda Butuh Redesign ?

Hal pertama yang harus Anda ketahui adalah apakah website Anda benar-benar membutuhkan sentuhan redesign atau Anda hanya ingin mencoba-coba sebuah design padahal traffic website Anda masih bagus dan karena pendapat pribadi Anda ingin mencoba untuk meredesign website Anda ? Itu adalah hal yang salah, oleh sebab itu perhatikan pertanyaan dibawah ini sebelum memutuskan apakah Anda perlu tips redesign website ini.

  • Apakah desainnya terlihat kuno?
  • Apakah konversi / penjualan saya menurun?
  • Apakah Anda pernah menerima keluhan tentang pengalaman pengguna atau masalah terkait desain?

Jika ketiga pertanyaan itu Anda menjawab nya ‘ya’ maka website anda diperlukan untuk melakukan redesign. Penting juga untuk mempertimbangkan pencitraan atau brand bisnis Anda. 

Risiko Melakukan Redesign Website

Sayangnya, proses ketika melakukan redesign pada website yang digunakan oleh sebagian besar bisnis dan pemasaran tidak mempertimbangkan berbagai macam risikonya.

Untuk memahami dampak dari risiko Anda melakukan redesign, pikirkan tentang jumlah perubahan individu yang dibuat selama redesign website. Kalikan dengan kedalaman perubahan untuk setiap elemen-elemen pada website. Bayangkan sejenak daftar perubahan yang diusulkan selama pertemuan terhadap rekan-rekan bisnis Anda.

Anda akan mengubah judul beranda, citra, tata letak template seluruh situs, desain navigasi, font, keranjang belanja atau tata letak formulir, dan masih banyak yang lainnya.

Kapan tepatnya Anda membahas risiko semua perubahan ini? Mungkin beberapa dari perubahan itu membantu konversi, dan beberapa mungkin hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Bagaimana Anda tahu mana yang memiliki efek positif atau negatif?

Dalam kebanyakan kasus, diskusi tentang mitigasi risiko tidak terjadi.

Pemasar biasanya melakukan redesign tanpa proses untuk menguji template halaman dan halaman yang sedang diubah. Tidak ada sistem yang diterapkan untuk memantau dan membenarkan perubahan tersebut terhadap nilai konversi pada website.

Jika Anda ingin mengurangi risiko ini, dapat dilakukan dengan strategi pengoptimalan konversi yang ketat dan terstruktur. Hal Ini membutuhkan proses yang mencakup pemahaman audiens target, memprioritaskan pengujian untuk menyelesaikan masalah yang menghalangi konversi pada website, menyiapkan launching pada website, dan menganalisis dari data untuk membuat perubahan yang diinformasikan.

Perusahaan yang menggunakan proses terstruktur yang menyertakan pengujian terpisah sebagai bagian dari strategi pengoptimalan konversi, akan mendapatkan peningkatan penjualan yang signifikan sekaligus dapat mengurangi risiko.

Faktanya, bisnis atau perusahaan yang melakukan pendekatan terstruktur untuk pengoptimalan konversi website, dua kali lebih mungkin mengalami peningkatan penjualan yang besar dibandingkan yang lain.

Tips Redesign Website

Setelah memahami apakah Anda benar-benar butuh redesign website dan mengetahui apa resikonya, sekarang Anda bisa melakukan redesign dengan tips redesign website ini jika website anda benar-benar perlu untuk redesign.

  1. Definisikan ulang Tujuan Anda

Sebelum Anda memulai redesign website Anda, Anda harus mencari tahu tujuan yang seperti apakah yang sekiranya Anda ingin capai.

Tanyakan pada diri Anda, apakah tujuan Anda untuk mendapatkan audiens baru, atau apakah Anda ingin meningkatkan standar kinerja dari SEO website Anda?

Sebagai contoh, jika tujuan Anda adalah mengubah merek situs Anda, elemen desain ulang yang baru harus dapat mencerminkan perubahan itu. Anda juga harus memilih tipografi, gambar, dan warna yang secara realistis sesuai dengan tampilan pada website Anda kedepannya.

  1. Pahami UX Journey ( Pengalaman Pengguna )

Untuk meningkatkan popularitas dari situs website Anda, Anda harus berpikir seperti pengguna ketika mereka melihat website Anda.

Sebagai awalan, pahami tujuan pasar sasaran Anda untuk dapat mengunjungi situs Anda dan kemudian buat daftar untuk mengeceknya. Idealnya, akan lebih baik jika Anda merencanakan navigasi dan menu utama yang dapat memudahkan pengguna.

Jika menjadi pengunjung, misalnya, dapat menemukan informasi produk atau layanan Anda dengan beberapa klik saja tanpa diarahkan ke banyak halaman yang tidak perlu, ada kemungkinan besar bahwa pengunjung akan kembali ke situs Anda.

  1. Buat Kesan Pertama Menarik

Baik itu melalui iklan, media online, atau hasil pencarian google, Anda harus membuat kesan pertama yang baik ketika setiap kali pengguna baru mengunjungi website Anda.

Landing page adalah cara terbaik untuk melakukan ini. Merancang Landing page yang luar biasa dengan proposisi nilai yang jelas dan ajakan bertindak yang baik dapat menjadi kunci untuk meningkatkan konversi pada website Anda.

  1. Percepat Loading Website

Bukan rahasia lagi bahwa Anda kehilangan setidaknya 1-2% dari audiens Anda karena loading website anda melebihi 5 detik.

Detik mungkin tidak banyak berarti secara real-time di dunia nyata, tetapi itu berpengaruh pada audiens Anda. Selain itu, audiens yang terburu-buru pasti saat ini menginginkan situs yang dimuat secara instan dan cepat.

Jadi, anda harus gabungkan elemen redesign website yang akan dapat mengoptimalkan loading pada website yang jauh lebih cepat di semua versi browser dan perangkat mobile.

Oleh karena itu, perhatikan halaman desain yang mungkin memiliki navigasi pengguna yang rumit.

  1. Design Minimalist dan Rapi

Pendekatan less is more bekerja karena pengguna tidak ingin merasa terbebani oleh desain situs web Anda yang ramai dan berantakan.

Hal yang Anda harus hindari dalam mendesain ulang situs web baru Anda adalah halaman web yang berantakan dengan informasi tekstual, gambar, atau grafik yang berlebihan.

Selain itu, desain ulang yang minimalis dan tidak terlalu berantakan sangat penting untuk diterapkan agar Anda tidak ingin pengunjung Anda bingung. Aturan yang sama berlaku untuk font, tipografi, dan warna latar belakang situs Anda.

Pilih beberapa font dan manfaatkan dalam berbagai ukuran untuk mendapatkan efek yang sempurna. Detail kecil seperti bayangan, warna, gradien, dan bayangan warna bisa sangat membantu untuk menciptakan tampilan yang lebih elegan pada website.

  1. Tetap Perhatikan SEO

Saat mendesain ulang situs Anda, salah satu prioritas Anda adalah Pengoptimalan Mesin Pencarian untuk website anda. Ketika mengubah isi atau kontennya, anda harus benar-benar memperhatikan SEO nya tetap bisa bekerja dengan baik.

Faktanya, sebagian besar elemen ketika redesign website dapat mempengaruhi konten, tag Meta, dan mekanisme SEO pengembangan lainnya. Triknya adalah menggabungkan upaya redesign website Anda dengan taktik pengoptimalan mesin pencarian google.

  1. Jangan Ragu Untuk Membuat Struktur Ulang Konten

Konten di halaman website Anda adalah yang menarik pengguna dan mempengaruhi mereka untuk menelusuri halaman-halaman lainnya dalam website anda.

Berlawanan dengan persepsi yang salah arah, konten lebih dari sekadar deskripsi dan artikel produk di situs Anda.

Konten Anda harus mewakili kombinasi font, animasi, foto profesional, gambar, dan faktor lain yang mungkin menarik bagi pengunjung Anda. Bahasa konten tunggal, misalnya, dapat membantu Anda menyampaikan citra bisnis Anda dan membentuk hubungan antara Anda dan pengunjung.

Itulah tadi beberapa tips redesign website yang bisa anda terapkan jika ingin melakukan redesign pada website yang anda punya. Perlu diingatkan kembali bahwa lakukan redesign website jika anda benar-benar membutuhkannya.

Sumber Referensi :

Optimasi Website Selain SEO, Tips dan Triknya

Optimasi Website Selain SEO, Tips dan Triknya

Optimasi Website Selain SEO – Sangat banyak sekali faktor dalam meningkatkan peringkat sebuah website, dibutuhkan cara Optimasi Website yang tepat dan maksimal agar bisa terus bersaing di peringkat mesin pencarian google. 

Orang yang bekerja untuk menaikan ranking website nya di google pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah SEO. SEO adalah cara yang umum diketahui dalam menaikan optimasi website. SEO memang memiliki banyak teknik, namun ada beberapa teknik yang bersifat major untuk optimasi selain SEO agar website bisa memiliki ranking yang bagus.

Tapi, Anda perlu mengakali dengan alternatif cara lain seumpama semua kompetitor berlomba-lomba untuk mengoptimasi website dengan menggunakan SEO. Bisa-bisa, Anda juga terbawa ombak website lain yang lebih bagus. Apa saja optimasi website selain SEO untuk meningkatkan ranking website?

Tips Optimasi Website Selain SEO

Mengoptimalkan website akan membantu Anda dalam mendapatkan kepercayaan pengunjung. Tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan konversi sehingga akan meningkatkan pendapatan.

Pendekatan dalam pengoptimalan website menggabungkan berbagai cara dan ilmu untuk memastikan website memiliki kinerja yang ideal di semua bidang. Berikut ini beberapa tips optimasi website selain SEO yang bisa membantu Anda dalam mengoptimasi website :

  1. Utamakan Tampilan Mobile

Tips yang pertama adalah Anda harus mengutamakan tampilan mobile dari websitenya. Mengapa demikian? Karena jumlah penggunaan mobile lebih tinggi daripada penggunaan laptop atau desktop dalam berselancar di dunia internet saat ini muncul istilah Google Mobile First Index. Apakah itu? Google Mobile First Index adalah cara google dalam melakukan crawl atau indeksasi yang akan lebih mengutamakan versi tampilan mobile pada sebuah website untuk menentukan rankingnya di mesin pencarian. Hal tersebut sesuai dengan statistika diatas dalam penggunaan mobile dan desktop dalam berinternet.

Munculnya Google Mobile First Index ini maka versi mobile pada sebuah website harus sangat diperhatikan dan dioptimasi dengan sebaik mungkin. Jika saat ini google lebih mengutamakan nilai sebuah performa website dari crawling website versi mobile nya, maka hal ini berarti bahwa saat tampilan mobile pada sebuah website buruk akan mempengaruhi terhadap SEO dan tentunya rangking website

Jadi mulai sekarang, jika ingin optimasi website perhatikan juga tampilan responsif untuk mobilenya agar bisa mendapatkan optimasi yang lebih maksimal tentunya.

  1. Optimasi Kecepatan Akses Website

Tips berikutnya yang tak kalah pentingnya adalah mengoptimasi kecepatan website. Optimasi kecepatan sebuah website menjadi hal yang penting dalam melakukan optimasi website, dalam melakukan optimasi ini terdapat banyak cara yang dilakukan untuk melakukan optimasi kecepatan website. Mengapa ini penting? Karena Kecepatan loading pada sebuah halaman website memiliki dampak langsung pada traffic dan konversi website itu sendiri. Jika Anda ingin mengetahui kecepatan loading dari website yang Anda miliki, dapat menggunakan google page insight atau GTMetrix.

Kecepatan website yang lambat menciptakan pengalaman pengunjung yang buruk karena mereka pastinya tidak ingin menunggu terlalu lama untuk membuka sebuah halaman website yang dapat membuang-buang waktu mereka, itulah sebabnya mengapa Google mempertimbangkan kecepatan halaman sebagai salah satu faktor dalam peringkat google.

  1. Menggunakan Schema Markup

Tips yang ketiga adalah menggunakan schema markup. Schema markup adalah istilah untuk membedakan tipe-tipe halaman pada sebuah website, tetapi untuk sekarang ini masih belum banyak ditemukan website yang menerapkan Schema Markup. Padahal, schema markup ini sangat penting dalam melakukan optimasi website dan yang paling bermanfaat yaitu hasil schema markup akan menampilkan hasil di pencarian lebih unik yang tentunya akan meningkatkan Click Through Rate ( CTR ) website.

Jika ingin membuat sebuah schema markup, ada banyak sekali tipe schema markup untuk website jika Anda ingin membuatnya, Seperti artikel, produk, blog, resep, review dan lain sebagainya. Lalu, apa yang menjadi pembeda setiap schema markup ?

Tipe-tipe Schema Markup

  • Review, Schema Review dibuat untuk postingan tentang review, baik itu untuk review sebuah produk atau pelayanan. Ketika menggunakan schema review hasil postingan Anda di pencarian  akan dapat memunculkan review dari pelanggan Anda bahkan akan memunculkan rating pada postingan yang sudah Anda buat.
  • Event, Schema Event ini dibuat untuk postingan event, ketika Anda menggunakan schema event hasil postingan Anda di pencarian akan memunculkan informasi terkait waktu dan tempat pelaksanaan dari event yang sudah dibuat.
  • Resep, Schema resep dibuat khusus untuk postingan resep. Dengan menggunakan schema jenis ini postingan website Anda akan menampilkan tampilan yang berbeda di mesin pencarian google karena akan muncul sebuah thumbnail dan penjelasan di hasil pencarian tadi yang dapat meningkatkan CTR website.
  • Artikel, Schema Artikel mirip seperti postingan artikel pada umumnya, tetapi ketika Anda sudah menggunakan schema maka akan ada hasil yang berbeda di mesin pencarian google.
  • Orang, Schema orang dibuat untuk Anda yang ingin menampilkan biodata dan kemudian hasilnya akan muncul di mesin pencarian.
  1. Share Lebih Sering Konten Anda

Tips yang terakhir dan sangat penting ini adalah jangan lupa untuk melakukan share tentang konten-konten yang sudah Anda buat di dalam website Anda. Bagikan sesering mungkin dengan berbagai macam platform media sosial sehingga akan lebih menjangkau orang dan dapat meningkatkan nilai optimasi dari website Anda.

Atau anda juga bisa menggunakan outbound link secukupnya supaya website tidak terkena penalti dari algoritma search engine. Jika kata kunci dan outbound link yang digunakan asal-asalan, akan berbahaya terhadap kontennya dan bisa terkena takedown, jadi perhatikan dalam memilih kata kunci serta outbond linknya.

Anda juga bisa memanfaatkan kehadiran user yang berkunjung di halaman website Anda untuk membagikan konten yang telah dibuat secara gratis. Misalnya dengan membuat button sharing ke media platform lainnya, maka user dapat membagikan artikel yang mereka baca.

Itulah tadi beberapa tips yang bisa Anda coba lakukan untuk optimasi website selain SEO, jika ingin memaksimalkan peringkat halaman website, maka usaha yang dilakukan juga harus semaksimal mungkin, dan tentu saja prosesnya tidak akan singkat karena butuh prose yang lumayan lama untuk dapat hasil yang terbaik.

Semoga tips optimasi website selain SEO tadi dapat berdampak baik bagi website yang Anda punya dan bisa bersaing dengan para kompetitor.

Sumber Referensi :

Manfaat Cloud Hosting Bagi Website

Manfaat Cloud Hosting Bagi Website

Manfaat Cloud Hosting – Jika anda mengelola sebuah website pasti suatu saat website anda akan berkembang dengan sangat cepat dan pesat sehingga akan dikunjungi banyak orang, memiliki engagement yang tinggi, serta memiliki angka konversi dan transaksi yang besar. Anda pasti tidak ingin melewatkan kesempatan itu kan ? Anda harus berpikir bagaimana cara agar dapat menangani hal tersebut sehingga website anda tetap pada performa yang optimal. Anda perlu memikirkan bagaimana cara untuk upgrade layanan web hosting untuk memastikan website Anda tetap bisa diakses dengan cepat dan tidak lambat karena akan sangat berpengaruh pada traffic website yang anda miliki.

Ada dua opsi web hosting selain shared hosting, yaitu VPS dan cloud hosting. Tetapi jika anda seorang pemula sangat disarankan menggunakan Cloud hosting terlebih dahulu karena menyediakan layanan hosting yang lebih mudah dan tidak seribet ketika menggunakan VPS karena pada dasarnya VPS digunakan oleh orang yang lebih advanced.

Dengan hadirnya teknologi cloud hosting ini dapat memberikan kemewahan dengan sumber daya yang tidak terbatas. Ini dapat dilakukan karena cloud akan terhubung dengan banyak server lain sehingga nanti ketika terjadi penambahan server baru tidak akan mengganggu server lainnya yang juga sedang berjalan, jadi tidak akan menumpuk dan menghambat satu sama lain.

Cloud hosting ini merupakan versi lebih lengkap dari shared hosting. Cloud hosting menggunakan beberapa server sekaligus tetapi akan bekerja dengan terstruktur. Hal ini akan menyeimbangkan loading website dan memaksimalkan uptime ke server. Hal inilah yang membuat website anda rentan terhadap server down atau website tiba-tiba tidak bisa diakses.

Pada artikel ini akan membahas mengenai manfaat cloud hosting pada website yang tentunya setelah membaca pembahasan singkat diatas tadi sudah terbayang di benak anda cloud hosting ini memiliki segudang manfaat bagi pemilik website, khususnya website yang sudah memiliki tingkat konversi tinggi dan traffic yang tinggi.

Baca Juga VPS dan Dedicated Server, Jenis Hosting Yang Lebih Tinggi Tingkatannya

Manfaat Cloud Hosting Pada Website Anda

Pada dasarnya daripada menggunakan layanan yang lainnya, cloud hosting jauh lebih menguntungkan dan memiliki banyak sekali manfaat. Maka dari itu di bawah ini adalah beberapa keuntungan atau manfaat cloud hosting pada website :

1. Biaya Jauh Lebih Terjangkau dan Hemat

Kebanyakan orang terhalang pada biaya jika ingin menggunakan fitur-fitur pelengkap untuk mengoptimalkan website. Anggapan ini mungkin berlaku di awal-awal kemunculan internet dan pemanfaatan website pada tahun-tahujn awal tersebut. Tapi memang infrastruktur yang ada saat itu masih sangat sulit, sehingga berbagai layanan yang tersedia pun terbatas dan tentu saja juga mahal. 

Namun, saat ini jika anda yang ingin mengembangkan website ataupun mengelola sebuah startup, dengan membuat aplikasi atau website toko online, tentu saja Anda bisa memilih berbagai layanan yang Anda perlukan dengan harga yang terjangkau dan bisa menghemat biaya. Apa lagi ketika berbicara cloud hosting, maka Anda akan mendapatkan biaya yang jauh lebih murah. 

Kenapa cloud hosting bisa lebih hemat biaya? Karena, dulu penggunaan server versi lama memakan biaya lebih besar utamanya pada bagian operasional komputer serta kebutuhan yang menyangkut hardware. Pada cloud hosting, Anda tak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi.

Dari segi biaya dan teknologi, sudah sangat jelas keunggulan cloud hosting yang jauh affordable. Bahkan biaya maintenance juga bisa lebih efisien karena tidak adanya biaya pengadaan hardware/storage fisik, komputer, dan infrastruktur lainnya sehingga benar-benar hanya memanfaatkan cloud storagenya atau penyimpanan awan yang bersifat online dan real time. 

Jadi Anda tidak perlu memikirkan biaya maintenance hardware atau perangkat fisik lainnya, karena itu semua akan menjadi tanggung jawab provider penyedia layanan hosting yang Anda gunakan nantinya.

Anda sebagai seorang pengguna layanan cloud hosting ini hanya perlu menggunakannya dengan baik dan membayar hanya untuk layanan yang anda pilih, tidak ada biaya tambahan seperti maintenance perangkat keras/hardware yang digunakan.

2. Website Selalu Online

Pada dasarnya kemampuan cloud hosting ini itu setara dengan VPS tetapi lebih dikit dibawahnya. Karena cloud hosting dan vps ini sama-sama memakai beberapa server sekaligus supaya dapat menampilkan sebuah website. Oleh sebab itu website yang menggunakan layanan ini akan lebih jarang terkena server down karena server nya dikelola dengan baik menggunakan cloud hosting. 

Karena datanya ditransfer menggunakan server yang sangat responsif. Misalnya saat ada masalah dari salah satu jaringan servernya, maka datanya bisa langsung dikirim atau dipindahkan ke server yang lain. 

Ini adalah salah satu manfaat cloud hosting pada website yang akan Anda dapatkan. Karena daripada menggunakan shared hosting, jelas cloud hosting ini lebih baik. 

Dengan memiliki teknologi cloud hosting bisa membuat Anda bebas mengakses situs yang anda punya dari manapun. Itu artinya hal ini tidak hanya sekedar memudahkan Anda secara teknis saja.

Namun pemanfaatannya juga sangat simple karena bisa membantu kebutuhan pengelolaan supaya lebih maksimal dari mana saja pengguna menginginkannya tanpa bantuan perangkat berat atau hardware pendukung lainnya. Bila sebuah HP bisa dipakai mengelola sebuah website maka dapat dipastikan hal ini akan lebih fleksibel lagi karena bisa dikontrol kapanpun dan dimanapun Anda berada.

3. Gampang Akses Data

Seperti yang sudah dibilang tadi, jika HP bisa digunakan untuk mengelola website melalui cloud hosting maka dapat dipastikan memberikan kemudahan akses bahkan dari perangkat HP. Dengan Cloud Hosting Anda bisa melakukan akses data kapan saja, dimana saja, serta melalui gadget apa saja yang Anda gunakan misalnya smartphone. Anda tidak perlu harus membuka laptop atau menggunakan komputer untuk melakukan konfigurasi website. Anda bisa langsung mengakses dashboard melalui HP Anda, bahkan sudah tersedia dalam bentuk aplikasi mobile yang mudah digunakan. Menggunakan cloud hosting ini, bila Anda sangat menginginkan kecepatan dan kemudahan cloud hosting ini akan menghemat banyak waktu dan biaya. Anda bisa lebih mudah dalam mengakses data atau aplikasinya. Ini akan memudahkan Anda dan rekan Tim dalam mengelola sebuah website.

4. Aman Dari Cyber Attack

Jika Anda khawatir mengenai masalah keamanannya maka Anda tak perlu ragu dengan performa yang diberikan oleh layanan cloud hosting ini. Layanan hosting ini siap mengatasi berbagai celah keamanan yang ada di website. Sebab, layanan cloud dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan untuk menghalau malware dan hacker.

Setidaknya ada tiga sampai lima fitur keamanan yang langsung tersedia dalam cloud hosting. Terdapat proteksi malware dan DDoS (Distributed Denial of Service). Proteksi malware diberikan dengan melakukan scan berkala untuk memastikan tidak ada malware di dalam website yang anda punya. Sedangkan untuk perlindungan DDoS, menjaga website dari serangan hacker.

Cloud hosting biasanya juga sudah termasuk dengan sertifikat SSL. Dengan sertifikat ini, website Anda dianggap aman oleh mesin pencari seperti Google. Karena sekarang mesin pencarian pada google lebih mengutamakan website yang memiliki SSL di dalamnya dan untuk masalah SEO juga google lebih dominan terhadap website yang terverifikasi oleh SSL.

Perlu diketahui juga layanan cloud hosting ini menyediakan fitur seperti backup dan restore data yang dimana Anda tidak perlu khawatir bila suatu saat data Anda ada yang hilang, karena sudah di backup secara otomatis dan Anda hanya perlu untuk restore datanya kembali.

5. Dukungan Support Real Time

Keuntungan cloud hosting yang sangat berguna selanjutnya adalah memiliki ketersediaan bantuan atau support yang lengkap dan real time. Sehingga Anda tidak perlu bingung untuk konfigurasi website ketika ingin melakukan upgrade menjadi teknologi cloud hosting. Biasanya pihak support dari penyedia layanan cloud hosting ini akan siap memberikan bantuan dari awal hingga akhir untuk melakukan migrasi pada website. Sehingga pengguna tidak perlu memikirkan dengan bingung bagaimana caranya. Bukan hanya migrasi website saja, Anda akan mendapat bantuan customer service dan support selama 24 jam penuh setiap hari. Jadi semua masalah yang berkaitan dengan website hosting akan diselesaikan dalam waktu itu juga. Jadi intinya Anda akan sangat membutuhkan layanan cloud hosting ini jika traffic pada website Anda sudah tinggi.

Saat website mulai diakses hingga melebihi dari 10 ribu pengguna setiap hari, artinya situs tersebut harus di upgrade menggunakan teknologi cloud hosting ini. Contoh nyata yang menggunakan layanan ini bisa dilihat pada website pemerintah, perusahaan besar, atau institusi yang sudah memiliki traffic tinggi.

Itulah tadi beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan layanan cloud hosting ini, perlu ditekankan lagi bahwa Anda hanya perlu menggunakan ini jika Anda benar-benar membutuhkannya. Semoga artikel mengenai manfaat cloud hosting pada website ini dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Sumber Referensi :

Long Tail Keyword dan Buying Keyword, Apa Perbedaannya

Long Tail Keyword dan Buying Keyword, Apa Perbedaannya

Long Tail Keyword dan Buying Keyword – Bagi Anda yang sedang membangun sebuah konten untuk website, tentu Anda tidak asing dengan berbagai istilah, seperti SEO, Keyword, ADS, dan lain sebagainya.  Pada artikel-artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai keyword cannibalization yang dimana mempunyai dampak buruk terhadap SEO suatu website. 

Kali ini kita akan membahas long tail keyword dan buying keyword, ini menjadi salah satu strategi yang umum digunakan dalam Optimasi SEO. Artikel ini akan mengulas apa pengertian long tail keyword dan buying keyword, perbedaannya, dan contohnya.

Baca Juga Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO Website

Long Tail Keyword

Apa itu long tail keyword ? long tail keyword merupakan sebuah keyword turunan dari short tail keyword. Short tail keyword adalah kata kunci/keyword pencarian yang hanya memiliki 1-2 kata saja. Short tail keyword cenderung lebih susah bersaing dengan kompetitor karena banyaknya kompetitor lain menggunakan short tail keyword dan cakupannya sangat luas.

Oleh karena itu Anda disarankan untuk menggunakan long tail keyword agar bisa menargetkan keyword dengan tepat dan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing.

Tujuan menggunakan long tail keyword ini adalah untuk dapat menargetkan lebih spesifik dengan kata kunci yang kita inginkan, lebih mudah bersaing dengan kompetitor karena jumlahnya tidak sebanyak jika menggunakan short tail keyword. 

Ciri-ciri dari long tail keyword ini juga selalu menggunakan lebih dari 2 kata di dalam keyword yang digunakan, bisa terdiri dari 3 sampai 6 kata untuk satu keyword pencarian, disarankan agar tidak melebihi 6 karena dinilai kurang efektif.

Tetapi, tidak selamanya menggunakan long tail keyword ini akan selalu berhasil itu karena tergantung dari para pengguna yang mencari keyword di mesin pencarian google, apakah mereka mencari sesuai dengan long tail keyword yang kita miliki atau tidak.

Jika anda seorang pengelola website bisnis untuk jasa pembuatan website company, portfolio, atau yang lainnya, ketika anda menggunakan short tail keyword dengan kata kunci “pembuatan website” maka akan dipastikan terdapat ratusan hingga ribuan artikel atau website yang mengandung kata kunci itu, jadi persaingan nya akan sangat sulit. Lain halnya jika Anda menggunakan long tail keyword seperti :

  • pembuatan website company
  • pembuatan website portfolio
  • website design company
  • website design portfolio

Bisa dipastikan persaingan Anda tidak akan sebanyak ketika Anda menggunakan short tail keyword karena kata kunci tersebut lebih tertarget sesuai dengan bisnis yang anda miliki.

Buying Keyword

Berbeda dengan short tail dan long tail keyword, buying keyword ini memang diperuntukkan untuk para pengelola website bisnis, karena ciri khas dari keyword ini adalah untuk menyasar calon pembeli untuk tertarik terhadap produk atau layanan jasa yang Anda punya melalui website bisnis online. Bila Anda seorang pengusaha bisnis yang memasarkan produknya secara online, sebaiknya anda mulai menggunakan buying keyword ini karena dapat lebih cepat mendatangkan pembeli dan membuat pengunjung tertarik.

Bayangkan jika anda hanya menggunakan sebuah keyword biasa seperti short tail dan long tail keyword tanpa ada unsur buying di dalamnya, maka bisa jadi anda akan kehilangan kesempatan untuk dilirik oleh para pelanggan.

Buying keyword ini biasanya ditandai dengan kata frasa untuk komersial seperti beli, jual, paket, jasa, dan lain sebagainya. Buying keyword ini juga memiliki rumus yang bisa digunakan sebagai acuan dalam menentukan kata kunci tersebut. Dikutip dari salah satu penyedia layanan hosting Indonesia Idwebhost, rumusnya adalah sebagai berikut :

Transaction Queries + Nama Produk / Merk + Lokasi / Kata Kunci Transaksi

Sebagai contoh jika anda mengelola website bisnis untuk jasa pembuatan website di bali anda bisa menggunakan keyword ini :

 

  • jasa pembuatan website company di bali
  • jasa website portfolio bali
  • beli website company di bali
  • jasa website murah di bali

 

 

Cobalah untuk menerapkan rumus di atas agar bisa mendatangkan lebih banyak pembeli, tetapi melakukan itu saja tidak akan cukup untuk meningkatkan rasio traffic website Anda. Anda bisa melakukan hal lain agar dapat menunjang usaha Anda sehingga lebih banyak dan lebih cepat mendapat pembeli.

Lebih Baik Long Tail Keyword atau Buying Keyword ?

Sebenarnya, setelah melihat penjelasan mengenai long tail keyword dan buying keyword diatas secara umum kita telah mengetahui apa yang menjadi pembeda antara long tail keyword dan buying keyword tersebut. Letak perbedaannya berada pada frasa yang digunakan dan target marketnya. Selain itu, akan berbeda juga dalam strategi optimasi yang dilakukan. Jika anda bertanya-tanya manakah yang lebih baik digunakan antara keduanya, maka kami akan bertanya kepada Anda : Apa prioritas dari website Anda ? Untuk tujuan apa website Anda dibuat ? Apa target Anda membuat website itu ?

Jika website yang Anda bangun adalah website informasi, yang mana Anda belum memiliki produk, maka lakukan fokus pada menjaring pengunjung sebanyak mungkin ke website Anda, dengan cara memberikan informasi yang mereka butuhkan, lakukan strategi long tail keyword agar mampu menjawab secara spesifik atas pertanyaan pengunjung. Jika Anda sedang membangun website untuk perusahaan, website untuk jasa atau penawaran, website untuk portofolio diri, yang mana ada produk atau jasa yang Anda tawarkan. Maka sudah jelas, Anda perlu untuk melakukan strategi buying keyword secara serius agar dapat menarik pembeli untuk datang ke website yang anda miliki. Karena target pengunjung website Anda adalah mereka yang membutuhkan tidak sekedar informasi umum, lebih jauh mereka membutuhkan pembelian produk atau jasa Anda. Sehingga, sudah jelas jangan berikan kepada mereka hanya sekedar informasi, namun produk / jasa yang siap untuk mereka beli dan dapatkan. Jadi tentukan dari sekarang website seperti apa yang anda ingin kelola, agar nanti Anda bisa menentukan strategi keyword yang digunakan sehingga tidak salah dalam mengambil langkah.

Menggabungkan Strategi Optimasi Pada Keyword

Pada pembahasan di atas kita telah membahas apa itu long tail keyword dan buying keyword serta perbedaannya. Ini sebagai informasi tambahan bagaimana cara menggabungkan strategi optimasi untuk website. Jika melihat perkembangan persaingan website hari ini, maka perlu untuk melakukan serangkaian strategi optimasi untuk SEO website, tidak hanya berkaitan dengan kata kunci atau keyword, namun ada berbagai macam pendukung website. 

Anda tentu mengikuti bagaimana perkembangan mesin pencari khususnya google dalam menyajikan hasil pencarian user. Kini semakin banyak unsur penilaian yang menjadi syarat apakah sebuah website tersebut layak untuk muncul dalam pencarian teratas google. Tidak lagi Anda bisa bermain-main dengan keyword dalam sebuah konten, ketika Anda berlebihan justru akan merusak reputasi Anda dan akan berakibat fatal terhadap SEO website seperti halnya kasus keyword cannibalization yang sudah kita bahas sebelumnya, tidak hanya di mata mesin pencari, namun juga pengalaman pembaca Anda. Maka,  menjadi penting kemampuan menggabungkan strategi optimasi untuk website Anda. 

Optimasi SEO harus anda dilakukan dengan konten berkualitas yang Anda buat, dan didukung dengan pendukung website yang mumpuni. Artikel Anda berkualitas, namun website Anda sangat lambat diakses, Anda akan kehilangan pembaca Anda. Karena rata-rata pengunjung sebuah website hanya akan menunggu loading sebuah website kurang lebih 14 detik saja. Jadi sangat penting berbagai optimasi konten dibarengi dengan optimasi performa website agar hasilnya bisa lebih maksimal.

Kesimpulan

Long tail keyword dan buying keyword dapat Anda gunakan dengan menentukan terlebih dahulu jenis website apa yang anda akan bangun, jika itu website seperti blog pribadi, anda bisa menggunakan long tail keyword, sedangkan jika website anda bergerak dibidang pemasaran produk secara online, anda bisa menggunakan buying keyword agar dapat menarik pembeli lebih cepat. Gunakan beberapa metode diatas untuk membuat SEO website Anda menjadi lebih baik lagi. Jangan lupa untuk menggunakan beberapa strategi optimasi SEO lainnya agar hasil yang Anda dapatkan bisa maksimal dan bermanfaat bagi website anda tentunya.

Sumber Referensi :

Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO Website

Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO Website

Dampak Keyword Cannibalization – Untuk melakukan optimasi pada SEO, sangat dibutuhkan kesabaran dan kehati-hatian yang ekstra agar hasil dari optimasi SEO tadi dapat berdampak untuk meningkatkan traffic pada website. Salah satu cara paling efektif yang bisa digunakan adalah dengan mencari keyword yang tepat. 

Namun, ketika mencari keyword yang tepat juga memiliki beberapa resiko yang harus diperhatikan, bukannya meningkatkan trafik website, tapi bisa memperburuk trafiknya di mesin pencarian google. Salah satu hal yang harus dihindari adalah Keyword Cannibalization. Apa yang terjadi jika kita melakukan hal itu ? Bagaimana dampak keyword cannibalization bagi SEO ? dan Bagaimana cara mengatasinya ? Semua itu akan dibahas dalam artikel ini.

Baca Juga Panduan Lengkap SEO Untuk Tahun 2021

Apa itu Keyword Cannibalization ?

Keyword Cannibalization atau Kanibalisasi Kata Kunci adalah istilah yang digunakan ketika suatu website menggunakan keyword yang sama pada beberapa postingan di dalam blog yang dimiliki. Dalam artian lain, terdapat keyword atau phrase yang sama dan masih berada dalam satu website.

Mungkin kita pernah berfikir bahwa semakin sering kita menggunakan keyword yang sama atau mirip pada setiap postingan di website, akan dapat meningkatkan trafik website kita. Hal itu sangat tidak benar karena saat beberapa halaman website memiliki ranking yang berurutan dengan keyword yang sama, sebenarnya kita sedang berkompetisi dengan diri kita sendiri, mengapa ? Karena dengan kesamaan pada keyword tadi dapat membuat tingkat CTR ( Click Through Rate ) menjadi menurun.

Hal ini bisa saja terjadi karena penulis blog lupa atau tidak sengaja memasukan keyword yang sama pada postingan yang dibuatnya dan tidak memaksimalkan optimasi pada SEO nya. Hal itu bisa berdampak pada turunnya kesempatan website untuk dapat bersaing di mesin pencarian google.

Secara keseluruhan, melakukan keyword cannibalization akan sangat berdampak buruk bagi SEO website Anda, sebelum membuat sebuah postingan artikel atau blog, lakukan pemeriksaan terhadap keyword di postingan-postingan sebelumnya untuk menghindari keyword cannibalization. Sehingga hal ini sebisa mungkin untuk diperhatikan lebih teliti dan dapat dihindari.

Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO

Jika Anda melakukan hal ini secara tidak sengaja, tentunya akan sangat berakibat fatal. Ada banyak dampak keyword cannibalization bagi seo yang sangat mempengaruhi CTR dan trafik pada website.

Ketika Keyword Cannibalization terjadi, SEO dalam sebuah website menjadi terganggu. Hal ini disebabkan oleh konten artikel atau blog dengan keyword yang mirip atau sama akan saling berkompetisi untuk mendapatkan posisi teratas di mesin pencarian Google.

Google akan menganggap artikel-artikel tersebut memiliki kesamaan dalam segi kata kunci atau keyword. Ketika hal ini terjadi Google tidak bisa membedakan artikel mana yang relevan untuk berada dalam daftar teratas dalam mesin pencarian mereka.

Apa saja dampak keyword cannibalization ini ?

Mengurangi Otoritas Halaman

Melakukan keyword cannibalization akan membuat CTR ( Click Through Rate ) nya menjadi terbagi antara halaman yang memiliki keyword yang sama dengan yang lainnya.

Sebagai contoh, Anda membuat dua buah artikel blog menggunakan tema atau topik pembahasan yang sama. Artikel pertama menggunakan keyword “cara membuat logo” kemudian artikel yang kedua menggunakan keyword “cara membuat logo bagi pemula” walaupun terdapat perbedaan pada keyword yang digunakan, namun google akan menganggap bahwa kedua artikel itu menggunakan keyword yang mirip dan serupa, sehingga tingkat konversi websitenya juga akan berkurang dan terbagi satu sama lain.

Conversion rate rendah

keyword cannibalization berpotensi mengarahkan pengunjung ke halaman yang tidak relevan. Alih-alih ingin mengarahkan ke halaman yang memiliki conversion rate tinggi, mereka malah justru diarahkan ke halaman yang satunya lagi dan tidak relevan.

Hal ini tentu saja juga berpotensi meningkatkan bounce rate karena pengunjung website tidak puas dengan hasil pencariannya.

Hampir semua orang mungkin pernah mengalami hal seperti itu. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan SEO audit dan mengecek keyword pada semua postingan di website.

Cara Mengetahui Adanya Keyword Cannibalization

Karena dampak yang diberikan sangat buruk terhadap SEO website, maka Anda harus secepat mungkin melakukan pengecekan terhadap website Anda apakah terindikasi terdapat keyword cannibalization. Anda dapat melakukannya dengan cara berikut ini :

  1. Anda dapat melakukannya dengan cara pengecekan terhadap website Anda. Jika Anda merasa bahwa Anda pernah melakukan keyword cannibalization, cobalah untuk melakukan pengecekan dengan cara ketik site:contohwebsite.com keyword Anda di google. Jika hasil dari pencarian pada artikel pertama dan kedua merupakan artikel dengan keyword yang mirip/sama maka website Anda dipastikan terkena kanibalisasi.

Tips Mengatasi Keyword Cannibalization

Anda tidak perlu merasa khawatir, karena setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Anda bisa mencoba beberapa cara ini agar dapat mengatasi dampak keyword cannibalization tersebut.

Mengaudit Konten 

Cara yang paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara mengaudit konten dengan keyword atau kata kunci yang sama kemudian Anda dapat mengubahnya.

Merge atau Gabungkan

Cara lainnya adalah Anda dapat mencoba untuk merge atau menggabungkan artikel dengan keyword yang sama tadi menjadi sebuah artikel dengan isi konten yang sama agar lebih optimal daripada membuat dua buah artikel dan blog dengan topik yang sama dengan keyword yang mirip atau sama juga.

Mengganti Internal Link

Jika Anda memiliki konten yang terhubung dengan konten lainnya, lakukan peningkatkan pada link yang ada. Search engine seperti Google menilai bahwa link itu penting dan bisa menjadi salah satu faktor halaman mendapatkan ranking yang tinggi di hasil pencarian. Anda dapat mencoba memasukkan link ke dalam konten atau halaman lain di website yang Anda miliki.

Manfaatkan Canonical Tags

Gunakan canonical tags untuk memberitahu mesin pencari google atau search engine google halaman mana yang Anda inginkan memiliki ranking tinggi untuk keyword tunggal tersebut. Mereka yang memiliki banyak halaman dengan keyword yang sama bisa juga mengimplementasikan tips ini karena cukup efektif.

Kesimpulan

Keyword Cannibalization menjadi hal yang sulit dihindari ketika website Anda sudah memiliki blog yang jumlahnya sangat banyak dan cukup lama juga untuk mengidentifikasinya. Maka dari itu, Anda perlu mencatat setiap keyword yang sudah digunakan dalam artikel atau blog anda agar meminimalisir terjadinya keyword cannibalization yang tentu saja dampak keyword cannibalization ini sangat berarti bagi website Anda.

Sumber Referensi :

Pengertian Cloud Security Beserta Manfaatnya

Pengertian Cloud Security Beserta Manfaatnya

Pengertian Cloud Security – Pasti anda sering mendengar istilah penyimpanan awan atau cloud storage, ternyata cloud storage ini memiliki sebuah sistem keamanan yang disebut dengan cloud security. Cloud security ini bertugas untuk melindungi keamanan data pada cloud storage secara online dan real-time. Lalu sebenarnya apa itu cloud security ? Apa pengertian cloud security ? Apakah cloud security memiliki kelebihan yang banyak sehingga banyak perusahaan mulai menggunakan cloud security ? Dalam artikel ini akan membahas tentang pengertian cloud security serta manfaat dan penerapannya.

Baca Juga Apa itu Content Writer ? Apa Dampaknya Bagi SEO ?

Pengertian Cloud Security

Sebelum mengenal lebih dalam, tentunya anda harus mengetahui pengertian cloud security itu terlebih dahulu. Cloud security adalah sebuah sistem yang dibuat dan dirancang khusus untuk meningkatkan tingkat keamanan sebuah data, informasi, aplikasi atau yang sejenisnya secara online. 

Metode keamanan yang dilakukan oleh cloud security ini bisa meliputi penetration testing, VPN, Firewall, Enkripsi koneksi publik, dan lain sebagainya. Semua ini dilakukan agar terhindar dari kejahatan dunia siber atau yang sering disebut dengan istilah cyber crime. Cloud security ini mengacu kepada beberapa aspek, diantaranya yaitu teknologi, policy atau kebijakan, kontrol, dan layanan yang melindungi data di penyimpanan awan atau cloud storage

Cloud security merupakan tanggung jawab yang dibagi antara penyedia cloud dan pelanggan. Pada dasarnya ada tiga kategori tanggung jawab dalam layanan penyedia cloud berbasis cloud security yaitu tanggung jawab yang selalu menjadi penyedia, tanggung jawab yang selalu menjadi pelanggan, dan tanggung jawab yang bervariasi tergantung pada model layanan seperti Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS), Platform sebagai Layanan ( PaaS), atau Software as a Service (SaaS), seperti email cloud.

Tanggung jawab keamanan yang selalu menjadi tanggung jawab penyedia terkait dengan pengamanan infrastruktur itu sendiri, patching, dan konfigurasi host fisik dan jaringan fisik tempat menjalankan instance komputasi serta penyimpanan dan ditempat resource lainnya berada. 

Tanggung jawab keamanan yang selalu menjadi tanggung jawab pelanggan termasuk mengelola pengguna dan hak akses mereka (manajemen identitas dan akses), pengamanan akun cloud dari akses yang tidak sah, enkripsi dan perlindungan aset data berbasis cloud, dan mengelola postur keamanannya (kepatuhan).

Keamanan cloud tersedia dalam bentuk atau layanan sub domain komputer, jaringan dan informasi yang luas. Biasanya ada pihak ketiga yang menyediakan fasilitas keamanan data seperti cloud security ini. Jadi, ada simbiosis mutualisme antara pemilik data dengan pengelola data pada sistem cloud.

Penggunaan cloud storage yang sudah dilengkapi dengan cloud security membuat data yang tersimpan menjadi aman dari peretasan, dan juga lebih mudah ketika dilakukan backup data cloud yang dimana bila nanti sewaktu-waktu ada kerusakan pada server, datanya masih bisa diakses kembali dengan mengecek backupan file yang dibuat tadi.

Manfaat Menggunakan Cloud Security

Setelah mengetahui pengertian cloud security, sekarang anda harus perlu tahu juga bahwa cloud security ini memiliki segudang manfaat. Tapi hanya beberapa saja yang akan disampaikan disini, yaitu :

1. Keamanan Data Lebih Terjamin

Keuntungan pertama yang pasti kalian dapatkan ketika menggunakan cloud security ini adalah data-data anda yang tersimpan secara online akan lebih terjamin keamanannya, baik itu dari serangan hacker ataupun peretas karena Cloud merupakan sistem penyimpanan berbasis internet yang mengharuskan para penggunanya menggunakan jalur akses privat. 

Jadi, tidak semua orang bisa masuk ke dalam penyimpanan berbasis online ini. Hanya mereka yang memiliki akses saja yang dapat memasukinya. Sudah tentu hal ini dapat menghindari Anda dari berbagai jenis serangan cyber crime yang banyak terjadi. Tapi tidak menutup kemungkinan juga bahwa masih ada celah yang bisa digunakan untuk meretas data anda, karena pada dasarnya ini hanya meminimalisir resiko pencurian data anda. Namun tidak ada salahnya juga menggunakan ini agar meningkatkan kualitas keamanan data-data anda sehingga lebih terjaga.

2. Dapat Disesuaikan Dengan Jaringan Lokal

Keuntungan cloud security yang berikutnya adalah dapat memungkinkan Anda untuk mereset koneksi atau akses masuk jika terjadi perubahan pada sistem jaringan lokal anda. Secara otomatis, jaringan yang pernah digunakan sebelumnya akan diblokir oleh sistem sehingga data Anda tidak bisa diakses lagi melalui jalur tersebut.

Secara tidak langsung, hal ini juga menjadi kelebihan lain dari sisi keamanan yang dimiliki oleh cloud security. Karena pada dasarnya landasan pembuatan cloud ini adalah untuk memberikan jaminan keamanan yang jauh lebih tinggi bagi para pelanggan. Salah satunya adalah metode pada perubahan jaringan yang dijelaskan ini.

3. Lebih Gampang Backup Data

Salah satu keuntungan yang dimiliki oleh cloud security ini adalah fitur backup data yang ada di dalamnya. Dengan menggunakan fitur ini, data Anda akan diamankan di penyimpanan lain untuk menghindari resiko data hilang atau rusak bila terjadi kesalahan atau error pada sistem nantinya. Jadi tidak heran jika kemudian sistem satu ini banyak digunakan oleh perusahaan besar. Biasanya perusahaan besar banyak menyimpan data-data perusahaan di penyedia jasa cloud seperti ini karena tidak perlu memakan space yang begitu besar seperti halnya penyimpanan offline yang sudah pasti memakai space atau tempat yang besar. Sudah tentu perusahaan tersebut sudah paham dengan betul bagaimana keunggulan yang dimiliki oleh sistem cloud security ini dibandingkan dengan jenis sistem penyimpanan lainnya.

4. Penyimpanan Fleksibel dan Tak Terbatas

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa teknologi ini memiliki fleksibilitas kapasitas yang  sangat bagus. Sehingga Anda tidak perlu memikirkan soal kapasitasnya karena bersifat tidak terbatas. Dengan begitu Anda bisa menggunakannya sesuai kebutuhan tanpa penambahan perangkat seperti server konvensional. Sehingga keuntungannya jelas lebih irit biaya dan waktu.

Contoh Penerapan Cloud Security

Setelah memahami pengertian cloud security serta keuntungan yang dimilikinya, banyak bidang dan sektor industri yang menggunakan metode ini untuk membuat data-data di perusahaan mereka tetap terjaga dan terlindungi dengan baik, beberapa contohnya adalah sebagai berikut :

1. Kesehatan

Rumah sakit atau tempat kesehatan lainnya sudah pasti akan menggunakan cloud security untuk melindungi data-data pasiennya agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh sebab itu pihak rumah sakit atau yang sejenisnya perlu menerapkan metode ini sehingga para pasien tidak perlu khawatir bilamana datanya bisa bocor atau disalah gunakan. Bisa juga digunakan untuk melindungi data obat-obatan yang berada di rumah sakit setempat, data laboratorium dan sebagainya.

2. Pemerintahan

Tidak hanya untuk kesehatan saja, penerapannya juga berlaku untuk pemerintahan. Dengan menerapkan cloud security pada e-Government membuat layanan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik dan meningkat. Karena akhirnya pemerintah bisa lebih fokus untuk melayani masyarakat tanpa memikirkan perangkat dan konfigurasinya.

3. Bisnis

Penerapannya sangat penting sekali karena berpengaruh terhadap kelangsungan usaha perusahaan itu sendiri. Penting sekali bila perusahaan menggunakan platform web yang dilengkapi dengan privasi dan security data agar menjaga keamanan customer tetap terjaga dengan baik. Maka dari itu keamanan cloud sangat diperlukan untuk kebutuhan bisnis dan membuat rasa aman kepada para customer yang daftar atau membeli barang pada website e-commerce.

4. Militer

Tidak hanya beberapa sektor di atas, tetapi juga teknologi cloud security ini bisa bermanfaat di bidang militer .Dengan cloud security membuat pertahanan setiap negara lebih kuat dari serangan luar. Peralatan canggih bisa dijalankan dari komputer saja. Begitu juga untuk navigasi kapal selam dalam melakukan simulasi peperangan. Itulah sebabnya pengiriman sandi militer biasanya menerapkan teknologi ini juga agar sandinya bisa terjaga dan terenkripsi dengan baik.

Melihat beberapa penjelasan di atas, maka bisa disimpulkan bahwa cloud security membuat pekerjaan manusia semakin praktis, mudah dan segala data informasinya menjadi lebih aman. Itulah mengapa sebaiknya menggunakan teknologi ini agar data atau informasi yang ada didalamnya lebih terjaga lagi, dan juga dapat menikmati berbagai macam keuntungan yang sudah disebutkan diatas.

Sumber Referensi :