Strategi Konten Marketing Yang Baik Dan Benar

Strategi Konten Marketing Yang Baik Dan Benar

Strategi konten marketing sangat penting bagi para pebisnis. Persaingan bisnis di era digital mengharuskan para pelakunya untuk terus berlomba menghadirkan inovasi dan gebrakan terbaru demi memancing perhatian khalayak yang akan menjadi calon pelanggan. Bukan hanya dalam hal pengembangan produk, strategi marketing pun juga membutuhkan berbagai inovasi untuk mendukung kemajuan bisnis. Nah, salah satunya adalah dengan melakukan konten marketing.

Konten marketing sendiri adalah berbagai bentuk posting-an yang disajikan di sosial media atau web bagi anda yang ingin memaksimalkan pemasaran secara online. Bentuk konten marketing sendiri bisa berupa teks, gambar, video, infografis, atau konten lainnya yang dipublikasikan di situs atau di media sosial brand anda. Sayangnya, belum banyak pelaku bisnis UKM yang belum memahami pentingnya konten marketing untuk meningkatkan nilai penjualan.

Kualitas sebuah konten marketing Anda merupakan salah satu faktor efektifitas dalam strategi pemasaran yang Anda lakukan. Namun, sayangnya membuat konten marketing yang berkualitas tidaklah semudah itu.

Untuk membuat konten yang baik, Anda harus menyakinkan para konsumen bahwa konten yang anda buat merupakan konten yang tepat, untuk orang yang tepat, dan pada waktu yang tepat juga.

Melalui konten marketing yang menarik, Anda akan mampu menciptakan hubungan yang kuat dengan pelanggan. Ditambah lagi bahwa pada saat ini, hampir semua aktivitas pemasaran difokuskan kepada pemasaran digital, dimana hal ini berarti terfokus pada konten yang ditampilkan.

Maka dari itu penting untuk memiliki rencana konten marketing yang solid dan cerdas. Jika anda kesulitan untuk menentukan bagaimana konten marketing yang tepat sesuai dengan bisnis anda, maka anda dapat membaca artikel mengenai strategi konten marketing yang baik ini. Sebelum kita membahas strateginya, ada baiknya kita membahas hal-hal yang terkait.

Baca Juga Tips Remarketing

Apa itu Konten Marketing ?

Menurut ContentMarketing Institute, konten marketing bisa didefinisikan sebagai sebuah strategi marketing yang fokus dalam membuat dan mendistribusikan konten yang berharga, relevan, dan konsisten untuk menarik dan mendapatkan audience dengan tujuan akhir untuk menghasilkan keuntungan bagi sebuah bisnis.

Saat ini, sudah banyak pemain digital marketing yang menyadari pentingnya konten marketing sebagai bagian dari strategi marketing mereka. Menurut sebuah survey oleh konten Marketing Institute, 70% marketers bisnis B2B mengatakan bahwa mereka membuat lebih banyak konten di tahun 2017 ini jika dibanding tahun 2016.

Seberapa Penting Konten Marketing ?

Pentingnya konten marketing telah berkembang secara signifikan. konten marketing adalah salah satu cara paling efektif bagi Anda pebisnis online untuk memasarkan bisnis Anda. Ini dikarenakan pelanggan hanya memilih untuk berinteraksi dengan konten yang menarik minat mereka, berlawanan dengan marketing tradisional.

Secara statistik, konten marketing dapat meningkatkan conversion rate Anda sebesar 6 kali lipat. Menurut sebuah studi oleh Aberdeen Group, rata-rata conversion rate sebuah website yang mengaplikasikan konten marketing adalah 2,9%. Sementara website yang tidak melakukan konten marketing hanya mendapat rata-rata conversion rate sebesar 0,5%.

Jika Anda masih tidak yakin dengan keefektifan konten marketing, masih banyak studi yang dapat membantu menjelaskan mengapa Anda memerlukan konten marketing. Demand Metric memiliki beberapa bukti bahwa konten marketing adalah strategi marketing yang efektif.

Manfaat Strategi Konten Marketing
Source : https://assets-global.website-files.com/5e7c7409d33b4040482e9563/5ec248cc2e1d992e81ec9d96_Academy-Dummy-Article-7.png

Strategi Konten Marketing Yang Baik dan Benar

1. Anda Harus Mengenali Pasar dan Audiens Terlebih Dahulu

Untuk membuat konten yang baik, untuk melakukan strategi yang sukses, Anda perlu mengetahui target audience Anda. Dengan mengetahui target audience Anda, Anda bisa membuat konten yang lebih relevan dan menarik bagi para audience agar nantinya mereka mau membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Anda juga bisa melihat tipe konten apa yang tepat untuk diberikan kepada audiens Anda. Apa mereka menginginkan informasi tentang bagaimana cara menggunakan produk anda? Apa mereka meninginkan promo atau hal-hal yang sifatnya gratis dari brand anda? Apa yang mereka inginkan, konten yang panjang atau yang singkat dan padat? Apakah konten yang anda buat menjawab kebutuhan audiens? Bagaimana dengan konten visual atau video? Strategi seperti apa yang akan anda terapkan dalam konten lain seperti audio, video, serta format lainnya?

Untuk menfasilitasi kebutuhan audiens, Anda harus memadukan beberapa tipe konten – agar konten yang Anda buat dapat dipilih oleh audiens yang menurut mereka lebih relevan.

2. Tetapkan Tujuan Dari Konten Marketing Anda

Mengapa Anda ingin memulai perencanaan cocntent marketing? Apa tujuan Anda? Apa yang membuat Anda tertarik mulai membuat konten? Mengetahui tujuan apa yang ingin Anda capai sebelum Anda memulai perencanaan dapat membantu Anda menentukan hal-hal seperti apa yang cocok untuk dimasukkan dalam strategi konten marketing.

Semua pemilik bisnis yang ditanya mengenai apa yang diharapkan dari konten marketing yang dibuat, 9 dari 10 akan mengatakan untuk meningkatkan penjualan. Pembuatan konten marketing yang menarik harus dilakukan secara berkala dan bertahap sebelum mencapai hasil akhir berupa peningkatan penjualan.

Pada dasarnya, tujuan utama dari sebuah konten marketing adalah untuk meningkatkan brand awareness – agar lebih banyak orang mengetahui apa yang Anda lakukan, dan siapakah Anda. Di saat awal Anda mencoba membangun setiap konten marketing yang ada menjadi lebih menarik. Anda hanya akan mendapatkan lebih banyak target audience yang melihat bisnis Anda.

Setelah dari fase brand awareness, Anda baru memulai menetapkan tujuan menjadi peningkatan penjualan, maka di sini konten yang dibuat bisa yang fokus ke produk, promo-promo, dan sebagainya. Menentukan tujuan akan menentukan konten seperti apa yang akan Anda buat. Saat Anda sudah membuat konten marketing yang menarik, akan banyak bermunculan target konsumen potensial baru bagi Anda.

3. Konten Yang Dibuat Harus Mendefinisikan Audiens Anda

Tanpa mengetahui siapa target audiens, apa yang mereka butuhkan, dan dimana mereka biasa berkumpul akan mustahil bagi Anda untuk memiliki kesempatan menciptakan konten yang benar-benar mendidik, menghibur, dan mengubahnya pola pikir audiens. Pastikan konten yang Anda buat haruslah mampu mendefinisikan target audiens Anda.

Ketahuilah lebih dalam akan lokasi geografis, pekerjaan, pendapatan dan karakteristik masing-masing audiens. Posisikan diri Anda sebagai audiens dan mulailah memahami motivasi yang dimiliki.

Contohnya: jika bisnis Anda menjual gadget, dan target audiens Anda merupakan orang-orang berusia 14-40 tahun yang sadar akan teknologi, maka konten yang dibuat haruslah mencerminkan kemajuan teknologi saat ini.

4. Upload Konten Diwaktu Yang Tepat

Banyak sekali penelitian di Internet tentang penentuan waktu terbaik untuk kamu dapat mengunggah konten di media sosial, email, website, dan lain – lain. Anda bisa mencoba dengan melihat efektifitas dari konten yang anda telah upload – untuk melihat waktu yang terbaik untuk konten Anda. Berikut ini ada beberapa hasil penelitian yang dapat menjadi insight anda dalam menentukan waktu yang tepat untuk upload konten:

  • Email – Menurut Mail Chimp, waktu terbaik untuk mengirimkan newsletter kepada audiens dalam rentang waktu pukul 8 pagi hingga pukul 2 siang. Pada jangka waktu ini, Anda berpeluang besar mendapatkan respons terbaik dari audiens.
  • Website post – Menurut penelitian yang dilakukan TrackMaven, waktu terbaik untuk upload artikel baru pada website Anda adalah pada pukul 3 sore, karena tidak banyak artikel yang diupload pada waktu tersebut, sementara jumlah audiens yang membaca konten cukup banyak. Sementara hari minggu merupakan hari terbaik untuk upload konten.
  • Facebook – Tingkat engagement di News Feed Facebook akan lebih tinggi 18% pada hari Kamis dan Jumat serta 32 % lebih tinggi pada akhir pekan (Buffer). Waktu terbaik untuk upload konten bervariasi dari pukul 1 siang untuk mendapatkan share yang paling banyak, hingga pukul 3 sore untuk mendapatkan lebih banyak klik.
  • Instagram – Hasil studi menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk post di Instagram adalah di pukul 2 siang sampai pukul 5 siang. Hal ini karena tidak banyak yang upload Instagram di rentang waktu ini dan membuat mereka lebih engaged dengan konten yang ada. Hari dengan engagement terbaik untuk upload Instagram adalah di hari rabu dan kamis.
  • Twitter – Sebuah studi yang dilakukan oleh Twitter menunjukkan bahwa pengguna Twitter lebih ramai beraktivitas 181% lebih banyak saat sedang perjalanan berangkat dari rumah ke sekolah atau kantor dan sebaliknya. Sementara ada studi dari Buffer bahwa waktu terbaik untuk mengunggah konten di Twitter di dini hari, karena akan mendapatkan klik lebih banyak di waktu lain.

5. Tentukan Jenis Konten Yang Ingin Dibuat

Anda kemudian perlu memikirkan jenis konten apa yang ingin Anda buat. Ada berbagai jenis konten yang bisa Anda pilih. Berikut adalah beberapa format konten yang paling banyak digunakan:

a. Blog post

Blog post adalah jenis konten yang paling sering digunakan dalam konten marketing. Blog post biasanya tersedia di website Anda dan dirilis secara rutin untuk menarik pengunjung baru ke website Anda. Post Anda harus memiliki nilai agar audience Anda tertarik untuk membaca dan membagikannya melalui social media. Blog post direkomendasikan agar terdiri dari 1000 – 2000 kata, tapi Anda boleh bereksperimen untuk melihat apakah audience Anda lebih menyukai artikel yang panjang atau lebih pendek.

b. Ebooks

Ebooks adalah tools untuk mengumpulkan lead yang dapat diunduh oleh konsumen potensial setelah mengirimkan formulir utama (seperti misalnya bergabung dengan newsletter Anda) dengan informasi kontak mereka. Ebooks biasanya lebih panjang, lebih mendalam, dan dipublikasikan lebih jarang daripada postingan blog, yang ditulis untuk menarik pengunjung ke situs web.

Ebooks adalah langkah selanjutnya dalam proses pemasaran inbound: Setelah membaca posting blog (seperti yang ini), pengunjung mungkin menginginkan lebih banyak konten dari sebuah ebook dan mengirimkan informasi kontak mereka untuk mempelajari lebih banyak informasi berharga untuk bisnis mereka.

c. Template

Template adalah format konten yang praktis untuk dicoba karena menghasilkan lead untuk Anda sambil memberikan nilai yang lebih tinggi kepada audience Anda. Saat Anda memberi audience template untuk menghemat waktu dan membantu mereka sukses, mereka cenderung akan lebih terlibat dengan konten Anda di masa yang akan datang.

d. Infographics

Infographics dapat mengatur dan memvisualisasikan data dengan cara yang lebih meyakinkan daripada kata-kata saja. Ini adalah format konten yang bagus untuk digunakan jika Anda mencoba berbagi banyak data dengan cara yang jelas dan mudah dimengerti. Jika Anda tertarik untuk membuat infographics, kami sudah menyiapkan artikel tentang tools yang bisa Anda gunakan untuk membuat infographics dengan mudah .

e. Video

Video adalah media konten yang sangat menarik yang dapat dibagikan di seluruh platform media sosial dan situs web. Video memerlukan investasi waktu dan sumber daya yang lebih besar daripada konten tertulis, namun dengan meningkatnya popularitas visual marketing, (konten video lebih mungkin dibagikan melalui social media sebesar 40X daripada jenis konten lainnya ) ini merupakan jenis konten yang patut dicoba.

f. Podcast

Memulai podcast akan membantu audience menemukan merek Anda jika mereka tidak mempunyai waktu atau minat untuk membaca konten setiap hari. Jumlah pendengar podcast semakin berkembang – pada tahun 2016, diperkirakan 57 juta orang mendengarkan podcast setiap bulannya. Jika Anda memiliki orang yang menarik untuk diwawancarai atau melakukan percakapan dengan host, pertimbangkan podcasting sebagai format konten lain untuk bereksperimen.

Jika dibandingkan dengan memasang iklan, konten marketing jauh lebih efisien dan efektif dari sisi keuangan. Iklan mungkin hanya akan menampilkan persuasi atau ajakan untuk mengunjungi web kita dan membeli produk kita, tapi konten marketing yang menarik bisa menghasilkan likes dan share yang akan semakin memperluas jangkauan pasar kita.

Semakin banyak netizen yang menyukai dan membagikan konten yang kita buat, maka akan semakin besar juga kemungkinan konten tersebut menjadi viral dan ditemukan lebih banyak orang lagi. Sedikit banyak tentu saja akan berpengaruh pula pada konversi penjualan. Itulah pentingnya membuat konten yang menarik dan viral dalam berbisnis serta strategi konten marketing yang baik dan benar bagi bisnis anda.

Sumber Referensi :

 

Tips Remarketing Dalam Bisnis Saat Ini

Tips Remarketing Dalam Bisnis Saat Ini

Sedikit Tentang Remarketing

Tips remarketing dalam bisnis merupakan hal yang patut untuk anda ketahui. Ketika seseorang membeli sesuatu yang dibutuhkan (diinginkan), terlebih dulu mereka akan mengecek informasi barang atau jasa yang dicarinya tersebut secara online.

Mungkin saja mereka akan mengunjungi website anda, namun tidak semua pengunjung langsung melakukan transaksi di kunjungan pertamanya. Untuk itulah dibutuhkan sebuah cara untuk meyakinkan pengunjung agar melakukan transaksi di website anda.

Salah satu cara yang bisa anda lakukan yaitu dengan melakukan “remarketing campaign”. Remarketing campaign yaitu cara yang efisien untuk menampilkan iklan spesifik kepada mereka yang pernah mengunjungi website anda sebelumnya.

Remarketing merupakan bagian penting dari rencana pemasaran Anda karena membantu Anda terhubung dengan orang-orang yang menunjukkan minat pada bisnis Anda dan mendorong mereka untuk menjadi pelanggan. Jika Anda tidak ingin kehilangan penjualan untuk bisnis Anda, Anda perlu berinvestasi dalam remarketing untuk mendapatkan prospek tersebut.

Pada halaman ini, kami akan membahas tujuan dan tips remarketing dalam bisnis untuk membantu Anda mencapai tujuan tersebut

Baca Juga Digital Marketing Untuk Mendapatkan Penghasilan

Mengapa Remarketing Itu Penting ?

Jangan pernah melupakan pentingnya menyampaikan pesan yang relevan secara kontekstual kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat. Hal ini tidak akan membiarkan pengguna melupakan merek dari produk Anda. Dan Anda akan menjadi yang pertama diingat saat pengguna tersebut akhirnya memutuskan untuk melakukan pembelian. 

  1. Satu dari lima pemasar sekarang memiliki anggaran khusus untuk remarketing (DIGIDAY).
  2. Tiga puluh persen konsumen memiliki reaksi positif atau sangat positif terhadap iklan yang ditargetkan ulang, vs. 11 persen yang merasa negatif tentangnya (comScore).
  3. Rata-rata rasio klik-tayang untuk iklan bergambar adalah 0,07 persen, dan rata-rata klik-tayang untuk iklan yang ditargetkan ulang adalah sekitar 0,7 persen (DIGIDAY).
  4. Perusahaan CPY, Kimberly-Clark menerima rasio konversi 50 hingga 60% lebih tinggi di antara pelanggan yang telah ditargetkan ulang (DIGIDAY).

Apa Sasaran Remarketing Anda ?

Sebelum mengetahui tips remarketing dalam bisnis anda perlu menentukan sasaran dari remarketing bisnis anda. Saat Anda membuat kampanye pemasaran apa pun, Anda perlu menetapkan sasaran. Sasaran ini membantu Anda membentuk kampanye Anda. Anda harus menentukan sasaran untuk kampanye Anda, sehingga Anda dapat menyusun kampanye yang berhasil.

Perusahaan terutama menetapkan dua jenis sasaran untuk kampanye remarketing mereka, yaitu mendapatkan prospek untuk bertindak dan membangun kesadaran merek mereka.

1. Dorong Pelanggan Untuk Bertindak

Perusahaan menggunakan remarketing agar audiens mereka mengambil tindakan, yang biasanya melakukan pembelian. Perusahaan-perusahaan ini menargetkan orang-orang yang sedang mempertimbangkan produk mereka.

Baik seseorang menjelajahi produk atau meninggalkan keranjangnya, perusahaan dapat menargetkan ulang orang-orang tersebut untuk mendorong mereka mempertimbangkan kembali dalam melakukan pembelian.

2. Bangun Kesadaran Brand

Beberapa perusahaan akan menggunakan iklan yang dipasarkan ulang untuk membangun kesadaran brand. Ini akan membantu bisnis Anda menjadi yang terdepan di benak orang.

Dengan membuat iklan yang membangun kesadaran brand, konsumen akan lebih mengenal dan mempercayai perusahaan Anda. Anda ingin prospek melihat iklan Anda dan mengenali brand Anda untuk pada akhirnya memperoleh lebih banyak konversi. Ketika tiba waktunya untuk melakukan pembelian, mereka akan mengingat brand Anda dan memilih perusahaan Anda daripada pesaing.

Ini adalah dua sasaran utama kampanye remarketing yang harus selalu Anda pikirkan saat menetapkan sasaran Anda. Anda juga harus menetapkan tujuan dengan angka tertentu terkait tayangan atau konversi, karena ini akan memandu Anda untuk mencapai hasil yang nyata.

Tetapkan sasaran yang praktis dan dapat dihitung untuk membuat kampanye remarketing yang lebih berhasil yang mengubah prospek berkualitas untuk brand Anda.

Tips Remarketing Dalam Bisnis Yang Anda Miliki

1. Pilih Audiens Yang Tepat

Jika Anda ingin memiliki kampanye remarketing yang sukses, Anda harus memulai dengan audiens Anda. Jika Anda tidak menargetkan audiens yang tepat untuk brand Anda, Anda berisiko kehilangan prospek yang mudah dikonversi dan Anda tidak akan melihat hasil terbaik untuk bisnis Anda.

Anda dapat menggunakan daftar dari metode pemasaran Anda yang lain untuk menemukan prospek. Profil media sosial dan pemasaran email Anda adalah sumber yang bagus untuk menargetkan orang-orang yang tertarik atau telah memeriksa produk Anda.

2. Segmentasikan Audiens Anda

Ada banyak orang di antara audiens Anda yang memiliki minat yang sama atau melihat produk serupa. Jadi, saat Anda membuat kampanye, Anda akan melihat lebih banyak kesuksesan dengan kampanye Anda jika anggota grup masuk dalam kategori tertentu.

Misalkan Anda memiliki bisnis kaos kaki. Anda akan melihat beberapa orang melihat karpet, sementara yang lain melihat lantai kayu keras. Karena mereka melihat produk yang sangat berbeda, Anda ingin memasarkan ulang kepada mereka secara terpisah.

Anda dapat memecahnya lebih jauh dan mengelompokkan audiens berdasarkan apa yang mereka lihat juga. Ini akan membantu Anda membuat iklan yang dipersonalisasi yang menarik bagi audiens Anda.

Saat Anda mengelompokkan audiens berdasarkan minat mereka, Anda dapat memberikan konten yang lebih disesuaikan yang akan membantu mereka berkonversi.

3. Pertimbangkan Remarketing Dinamis

Bentuk remarketing lanjutan adalah remarketing dinamis yang melayani riwayat penjelajahan pemirsa Anda. Dengan menggunakan teknik pemasaran dinamis dalam kampanye Anda, Anda akan dapat menarik prospek kembali ke situs Anda dengan lebih baik.

Saat Anda menggunakan remarketing dinamis, Anda dapat menampilkan iklan berisi produk yang telah dilihat pengunjung sebelumnya. Jika Anda memiliki audiens yang dikelompokkan berdasarkan minat mereka, ini akan semakin memudahkan untuk mengiklankan produk kepada mereka.

Remarketing dinamis juga memungkinkan Anda memilih tata letak terbaik berdasarkan orang dan perangkat yang mereka gunakan. Ini membantu Anda memberikan pengalaman periklanan yang lebih baik untuk audiens Anda. Dengan menggunakan remarketing dinamis, Anda dapat memberikan pengalaman iklan yang lebih baik kepada prospek.

4. Buat Iklan Yang Mencerminkan Bisnis Anda

Jika Anda akan membuat iklan, penting bagi Anda untuk membuat iklan yang mencerminkan brand Anda. Anda perlu memastikan bahwa anggota audiens Anda akan mengenali bahwa iklan tersebut dari bisnis Anda.

Untuk melakukan ini, Anda sebaiknya menggunakan skema warna dan gaya khas yang terkait dengan perusahaan Anda. Ini akan membantu orang segera mengenali iklan bisnis Anda saat mereka menyadarinya.

Dengan memberikan sentuhan unik pada iklan Anda, merek Anda akan selalu diingat orang. Bangun pengenalan merek agar menonjol di antara pesaing Anda untuk mendapatkan lebih banyak konversi prospek pada saat pembelian.

5. Buat Iklan Responsif

Anda harus membuat iklan responsif untuk kampanye remarketing Anda. Iklan responsif penting karena membantu memberikan pengalaman iklan yang lebih baik kepada audiens Anda. Iklan responsif menyesuaikan ukurannya agar pas dengan layar. Ini memungkinkan semua jenis pengguna untuk melihat iklan dalam format terbaik untuk perangkat mereka.

Selain itu, mereka sesuai dengan ruang iklan di setiap perangkat yang digunakan audiens Anda. Misalnya, jika Anda memiliki satu prospek yang melihat iklan Anda di seluler dan yang lainnya di desktop, iklan akan mengubah tampilannya agar sesuai dengan ruang yang menempati perangkat.

Apakah Anda memiliki iklan spanduk, iklan dinamis, atau jenis media promosi lainnya, desain responsif memastikan bahwa iklan Anda menyesuaikan dengan pengalaman audiens Anda. Ini berarti bahwa semua pengguna akan mendapatkan pengalaman positif dengan iklan Anda yang akan membuat mereka lebih cenderung untuk berkonversi.

6. Berikan Iklan Pada Orang Yang Membeli Sebelumnya

Saat Anda menjalankan kampanye remarketing, Anda akan memperoleh lebih banyak konversi dan meningkatkan keuntungan bisnis. Ini mungkin tampak seperti ujung jalan, tetapi ada potensi untuk memperoleh lebih banyak konversi.

Jika konsumen membeli sesuatu tanpa item tambahan yang dapat bekerja dengan produk tersebut, Anda memiliki kesempatan untuk membuat konversi tambahan dari informasi tersebut. Ini adalah cara yang bagus untuk terhubung dengan prospek yang sudah menyukai produk Anda dan memperoleh lebih banyak konversi untuk bisnis Anda.

Misalnya, apakah Anda pernah membeli sesuatu dan kemudian menerima email atau melihat iklan untuk item yang terkait dengan produk yang Anda beli? Ini dimaksudkan agar Anda melakukan pembelian tambahan. Banyak perusahaan akan menggunakan taktik “jika Anda menyukai ini, Anda akan menyukai ini” untuk membuat lebih banyak penjualan dan menarik konsumen untuk membeli item tambahan.

Pikirkan seperti ini: Jika seseorang membeli konsol game, mereka akan menginginkan hal-hal seperti game, pengontrol tambahan, atau pengisi daya untuk pengontrol, di antara produk lainnya. Anda dapat menggunakan remarketing untuk mengiklankan produk tambahan kepada orang-orang ini. Dengan mengiklankan produk baru kepada orang-orang yang sebelumnya telah membeli produk dari situs web Anda, Anda akan meningkatkan konversi untuk bisnis Anda.

7. Jadwalkan Iklan Pada Waktu Yang Tepat

Saat Anda membuat kampanye remarketing, Anda tidak ingin membuang-buang uang untuk iklan jika target audiens Anda tidak melihatnya. Anda dapat mencegah hal ini dengan menjadwalkan iklan Anda untuk muncul pada saat prospek Anda kemungkinan besar akan melihatnya.

Anda perlu meneliti audiens target Anda untuk memahami kapan mereka kemungkinan besar akan online. Setelah Anda mengetahui waktu dan hari, Anda dapat mengatur agar iklan Anda muncul di sekitar waktu tersebut.

Dengan menjadwalkan iklan pada waktu yang tepat, Anda akan melihat lebih banyak kesuksesan dengan kampanye remarketing Anda.

Demikian penjelasan singkat mengenai remarketing dan tips remarketing dalam bisnis. Pada hakikatnya, remarketing adalah strategi marketing yang patut diperhatikan dengan baik oleh para marketer saat ini.

Sebab, dengan strategi ini anda dapat meraih tingkat penjualan yang tinggi, bahkan memenuhi target pemasaran anda.

Bagaimana kalian ? Semakin tertarik dengan strategi yang satu ini ?

Sumber Referensi : 

8 Tips Marketing Menggunakan Media Sosial

8 Tips Marketing Menggunakan Media Sosial

Pentingnya Marketing Dengan Media Sosial

Marketing Dengan Media Sosial saat ini hasilnya sangat menjanjikan, karena Media sosial sudah menjadi media pemasaran yang banyak digunakan saat ini. Terlebih di era digital ini banyak sekali orang yang berlomba-lomba untuk mendirikan bisnis online. Sehingga pengetahuan tentang media sosial marketing ini menjadi sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang, terutama mereka yang sedang menjalankan bisnis online. Banyak strategi yang bisa dilakukan untuk melakukan pemasaran di media sosial. Baik untuk bisnis dalam skala besar maupun bisnis skala kecil.

Kenapa penting? Karena saat ini sosial media marketing masih menjadi strategi marketing paling efisien dan worth-it. Dan tidak mengenal skala bisnisnya, bisnis yang nilainya masih jutaan pun bisa langsung menggunakan sosial media marketing. Contohnya adalah dengan menggunakan jasa iklan facebook dan jasa iklan instagram.

Untuk bisnis skala besar, biasanya mereka sudah memiliki konsumen tetap dari setiap produknya. Namun untuk bisnis skala kecil, biasanya mereka masih memerlukan banyak usaha untuk mendapatkan banyak konsumen. Oleh karena itu, mereka sangat perlu mempelajari strategi media sosial marketing untuk bisnis skala kecil. Sehingga mereka bisa menarik banyak konsumen melalui media sosial.

Tips Marketing Dengan Media Sosial

Bukan rahasia umum lagi jika di era digital, sosial media marketing dijadikan medium untuk meraih kesuksesan dalam meningkatkan penjualan secara online di berbagai e-commerce maupun jualan offline. Oleh sebab itu, sebagai pengusaha, Anda harus bisa punya strategi digital marketing dan pandai memilih platform media sosial yang tepat untuk lapak promosi Anda. Berikut ini beberapa tips marketing dengan media sosial yang wajib untuk diketahui :

1. Buat Konten Live Video

Konten Live
Source : https://s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/magazine.job-like.com/magazine/wp-content/uploads/2020/11/05133754/shutterstock_603258149.jpg

Konten live atau siaran langsung kini menjadi popular dan menjadi salah satu strategi pemasaran yang cukup efektif dan digemari semua kalangan pengguna media sosial. Bagi Anda yang belum pernah membuat konten live video, kini saatnya Anda mulai menjajal cara ini. Kuncinya, percaya diri saja, tak perlu malu-malu yang penting konten yang Anda buat relevan dengan usaha Anda.

Mulai dulu dengan cara sederhana, misalnya tentukan dulu produk apa yang akan Anda jadikan tema untuk konten live video di sosmed dagangan Anda. Lalu, buatlah semacam panduan sederhana seperti tentukan berapa lama waktu ngbrolnya, apakah akan ada review produk atau semacam unboxing produk tersebut, hingga hal-hal penting lainnya yang perlu diinfokan kepada followers atau calon konsumen Anda. 

Bagi pemula dengan followers bisnis sedikit, pastikan Anda harus siap mental juga. Tak perlu sedih apabila nantinya hanya ada segelintir orang saja yang menonton. Ingat ya, santai saja dan berpikir positif saat akan membuat konten promosi untuk siaran langsung di sosmed Anda. Lakukan secara bertahap, atau Anda bisa juga berkolaborasi dengan orang lain yang sudah punya banyak followers untuk membuat konten live video.  

2. Bisa Menggunakan Influencer Marketing

Dalam dunia digital marketing, influencer marketing bukanlah cara baru. Influencer merupakan tokoh atau sosok yang populer dan memiliki banyak pengikut (followers) di media sosial. Hal ini membuat mereka punya pengaruh besar di dalam komunitas atau orang-orang yang menggunakan media sosial itu sendiri. Para influencer ini bisa saja berasal dari berbagai bidang, usia dan keahlian yang berbeda-beda.

Agar jualan Anda makin dikenal banyak orang, gunakan jasa influencer untuk memasarkan produk Anda. Jasa influencer sangat diminati sebab efektif untuk mendongkrak brand-awareness produk/jasa sekaligus penjualan. Supaya strategi marketing dengan jasa influencer tepat sasaran, pastikan dulu untuk melakukan riset dan memilih sosok influencer yang tepat dan relevan dengan bidang bisnis yang Anda miliki/jalankan.

3. Fokus Pada Sasaran Promosi Online

Tetap Fokus
Source : https://iphincow.com/wp-content/uploads/2017/11/Fokus.jpg

Pemasaran melalui media sosial bisa dilakukan oleh siapa saja, cukup memiliki akun jejaring sosial, Anda bisa melakukan pemasaran. Namun, pemasaran yang fokus dan tepat sasaran agak susah dilakukan. Sebelum memasarkan produk ada baiknya menentukan targetnya terlebih dahulu.

Lebih baik melakukan promosi kepada ratusan orang yang tepat sasaran daripada ribuan orang yang belum tentu mau membaca konten promosinya. Selain itu, promosi ke user yang telah ditargetkan juga bisa meningkatkan penjualan produk.

4. Menggunakan Hastag Saat Posting

Menggunakan Hastag
Source : https://wearyourvoicemag.com/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-2020-07-14T154727.238.png

Salah satu strategi promosi yang efektif melalui sosial media adalah seberapa akurat dan rajinnya kita menggunakan hashtag (#). Dengan kata lain, hashtag berperan sebagai discovery tool agar pengguna lain dapat menemukan tweet Anda, bahkan untuk mereka yang bukan follower Anda.

Gunakan hashtag dengan benar! Jangan gunakan terlalu banyak hashtag. Cukup gunakan maksimal dua buah tanda pagar dalam tweet Anda. Riset telah membuktikan bahwa menggunakan tagar lebih dari dua hasilnya tidak akan optimal.

5. Personalisasi Konten

Personalisasi Konten
Source : https://www.zohowebstatic.com/sites/default/files/personalize-surveys-header-2x.png

Penggunaan konten visual di media sosial terbilang efektif dalam memasarkan produk / brand usaha Anda. Buatlah konten dengan informasi visual yang mudah dikenal dan diingat oleh calon konsumen dan pelanggan Anda. Lakukan riset, konten visual seperti apa yang saat ini digemari oleh konsumen. Pastikan semua konten visual yang akan di posting di media sosial memiliki kualitas yang baik agar tercipta interaksi dan meningkatkan jumlah followers.

Lakukan personalisasi konten dalam strategi marketing media sosial bisnis/usaha Anda. Cara ini efektif dalam menggaet calon konsumen ketika melihat iklan dan promosi Anda hingga akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut. Buatlah rancangan rencana konten yang sudah disesuaikan dengan riset produk Anda. Lalu, susun strategi marketing dengan menerapkan konsep personalisasi konten.Gunakan hasil analitik untuk memaksimalkan konten Anda yang sesuai dengan pangsa pasar saat ini.

Strategi pemasaran media sosial dikatakan efektif apabila bisa menyeimbangkan antara konten yang dikurasi maupun konten yang dibuat sendiri. Membuat konten sendiri memang memerlukan usaha yang lebih, tetapi apabila hal tersebut bisa anda lakukan dengan baik, maka akan dapat meningkatkan traffic terhadap website anda. Website akan dikunjungi lebih banyak pembaca, sehingga bisa memperoleh review yang lebih baik.

anda harus bisa memastikan bahwa setiap bagian konten yang anda buat telah memiliki pesan yang berharga bagi pembaca, sehingga mereka akan mengulang untuk mengunjungi website anda. Ciri konten yang valuable yaitu dapat menjawab pertanyaan para pembacanya, dapat menyelesaikan masalah dan memberikan manfaat bagi yang membacanya.

Dengan memposting konten yang valuable, anda bisa mendapatkan banyak manfaat seperti reputasi bisnis semakin membaik, ranking SEO semakin tinggi, para influencer akan merekomendasikan konten bisnis anda serta membuka peluang bagi bisnis anda untuk bisa diliput oleh media.

6. Membangun Kredibilitas

Kredibilitas
Source : https://static.wixstatic.com/media/a02ac9_e7f48690a12b4587abbb93c8fca91d08~mv2.jpg/v1/fill/w_734,h_489,al_c,q_90/a02ac9_e7f48690a12b4587abbb93c8fca91d08~mv2.jpg

Membangun kepercayaan untuk suatu bisnis di media sosial tidaklah serumit yang dibayangkan. anda tidak harus memiliki banyak pengikut atau followers, tapi hanya perlu menghubungkan bisnis anda dengan orang-orang yang tepat.

Anda bisa memulai proses ini dengan membangun brand awareness. Hal yang bisa anda lakukan untuk membangun brand awareness yaitu dengan menciptakan visibilitas online yang merupakan representasi dari bisnis anda.

Anda bisa mulai mengembangkan bisnis anda dengan menggambarkan identitas brand  secara visual. anda juga harus mendesain tampilan website, blog, dan media sosial sesuai dengan jenis bisnis anda. Apabila tidak dapat melakukannya sendiri, anda juga bisa meminta bantuan kepada desain profesional untuk mendesainkan blog dan website anda agar lebih menarik.

7. Batasi Platform Media Sosial Yang Digunakan

Batasi platform media sosial
Source : https://i.kinja-img.com/gawker-media/image/upload/c_fill,f_auto,fl_progressive,g_center,h_675,pg_1,q_80,w_1200/umg8bvn9jklc9cjhxmvi.png

Salah satu tips yang juga penting untuk diperhatikan oleh bisnis skala kecil yaitu menemukan beberapa platform sosial media, di mana kamu bisa membangun eksistensi yang kuat di sana. Banyaknya platform yang tersedia akan membuat kamu sulit untuk membangun keberadaan yang kuat di setiap platform. Menggunakan banyak sosial media tanpa adanya fokus yang jelas juga akan sangat membuang waktu karena tidak akan memberikan hasil apapun.

Tidak ada gunanya, jika kamu menghabiskan banyak waktu dan sumber daya hanya untuk berinvestasi ke dalam sebuah platform yang hanya sedikit penggunanya. Kamu bisa memaksimalkan usaha pada platform di mana kamu tahu bahwa pelanggan kamu banyak yang terlibat aktif didalamnya.

8.Terus Lakukan Peningkatan Strategi

Peningkatan Strategi
Source : https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSAxU1Aw92tNk71yiXylOslytfcQj8No28S9A&usqp=CAU

Melakukan pemasaran online melalui media sosial bisa menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan peningkatan angka penjualan. Tentunya, Anda harus pahami dulu hal-hal mendasar dalam berjualan di media sosial. Terus lakukan perbaikan strategi dan mencoba hal-hal baru untuk menemukan cara marketing yang sesuai dengan bisnis Anda. Perlahan namun pasti, ketika Anda sudah menerapkan semua cara marketing di sosial media, imbangi juga dengan peningkatan kualitas produk/jasa Anda agar Anda bisa meraih untung maksimal.

Demikianlah ulasan mengenai pemasaran melalui media sosial yang bisa menjadi solusi pemasaran digital untuk bisnis Anda. Tentu, jangan asal-asalan dalam membuat akun media sosial hanya sekedar untuk mencoba mempopulerkan bisnis Anda saja. Tetapi, gunakan strategi yang ampuh berdasarkan tips marketing dengan media sosial yang sudah kami berikan untuk menciptakan sistem pemasaran yang efektif, unik dan digemari banyak orang.

Referensi : 

Digital Marketing untuk Mendapatkan Penghasilan

Digital Marketing untuk Mendapatkan Penghasilan

Digital marketing mendapatkan penghasilan – Digital marketing sangat efektif dalam segi biaya, dan lebih mudah dalam mendalami pasar dan Anda tahu pelanggan yang dicari. Anda dapat lebih mudah melihat berapa traffic atau banyaknya orang yang mengakses email dan tertarik dengan apa yang Anda jual. Jadi di dunia digital sekarang ini waktunya untuk memulai bisnis dengan digital marketing.

Jadi mari kita bahas lebih dalam lagi tentang hal ini dan kita mulai dengan :

1. Ketahuilah target pasar kalian dan tahu bagaimana cara mentarget mereka

 

Jika Anda tidak memiliki target orang yang tepat maka Anda akan kehilangan uang. Anda perlu mencari target pasar atau cari perusahaan pemasaran online yang profesional untuk membantu bisnis Anda.

Ketahui kebiasaan belanja mereka, bagaimana tipe pelanggan kalian terlihat ?, dan bagaimana cara mentarget mereka. Setelah Anda tahu siapa yang akan menjadi target pasar Anda, sekarang adalah mengatur strategi dan mengatur bagaimana cara mentarget mereka. Ketahuilah target pasar Anda juga dari segi umur, jenis kelamin, apa yang membuat mereka tertarik dan informasi penting lainnya.

2. Optimalkan Website atau situs Anda

 

Pemilik perusahaan mengetahui websitenya harus dioptimasi seperti search engines akan menemukan dan merangking websitenya. Jika Anda belum mengetahui tentang ini kamu juga bisa belajar tentang SEO disini dan Anda akan dapat menguasainya dengan cepat.

3. Menulis Blogs atau Artikel

 

Menulis Blog dapat membantu SEO Anda. Dengan kata kunci yang relevan dan konten yang kaya akan merespon dan memicu mesin pencari memberi perangkat situs Anda lebih tinggi dan dapat memperluas jangkauan pelanggan Anda. 

Hal ini dapat membuat interaksi dengan pelanggan yang akan mengubah prospek dan pelanggan Anda akan mengingat dan menjadi pelanggan setia.

4. Backlink dan Internal Link

 

Backlink atau tautan balik akan berpengaruh pada SEO website Anda. Tautan balik adalah ketika situs web lain menautkan ke halaman di situs Anda. Ketika Anda mendapat backlink dari situs yang memiliki traffic tinggi dari Anda, itu dapat mengirim sinyal ke Google bahwa situs Anda kredibel dan dapat meningkatkan peringkat Anda. 

Semakin banyak backlink yang Anda tautkan di Website Anda maka akan banyak juga kemungkinan Anda untuk naik dalam peringkat pencarian.

5. Menjaga konten agar tetap up to date

 

Memperbarui konten website Anda akan menjadi alasan untuk google untuk tetap memberi peringkat situs Anda. Memiliki konten baru dan terkini juga membuat pelanggan Anda kembali dan terus kembali. 

Semakin banyak Anda memperbarui konten, semakin besar peluang Anda untuk mempertahankan peringkat pencarian yang lebih tinggi.

6. Mempunyai website dengan design yang keren

 

Memiliki website yang memiliki fitur menarik dan keren serta mudah untuk dinavigasi dan digunakan maka dapat membangun kepercayaan pelanggan Anda.

7. Email Marketing

 

Pemasaran email masih sangat penting untuk bisnis tidak peduli seberapa besar atau kecilnya mereka mengirim email ke pelanggan Anda adalah cara yang hemat biaya memasarkan kepada mereka secara langsung.

8. Integrasikan media social ke dalam situs Anda

 

Jika Anda belum melakukannya, Anda harus melakukannya. Adanya media social sangat penting untuk mengembangkan bisnis Anda karena dapat memperluas jangkauan Anda di pasar serta hal ini dapat mendatangkan pengikut yang potensial.

9. Manajemen Reputasi

 

Pelanggan Anda dapat menjadi duta merek Anda jika mereka mendapat pengalaman yang baik dan membagikan di Google atau situs media social. Mereka juga bisa menjadi mimpi buruk dan terburuk Anda jika meninggalkan ulasan buruk. 

Sangatlah penting untuk berterima kasih kepada pelanggan yang memberikan ulasan yang baik dan untuk berkomunikasi dengan pelanggan yang memberikan ulasan buruk.

Manajemen reputasi sangat penting untuk pemasaran online jika dilakukan dengan benar maka akan berkembang pesat.

10. Pemasaran Ulang

 

Pemasaran ulang dapat menjadi trik yang penting untuk dilakukan dalam pemasaran online. Taktik ini menargetkan calon pelanggan yang telah mengunjungi situs Anda, tetapi mungkin tidak melakukan pembelian. 

Dengan pemasaran ulang, iklan Anda akan muncul di situs lain yang dikunjungi calon pelanggan tersebut sehingga menjadikan nama merek Anda ada di depan mata mereka meskipun mereka tidak ada di situs Anda.

Dengan demikian, mengingatkan mereka tentang produk dan layanan Anda berulang kali, yang mendorong mereka untuk kembali ke situs Anda dan melakukan pembelian yang tidak mereka lakukan sebelumnya.

Baca juga artikel kami lainnya Mengenal bisnis B2B dan B2C!

Digital marketing mendapatkan penghasilan – Pemasaran digital telah mengubah cara bisnis dapat memasarkan kepada pelanggan mereka. Dengan semua data yang sekarang dapat kami kumpulkan tentang calon pelanggan. Kami dapat menyesuaikan perjalanan pembelian mereka, meningkatkan konversi dan membuat pelanggan datang kembali. Dengan kiat pemasaran online seperti ini yang terpenting adalah eksekusi.

Anda sebagai pemilik bisnis dapat mengatur otomatisasi email, mendesain website, menargetkan ulang pelanggan, dan mengoptimalkan situs.

Untuk membuat website bisnis Anda yang keren dan menarik  dapat mengunjungi website Bali Om Design terdapat banyak paket seperti website dan graphic design.

Nah itulah beberapa 10 tips digital marketing mendapatkan penghasilan yang bisa Anda lakukan dan semoga berhasil.

 

Mengenal B2B dan B2C Dalam Bisnis

Mengenal B2B dan B2C Dalam Bisnis

Mengenal B2B dan B2C

Mengenal b2b dan b2c dalam dunia bisnis itu sangat penting, karena pengertian sebuah bisnis erat kaitannya aktivitas produksi, pembelian, penjualan dan pertukaran barang serta jasa yang melibatkan orang atau perusahaan. Dalam lingkup yang lebih sempit, pengertian tentang bisnis kerap dikaitkan dengan usaha, perusahaan, atau organisasi yang menghasilkan produk berupa barang maupun jasa.

Salah satu fokus utama yang menjadi dasar sebuah usaha didirikan adalah target pasar serta sistem bisnis yang akan digunakan. Dalam prakteknya, terdapat dua jenis sistem bisnis yang perlu Anda ketahui. Yakni sistem business to business (B2B) dan business to customer (B2C). Sebagai pelaku usaha, Anda perlu memahami berbagai istilah dalam dunia bisnis dan disini kita akan lebih mengenal b2b dan b2c itu.

Baca Juga : Strategi Marketing Di Masa Pandemi

Apa Itu B2B dan B2C ?

B2B, adalah penjualan produk atau jasa yang diberikan oleh satu bisnis dan diperuntukan untuk bisnis lainnya. Contohnya, jika Anda menjalankan bisnis yang menjual bahan pakaian dan Anda melakukan penjualan ke store-store atau bisnis fashion yang ada. Positioning dalam bisnis Anda yang diperuntukkan untuk perusahaan lain disebut B2B, bukan langsung kepada perorangan atau grup.

b2b
Source : https://cdn.datafloq.com/cache/blog_pictures/1200×630/b2b-ecosystems-big-data-transform-sales-marketing.jpg

B2C, adalah bisnis yang melakukan pelayanan atau penjualan barang atau jasa kepada konsumen perorangan atau grup secara langsung. Dengan kata lain, bisnis jenis ini berhubungan langsung dengan konsumen bukan perusahaan atau bisnis lainnya.

b2c
Source : https://image.freepik.com/free-vector/b2c-business-consumer-iconic-background_7505-607.jpg

Contohnya, jika Anda memiliki bisnis makanan. Dan menjualnya kepada konsumen perorangan, berarti bisnis Anda B2C. Tetapi jika Anda menjual makanan dalam jumlah besar kepada bisnis lainnya, berarti bisnis Anda adalah B2B.

Dari penjelasan singkat ini, nampak jelas bahwa perbedaan B2B dan B2C terletak pada target pembelinya. Barang yang ditawarkan bisa saja sama. Tapi, siapa yang membeli jadi hal yang penting.

Perbedaan B2B dan B2C

Ada beberapa perbedaan yang kontras, terutama pada penanganan social media. Berikut ini beberapa perbedaan antara B2B dan B2C yang bisa dijadikan referensi bagi Anda, yaitu :

1. Target audiens atau pasar

Dilihat dari namanya, B2B dan B2C jelas memiliki target pasar yang berbeda. B2B menyasar pelaku-pelaku bisnis, sedangkan B2C menargetkan pembelian oleh konsumen perorangan. Dari sini saja terlihat bahwa perbedaan B2B dan B2C begitu besar.

Secara jumlah, prospek pasar B2B cenderung kecil. Bisa dibilang begitu karena jumlah pengusaha atau produsen pastinya lebih kecil dibandingkan konsumennya. Itu mengapa B2B memiliki potensi penjualan yang kecil dan spesifik.

Lain halnya dengan B2C yang menargetkan konsumen. Potensi pasar B2C sangat luas dan kemungkinannya hampir tak terbatas. Bayangkan apa saja barang yang bisa dijual ke 264 juta penduduk Indonesia? Banyak sekali bukan? Inilah yang disebut sebagai kemungkinan yang tak terbatas.

Meski perbedaannya begitu kentara, kita tak bisa mengatakan satu model bisnis lebih baik di antara lainnya. Perbedaan keduanya hanyalah seperti alamat atau kebutuhan yang berbeda.

2. Jumlah pembelian dan harga

Dalam marketing, siapa yang membeli ikut mempengaruhi jumlah barang yang dibeli berikut juga harganya. Untuk B2B misalnya, tidak perlu menjual barang dalam jumlah besar untuk mendapatkan omset tinggi. Karena pada dasarnya, harga per unit pada model B2B sudah sangat tinggi.

Tidak menutup kemungkinan kalau pembelian dalam skema B2B juga terjadi dalam jumlah yang besar. Dari sebuah sumber dikatakan bahwa nilai rata-rata kontrak B2B milik Lippo Group, Mbiz, berhasil mencetak rata-rata nilai kontrak sebesar Rp 312 juta.

Berbeda halnya dengan marketing B2C. Model satu ini mengharuskan Anda menjual produk dalam jumlah besar untuk memaksimalkan omzet. Tak lain, ini karena harga barang per unitnya sudah sangat murah. Ditambah, tak banyak orang yang membeli barang-barang retail dalam jumlah besar.

3. Motivasi

Anda harus bisa memahami motivasi pembeli agar bisa menjalankan strategi marketing dengan baik. Sama halnya dengan kedua model bisnis ini.

Motivasi yang biasa dimiliki oleh pembeli pada model B2B adalah memaksimalkan profit, efisiensi produk, dan investasi. Klien mereka bukanlah orang yang memenuhi kebutuhannya atas dasar emosional. Klien mereka adalah yang selalu melakukan pertimbagan logis. Jadi, produk tersebut harus benar-benar menguntungkan bagi mereka.

Sementara itu, motivasi yang terjadi pada pembeli di model bisnis B2C ada banyak sekali. Kemungkinan mereka membeli produk hanya untuk mencoba model baru, ada promo, benar-benar suka dengan produknya, untuk hadiah, dan motivasi lainnya. Jadi, motivasi para pembeli pada bisnis B2C dalam melakukan pembelian selalu dilakukan atas dasar emosi.

Walaupun mereka melakukan pertimbangan logis, namun pembeli B2C akan lebih fokus menggunakannya untuk kebutuhannya saja. Mereka tidak berpikir untuk menjual kembali produk tersebut.

4. Pengambilan Keputusan

Seperti yang sudah dibahas pada poin sebelumnya, klien pada bisnis B2B merupakan klien yang melakukan pertimbangan logis. Mereka harus melakukan banyak pertimbangan dan keuntungan jangka panjang sebelum membeli suatu produk. Oleh karena itu, sering kali ada banyak pihak yang dimintai pendapat dan pertimbangan.

Dalam membeli satu unit produk saja sebuah perusahaan sering meminta pendapat para direktur, manajer, bagian finansial, legal, hingga marketing. Sehingga, jangan heran jika mereka membutuhkan waktu yang lama dalam pengambilan keputusan dan memulai terjadinya transaksi.

Disisi lain, pembeli produk B2C hanya akan mengambil keputusan secara individu saja, karena produk yang mereka beli hanya akan digunakan untuk pribadi mereka. Jika ada pihak lain yang dimintai pertimbangan, proses tersebut tidak akan serumit seperti halnya B2B. Oleh karena itu, pembeli pada produk retail akan lebih cepat melakukan transaksi.

5. Hubungan penjual dengan pembeli

Praktik bisnis B2B dan B2C memiliki hubungan antara penjual dan pembeli yang berbeda. Sifat kontras ini sedikit banyak dipengaruhi oleh motivasi dan proses pembuatan keputusan.

Dalam kasus B2B, misalnya. Proses yang panjang dan rumit membuat klien B2B bisnis cenderung menjalin hubungan jangka panjang dengan supplier-nya. Sekali klien merasa puas dan cocok dengan kualitas produk serta pelayanan, klien B2B kemungkinan akan terus memakai supplier tersebut. Bisa dikatakan reputasi dan pengalaman menjadi faktor penting bagi kesuksesan bisnis B2B.

Hal di atas sangat berbeda dengan hubungan B2C. Motivasi personal dan pengambilan keputusan yang cepat membuat hubungan pembeli dan penjual berlangsung jangka pendek. Ditambah, ada banyak pilihan produk dan promo di pasaran. Ini menyebabkan pelanggan bisa dengan mudah berpindah ke satu produk ke produk lainnya. Tak aneh jika salah satu tantangan bisnis B2C adalah meningkatkan loyalitas pelanggan.

6. Persaingan

Dalam dunia bisnis, persaingan adalah hal yang biasa. Namun, kita perlu memahami kenapa persaingan itu bisa terjadi. Dengan begitu, kita akan lebih mampu menyusun strategi pemasaran yang efektif untuk memenangkan perdagangan.

Jika dilihat dari jumlah pelaku bisnis B2B, model bisnis ini mempunyai tingkat persaingan yang cenderung lebih sedikit. Hal ini dikarenakan masyarakat Indonesia belum banyak yang meminati model bisnis B2B. Sehingga, pelaku bisnis B2B mayoritas adalah itu-itu saja.

Tapi, persaingan sebenarnya bagi bisnis B2B adalah pada koneksi dan reputasi mereka. Agar bisa memenangkan klien, para pebisnis B2B harus mampu meningkatkan reputasinya, seperti dalam hal pengetahuan, keahlian, portofolio, serta pengalaman dalam melayani klien.

Reputasi tidak akan bisa meningkat jika pebisnis B2B tidak mempunyai koneksi. Bagaimana caranya pebisnis B2B bisa mendapatkan pengalaman yang baik jika belum pernah melayani klien? Namun tanpa adanya reputasi, pebisnis B2B pun tidak akan memiliki koneksi. Hal ini memang cukup membingungkan.

Lain halnya dengan model bisnis B2C. Dilihat dari banyaknya pelaku bisnis B2C saja sudah bisa kita simpulkan bahwa persaingan dagang mereka sangatlah tinggi. Tingkat persaingan ini terjadi pada berbagai skala dan sektor. Mulai dari perusahaan kecil, hingga industri rumahan.

Maka jangan heran jika ada banyak sekali bisnis model B2C yang melakukan promo produknya secara gila-gilaan. Mulai dari merilis produk yang baru, brand ambassador terkenal, hingga diskon yang besar. Upaya ini dilakukan hanya demi memengaruhi minat pelanggan mereka.

7. Strategi marketing

Sekian perbedaan yang telah disebut sebelumnya membentuk strategi marketing yang spesifik.

B2B kerap menggunakan strategi marketing untuk meningkatkan reputasinya. Biasanya, B2B menggunakan media untuk menampilkan berbagai konten dan portofolionya. Cara ini akan meyakinkan calon klien bahwa sebuah bisnis memang memiliki keahlian di bidang tersebut. Bisnis semacam ini juga memiliki public relation khusus untuk melakukan lobi ke klien-klien yang diincar.

Strategi tersebut sedikit berbeda dengan B2C. Meski sama-sama membutuhkan reputasi, bisnis B2C mewujudkannya dengan cara berbeda. Bisnis yang langsung menyasar konsumen biasanya akan menggunakan strategi marketing yang bersifat emosional. Artinya, konsumen bisa saja dibuat merasa senang, sedih, atau bangga hingga akhirnya membeli produk yang diiklankan. Selain itu, banyak bisnis B2C yang gencar melakukan promosi dan diskon.

8. Dalam Hal Manajemen

Perbedaan B2B dan B2C selanjutnya adalah pada sektor usaha dan management. Perusahaan B2B lebih erat kaitannya dengan sektor industri, sedangkan B2C lebih berfokus pada pengguna atau pelanggan. Pendekatan pemasaran digital untuk kedua jenis bisnis tersebut akan berbeda. 

Salah satunya berkaitan dengan karakter media pemasaran yang digunakan. Jenis perusahaan B2C mungkin lebih cocok menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook,  Twitter, dan Youtube untuk memperoleh audience reach yang maksimal. Sedangkan perusahaan B2B dapat melakukan proses inbound pada target yang sudah ditetapkan untuk kemudian mendapatkan memanfaatkannya dalam prospek-prospek berkualitas (qualified-leads). 

Berikut ini merupakan beberapa perbedaan B2B dan B2C dalam hal manajemen perusahaan:

  1. B2C lebih customer-centric, sedangkan B2B lebih berfokus pada industri
  2. Perbedaan karakteristik media sosial yang berbeda
  3. Keberadaan solusi dan referensi pengalaman lebih penting pada Business to Business dibanding pada B2C
  4. Social public relation tidak terlalu diperlukan pada jenis Business to Business. Namun pada B2C Social PR merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari program marketing secara keseluruhan.

Kesimpulan

Setelah mengenal b2b dan b2c , walaupun B2B dan B2C sama-sama menjual suatu produk, namun keduanya memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Dari artikel ini kita bisa mempelajari bahwa perbedaan antar ketiganya bisa memengaruhi bagaimana suatu bisnis bisa berjalan dan strategi marketing yang mereka gunakan.

Jadi, yang manakah bisnis model Anda? Apakah B2B atau B2C ? namun apapun model bisnis Anda, tetap saja Anda harus memiliki sistem keuangan bisnis yang baik agar Anda bisa melacak dan mengatur sistem keuangan yang tepat untuk bisnis Anda

Sumber :

Manfaat Influencer Marketing Bagi Bisnis

Manfaat Influencer Marketing Bagi Bisnis

Manfaat influencer marketing tentu bisa kita lihat, menjadi seorang influencer tentunya banyak disukai dan dipercaya oleh banyak orang, terutama bagi setiap followers nya. Sehingga apapun yang mereka promosikan, bisa menginspirasi dan mempengaruhi para followersnya, termasuk dalam mencoba atau membeli sebuah produk yang para influencer pakai.

Di dalam era digital pada saat ini banyak mengubah cara orang-orang dalam menjual barang dan jasa serta mengembangkan bisnisnya. Dengan banyak nya macam-macam didominasi pemasaran online, maka langkah-langkah yang diambil dalam memasarkan dan mengenalkan bisnis pun ikut berubah. Berikut beberapa manfaat influencer marketing untuk memaksimalkan bisnis Anda.

Apa itu Influencer ?

Dikutip dari Niagahoster Influencer adalah orang-orang yang memiliki followers atau audience yang cukup banyak di social media. Seorang influencer memiliki pengaruh yang kuat terhadap followers mereka, seperti artis, selebgram, blogger, youtuber, dan lain sebagainya.

Pada saat ini, strategi influencer menjadi salah satu cara pemasaran secara online yang marak digunakan oleh para bisnis online lainnya. Ketika Anda memakai seorang jasa influencer, Anda harus memilih seorang influencer yang tepat untuk memasarkan bisnis Anda. Misalnya, memilih seorang influencer yang memiliki reputasi yang baik terhadap influencer lainnya, memiliki karakter dan kekuatan dalam menjual sebuah produk.

Umumnya, seorang influencer memiliki jutaan pengikut (follower) di media sosial. Namun, tidak selalu demikian. Seseorang dengan follower ribuan juga bisa disebut influencer jika punya pengaruh besar kepada audience.

Ya, sesuai namanya, pengaruh adalah kekuatan seorang influencer. Mereka bisa menjadi trend setter baik di skala kecil maupun besar. Oleh karena itu, banyak pemilik bisnis yang menggandeng influencer untuk mempromosikan produk berkat pengaruh yang luar biasa tersebut. Inilah yang kemudian dikenal dengan influencer marketing.

Influencer marketing merupakan salah satu  strategi pemasaran dimana perusahaan mengajak seorang influencer bekerja sama  untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan sesuai dengan target pasar yang ditentukan. Tentunya , manfaat influencer marketing dapat dirasakan bagi para pelaku bisnis yang menggunakannya.

Jenis-Jenis Influencer

Secara umum jenis-jenisnya bisa dibedakan dari jumlah follower dan media yang digunakan untuk melakukan promosi produk.

1. Mikro

Seorang influencer mikro biasanya memiliki jumlah follower 10 ribu orang, bahkan kurang. Dilihat dari jumlahnya, Anda mungkin berpikir bahwa menggunakan influencer mikro tidak efektif untuk promosi produk. Kenyataannya, justru sebaliknya. 

Kekuatan dari influencer mikro adalah keterikatan (engagement) dengan followernya. Bahkan, sebuah studi menunjukkan bahwa kemungkinan konsumen membeli produk dari rekomendasi influencer mikro mencapai 82%.

Tidak hanya itu, influencer mikro memiliki audiens yang lebih spesifik pada niche (topik) tertentu. Dengan memahami audiens-nya, seorang influencer mikro mampu membuat konten yang lebih relevan dengan followernya.

2. Makro

Jika memiliki lebih dari 100 ribu follower, ia bisa disebut influencer makro. Biasanya influencer makro adalah sosok yang dikenal luas walaupun belum setenar selebritis. 

Dengan jumlah followernya, influencer makro potensial untuk mempromosikan produk ke lebih banyak orang. Selain itu, menggunakan influencer makro bisa membuat produk atau brand Anda terlihat eksklusif. 

3. Premium

Inilah top influencer dengan jumlah follower paling banyak. Seorang premium influencer umumnya memiliki jutaan follower.

Persentase pembelian produk dari rekomendasi influencer premium mungkin tidak sebesar influencer lain, namun tetap saja menjanjikan. Alasannya, jangkauan pesan dari influencer premium luar biasa luas. 

Meski demikian, Anda perlu memikirkan kesesuaian dengan produk yang Anda tawarkan dan budget yang Anda miliki. 

4. Selebgram

Selebgram atau selebritis Instagram adalah seorang public figure yang menggunakan platform Instagram sebagai media promosi produk. 

Kenapa Instagram potensial untuk pasar Indonesia? Sebab, Indonesia menempati urutan keempat pengguna Instagram terbesar di dunia dengan 59 juta pengguna! Data tersebut menunjukkan bahwa memanfaatkan kepopuleran selebgram bisa diandalkan untuk promosi produk. 

5. Youtuber

YouTuber adalah orang yang mengunggah video ke YouTube tentang suatu informasi, termasuk informasi produk. Peran YouTuber sebagai influencer produk cukup signifikan.

Alasannya, lebih dari 90% pengguna internet mengenal produk baru melalui Youtube. Jika Anda bekerja sama dengan Youtuber yang memiliki follower banyak, tentu potensi menarik perhatian mereka akan produk Anda kian besar. 

6. Blogger

Blogger adalah seseorang yang memiliki dan mengelola sebuah blog. Tidak sedikit blog yang digunakan untuk melakukan review tentang suatu produk, seperti blog Sasyachi yang mengulas beragam produk kecantikan. 

Ketika seorang blogger merekomendasikan produk, tentu akan menarik pembacanya untuk mencoba produk tersebut. Jika blogger tersebut memiliki pembaca setia yang banyak, pemasaran produk tentu menjadi lebih mudah dan efektif. 

Manfaat Influencer Marketing

1. Influencer Marketing Menjadikan Produk Anda Pusat Perhatian

Ketika Anda melakukan strategi influencer dalam bisnis Anda, maka influencer artinya dapat membantu Anda dalam membuat produk menjadi pusat perhatian banyak followersnya, salah satu contoh seperti influencer instagram. Dan jika para influencer memakai produk Anda, maka para followers tersebut melihat apa yang influencer sedang pakai, dan kebanyakan para followers akan tertarik dan membeli produk bisnis Anda.

2. Influencer Marketing Dapat Meningkatkan Kepercayaan

Dengan memakai jasa influencer, dapat membangun sebuah kepercayaan konsumen terhadap produk maupun jasa pada bisnis Anda.

Manfaat lainnya bagi seorang influencer yang profesional, biasanya membantu Anda dalam menentukan tema konten yang sesuai dengan brand Anda.

Influencer bisa menerapkan teknik soft selling dalam setiap konten yang disajikan, dan influencer memiliki strategi dalam menyampaikan materi promosi secara autentik, mudah di mengerti, jelas, dan mudah diterima audiens. Strategi influencer ini yang justru menjadi cara yang efektif dalam mendapatkan hasil yang maksimal.

3. Menjangkau Lebih Banyak Konsumen

Seorang influencer mampu mencapai jumlah followers hingga 1.000.000 lebih. Sehingga ketika seorang influencer mempromosikan produk atau jasa Anda,  maka akan semakin banyak orang lain yang mengenal bisnis Anda.

Dan dengan banyaknya orang yang mengenal produk Anda, maka akan mempermudah Anda untuk mencapai lebih banyak calon klien. Strategi influencer ini juga akan meningkatkan omset bisnis Anda.

4. Meningkatkan Brand Awareness

Seorang influencer bukan hanya menumbuhkan kepercayaan followers mereka terhadap sebuah bisnis. Tetapi seorang influencer juga akan membuat followers nya mengetahui serta ingat dengan sebuah produk atau jasa yang di promosikan seorang influencer.

Maka followers nya akan lebih menyukai produk atau jasa yang digunakan oleh seorang influencer yang mereka sukai atau mereka idolakan. Jika Anda membangun sebuah bisnis baru, strategi influencer marketing bisa menjadi awal baru dalam meningkatan brand awareness.

5. Mendongkrak Penjualan

Semakin banyak orang yang mengetahui produk Anda, semakin besar kemungkinan penjualan yang bisa dihasilkan. Mari kita ambil contoh pengaruh dari seorang Meghan Markle, istri Pangeran Harry. 

Pada sebuah acara di Buckingham Palace tahun ini, Megan mengenakan gaun brokat emas yang terlihat cantik. Apa yang terjadi selanjutnya? Dalam waktu 24 jam saja, terjadi lonjakan permintaan baju brokat hingga 500%. Hal semacam inilah yang menyebabkan pebisnis seperti Hartiman percaya pada kemampuan seorang influencer. 

Hartiman adalah seorang pengusaha clothing asal Bandung, NOMI. Hartiman mengatakan bahwa penjualan brand NOMI berhasil meningkat setelah menggandeng musisi Indie asal Jepang dan Indonesia. Ia bahkan sukses membuka gerai di Jepang untuk berbagai produk clothing-nya ?

6. Lebih Cepat Balik Modal

Menggunakan influencer untuk mempromosikan produk merupakan sebuah investasi bisnis. Untungnya, kemungkinan Anda mendapatkan return of investment (ROI) cukup besar. Artinya, lebih mudah balik modal. 

Faktanya, salah satu studi menyebutkan bahwa influencer bisa mencapai ROI 11 kali lebih besar dari iklan banner. Tentu saja, untuk mencapai hasil ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Salah satunya adalah memilih public figure yang tepat.

7. Menambah Koleksi Testimoni

Dalam melakukan sistem endorsement yang di lakukan oleh para influencer,  tentunya Anda akan mendapatkan beberapa bukti foto dari seorang influencer tersebut saat menggunakan produk Anda. Sehingga Anda sebagai pebisnis dapat menjadikannya sebagai koleksi tambahan testimoni agar calon konsumen lebih tertarik dan meningkatkan kepercayaan mereka terhadap bisnis Anda.

8. Memperbanyak Followers

Setelah memperluas pangsa pasar, Anda juga akan mendapatkan followers setelah melakukan endorsement dari seorang influencer. Maka dengan banyaknya followers pada akun sosial media bisnis Anda, dapat meningkatkan kepercayaan di mata calon konsumen terhadap akun media sosial yang bisnis Anda miliki. Sehingga para konsumen tidak ragu dalam menentukan apakah akun media sosial yang Anda miliki Fake ( Palsu ) atau tidak.

Kesimpulan

Itulah keuntungan dari influencer marketing yang akan sangat membantu bagi bisnismu, baik bisnis baru maupun dunia industri. Kepercayaan yang bisa di capai cukup besar di kalangan pengguna sosial media. Sehingga, akan menjadi lebih efektif ketika berbisnis.

Tetapi, jangan lupa untuk mengedepankan kualitas serta pelayanan, supaya semakin dipercaya lagi oleh para konsumen.

Bagi pemilik bisnis, memanfaatkan jasa seorang influencer memberikan banyak keuntungan yang akan membantu bisnis Anda berkembang lebih baik.

Sumber :

Manfaat PPC Untuk Bisnis Online

Manfaat PPC Untuk Bisnis Online

Manfaat PPC untuk bisnis online tentu sangat banyak, apalagi di era saat ini perkembangan teknologi mulai meningkat. Salah satunya adalah di dalam dunia advertising atau dunia periklanan, tidak melalui media offline seperti surat kabar dan koran melainkan melalui ranah digital seperti website. Saat ini didunia sudah terdapat ratusan juta website yang aktif tersebar di internet. Bagi para pelaku bisnis, tentunya hal ini dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan dengan segala kelebihan pada website.

Bisnis online merupakan salah satu lahan yang sangat berpotensi mendatangkan laba/keuntungan, mengingat banyak orang saat ini menggunakan perangkat mobile atau desktop untuk keperluan sehari-hari mereka. Salah satu hal yang paling menarik dari bisnis online adalah iklan ppc, dimana manfaat ppc untuk bisnis online dari iklan ppc sangat besar terasa. Mulai dari hasil pendapatan yang meningkat tentunya mendatangkan traffic bagi website yang kita miliki. Kami akan memberikan beberapa manfaat ppc untuk bisnis online yang bisa kalian lihat dibawah ini.

Apa Itu PPC ?

Menurut Wikipedia , PPC atau Pay Per Click adalah sebuah metode kerjasama periklanan di internet yang berarti pemilik situs akan dibayar atas setiap klik dari pengunjung situs pada link iklan yang terpasang di situs web atau blog miliknya. Pada umumnya program-program PPC (Pay Per Click) mengisyaratkan blog atau situs web dengan menggunakan bahasa Inggris. Ada banyak program-program PPC di Indonesia.

Di antara semua program-program PPC, Google AdSense adalah salah satu yang paling banyak digemari oleh publisher karena kemudahan serta bukti yang nyata untuk menghasilkan dolar dengan memasang iklan di situs web atau blog. Dengan semua ini kita bisa menghasilkan penghasilan dollar dari sebuah blog atau situs web. Sementara di Indonesia, ada cukup banyak website PPC/BPK dengan kelebihannya masing-masing khususnya dalam pembayaran.

Jenis-Jenis PPC

Setelah Anda mengetahui tentang apa itu PPC, sekarang Anda harus mengenal lebih dekat mengenai iklan ini. Terdapat berbagai macam iklan PPC yang bisa gunakan. Antara Lain Sebagai Berikut :

1. Search advertising

Search advertising adalah salah satu dari sekian banyak jenis ppc yang paling terkenal, karena orang-orang pasti sering melihat jenis iklan ini.  Advertising ini biasanya muncul di halaman pertama jika anda mencari sesuatu di mesin pencarian google. 

Misalnya anda mencari tentang web design, maka website yang menggunakan ppc jenis ini akan muncul di halaman pertama dan dibedakan dengan tulisan “iklan” kecil di depan websitenya. Contoh nya seperti ini :

iklan search ads ppc

Ini adalah iklan dan kalau Anda klik, pemasang iklan tersebut baru akan membayar biaya advertisingnya. Jenis PPC yang satu ini memang bisa dibilang sebagai jenis PPC yang paling cepat menghasilkan traffic website. Untuk melakukan search advertising di Google, Anda bisa memanfaatkan produk advertising Google yaitu Google Ads.

2. Sosial Advertising

Iklan yang satu ini biasanya bermunculan di beberapa aplikasi media sosial seperti Facebook atau Instagram. Meski sering dikatakan sebagai social media marketing, namun hal ini juga sebenarnya masih bagian dari PPC. Cara kerjanya sama dengan iklan yang lain. Ya, Anda akan membayar saat ada orang yang mengklik link tersebut.

3. Remarketing

Mungkin Anda pernah mengunjungi sebuah website dan melihat iklan mereka muncul di website lain atau feed social media Anda; ini adalah remarketing. Ini juga menjadi salah satu metode PPC yang dianggap paling efektif karena strategi ini menargetkan orang-orang yang memang sudah tertarik dengan website, brand, atau bisnis Anda. 

Remarketing ini bersifat mengingatkan pengunjung, sehingga para pengunjung yang sudah pernah masuk ke website Anda akan selalu diingatkan agar kembali lagi ke website dan melakukan transaksi. Tentu pengaktifan fitur ini membutuhkan instalasi tracking khusus, namun tenang saja, cara seperti ini tidak sulit untuk dipelajari dan dapat bekerja secara efektif.

4. Display Advertising

Dengan menggunakan display advertising ini iklan Anda akan diperlihatkan di seluruh website partner Google. Selain itu, Anda juga bisa memilih siapa yang akan menjadi audience iklan agar lebih tepat sasaran. Dengan menggunakan cara seperti ini Anda tidak akan menghabiskan banyak waktu dan biaya.

Jadi, waktu yang tersisa bisa Anda gunakan untuk keperluan lain yang lebih penting. Sedangkan sisa biayanya bisa digunakan untuk hal lain. Display advertising ini juga menawarkan tipe iklan berupa teks dan gambar. Hal ini bertujuan agar iklan yang Anda pasang bisa terlihat lebih menarik.

5. Google Shopping

Saat Anda sedang mencari barang di Google, pasti pada saat halaman pertama akan muncul juga beberapa kotak dengan gambar produk yang dicari. Kotak tersebut akan mengarahkan Anda ke halaman produk yang dicari pada berbagai website e-commerce.

Jika Anda bergerak dalam bidang e-commerce, Google shoping ini bisa sangat membantu. Hal ini dikarenakan para pembeli bisa langsung melihat nama produk, gambar barang dan harganya sekaligus sebelum masuk ke website. Dengan demikian, kemungkinan terjadinya transaksi akan lebih dan ROI Anda bisa lebih maksimal.

Manfaat PPC

Mungkin ada dari Anda yang berpikir mengapa kita perlu melakukan PPC kalau Anda bisa mendapatkan traffic secara organic dan gratis? Sebenarnya hal itu tidaksalah, tapi jika ingin lebih cepat kalian bisa memanfaatkan PPC ini dan tentunya harus mempersiapkan berbagai perhitungan biayanya. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa kalian dapatkan dengan menggunakan PPC ini untuk menaikan trafik dari website kalian.

1. Target Customer yang Lebih Tepat

Memasang iklan dengan menggunakan PPC memungkinan Anda untuk mendapatkan customer yang lebih luas dan beragam. Sebab, Anda bisa memilih profil audience sesuai dengan keinginan. Terdapat banyak sekali pilihan iklan pay-per-click yang bisa diatur sendiri. Seperti misalnya Anda bisa mengatur iklan berdasarkan hobi, demographic dan lain-lain.

Oleh karena saat ini banyak sekali orang yang mengakses website menggunakan smartphone, hal ini tentu saja akan menjadi keuntungan tersendiri. Selain itu, Anda juga bisa menarik kembali orang yang mengunjungi website agar mau berkunjung kembali. Sehingga mereka bisa melakukan transaksi.

2. Biaya Lebih Terkontrol

Memasang iklan biasanya membutuhkan dana yang sangat besar. Namun, bagi Anda yang tidak ingin mengeluarkan biaya besar bisa menggunakan PPC ini. Dengan  menggunakannya, Anda bisa mengontrol budgetnya. Jadi, biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

Selain itu, Anda juga bisa mengedit dan menyesuaikan biaya pay-per-click nya kapan saja. Jadi, Anda dapat menambah atau mengurangi budget ads harian, sesuai dengan hasil serta performa iklan. Namun ingat juga, semakin kecil budget yang dikeluarkan, running iklan pun akan semakin jarang muncul.

Biasanya, keyword yang digunakan terlalu banyak akan menambah biaya iklan menjadi lebih besar. Apabila Anda tidak ingin membayar lebih banyak, gunakanlah keyword yang lebih spesifik atau menggunakan fitur [match phrase].

3. Return Of Investment ( ROI ) Lebih Terstruktur

Salah satu alasan mengapa PPC menjadi populer hingga saat ini yaitu Anda bisa membayarnya hanya saat ada orang yang klik iklan yang dipasang. Jika tidak ada yang klik, Anda tidak perlu membayarnya.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa menggunakan pay-per-click ini Anda akan membantu Anda dalam menghitung ROI yang akurat dan tentunya bisa menghemat budget marketing bisnis Anda. Selain itu, iklan berbayar ini juga bisa bekerja lebih efektif karena audience bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan. 

Fitur terakhir ini yang akan membuat kamu makin ketagihan, di Google Ads, kamu juga bisa mengaktifkan fitur conversion tracking, dari sana, kita akan tahu seberapa besar pengaruh iklan terhadap leads yang masuk dalam bisnis Anda.

4. Berpengaruh Bagi SEO Bisnis Kita

Memang aturan SEO selalu berubah-ubah karena Google sering mengupdate dan mengubah algoritma SEO. Walaupun dalam rilis resminya, Google selalu mengatakan bahwa paid ads sebesar apapun tidak akan mempengaruhi hasil pencarian, namun yakinlah iklan Google/Facebook tetap bisa membantu secara tidak langsung.

Hal ini dikarenakan, salah satu dari 200 SEO signals diyakini berkaitan erat dengan traffic. Bukankah selain dengan SEO, paids ads adalah cara termudah untuk men-generate traffic berkualitas? Itulah mengapa pay-per-click ini bisa membantu SEO website Anda jika dilakukan secara bersamaan. SEO organic membutuhkan waktu untuk bisa selalu muncul di halaman Google. Sedangkan PPC akan memberikan hasil yang instan.

Bahkan, dengan menggunakan pay-per-click Google ads, Anda dapat langsung muncul di-ranking pertama halaman hasil pencarian kata kunci. PPC ini juga bisa menjadi riset untuk mencari mana keyword yang bekerja optimal menghasilkan pengunjung terbanyak. Yang nantinya keyword ini bisa digunakan untuk strategi SEO Anda.

Kesimpulan

Kami sudah memberikan informasi seputar manfaat PPC untuk bisnis diatas, gunakan PPC yang menurut kalian cocok dengan  bisnis atau budget yang kalian miliki. Masing-masing dari PPC itu mempunyai kelebihannya masing-masing, jadi selamat menentukan PPC mana yang akan anda gunakan !

Sumber : 

 

Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas Tinggi

Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas Tinggi

Mendapatkan backlink berkualitas tinggi tentu tidak mudah dan butuh kerja keras untuk mendapatkannya, tetapi dengan kemajuan teknologi sekarang ini, dapat mempermudah kita dalam mencari cara mendapatkan backlink berkualitas tinggi. Jika penasaran, kalian dapat menyimak caranya di bawah ini.

Apa Itu Backlink ?

Backlink merupakan salah satu aspek penting yang bisa menentukan posisi website di penelusuran mesin pencari. Alhasil, pertanyaan tentang apa itu backlink dan bagaimana cara mendapatkan backlink gratis kerap kali melintas di kepala sebagian besar blogger maupun web developer.

Mempelajari dan memahami konsep backlink memang tidak gampang. Pasalnya, selalu saja ada aturan dari Google yang membatasi setiap gerak-gerik yang dinilai bisa merugikan banyak orang. Salah satunya yakni kehadiran algoritma Google Penguin yang diplot untuk menurunkan peringkat situs dengan jumlah backlink spam yang tidak relevan.

Nah, agar semakin mengenal seputar backlink dan berbagai perintilannya, pada artikel kali ini secara khusus sudah kami rangkum cara mendapatkan backlink berkualitas tinggi.

Baca Juga : Tools Digital Marketing

Bagaimana Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas Tinggi ?

Ada beragam cara untuk bisa mendapatkan backlink berkualitas, baik secara gratis maupun berbayar. Untuk cara gratisan, Anda bisa memanfatkan metode peletakan backlink profile, sosial bokmarking, atau guestpost. Sedangkan untuk cara mendapatkan backlink berkualitas yang berbayar bisa melalui kerjasama content placement atau sponsored post.

Berikut merupakan tips cara mendapatkan backlink berkualitas tinggi untuk memenuhi kebutuhan website Anda :

1. Menjadi Sumber Bagi Reporter dan Blogger

Jika Anda ingin peringkat di halaman pertama Google, Anda perlu membangun backlink dari situs berita dan blog otoritas. Untungnya, ini tidak sesulit kedengarannya. Yang perlu Anda lakukan adalah menggunakan layanan gratis yang disebut Help a Reporter Out (HARO).

Source : https://www.helpareporter.com/

HARO seperti Tinder untuk hubungan masyarakat. Ini menghubungkan orang-orang yang membutuhkan sumber (blogger dan jurnalis) dengan orang-orang yang menginginkan tautan dan eksposur (Anda).

Strategi ini membutuhkan kerja keras. Dan itu tidak selalu mudah. Namun menurut pengalaman kami, ini adalah salah satu cara terbaik untuk membangun backlink berkualitas tinggi dalam skala besar. Dengan itu, mari selami proses langkah demi langkah.

a. Pertama, daftar sebagai sumber

register as a source
Source : https://mk0apibacklinkov1r5n.kinstacdn.com/app/uploads/2018/03/register-as-a-source-768×224.png

b. Selanjutnya, pilih metode gratis

different plans
Source : https://mk0apibacklinkov1r5n.kinstacdn.com/app/uploads/2018/03/different-plans-960×798.png

c. Kemudian, perhatikan permintaan yang dapat Anda kontribusikan

HARO requests
Source : https://mk0apibacklinkov1r5n.kinstacdn.com/app/uploads/2018/03/HARO-requests-960×597.png

d. Terakhir, kirimkan presentasi yang sangat singkat dan berharga kepada wartawan tersebut.

HARO pitch
Source : https://mk0apibacklinkov1r5n.kinstacdn.com/app/uploads/2018/03/HARO-pitch-1-960×540.png

2. Promosikan konten “Teratas” Anda

Ini adalah kunci, sepotong konten teratas sudah menempatkan Anda jauh di depan pesaing Anda. Tetapi untuk mendapatkan hasil maksimal dari konten Anda, Anda perlu mempromosikannya secara aktif. Ada jutaan cara untuk mempromosikan konten Anda.

a. Promosikan kepada orang-orang yang Anda sebutkan di postingan Anda.

Misalnya, mengirim email ke semua tools yang diulas di postingan teratas anda.. Ini contoh dari isi emailnya :

outreach email
Source : https://mk0apibacklinkov1r5n.kinstacdn.com/app/uploads/2018/03/outreach-email-960×670.png

3. Buat Tautan Dari Sumber Daya yang Kedaluwarsa

Jika website anda terdapat banyak sekali link url yang sudah mati atau kadaluarsa, anda bisa mencoba untuk memperbaikinya dan memperbaharuinya.

a. Temukan situs yang masih tertaut ke URL lama dan usang

Setelah Anda menemukan situs yang baru-baru ini diganti ulang atau fitur situs yang sudah tidak ada lagi, sekarang saatnya menemukan semua link yang mengarah ke halaman tersebut. Ambil saja URL dari sumber yang sudah kadaluarsa dan masukkan ke dalam alat pemeriksa tautan balik pilihan Anda. Misalnya disini menggunakan website Ahrefs.

Ahrefs – Site Explorer – seomoz
Source : https://mk0apibacklinkov1r5n.kinstacdn.com/app/uploads/2020/01/ahrefs-site-explorer-seomoz-640×200.png

b. Kemudian, periksa semua situs yang memiliki pranala ke URL lama

Bergantung pada situsnya, Anda bisa saja memiliki beberapa perbedaan dari contoh gambar diatas, itu semua tergantung dari website anda masing-masing.

link profile
Source : https://mk0apibacklinkov1r5n.kinstacdn.com/app/uploads/2018/03/link-profile-960×1062.png

4. Gunakan Format Konten Terbukti Untuk Menghasilkan Tautan

Jika Anda ingin mendapatkan backlink, fokuslah pada format konten berikut:

  • Buat Daftar Posting
  • Kuis
  • Tips
  • Postingan “Mengapa”
  • Postingan “Cara”
  • Infografis
  • Video

Postingan daftar tampaknya berperforma secara konsisten dan memiliki format konten yang baik dalam hal share dan link Jika Anda ingin mendapatkan backlink hari ini, konten Anda harus luar biasa. Tetapi format ini memberi Anda titik awal untuk menulis konten luar biasa yang benar-benar berfungsi.

5. Upload Konten Berisi Panduan Secara Lengkap

Anda sudah tahu bahwa satu-satunya cara untuk memindahkan situs Anda ke puncak Google adalah dengan membangun backlink berkualitas tinggi (dan banyak di antaranya). Tetapi bagaiaman Anda membuat situs lain benar-benar menautkan ke Anda? Kontent Panduan Lengkap adalah magnet tautan mutlak.

Mengapa Panduan Lengkap bekerja dengan sangat baik? Pertama, panduan komprehensif cenderung berisi banyak konten dalam satu halaman. Menurut banyak studi faktor peringkat SEO (termasuk kami), konten bentuk panjang cenderung berkinerja lebih baik di Google daripada artikel pendek:

Source : https://mk0apibacklinkov1r5n.kinstacdn.com/app/uploads/2016/01/02_Content-Total-Word-Count_line-1440×991.png

a. Langkah pertama Anda adalah menemukan topik untuk panduan Anda

Ini penting, Anda ingin memilih topik populer yang belum dibahas sampai mati. (Dengan kata lain: Anda tidak ingin menerbitkan panduan utama ke-18 tentang suatu topik). Sebaliknya, pilih topik yang belum dibahas sampai mati.

b. Selanjutnya, buat garis besar panduan lengkap Anda

Buat daftar subtopik yang membentuk topik Anda yang lebih besar.

contents
Source : https://mk0apibacklinkov1r5n.kinstacdn.com/app/uploads/2018/03/contents-960×734.png

c. Terakhir, tulis Panduan Lengkap Anda

Dan ingat, jangan takut untuk membahas semua yang perlu diketahui tentang suatu topik. Dengan begitu, panduan Anda akan dilihat sebagai sumber daya yang pasti. Dan seperti yang kami sebutkan sebelumnya, konten yang lebih panjang cenderung menghasilkan lebih banyak tautan balik, berbagi dan peringkat yang lebih tinggi di Google.

6. Gunakan Strategi dan Teknik Bermerek

a. Kembangkan Strategi, Tip, atau Taktik Unik

Kedengarannya sulit tapi sebenarnya tidak. Yang perlu Anda lakukan adalah menghasilkan strategi yang memiliki sesuatu unik tentangnya.

b. Selanjutnya, beri nama strategi Anda

Bukan nama yang paling kreatif, tapi bisa dibilang cari nama yang unik. Jadi pastikan saja namanya menggambarkan apa yang dilakukan strategi Anda. Selain itu, coba gunakan salah satu kata berikut dalam nama strategi Anda: Metode, Teknik, Pendekatan, Sistem, Cetak biru.

c. Upload Strategi sebagai bagian dari post konten Anda

Langkah terakhir Anda adalah menunjukkan kepada orang-orang bahwa strategi baru Anda benar-benar berhasil. Bagaimana? Publikasikan strategi Anda dalam bentuk posting blog (sebaiknya studi kasus). Dengan begitu, orang memiliki sesuatu untuk ditautkan ketika mereka mereferensikan teknik Anda.

7. Halaman Sumber Daya Otoritas

Halaman sumber daya adalah impian pembuat tautan. Mengapa? Itu adalah laman yang ada hanya untuk ditautkan ke situs lain.

Anda mungkin bertanya-tanya “Oke, itu bagus. Tapi bagaimana saya bisa mendapatkan link dari halaman sumber “? Seperti setiap strategi dalam postingan ini, kami akan memandu Anda melalui proses langkah demi langkah:

Pertama, Anda perlu mencari halaman sumber daya. Ini bisa sulit ditemukan. Sangat sedikit orang yang menyebut halaman sumber daya mereka sebagai “halaman sumber daya”. Sebaliknya, orang cenderung mendeskripsikan halaman mereka dengan istilah seperti:

  • “Sumber daya yang berguna”
  • “Sumber daya yang berguna”
  • “Bacaan lebih lanjut”
  • “sumber daya tambahan”

Jadi untuk menemukan halaman ini, Anda hanya perlu mencari istilah ini dan ditambah kata kunci.

Kedua, setelah Anda menemukan laman sumber daya, sekarang saatnya untuk menjangkau dan (dengan baik) meminta tautan. Periksa halaman sumber daya untuk tautan yang kedaluwarsa atau rusak SEBELUM Anda menjangkau. Memberi tahu seseorang tentang tautan rusak mereka dapat 2-5x rasio konversi Anda dibandingkan dengan langsung meminta tautan.

8. Ubah Sebutan Brand Menjadi Tautan Balik Berkualitas

Jika di dalam konten atau postingan anda terdapat banyak brand yang anda sebutkan namanya, sebisa mungkin agar mencantumkan link ke masing-masing nama dari brand tersebut.

Sumber :

Membangun Personal Branding di Era Digital

Membangun Personal Branding di Era Digital

Mengapa Membangun Personal Branding Itu Perlu ?

Hidup di era digital, personal branding tentu bukan lagi hal yang baru untuk Anda. Bahkan dalam dunia pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari, personal branding menjadi cara Anda untuk membangun citra diri di hadapan khalayak umum.

Pengaruh personal branding bagi perusahaan di era digital seperti ini sangatlah besar. Untuk beberapa perusahaan besar bahkan rela merogoh kocek yang besar hanya untuk berkonsultasi pada konsultan branding.

Kunci utama dari personal branding adalah konsistensi terhadap citra positif yang Anda proyeksikan untuk orang lain lihat atau pahami mengenai Anda. Memahami personal branding di era digital berarti membuka peluang bagi Anda untuk lebih mudah dikenal, diperhatikan, dan didengarkan oleh masyarakat luas.

Manfaat Membangun Personal Branding

Personal branding yang kuat di internet akan memudahkan Anda untuk dikenali, baik secara personal dan profesional. Orang-orang bisa dengan mudah melihat keahlian, karya, dan pencapaian Anda secara online.

Personal branding di dunia maya membantu Anda untuk memperoleh kredibilitas, relasi baru, dan bahkan kesempatan baru

Di era digital ini personal branding semakin penting. Sebab HRD, klien, investor, atau calon partner akan mengetikkan nama Anda di Google dan mengecek apakah jejak digital Anda sesuai atau tidak dengan yang mereka butuhkan. 

Anda harus bisa meyakinkan mereka bahwa Anda adalah yang terbaik di bidang yang Anda geluti. Dan strategi personal branding bisa membantu Anda untuk mewujudkan hal itu. Nah, artikel ini akan memandu Anda membangun citra diri yang kuat di era digital ini.  

Lalu bagaimana cara membangun personal branding untuk perusahaan di era digital seperti ini? 

1. Buat Website Pribadi

Tidak semua bidang pekerjaan menyediakan media berbagi portofolio seperti Dribbble atau Photostock. Walaupun begitu, bukan berarti tidak ada jalan lain karena Anda bisa membuat media sendiri untuk memamerkan portofolio Anda yaitu dengan menggunakan website.

Tidak perlu khawatir soal hal teknis karena teknologi semakin canggih. Kini Anda bisa membuat website tanpa perlu pengetahuan coding sama sekali. Anda cukup beli hosting, domain, dan install platform pembuatan website. Website pribadi punya banyak kelebihan tersendiri. 

Pertama, Anda bebas mengatur konten di dalamnya. Semua aturan style guideline, Anda sendiri yang membuat. Jadi website bisa diatur sesuai dengan gaya Anda. 

Kedua, kredibilitas Anda semakin meningkat. Personal branding adalah proses untuk mendapatkan kepercayaan dari banyak orang. Dengan mempunyai website dan domain sendiri, Anda bisa lebih meyakinkan banyak orang di internet. 

Ketiga, bisa jadi investasi. Media-media portofolio tentu memberikan batasan apa saja yang bisa Anda lakukan. Berbeda dengan media portofolio, dengan website Anda bisa mengembangkannya sesuka hati. Bahkan Anda bisa menjual produk sendiri di website!

2. Gunakan Media Sosial Sebaik Mungkin

Karena sudah menjadi kebutuhan setiap orang, sosial media menjadi tempat yang pas untuk membangun personal branding dan mempromosikan bisnis/usaha Anda ke konsumen.  Ketahui dan kenali juga target dan karakteristik konsumen Anda agar strategi yang digunakan tepat. 

Ada banyak media sosial yang bisa Anda gunakan untuk keperluan strategi personal branding. Dari Instagram, YouTube, Twitter, Facebook, sampai LinkedIn. Apakah semuanya harus digunakan untuk personal branding?

Tergantung kebutuhan, bidang pekerjaan, dan target audience Anda. Anda bisa saja menggunakan hanya satu, dua, atau bahkan semua kanal media sosial yang ada. Intinya adalah riset terlebih dahulu. Anda bisa mengikuti panduan memaksimalkan media sosial ini untuk membantu Anda menentukan media sosial mana yang tepat untuk Anda. 

3. Membangun Network / Koneksi

Koneksi adalah elemen penting dalam membangun personal branding. Berkenalan dengan orang dari berbagai event yang memiliki ketertarikan yang sama dengan tujuan yang ingin dicapai melalui personal branding. 

Ciptakan koneksi dan hubungan yang baik. Jangkau outreach atau TM dari koneksi anda yang tentunya sesuai dengan TM anda dikarenakan memiliki ketertarikan yang sama. Manfaatkan media sosial secara maksimal, dan jalin komunikasi aktif dengan pengunjung blog anda.

Networking hal yang tidak bisa dihindari dalam personal branding. Meskipun Anda adalah orang yang pemalu atau tidak suka bertemu dengan orang asing, membangun networking adalah sebuah keharusan.

Melalui networking Anda bisa bertemu dengan teman baru, partner kerja baru, peluang kerja yang lebih baik, klien baru, investor, atau bahkan mentor baru. Anda bisa mulai membangun networking dari internet. Biasanya setiap bidang pekerjaan biasanya mempunyai komunitasnya masing-masing di internet. Baik itu di grup Facebook, Kaskus, atau bahkan ada website komunitasnya sendiri.

4. Bekerja Sama / Kolaborasi

Jika sudah membuat networking Anda bisa bertemu dengan orang yang punya visi dan misi yang sama dengan Anda. Jika menemukan orang yang tepat, Anda bisa mengajaknya berkolaborasi dengan Anda.  

Kolaborasi adalah salah satu tips membangun personal branding Anda. Dengan kolaborasi, Anda bisa mendapatkan insight baru, ide baru, sampai bahkan karya baru bersama partner kolaborasi Anda. Kolaborasi akan menuntut Anda untuk bisa terus berkembang dan tidak stuck di level yang sama. 

5. Buatlah Strategi Konten

Portofolio sudah banyak, website sudah ada, media sosial juga sudah ada, kini waktunya membuat strategi konten. Anda tidak bisa hanya duduk diam dan menunggu orang-orang mengunjungi website portofolio Anda.

Anda perlu menjemput calon klien untuk mengunjungi profil Anda baik di media sosial maupun website. Nah, untuk mencapai hal tersebut, diperlukan strategi konten. Anda bisa memulainya dari blog.

Di blog, Anda bisa berbagi insight, tips, atau tutorial di bidang yang Anda kuasai. Misalnya, Anda adalah seorang graphic designer. Anda bisa membuat tips memulai karier sebagai graphic designer atau tutorial desain menggunakan tools tertentu. 

Dengan membuat konten yang solutif dan menarik, Anda bisa menjaring banyak pembaca. Setelah mengumpulkan banyak pembaca, Anda bisa mulai menawari mereka jasa atau produk yang Anda jual.  

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas, kami mengambilnya berdasarkan sumber-sumber yang dapat dipercaya, jadi anda jangan kawatir akan kepalsuan dari materi yang disampaikan ya !

Harapannya, setelah membaca artikel ini, Anda bisa mulai membangun personal branding Anda sendiri. Sebab apa pun pekerjaan Anda, personal branding tetap penting. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan proyek di luar pekerjaan full time atau bahkan Anda bisa sepenuhnya menjadi freelancer.

Jadi, jika Anda tidak mulai dari sekarang untuk mengelola reputasi online Anda dengan sebaik-baiknya, kemungkinan besar, Anda akan secara berkala kehilangan peluang bisnis maupun karir Anda.

Ingat, ini era digital. Tantangan-tantangannya bukan lagi sekadar perkara seberapa mampu Anda menguasai suatu bidang, tapi bagaimana Anda merepresentasikannya secara global lewat dunia online.

Kesalahan Dalam Digital Marketing

Kesalahan Dalam Digital Marketing

Bagaimana Kesalahan Dalam Digital Marketing Bisa Terjadi ?

Kesalahan dalam digital marketing bisa muncul dari mana saja, membangun sebuah bisnis dari awal memang bukan hal yang mudah, sebagai seorang pebisnis kita harus mempersiapkan segalanya agar bisnis kita bisa berjalan dengan baik mulai dari waktu, uang, produk, strategi dan lain sebagainya. Seiring berkembangnya teknologi, para pebisnis sekarang sudah banyak beralih ke digital marketing.

Beberapa contoh teknik pemasaran yang termasuk dalam digital marketing adalah SEO (Search Engine Optimization), periklanan online , promosi media sosial, iklan televisi dan radio, billboard elektronik, email marketing, mobile marketing, dan lainnya. Banyaknya kemudahan yang ditawarkan oleh konsep pemasaran digital memang menggiurkan. Tetapi penting untuk kalian perhatikan bahwa ada beberapa kesalahan dalam digital marketing yang bisa saja kalian lakukan saat ini. Simak pembahasan dari Bali Om Design di bawah ini :

1. Website Kalian Kurang Menarik

Ini adalah salah satu kesalahan paling umum dari digital marketing. Percuma kalian sudah ada website dan sudah promosi tapi website kalian tidak optimal, loading page lama, tidak informatif dan tentunya tidak menarik.  

Kata menarik disini bukan berarti kalian harus desain sebagus mungkin. Tapi lebih ke arah isi konten dari website kalian harus dapat menarik perhatian banyak orang, karena dengan isi yang menarik membuat orang betah untuk berada di website kalian. Sebisa mungkin buat website kalian dengan tampilan dan visual yang enak untuk dilihat dan memiliki isi yang berbobot atau sesuai dengan bisnis kalian.

2. Tidak Menggunakan SEO

Optimisasi mesin pencari atau Search Engine Optimization, biasa disingkat “SEO” adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. 

Dari pengertian diatas sudah terbayang kan pentingnya SEO bagi website kalian ? Contoh kecil jika tidak menerapkan SEO, website kalian akan sulit di temukan oleh mesin pencarian google. Karena kebanyakan website yang berada pada urutan teratas pencarian google pasti sudah menerapkan SEO di website mereka masing-masing.

3. Ingin Cepat Mendapatkan Hasil

Jika kalian seorang pebisnis, khususnya menggunakan teknik digital marketing. Kalian harus bersabar dengan setiap proses yang sudah kalian lakukan. Karena pada dasarnya optimasi pada digital marketing bisnis kalian butuh waktu yang tidak sebentar agar hasilnya optimal.

Masih banyak pebisnis yang beranggapan bahwa digital marketing akan mendatangkan hasil yang cepat, karena teknologi digital juga berkembang secara cepat. Pernyataan ini tidak sepenuhnya salah, sebab akses yang didapatkan di dunia digital memudahkan kalian untuk menjalankan kegiatan pemasaran.

Namun, perlu diingat bahwa target bisnis yang ingin kalian sasar adalah seorang manusia yang membutuhkan waktu untuk mengenali produk atau jasa yang ditawarkan. Mereka juga perlu mengetahui manfaat ketika menggunakan produk/jasa kalian, hingga akhirnya mereka merasa yakin bahwa produk/jasa kalian merupakan solusi atas permasalahan.

4. Tidak Meriset Tentang Digital Marketing

Digital marketing memiliki satu kelebihan yang tidak dimiliki teknik marketing biasa, yaitu bisa diukur. kalian dapat melihat iklan mana yang menghasilkan konversi lebih tinggi, entah itu google ads, youtube ads, atau social media ads. kalian juga dapat mencari tahu konten mana yang mampu menarik banyak pengunjung bagi bisnis kalian.

Setelah meriset dan mengukur konversi dari tiap tayangan iklan atau konten yang kalian publikasikan, optimasilah teknik pemasaran digital marketing kalian dengan data yang telah didapatkan. Usahakan untuk mempertahankan iklan dan konten yang bernilai konversi tinggi agar pemasaran kalian lebih efektif.

5. Tidak Mempunyai Tujuan Marketing

Jika kalian ingin produk kalian laku dipasaran, pastinya kalian sudah memikirkan apa tujuan yang akan kalian raih kedepannya. Karena jika tidak memiliki tujuan kalian tidak akan dapat bekerja berorientasi kepada target.

Kalian tidak akan merasa meraih sesuatu jika kalian tidak punya tujuan dari brand atau produk kalian sendiri. Sasaran yang sifatnya tidak realistis juga tidak berguna karena kalian tidak bakalan mencapainya. 

Ada beberapa contoh tujuan digital marketing yang bisa kalian terapkan contohnya seperti meningkatkan penjualan dan pendapatan, meningkatkan lalu lintas (traffic) dari website kalian, meningkatkan brand awareness bisnis secara online.

6. Terlalu Banyak Strategi Tapi Tidak Tepat Sasaran

Memiliki beberapa opsi untuk melaksanakan strategi marketing memang diperlukan, namun terlalu banyak pilihan akan membuat kalian merasa kewalahan untuk menentukan strategi mana yang didahulukan. Alhasil, banyak metrik-metrik yang terabaikan dan tidak memberikan hasil terbaik.

Ketika kalian sibuk menjalankan bisnis, kemungkinan besar kalian tidak selalu memiliki waktu untuk fokus mengatur strategi marketing selanjutnya. Hal ini dapat menyebabkan kalian membuang-buang energi dan uang untuk digital campaign yang tidak ada hasilnya.

7. Tidak Bisa Menggunakan Sosial Media Sebagai Media Promosi

Sosial media, selain digunakan untuk melihat konten-konten yang menarik, kalian juga bisa memanfaatkannya untuk mempromosikan bisnis kalian. Kalian bisa membagikannya di halaman Facebook, Instagram, atau yang sejenisnya. 

Kebanyakan pebisnis baru yang menggunakan sosial media tidak cukup kompeten dan kurang aktif dalam mengoptimalkan menggunakan sosial media. Hanya memposting konten dan produk tidak bakalan cukup membuat bisnis kalian sukses di sosial media. Padahal sosial media menjadi platform efektif untuk memasarkan secara online.

8. Hanya Mementingkan Kuantitas dan Tidak Mementingkan Kualitas

Kuantitas harus dibarengi dengan kualitas yang bagus, karena akan sia-sia jika kalian hanya berfokus pada kuantitas. Sedangkan kualitas dari konten kalian itu tidak menarik sama sekali.

Pengguna internet terus-menerus menjumpai banyak konten ketika sedang berselancar di internet, tetapi hanya konten yang mendapatkan peringkat terbaiklah yang akan dibaca oleh lebih banyak orang. Algoritma mesin pencari terus berevolusi dari waktu ke waktu, dan hanya konten berkualitas yang biasanya mampu bertahan dari perubahan ini.

Kalian memang perlu memproduksi konten secara rutin dan konsisten, tetapi tanpa adanya kualitas, semua itu akan sia-sia. Konten yang dibuat dengan baik harus bisa mendukung tercapainya tujuan dari digital marketing dan menawarkan sesuatu yang penting bagi target audiens kalian.

Sebagai seorang pebisnis, harusnya kalian dapat menghindari berbagai macam kesalahan diatas khususnya dalam digital marketing. Di era sekarang ini para pelaku bisnis dituntut untuk melakukan optimasi pada bisnis mereka dengan tepat dan akurat. Tujuannya agar bisnis yang dijalankan tidak kalah bersaing di pasar global.

Dari sekian banyak artikel yang membahas kesalahan dalam digital marketing, kami sudah merangkum nya dan memberikan pengalaman kami sehingga kalian dapat menanggulangi kesalahan dalam digital marketing.