Strategi Konten Marketing Yang Baik Dan Benar

Strategi Konten Marketing Yang Baik Dan Benar

Strategi konten marketing sangat penting bagi para pebisnis. Persaingan bisnis di era digital mengharuskan para pelakunya untuk terus berlomba menghadirkan inovasi dan gebrakan terbaru demi memancing perhatian khalayak yang akan menjadi calon pelanggan. Bukan hanya dalam hal pengembangan produk, strategi marketing pun juga membutuhkan berbagai inovasi untuk mendukung kemajuan bisnis. Nah, salah satunya adalah dengan melakukan konten marketing.

Konten marketing sendiri adalah berbagai bentuk posting-an yang disajikan di sosial media atau web bagi anda yang ingin memaksimalkan pemasaran secara online. Bentuk konten marketing sendiri bisa berupa teks, gambar, video, infografis, atau konten lainnya yang dipublikasikan di situs atau di media sosial brand anda. Sayangnya, belum banyak pelaku bisnis UKM yang belum memahami pentingnya konten marketing untuk meningkatkan nilai penjualan.

Kualitas sebuah konten marketing Anda merupakan salah satu faktor efektifitas dalam strategi pemasaran yang Anda lakukan. Namun, sayangnya membuat konten marketing yang berkualitas tidaklah semudah itu.

Untuk membuat konten yang baik, Anda harus menyakinkan para konsumen bahwa konten yang anda buat merupakan konten yang tepat, untuk orang yang tepat, dan pada waktu yang tepat juga.

Melalui konten marketing yang menarik, Anda akan mampu menciptakan hubungan yang kuat dengan pelanggan. Ditambah lagi bahwa pada saat ini, hampir semua aktivitas pemasaran difokuskan kepada pemasaran digital, dimana hal ini berarti terfokus pada konten yang ditampilkan.

Maka dari itu penting untuk memiliki rencana konten marketing yang solid dan cerdas. Jika anda kesulitan untuk menentukan bagaimana konten marketing yang tepat sesuai dengan bisnis anda, maka anda dapat membaca artikel mengenai strategi konten marketing yang baik ini. Sebelum kita membahas strateginya, ada baiknya kita membahas hal-hal yang terkait.

Baca Juga Tips Remarketing

Apa itu Konten Marketing ?

Menurut ContentMarketing Institute, konten marketing bisa didefinisikan sebagai sebuah strategi marketing yang fokus dalam membuat dan mendistribusikan konten yang berharga, relevan, dan konsisten untuk menarik dan mendapatkan audience dengan tujuan akhir untuk menghasilkan keuntungan bagi sebuah bisnis.

Saat ini, sudah banyak pemain digital marketing yang menyadari pentingnya konten marketing sebagai bagian dari strategi marketing mereka. Menurut sebuah survey oleh konten Marketing Institute, 70% marketers bisnis B2B mengatakan bahwa mereka membuat lebih banyak konten di tahun 2017 ini jika dibanding tahun 2016.

Seberapa Penting Konten Marketing ?

Pentingnya konten marketing telah berkembang secara signifikan. konten marketing adalah salah satu cara paling efektif bagi Anda pebisnis online untuk memasarkan bisnis Anda. Ini dikarenakan pelanggan hanya memilih untuk berinteraksi dengan konten yang menarik minat mereka, berlawanan dengan marketing tradisional.

Secara statistik, konten marketing dapat meningkatkan conversion rate Anda sebesar 6 kali lipat. Menurut sebuah studi oleh Aberdeen Group, rata-rata conversion rate sebuah website yang mengaplikasikan konten marketing adalah 2,9%. Sementara website yang tidak melakukan konten marketing hanya mendapat rata-rata conversion rate sebesar 0,5%.

Jika Anda masih tidak yakin dengan keefektifan konten marketing, masih banyak studi yang dapat membantu menjelaskan mengapa Anda memerlukan konten marketing. Demand Metric memiliki beberapa bukti bahwa konten marketing adalah strategi marketing yang efektif.

Manfaat Strategi Konten Marketing
Source : https://assets-global.website-files.com/5e7c7409d33b4040482e9563/5ec248cc2e1d992e81ec9d96_Academy-Dummy-Article-7.png

Strategi Konten Marketing Yang Baik dan Benar

1. Anda Harus Mengenali Pasar dan Audiens Terlebih Dahulu

Untuk membuat konten yang baik, untuk melakukan strategi yang sukses, Anda perlu mengetahui target audience Anda. Dengan mengetahui target audience Anda, Anda bisa membuat konten yang lebih relevan dan menarik bagi para audience agar nantinya mereka mau membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Anda juga bisa melihat tipe konten apa yang tepat untuk diberikan kepada audiens Anda. Apa mereka menginginkan informasi tentang bagaimana cara menggunakan produk anda? Apa mereka meninginkan promo atau hal-hal yang sifatnya gratis dari brand anda? Apa yang mereka inginkan, konten yang panjang atau yang singkat dan padat? Apakah konten yang anda buat menjawab kebutuhan audiens? Bagaimana dengan konten visual atau video? Strategi seperti apa yang akan anda terapkan dalam konten lain seperti audio, video, serta format lainnya?

Untuk menfasilitasi kebutuhan audiens, Anda harus memadukan beberapa tipe konten – agar konten yang Anda buat dapat dipilih oleh audiens yang menurut mereka lebih relevan.

2. Tetapkan Tujuan Dari Konten Marketing Anda

Mengapa Anda ingin memulai perencanaan cocntent marketing? Apa tujuan Anda? Apa yang membuat Anda tertarik mulai membuat konten? Mengetahui tujuan apa yang ingin Anda capai sebelum Anda memulai perencanaan dapat membantu Anda menentukan hal-hal seperti apa yang cocok untuk dimasukkan dalam strategi konten marketing.

Semua pemilik bisnis yang ditanya mengenai apa yang diharapkan dari konten marketing yang dibuat, 9 dari 10 akan mengatakan untuk meningkatkan penjualan. Pembuatan konten marketing yang menarik harus dilakukan secara berkala dan bertahap sebelum mencapai hasil akhir berupa peningkatan penjualan.

Pada dasarnya, tujuan utama dari sebuah konten marketing adalah untuk meningkatkan brand awareness – agar lebih banyak orang mengetahui apa yang Anda lakukan, dan siapakah Anda. Di saat awal Anda mencoba membangun setiap konten marketing yang ada menjadi lebih menarik. Anda hanya akan mendapatkan lebih banyak target audience yang melihat bisnis Anda.

Setelah dari fase brand awareness, Anda baru memulai menetapkan tujuan menjadi peningkatan penjualan, maka di sini konten yang dibuat bisa yang fokus ke produk, promo-promo, dan sebagainya. Menentukan tujuan akan menentukan konten seperti apa yang akan Anda buat. Saat Anda sudah membuat konten marketing yang menarik, akan banyak bermunculan target konsumen potensial baru bagi Anda.

3. Konten Yang Dibuat Harus Mendefinisikan Audiens Anda

Tanpa mengetahui siapa target audiens, apa yang mereka butuhkan, dan dimana mereka biasa berkumpul akan mustahil bagi Anda untuk memiliki kesempatan menciptakan konten yang benar-benar mendidik, menghibur, dan mengubahnya pola pikir audiens. Pastikan konten yang Anda buat haruslah mampu mendefinisikan target audiens Anda.

Ketahuilah lebih dalam akan lokasi geografis, pekerjaan, pendapatan dan karakteristik masing-masing audiens. Posisikan diri Anda sebagai audiens dan mulailah memahami motivasi yang dimiliki.

Contohnya: jika bisnis Anda menjual gadget, dan target audiens Anda merupakan orang-orang berusia 14-40 tahun yang sadar akan teknologi, maka konten yang dibuat haruslah mencerminkan kemajuan teknologi saat ini.

4. Upload Konten Diwaktu Yang Tepat

Banyak sekali penelitian di Internet tentang penentuan waktu terbaik untuk kamu dapat mengunggah konten di media sosial, email, website, dan lain – lain. Anda bisa mencoba dengan melihat efektifitas dari konten yang anda telah upload – untuk melihat waktu yang terbaik untuk konten Anda. Berikut ini ada beberapa hasil penelitian yang dapat menjadi insight anda dalam menentukan waktu yang tepat untuk upload konten:

  • Email – Menurut Mail Chimp, waktu terbaik untuk mengirimkan newsletter kepada audiens dalam rentang waktu pukul 8 pagi hingga pukul 2 siang. Pada jangka waktu ini, Anda berpeluang besar mendapatkan respons terbaik dari audiens.
  • Website post – Menurut penelitian yang dilakukan TrackMaven, waktu terbaik untuk upload artikel baru pada website Anda adalah pada pukul 3 sore, karena tidak banyak artikel yang diupload pada waktu tersebut, sementara jumlah audiens yang membaca konten cukup banyak. Sementara hari minggu merupakan hari terbaik untuk upload konten.
  • Facebook – Tingkat engagement di News Feed Facebook akan lebih tinggi 18% pada hari Kamis dan Jumat serta 32 % lebih tinggi pada akhir pekan (Buffer). Waktu terbaik untuk upload konten bervariasi dari pukul 1 siang untuk mendapatkan share yang paling banyak, hingga pukul 3 sore untuk mendapatkan lebih banyak klik.
  • Instagram – Hasil studi menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk post di Instagram adalah di pukul 2 siang sampai pukul 5 siang. Hal ini karena tidak banyak yang upload Instagram di rentang waktu ini dan membuat mereka lebih engaged dengan konten yang ada. Hari dengan engagement terbaik untuk upload Instagram adalah di hari rabu dan kamis.
  • Twitter – Sebuah studi yang dilakukan oleh Twitter menunjukkan bahwa pengguna Twitter lebih ramai beraktivitas 181% lebih banyak saat sedang perjalanan berangkat dari rumah ke sekolah atau kantor dan sebaliknya. Sementara ada studi dari Buffer bahwa waktu terbaik untuk mengunggah konten di Twitter di dini hari, karena akan mendapatkan klik lebih banyak di waktu lain.

5. Tentukan Jenis Konten Yang Ingin Dibuat

Anda kemudian perlu memikirkan jenis konten apa yang ingin Anda buat. Ada berbagai jenis konten yang bisa Anda pilih. Berikut adalah beberapa format konten yang paling banyak digunakan:

a. Blog post

Blog post adalah jenis konten yang paling sering digunakan dalam konten marketing. Blog post biasanya tersedia di website Anda dan dirilis secara rutin untuk menarik pengunjung baru ke website Anda. Post Anda harus memiliki nilai agar audience Anda tertarik untuk membaca dan membagikannya melalui social media. Blog post direkomendasikan agar terdiri dari 1000 – 2000 kata, tapi Anda boleh bereksperimen untuk melihat apakah audience Anda lebih menyukai artikel yang panjang atau lebih pendek.

b. Ebooks

Ebooks adalah tools untuk mengumpulkan lead yang dapat diunduh oleh konsumen potensial setelah mengirimkan formulir utama (seperti misalnya bergabung dengan newsletter Anda) dengan informasi kontak mereka. Ebooks biasanya lebih panjang, lebih mendalam, dan dipublikasikan lebih jarang daripada postingan blog, yang ditulis untuk menarik pengunjung ke situs web.

Ebooks adalah langkah selanjutnya dalam proses pemasaran inbound: Setelah membaca posting blog (seperti yang ini), pengunjung mungkin menginginkan lebih banyak konten dari sebuah ebook dan mengirimkan informasi kontak mereka untuk mempelajari lebih banyak informasi berharga untuk bisnis mereka.

c. Template

Template adalah format konten yang praktis untuk dicoba karena menghasilkan lead untuk Anda sambil memberikan nilai yang lebih tinggi kepada audience Anda. Saat Anda memberi audience template untuk menghemat waktu dan membantu mereka sukses, mereka cenderung akan lebih terlibat dengan konten Anda di masa yang akan datang.

d. Infographics

Infographics dapat mengatur dan memvisualisasikan data dengan cara yang lebih meyakinkan daripada kata-kata saja. Ini adalah format konten yang bagus untuk digunakan jika Anda mencoba berbagi banyak data dengan cara yang jelas dan mudah dimengerti. Jika Anda tertarik untuk membuat infographics, kami sudah menyiapkan artikel tentang tools yang bisa Anda gunakan untuk membuat infographics dengan mudah .

e. Video

Video adalah media konten yang sangat menarik yang dapat dibagikan di seluruh platform media sosial dan situs web. Video memerlukan investasi waktu dan sumber daya yang lebih besar daripada konten tertulis, namun dengan meningkatnya popularitas visual marketing, (konten video lebih mungkin dibagikan melalui social media sebesar 40X daripada jenis konten lainnya ) ini merupakan jenis konten yang patut dicoba.

f. Podcast

Memulai podcast akan membantu audience menemukan merek Anda jika mereka tidak mempunyai waktu atau minat untuk membaca konten setiap hari. Jumlah pendengar podcast semakin berkembang – pada tahun 2016, diperkirakan 57 juta orang mendengarkan podcast setiap bulannya. Jika Anda memiliki orang yang menarik untuk diwawancarai atau melakukan percakapan dengan host, pertimbangkan podcasting sebagai format konten lain untuk bereksperimen.

Jika dibandingkan dengan memasang iklan, konten marketing jauh lebih efisien dan efektif dari sisi keuangan. Iklan mungkin hanya akan menampilkan persuasi atau ajakan untuk mengunjungi web kita dan membeli produk kita, tapi konten marketing yang menarik bisa menghasilkan likes dan share yang akan semakin memperluas jangkauan pasar kita.

Semakin banyak netizen yang menyukai dan membagikan konten yang kita buat, maka akan semakin besar juga kemungkinan konten tersebut menjadi viral dan ditemukan lebih banyak orang lagi. Sedikit banyak tentu saja akan berpengaruh pula pada konversi penjualan. Itulah pentingnya membuat konten yang menarik dan viral dalam berbisnis serta strategi konten marketing yang baik dan benar bagi bisnis anda.

Sumber Referensi :