Bisnis Yang Akan Booming di Tahun 2021 Ini

Bisnis Yang Akan Booming di Tahun 2021 Ini

Bisnis yang akan booming – Ide yang hebat dalam bisnis bukan suatu jaminan untuk dapat menjadikan pengusaha berhasil. Tetapi kerja keras serta ketekunanlah yang bisa menentukan nasib dari pengusaha untuk menjadi sukses. Sampai saat ini, sudah terdapat berbagai jenis usaha yang bisa dikembangkan. Namun, bukan berarti seluruh jenis peluang usaha bisa bertahan lama, karena semua itu tergantung dari cara pengelolaannya. Tidak sedikit bisnis ataupun usaha yang pada akhirnya gulung tikar di tengah jalan karena hilang ditelan perkembangan zaman. Apalagi apabila konsep bisnis yang telah kamu bangun itu lemah dan juga tidak mampu bertahan dalam persaingan. Jika bisnis dapat kamu kelola dengan baik, dijalani dengan konsisten serta mempunyai konsep yang menarik, maka usaha kamu akan menjanjikan di masa yang akan datang.

Untuk dapat bertahan lama, sebuah bisnis harus mampu beradaptasi serta terus berinovasi. Riset pasar dan produk harus dikembangkan agar bisnis tetap berkembang serta selalu ada hal yang baru dalam sebuah bisnis. Dengan bisnis kamu dapat berkembang sesuai dengan perkembangan zaman, sebuah bisnis akan dapat berkembang dan bertahan lama.

Maka dari itu, agar bisnis kamu bisa bertahan lama dan berkembang maka pilihlah usaha yang dapat menjanjikan serta mempunyai potensi besar sampai masa depan. 

Dampak Sektor Bisnis Akibat Pandemi

Yang paling terasa, semenjak gelombang pandemi karena virus Corona melanda dunia, pergerakan orang kian dibatasi. Rumah menjadi sentral seluruh aktivitas masyarakat.

Bagaimana tidak? Sebagian besar kegiatan kantor dan sekolah, saat ini, masih dilakukan dari rumah. Pemerintah pun masih terus menghimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah untuk memperkecil risiko penularan Covid-19.

Hingga memasuki kebiasaan dan kenormalan baru pun, aktivitas warga di luar rumah masih tetap dibatasi.  Waktu bekerja dari kantor belum full lagi seperti sebelum pandemi. Begitu pula jumlah pekerja yang diizinkan masuk ke kantor.

Kata Data menyebut, pola hidup dan kerja bakal mengalami gangguan alias disrupsi dalam beberapa tahun ke depan.

Masih dilansir dari Kata Data, Board of Innovation — firma di bidang desain bisnis dan strategi global yang memegang klien-klien multinasional – memprediksi disrupsi ini akan menghasilkan kebiasaan-kebiasaan baru yang tetap bertahan setelah pandemi berlalu. Ini menjadi peluang atau tantangan bagi usahawan.

Baca Juga Bingung Memulai Bisnis ? Simak Tren Media Social 2021 Untuk Dapat Membantu Anda

Berikut ini merupakan prediksi beberapa jenis bisnis yang akan booming di tahun 2021 ini.

1. Bisnis Pelatihan

Seperti disebutkan di atas, banyak orang dipediksi merasa lebih terisolasi, kehilangan pekerjaan, menghadapi masalah kesehatan dan hubungan. Oleh karena itu, di tengah kondisi ini, kebutuhan atas coaching atau pelatihan diprediksi membesar.

Sebut saja pelatihan finansial. Liputan6.com menyebut, pelatihan finansial sebenarnya sudah tidak asing lagi sekarang ini. Sudah banyak akun media sosial atau media yang menyediakan konten edukasi finansial yang mudah dicerna, dari cara mengatur keuangan sampai tips investasi.

Meningkatnya angka pengangguran karena Covid-19, menginspirasi orang untuk mencoba karier baru. Kamu dapat membagi pengalamanmu dalam membangun usaha di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi, saat ini, kamu tak perlu menyewa gedung untuk tempat pelatihannya. Cukup dengan menggunakan platform media sosial.

Tapi dengan perubahan perilaku orang yang akan semakin hati-hati dalam mengatur keuangan, bisnis coaching seputar finansial akan semakin diminati. Kalau kamu punya latar belakang keilmuan yang sesuai, kenapa tidak mencobanya?

2. Layanan Kesehatan dan Kebersihan

Pandemi Covid-19 menyebabkan masyarakat sebisa mungkin menghindari rumah sakit atau klinik. Masyarakat mulai bergeser menggunakan layanan kesehatan online.

Nah, kamu bisa membuat aplikasi terkait kesehatan untuk memudahkan mereka berobat tanpa harus keluar rumah.

Selain itu, jasa layanan kebersihan bakal dibutuhkan masyarakat. Usaha seperti ini diperkirakan semakin banyak dicari. Penyebaran virus Corona menyebabkan masyarakat lebih berhati-hati terhadap orang, tempat dan produk yang dihadapinya.

Namun, jika membuka usaha ini, kamu juga harus mampu memberi jaminan tentang kebersihan dan kesehatan dari jasamu.

3. Usaha Makanan dan Minuman Herbal

Pandemi membuat masyarakat semakin peduli dengan kesehatan. Mereka akan berusaha meningkatkan imunitas tubuh agar tak gampang terserang virus.

Oleh karena itu, usaha minuman dan makanan herbal menjadi salah satu usaha yang akan berkembang dan diminati.

4. Jasa Renovasi Rumah

Liputan6.com menyebut, selama pandemi Covid-19 ini, pencari cara reparasi dan renovasi di dunia maya meningkat 140 persen.

Banyaknya waktu di rumah, tanpa sadar mendorong masyarakat untuk lebih peduli pada keindahan dan kebersihan rumah. Bukan cuma terkait fisik rumahnya, tapi juga perabotan.

Keinginan untuk bisa mereparasi perabotan rumah sendiri tanpa bantuan tukang pun muncul di situasi seperti itu. Kamu bisa nih memulai usaha yang menyediakan keperluan untuk renovasi rumah.

5. Produk Kecantikan

Tidak mempunyai waktu untuk ke salon, masyarakat sebisa mungkin menghindari tempat ramai seperti rumah sakit.

Hal ini menyebabkan sebagian orang melakukan perawatan kecantikan dari rumah. Misalkan ketika mengecat rambut.

Fakta ini bisa menjadi inspirasimu untuk menjual produk salon yang mudah dipakai. Kamu bisa cek di internet apa saja sih produk kecantikan yang sedang hits.

6. Pariwisata Khusus Lokal

Usaha travel terhantam cukup parah selama pandemi Corona. Namun, di era New Normal, sedikit demi sedikit bidang usaha ini mulai bangkit, terutama pariwisata lokal.

Sebut saja Puncak, Kabupaten Bogor. Corona masuk Indonesia pada Maret 2020. Namun, pada Juni 2020, masyarakat sudah mulai berada di titik jenuhnya.

Sempat viral, Sabtu 27 Juni 2020, kawasan wisata di area kebun teh Puncak, Cisarua, ramai dikunjungi wisatawan lokal.

Kondisi ini bisa kamu manfaatkan untuk menawarkan tiket atau paket liburan dalam negeri, tentunya tetap dengan memastikan penerapan protokol kesehatan.

Coba cek juga tempat-tempat wisata yang tak banyak diketahui orang agar pelangganmu dapat menjaga jarak aman selama berwisata.

7. Produk Pencegah Virus

APD seperti face shield dan hazmat kini bisa dibuat oleh siapa saja. Nah, produk ini masih akan diminati dan menghasilkan cuan pada 2021. Tak hanya itu, kamu bisa menjual hand sanitizerdan alat pelindung diri lainnya, masker misalnya.

Sejak wabah Covid-19, masker wajib dipakai terutama jika keluar rumah. Oleh karena itu, permintaan akan masker diprediksi tidak akan turun pada tahun depan.

Kamu juga bisa berkreasi untuk menciptakan alat pelindung diri yang praktis dan terjangkau. Contoh, topi bertirai plastic.

8. Reseller atau Dropshipper

Pandemi rupanya tidak membuat minat belanja masyarakat turun drastis. Hanya saja perilaku mereka berubah. Selama pandemi, mereka lebih memilih belanja secara online.

Nah, karena marketplace terus diburu, kamu bisa mencoba peluang dengan menjadi reseller atau dropshipper.

9. Jasa Titip

Lagi-lagi karena pembatasan aktivitas di luar rumah, orang-orang enggan pergi ke pusat keramaian seperti mal. Padahal, pada momen tertentu, tenan mal memberikan diskon besar-besaran.

Sebagian orang bakal membutuhkan jasa titip yang gesit mendapatkan barang diskonan.

10. Jasa Digital Marketing

Usaha ini tumbuh subur seiring dengan perkembangan teknologi digital. Kini, banyak orang yang beralih ke pemasaran digital. Namun, tidak semua orang mengerti dan paham.

Kalau kamu punya kemampuan di bidang ini, coba deh mulai pasarkan jasamu.

Itu dia prediksi bisnis yang akan booming di tahun 2021 ini, nah yang mana kira-kira yang paling cocok buatmu? Memilih usaha memang seperti memilih jodoh ya, kamu harus bisa menyesuaikannya dengan karakter diri kamu, dan satu lagi, kamu juga harus bisa mencintai bidang itu, dengan begitu kamu akan bisa menghadapi tantangan dan rintangan yang ada di depan nanti.

Sumber Artikel :

Bingung mulai bisnis? Ini dia tren media social 2021

Bingung mulai bisnis? Ini dia tren media social 2021

Tren Sosial Media 2021 dikutip dari Selular.id – Tahun 2020 lalu adalah tahun yang memberikan dampak dan perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan. COVID-19 merupakan pandemi global pertama di era digital, Facebook melihat bagaiana peristiwa ini mempersingkat rencana transformasi digital selama lima tahun menjadi hanya beberapa bulan. Orang cenderung sekamin menghabiskan waktu mereka di ranah daring untuk terhubung dengan satu sama lain, bekerja, berbelanja, bermain game dan hal menarik lainnya.

Country Director Facebook di Indonesia Pieter Lydian menyampaikan orang menajadi sangat cepat berdaptasi dengan teknologi baru, sehingga bisnis juga harus mengikuti perkembangan ini. Namun dengan ketidakpastian ekonomi saat ini, ekspektasi publik terhadap pengalama yang mereka dapatkan dengan bisnis berkembang lebih pesat dari biasanya. Bisnis memiliki kesempatan untuk menjadi kekuatan utama yang mendorong pemulihan ekonomi di masa-masa mendatang.

Pieter mengakatakan “Di Indonesia, dimana pelaku UKM berkontribusi hampir 61% bagi PDB, banyak di antara mereka yang bergantung pada ketahanan dan proses pemulihan. Untuk mewujudkan hal ini mereka harus bisa berdaptasi dengan cepat terhadap kebutuhan konsumen baik secara daring maupun offline dan menemukan cara agar bisnis meraka dapat terus berjalan. Sejumlah bisnis dari berbagai skala sudah melakukan hal tersebut berani mengambil langkah perubahan yang menakjubkan melalui kreatifitas mereka.”

“Pada awal 2020, kami menyampaikan lima tren sosial yang muncul di dalam platform; mobile,video,berbagi singkat,berkirim pesan, dan electronic commerece. Menyambut tahun 2021, tren-tren ini sangat terlihat di Asia Pasifik, termasuk di Indonesia, mendorong bisnis berbagai skala untuk dapat beradaptasi dengan penjualan daring,” lanjutnya.

Meskipun toko fisik atau offline akan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan kesejahteraan ekonomi dari komunitas lokal, dapat dilihat jelas jika ecommerce akan terus bertumbuh. Lalu apa makna dari tren-tren tersebut bagi bisnis di area apa saja yang sebaiknya menjadi fokus di tahun 2021 ?

Mobile dan Video Pendek

Facebook membagikan perkembangan popularitas video dari tahun ke tahun, namun di 2020 memecahkan seluruh rekor tersebut seiring dengan kegiatan besar orang yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah karena karantina wilayan dan pembatasan sosial.

Salah satu contohnya adalah fenomena live-streaming di periode karantina, yang menyebabkan sektor ini tumbuh sebenar 45% pada Maret dan April secara global. Selain itu, Indonesia berkontribusi sebesar 77,5% dari total penonton video digital. VIdeo pendek sangat populer karena dapat menjadi sarana ekspresi diri dan hiburan yang sangat dibutuhkan.

Berdasarkan tren tersebut, Facebook melihat perpaduan baru belanja daring, sebuah penggabungan antara hiburan dan penjualan yang dinisiasi oleh kreator konten, dan akan terus berkembang sehingga bisnis yang ingin diperhatikan dan didengarkan akan berusaha untuk berpikir mengenai bagaimana penampilan visual mereka di ranah daring.

Discovery Commerce

Keduan bisnis perlu menyadari fakta orang segala usia kini terbuka pada cara-cara baru dalam menemukan produk dalam berbelanja. Hal ini membutuhkan pola pikir yang inovatif. Sekarang merupakan waktu untuk berani memulai suatu eksperimen yang baru klik dan kumpulkan atau layanan berlangganan, dan mengadopsi teknologi terkini seperti AR.

Hal ini juga berarti bahwa bisnis perlu mengonsepkan ulang platform yang dapat mendorong kehadiran bisnis agar lebih mudah ditemukan. Sebagai contoh, di tahun ini Facebook memperkenalkan Facebook Shops yang memudahkan bisnis untuk mendirikan toko daring yang dapat di akses konsumen baik di Facebook maupun Instagram.

Metode lain dapat berupa mengantarkan orang ke toko Anda melalui video 360, membantu orang mencoba produk di rumah menggunakan filter AR atau menggunakan iklan yang dapat dimainkan untuk mendorong interaksi konsumen dengan produk Anda dengan cara yang inovatif. Hal ini juga berarti bisnis harus memperhatikan moment lokal seperti Mega Sale Days di tanggal yang sama dengan bulan di setiap bulannya yang kini mendorong pola perilaku baru yakni memberikan hadiah untuk diri sendiri.

Percakapan dan perdagangan lintas batas

Bayangkan tentang percakapan dan perdagangan lintas batas. Facebook melihat berkirim pesan merupakan salah satu cara yang sangat berkembang dan diminati orang untuk dapat berinteraksi dengan bisnis. Lebih dari 175 juta orang mengirim pesan ke akun WhatsApp Business setiap harinya di seluruh dunia, dan Facebook memperkirakan angka ini akan terus meningkat.

Dalam setahun terakhir, perusahaan mencatat total percakapan sehari-hari dari orang dan bisnis di Messenger dan Instagram tumbuh lebih dari 40%. Aktivitas seperti menelpon dan mengirim email ke bisnis bukan hanya menghabiskan banyak waktu dan sumber daya, cara ini jyga kurang diminati oleh konsumen. Perubahan cara bagaimana orang berkomunikasi mengindikasikan bahwa bisnis perlu membuat sarana berkirim pesan untuk berinteraksi dengan konsumen terkait tata cara perbelanjaan lainnya.

Seiring dengan berjalannya waktu dan tumbuh pesatnya digitalisasi di berbagai industri, hal ini memperkuat peluang untuk berbisnis lintas batas. Karenanya, bisnis juga perlu membangun koneksi secara aktif dalam setiap tahapan pengalaman berbelanja konsumen.

Kita berada di era baru perdagangan yang dimana tren sosial media di 2021 diprediksi akan berkembang dengan pesan namun beberapa hal akan tetap sama orang lebih memilih berinteraksi dengan bisnis sebagaimana manusia saling berinteraksi yaitu bersifat personal dan bebas hambatan. Cara orang menemukan produk dan jasa baru kini menjadi sebuah pengalaman sosial. Mulai dari terhubung dengan bisnis kesukaan melalui kolaboasi bersama kreator konter atau berinterksi dengan bisnis lokal saat Facebook Live.

Apapun skala bisnis Anda pastikan bisnis tersebut mudah terlihat dapat ditemukan dan mampu berinteraksi secara lintas batas, akan menjadi faktor utama dapat beralih dari sekedar bertahan menjadi terus berkembang.

Nah bagaimana menurut kalian tentang tren sosial media di 2021 ini ?

 

Sumber Artikel :

Strategi Konten Marketing Yang Baik Dan Benar

Strategi Konten Marketing Yang Baik Dan Benar

Strategi konten marketing sangat penting bagi para pebisnis. Persaingan bisnis di era digital mengharuskan para pelakunya untuk terus berlomba menghadirkan inovasi dan gebrakan terbaru demi memancing perhatian khalayak yang akan menjadi calon pelanggan. Bukan hanya dalam hal pengembangan produk, strategi marketing pun juga membutuhkan berbagai inovasi untuk mendukung kemajuan bisnis. Nah, salah satunya adalah dengan melakukan konten marketing.

Konten marketing sendiri adalah berbagai bentuk posting-an yang disajikan di sosial media atau web bagi anda yang ingin memaksimalkan pemasaran secara online. Bentuk konten marketing sendiri bisa berupa teks, gambar, video, infografis, atau konten lainnya yang dipublikasikan di situs atau di media sosial brand anda. Sayangnya, belum banyak pelaku bisnis UKM yang belum memahami pentingnya konten marketing untuk meningkatkan nilai penjualan.

Kualitas sebuah konten marketing Anda merupakan salah satu faktor efektifitas dalam strategi pemasaran yang Anda lakukan. Namun, sayangnya membuat konten marketing yang berkualitas tidaklah semudah itu.

Untuk membuat konten yang baik, Anda harus menyakinkan para konsumen bahwa konten yang anda buat merupakan konten yang tepat, untuk orang yang tepat, dan pada waktu yang tepat juga.

Melalui konten marketing yang menarik, Anda akan mampu menciptakan hubungan yang kuat dengan pelanggan. Ditambah lagi bahwa pada saat ini, hampir semua aktivitas pemasaran difokuskan kepada pemasaran digital, dimana hal ini berarti terfokus pada konten yang ditampilkan.

Maka dari itu penting untuk memiliki rencana konten marketing yang solid dan cerdas. Jika anda kesulitan untuk menentukan bagaimana konten marketing yang tepat sesuai dengan bisnis anda, maka anda dapat membaca artikel mengenai strategi konten marketing yang baik ini. Sebelum kita membahas strateginya, ada baiknya kita membahas hal-hal yang terkait.

Baca Juga Tips Remarketing

Apa itu Konten Marketing ?

Menurut ContentMarketing Institute, konten marketing bisa didefinisikan sebagai sebuah strategi marketing yang fokus dalam membuat dan mendistribusikan konten yang berharga, relevan, dan konsisten untuk menarik dan mendapatkan audience dengan tujuan akhir untuk menghasilkan keuntungan bagi sebuah bisnis.

Saat ini, sudah banyak pemain digital marketing yang menyadari pentingnya konten marketing sebagai bagian dari strategi marketing mereka. Menurut sebuah survey oleh konten Marketing Institute, 70% marketers bisnis B2B mengatakan bahwa mereka membuat lebih banyak konten di tahun 2017 ini jika dibanding tahun 2016.

Seberapa Penting Konten Marketing ?

Pentingnya konten marketing telah berkembang secara signifikan. konten marketing adalah salah satu cara paling efektif bagi Anda pebisnis online untuk memasarkan bisnis Anda. Ini dikarenakan pelanggan hanya memilih untuk berinteraksi dengan konten yang menarik minat mereka, berlawanan dengan marketing tradisional.

Secara statistik, konten marketing dapat meningkatkan conversion rate Anda sebesar 6 kali lipat. Menurut sebuah studi oleh Aberdeen Group, rata-rata conversion rate sebuah website yang mengaplikasikan konten marketing adalah 2,9%. Sementara website yang tidak melakukan konten marketing hanya mendapat rata-rata conversion rate sebesar 0,5%.

Jika Anda masih tidak yakin dengan keefektifan konten marketing, masih banyak studi yang dapat membantu menjelaskan mengapa Anda memerlukan konten marketing. Demand Metric memiliki beberapa bukti bahwa konten marketing adalah strategi marketing yang efektif.

Manfaat Strategi Konten Marketing
Source : https://assets-global.website-files.com/5e7c7409d33b4040482e9563/5ec248cc2e1d992e81ec9d96_Academy-Dummy-Article-7.png

Strategi Konten Marketing Yang Baik dan Benar

1. Anda Harus Mengenali Pasar dan Audiens Terlebih Dahulu

Untuk membuat konten yang baik, untuk melakukan strategi yang sukses, Anda perlu mengetahui target audience Anda. Dengan mengetahui target audience Anda, Anda bisa membuat konten yang lebih relevan dan menarik bagi para audience agar nantinya mereka mau membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Anda juga bisa melihat tipe konten apa yang tepat untuk diberikan kepada audiens Anda. Apa mereka menginginkan informasi tentang bagaimana cara menggunakan produk anda? Apa mereka meninginkan promo atau hal-hal yang sifatnya gratis dari brand anda? Apa yang mereka inginkan, konten yang panjang atau yang singkat dan padat? Apakah konten yang anda buat menjawab kebutuhan audiens? Bagaimana dengan konten visual atau video? Strategi seperti apa yang akan anda terapkan dalam konten lain seperti audio, video, serta format lainnya?

Untuk menfasilitasi kebutuhan audiens, Anda harus memadukan beberapa tipe konten – agar konten yang Anda buat dapat dipilih oleh audiens yang menurut mereka lebih relevan.

2. Tetapkan Tujuan Dari Konten Marketing Anda

Mengapa Anda ingin memulai perencanaan cocntent marketing? Apa tujuan Anda? Apa yang membuat Anda tertarik mulai membuat konten? Mengetahui tujuan apa yang ingin Anda capai sebelum Anda memulai perencanaan dapat membantu Anda menentukan hal-hal seperti apa yang cocok untuk dimasukkan dalam strategi konten marketing.

Semua pemilik bisnis yang ditanya mengenai apa yang diharapkan dari konten marketing yang dibuat, 9 dari 10 akan mengatakan untuk meningkatkan penjualan. Pembuatan konten marketing yang menarik harus dilakukan secara berkala dan bertahap sebelum mencapai hasil akhir berupa peningkatan penjualan.

Pada dasarnya, tujuan utama dari sebuah konten marketing adalah untuk meningkatkan brand awareness – agar lebih banyak orang mengetahui apa yang Anda lakukan, dan siapakah Anda. Di saat awal Anda mencoba membangun setiap konten marketing yang ada menjadi lebih menarik. Anda hanya akan mendapatkan lebih banyak target audience yang melihat bisnis Anda.

Setelah dari fase brand awareness, Anda baru memulai menetapkan tujuan menjadi peningkatan penjualan, maka di sini konten yang dibuat bisa yang fokus ke produk, promo-promo, dan sebagainya. Menentukan tujuan akan menentukan konten seperti apa yang akan Anda buat. Saat Anda sudah membuat konten marketing yang menarik, akan banyak bermunculan target konsumen potensial baru bagi Anda.

3. Konten Yang Dibuat Harus Mendefinisikan Audiens Anda

Tanpa mengetahui siapa target audiens, apa yang mereka butuhkan, dan dimana mereka biasa berkumpul akan mustahil bagi Anda untuk memiliki kesempatan menciptakan konten yang benar-benar mendidik, menghibur, dan mengubahnya pola pikir audiens. Pastikan konten yang Anda buat haruslah mampu mendefinisikan target audiens Anda.

Ketahuilah lebih dalam akan lokasi geografis, pekerjaan, pendapatan dan karakteristik masing-masing audiens. Posisikan diri Anda sebagai audiens dan mulailah memahami motivasi yang dimiliki.

Contohnya: jika bisnis Anda menjual gadget, dan target audiens Anda merupakan orang-orang berusia 14-40 tahun yang sadar akan teknologi, maka konten yang dibuat haruslah mencerminkan kemajuan teknologi saat ini.

4. Upload Konten Diwaktu Yang Tepat

Banyak sekali penelitian di Internet tentang penentuan waktu terbaik untuk kamu dapat mengunggah konten di media sosial, email, website, dan lain – lain. Anda bisa mencoba dengan melihat efektifitas dari konten yang anda telah upload – untuk melihat waktu yang terbaik untuk konten Anda. Berikut ini ada beberapa hasil penelitian yang dapat menjadi insight anda dalam menentukan waktu yang tepat untuk upload konten:

  • Email – Menurut Mail Chimp, waktu terbaik untuk mengirimkan newsletter kepada audiens dalam rentang waktu pukul 8 pagi hingga pukul 2 siang. Pada jangka waktu ini, Anda berpeluang besar mendapatkan respons terbaik dari audiens.
  • Website post – Menurut penelitian yang dilakukan TrackMaven, waktu terbaik untuk upload artikel baru pada website Anda adalah pada pukul 3 sore, karena tidak banyak artikel yang diupload pada waktu tersebut, sementara jumlah audiens yang membaca konten cukup banyak. Sementara hari minggu merupakan hari terbaik untuk upload konten.
  • Facebook – Tingkat engagement di News Feed Facebook akan lebih tinggi 18% pada hari Kamis dan Jumat serta 32 % lebih tinggi pada akhir pekan (Buffer). Waktu terbaik untuk upload konten bervariasi dari pukul 1 siang untuk mendapatkan share yang paling banyak, hingga pukul 3 sore untuk mendapatkan lebih banyak klik.
  • Instagram – Hasil studi menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk post di Instagram adalah di pukul 2 siang sampai pukul 5 siang. Hal ini karena tidak banyak yang upload Instagram di rentang waktu ini dan membuat mereka lebih engaged dengan konten yang ada. Hari dengan engagement terbaik untuk upload Instagram adalah di hari rabu dan kamis.
  • Twitter – Sebuah studi yang dilakukan oleh Twitter menunjukkan bahwa pengguna Twitter lebih ramai beraktivitas 181% lebih banyak saat sedang perjalanan berangkat dari rumah ke sekolah atau kantor dan sebaliknya. Sementara ada studi dari Buffer bahwa waktu terbaik untuk mengunggah konten di Twitter di dini hari, karena akan mendapatkan klik lebih banyak di waktu lain.

5. Tentukan Jenis Konten Yang Ingin Dibuat

Anda kemudian perlu memikirkan jenis konten apa yang ingin Anda buat. Ada berbagai jenis konten yang bisa Anda pilih. Berikut adalah beberapa format konten yang paling banyak digunakan:

a. Blog post

Blog post adalah jenis konten yang paling sering digunakan dalam konten marketing. Blog post biasanya tersedia di website Anda dan dirilis secara rutin untuk menarik pengunjung baru ke website Anda. Post Anda harus memiliki nilai agar audience Anda tertarik untuk membaca dan membagikannya melalui social media. Blog post direkomendasikan agar terdiri dari 1000 – 2000 kata, tapi Anda boleh bereksperimen untuk melihat apakah audience Anda lebih menyukai artikel yang panjang atau lebih pendek.

b. Ebooks

Ebooks adalah tools untuk mengumpulkan lead yang dapat diunduh oleh konsumen potensial setelah mengirimkan formulir utama (seperti misalnya bergabung dengan newsletter Anda) dengan informasi kontak mereka. Ebooks biasanya lebih panjang, lebih mendalam, dan dipublikasikan lebih jarang daripada postingan blog, yang ditulis untuk menarik pengunjung ke situs web.

Ebooks adalah langkah selanjutnya dalam proses pemasaran inbound: Setelah membaca posting blog (seperti yang ini), pengunjung mungkin menginginkan lebih banyak konten dari sebuah ebook dan mengirimkan informasi kontak mereka untuk mempelajari lebih banyak informasi berharga untuk bisnis mereka.

c. Template

Template adalah format konten yang praktis untuk dicoba karena menghasilkan lead untuk Anda sambil memberikan nilai yang lebih tinggi kepada audience Anda. Saat Anda memberi audience template untuk menghemat waktu dan membantu mereka sukses, mereka cenderung akan lebih terlibat dengan konten Anda di masa yang akan datang.

d. Infographics

Infographics dapat mengatur dan memvisualisasikan data dengan cara yang lebih meyakinkan daripada kata-kata saja. Ini adalah format konten yang bagus untuk digunakan jika Anda mencoba berbagi banyak data dengan cara yang jelas dan mudah dimengerti. Jika Anda tertarik untuk membuat infographics, kami sudah menyiapkan artikel tentang tools yang bisa Anda gunakan untuk membuat infographics dengan mudah .

e. Video

Video adalah media konten yang sangat menarik yang dapat dibagikan di seluruh platform media sosial dan situs web. Video memerlukan investasi waktu dan sumber daya yang lebih besar daripada konten tertulis, namun dengan meningkatnya popularitas visual marketing, (konten video lebih mungkin dibagikan melalui social media sebesar 40X daripada jenis konten lainnya ) ini merupakan jenis konten yang patut dicoba.

f. Podcast

Memulai podcast akan membantu audience menemukan merek Anda jika mereka tidak mempunyai waktu atau minat untuk membaca konten setiap hari. Jumlah pendengar podcast semakin berkembang – pada tahun 2016, diperkirakan 57 juta orang mendengarkan podcast setiap bulannya. Jika Anda memiliki orang yang menarik untuk diwawancarai atau melakukan percakapan dengan host, pertimbangkan podcasting sebagai format konten lain untuk bereksperimen.

Jika dibandingkan dengan memasang iklan, konten marketing jauh lebih efisien dan efektif dari sisi keuangan. Iklan mungkin hanya akan menampilkan persuasi atau ajakan untuk mengunjungi web kita dan membeli produk kita, tapi konten marketing yang menarik bisa menghasilkan likes dan share yang akan semakin memperluas jangkauan pasar kita.

Semakin banyak netizen yang menyukai dan membagikan konten yang kita buat, maka akan semakin besar juga kemungkinan konten tersebut menjadi viral dan ditemukan lebih banyak orang lagi. Sedikit banyak tentu saja akan berpengaruh pula pada konversi penjualan. Itulah pentingnya membuat konten yang menarik dan viral dalam berbisnis serta strategi konten marketing yang baik dan benar bagi bisnis anda.

Sumber Referensi :

 

Tips Remarketing Dalam Bisnis Saat Ini

Tips Remarketing Dalam Bisnis Saat Ini

Sedikit Tentang Remarketing

Tips remarketing dalam bisnis merupakan hal yang patut untuk anda ketahui. Ketika seseorang membeli sesuatu yang dibutuhkan (diinginkan), terlebih dulu mereka akan mengecek informasi barang atau jasa yang dicarinya tersebut secara online.

Mungkin saja mereka akan mengunjungi website anda, namun tidak semua pengunjung langsung melakukan transaksi di kunjungan pertamanya. Untuk itulah dibutuhkan sebuah cara untuk meyakinkan pengunjung agar melakukan transaksi di website anda.

Salah satu cara yang bisa anda lakukan yaitu dengan melakukan “remarketing campaign”. Remarketing campaign yaitu cara yang efisien untuk menampilkan iklan spesifik kepada mereka yang pernah mengunjungi website anda sebelumnya.

Remarketing merupakan bagian penting dari rencana pemasaran Anda karena membantu Anda terhubung dengan orang-orang yang menunjukkan minat pada bisnis Anda dan mendorong mereka untuk menjadi pelanggan. Jika Anda tidak ingin kehilangan penjualan untuk bisnis Anda, Anda perlu berinvestasi dalam remarketing untuk mendapatkan prospek tersebut.

Pada halaman ini, kami akan membahas tujuan dan tips remarketing dalam bisnis untuk membantu Anda mencapai tujuan tersebut

Baca Juga Digital Marketing Untuk Mendapatkan Penghasilan

Mengapa Remarketing Itu Penting ?

Jangan pernah melupakan pentingnya menyampaikan pesan yang relevan secara kontekstual kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat. Hal ini tidak akan membiarkan pengguna melupakan merek dari produk Anda. Dan Anda akan menjadi yang pertama diingat saat pengguna tersebut akhirnya memutuskan untuk melakukan pembelian. 

  1. Satu dari lima pemasar sekarang memiliki anggaran khusus untuk remarketing (DIGIDAY).
  2. Tiga puluh persen konsumen memiliki reaksi positif atau sangat positif terhadap iklan yang ditargetkan ulang, vs. 11 persen yang merasa negatif tentangnya (comScore).
  3. Rata-rata rasio klik-tayang untuk iklan bergambar adalah 0,07 persen, dan rata-rata klik-tayang untuk iklan yang ditargetkan ulang adalah sekitar 0,7 persen (DIGIDAY).
  4. Perusahaan CPY, Kimberly-Clark menerima rasio konversi 50 hingga 60% lebih tinggi di antara pelanggan yang telah ditargetkan ulang (DIGIDAY).

Apa Sasaran Remarketing Anda ?

Sebelum mengetahui tips remarketing dalam bisnis anda perlu menentukan sasaran dari remarketing bisnis anda. Saat Anda membuat kampanye pemasaran apa pun, Anda perlu menetapkan sasaran. Sasaran ini membantu Anda membentuk kampanye Anda. Anda harus menentukan sasaran untuk kampanye Anda, sehingga Anda dapat menyusun kampanye yang berhasil.

Perusahaan terutama menetapkan dua jenis sasaran untuk kampanye remarketing mereka, yaitu mendapatkan prospek untuk bertindak dan membangun kesadaran merek mereka.

1. Dorong Pelanggan Untuk Bertindak

Perusahaan menggunakan remarketing agar audiens mereka mengambil tindakan, yang biasanya melakukan pembelian. Perusahaan-perusahaan ini menargetkan orang-orang yang sedang mempertimbangkan produk mereka.

Baik seseorang menjelajahi produk atau meninggalkan keranjangnya, perusahaan dapat menargetkan ulang orang-orang tersebut untuk mendorong mereka mempertimbangkan kembali dalam melakukan pembelian.

2. Bangun Kesadaran Brand

Beberapa perusahaan akan menggunakan iklan yang dipasarkan ulang untuk membangun kesadaran brand. Ini akan membantu bisnis Anda menjadi yang terdepan di benak orang.

Dengan membuat iklan yang membangun kesadaran brand, konsumen akan lebih mengenal dan mempercayai perusahaan Anda. Anda ingin prospek melihat iklan Anda dan mengenali brand Anda untuk pada akhirnya memperoleh lebih banyak konversi. Ketika tiba waktunya untuk melakukan pembelian, mereka akan mengingat brand Anda dan memilih perusahaan Anda daripada pesaing.

Ini adalah dua sasaran utama kampanye remarketing yang harus selalu Anda pikirkan saat menetapkan sasaran Anda. Anda juga harus menetapkan tujuan dengan angka tertentu terkait tayangan atau konversi, karena ini akan memandu Anda untuk mencapai hasil yang nyata.

Tetapkan sasaran yang praktis dan dapat dihitung untuk membuat kampanye remarketing yang lebih berhasil yang mengubah prospek berkualitas untuk brand Anda.

Tips Remarketing Dalam Bisnis Yang Anda Miliki

1. Pilih Audiens Yang Tepat

Jika Anda ingin memiliki kampanye remarketing yang sukses, Anda harus memulai dengan audiens Anda. Jika Anda tidak menargetkan audiens yang tepat untuk brand Anda, Anda berisiko kehilangan prospek yang mudah dikonversi dan Anda tidak akan melihat hasil terbaik untuk bisnis Anda.

Anda dapat menggunakan daftar dari metode pemasaran Anda yang lain untuk menemukan prospek. Profil media sosial dan pemasaran email Anda adalah sumber yang bagus untuk menargetkan orang-orang yang tertarik atau telah memeriksa produk Anda.

2. Segmentasikan Audiens Anda

Ada banyak orang di antara audiens Anda yang memiliki minat yang sama atau melihat produk serupa. Jadi, saat Anda membuat kampanye, Anda akan melihat lebih banyak kesuksesan dengan kampanye Anda jika anggota grup masuk dalam kategori tertentu.

Misalkan Anda memiliki bisnis kaos kaki. Anda akan melihat beberapa orang melihat karpet, sementara yang lain melihat lantai kayu keras. Karena mereka melihat produk yang sangat berbeda, Anda ingin memasarkan ulang kepada mereka secara terpisah.

Anda dapat memecahnya lebih jauh dan mengelompokkan audiens berdasarkan apa yang mereka lihat juga. Ini akan membantu Anda membuat iklan yang dipersonalisasi yang menarik bagi audiens Anda.

Saat Anda mengelompokkan audiens berdasarkan minat mereka, Anda dapat memberikan konten yang lebih disesuaikan yang akan membantu mereka berkonversi.

3. Pertimbangkan Remarketing Dinamis

Bentuk remarketing lanjutan adalah remarketing dinamis yang melayani riwayat penjelajahan pemirsa Anda. Dengan menggunakan teknik pemasaran dinamis dalam kampanye Anda, Anda akan dapat menarik prospek kembali ke situs Anda dengan lebih baik.

Saat Anda menggunakan remarketing dinamis, Anda dapat menampilkan iklan berisi produk yang telah dilihat pengunjung sebelumnya. Jika Anda memiliki audiens yang dikelompokkan berdasarkan minat mereka, ini akan semakin memudahkan untuk mengiklankan produk kepada mereka.

Remarketing dinamis juga memungkinkan Anda memilih tata letak terbaik berdasarkan orang dan perangkat yang mereka gunakan. Ini membantu Anda memberikan pengalaman periklanan yang lebih baik untuk audiens Anda. Dengan menggunakan remarketing dinamis, Anda dapat memberikan pengalaman iklan yang lebih baik kepada prospek.

4. Buat Iklan Yang Mencerminkan Bisnis Anda

Jika Anda akan membuat iklan, penting bagi Anda untuk membuat iklan yang mencerminkan brand Anda. Anda perlu memastikan bahwa anggota audiens Anda akan mengenali bahwa iklan tersebut dari bisnis Anda.

Untuk melakukan ini, Anda sebaiknya menggunakan skema warna dan gaya khas yang terkait dengan perusahaan Anda. Ini akan membantu orang segera mengenali iklan bisnis Anda saat mereka menyadarinya.

Dengan memberikan sentuhan unik pada iklan Anda, merek Anda akan selalu diingat orang. Bangun pengenalan merek agar menonjol di antara pesaing Anda untuk mendapatkan lebih banyak konversi prospek pada saat pembelian.

5. Buat Iklan Responsif

Anda harus membuat iklan responsif untuk kampanye remarketing Anda. Iklan responsif penting karena membantu memberikan pengalaman iklan yang lebih baik kepada audiens Anda. Iklan responsif menyesuaikan ukurannya agar pas dengan layar. Ini memungkinkan semua jenis pengguna untuk melihat iklan dalam format terbaik untuk perangkat mereka.

Selain itu, mereka sesuai dengan ruang iklan di setiap perangkat yang digunakan audiens Anda. Misalnya, jika Anda memiliki satu prospek yang melihat iklan Anda di seluler dan yang lainnya di desktop, iklan akan mengubah tampilannya agar sesuai dengan ruang yang menempati perangkat.

Apakah Anda memiliki iklan spanduk, iklan dinamis, atau jenis media promosi lainnya, desain responsif memastikan bahwa iklan Anda menyesuaikan dengan pengalaman audiens Anda. Ini berarti bahwa semua pengguna akan mendapatkan pengalaman positif dengan iklan Anda yang akan membuat mereka lebih cenderung untuk berkonversi.

6. Berikan Iklan Pada Orang Yang Membeli Sebelumnya

Saat Anda menjalankan kampanye remarketing, Anda akan memperoleh lebih banyak konversi dan meningkatkan keuntungan bisnis. Ini mungkin tampak seperti ujung jalan, tetapi ada potensi untuk memperoleh lebih banyak konversi.

Jika konsumen membeli sesuatu tanpa item tambahan yang dapat bekerja dengan produk tersebut, Anda memiliki kesempatan untuk membuat konversi tambahan dari informasi tersebut. Ini adalah cara yang bagus untuk terhubung dengan prospek yang sudah menyukai produk Anda dan memperoleh lebih banyak konversi untuk bisnis Anda.

Misalnya, apakah Anda pernah membeli sesuatu dan kemudian menerima email atau melihat iklan untuk item yang terkait dengan produk yang Anda beli? Ini dimaksudkan agar Anda melakukan pembelian tambahan. Banyak perusahaan akan menggunakan taktik “jika Anda menyukai ini, Anda akan menyukai ini” untuk membuat lebih banyak penjualan dan menarik konsumen untuk membeli item tambahan.

Pikirkan seperti ini: Jika seseorang membeli konsol game, mereka akan menginginkan hal-hal seperti game, pengontrol tambahan, atau pengisi daya untuk pengontrol, di antara produk lainnya. Anda dapat menggunakan remarketing untuk mengiklankan produk tambahan kepada orang-orang ini. Dengan mengiklankan produk baru kepada orang-orang yang sebelumnya telah membeli produk dari situs web Anda, Anda akan meningkatkan konversi untuk bisnis Anda.

7. Jadwalkan Iklan Pada Waktu Yang Tepat

Saat Anda membuat kampanye remarketing, Anda tidak ingin membuang-buang uang untuk iklan jika target audiens Anda tidak melihatnya. Anda dapat mencegah hal ini dengan menjadwalkan iklan Anda untuk muncul pada saat prospek Anda kemungkinan besar akan melihatnya.

Anda perlu meneliti audiens target Anda untuk memahami kapan mereka kemungkinan besar akan online. Setelah Anda mengetahui waktu dan hari, Anda dapat mengatur agar iklan Anda muncul di sekitar waktu tersebut.

Dengan menjadwalkan iklan pada waktu yang tepat, Anda akan melihat lebih banyak kesuksesan dengan kampanye remarketing Anda.

Demikian penjelasan singkat mengenai remarketing dan tips remarketing dalam bisnis. Pada hakikatnya, remarketing adalah strategi marketing yang patut diperhatikan dengan baik oleh para marketer saat ini.

Sebab, dengan strategi ini anda dapat meraih tingkat penjualan yang tinggi, bahkan memenuhi target pemasaran anda.

Bagaimana kalian ? Semakin tertarik dengan strategi yang satu ini ?

Sumber Referensi : 

Usaha Bisnis Tanpa Modal di Masa Pandemi

Usaha Bisnis Tanpa Modal di Masa Pandemi

Usaha bisnis tanpa modal menjadi pilihan yang tepat di masa pandemi sekarang ini, karena lanskap ekonomi dan bisnis saat ini bergerak ke arah digitalisasi, sehingga membuat pebisnis ditantang untuk menjalankan bisnis dengan lebih cepat, efisien, dan terukur dengan bantuan teknologi. Kehadiran teknologi yang semakin canggih membuka peluang besar bagi Anda yang ingin menjadi wirausaha tanpa modal besar.

Walaupun saat ini banyak peluang bisnis yang tidak mengeluarkan banyak modal, bisnis tetap bisa menghasilkan keuntungan. Penasaran bidang usaha apa saja yang bisa dimulai tanpa modal dan bisa dijalankan dari rumah? Kenapa bisnis online semakin diminati? Ada beberapa hal sebenarnya yang menjadi alasan, yaitu:

  • Bisa dilakukan di mana saja
  • Bermodal kecil
  • Dijamin menguntungkan

Percaya atau tidak, Anda bisa mendapatkan keuntungan 3 kali lipat atau bahkan lebih! Lantas bagaimana cara menjadi pengusaha online? Simpel saja sebenarnya. Sebelumnya Anda hanya butuh:

  • Kemauan
  • Koneksi internet

Bisnis online ini juga tak mengharuskan Anda pergi ke mana-mana. Dengan kata lain ada banyak usaha online yang bisa dilakukan di rumah. Siapa yang tak mau? Diam di rumah, nyalakan internet, dan dapat penghasilan besar.

Mengenal Usaha Bisnis Tanpa Modal

Berkembangnya teknologi dibarengi dengan penetrasi internet dan kepemilikan gadget yang tinggi membuat berbagai macam kegiatan bisa dijalankan dengan sistem online. Hanya dengan menggunakan gadget dan koneksi internet, Anda bisa menjalankan banyak aktivitas dari rumah, misalnya berbelanja online, bekerja, juga berbisnis online.

Untuk menghasilkan uang, Anda tidak perlu keluar rumah dan menyewa tempat usaha. Asalkan terhubung dengan jaringan internet, Anda bisa menjalankan bisnis di mana saja dan kapan saja. Selain bisnis secara online, Anda juga bisa bekerja secara remote dari rumah tanpa perlu pergi ke kantor setiap hari. Sistem pekerjaan ini dikenal dengan bekerja freelance dan bisa dikerjakan di rumah. Dengan demikian, Anda bisa meminimalkan ongkos transportasi juga menghemat waktu dan energi.

Beberapa Ide Usaha Bisnis Tanpa Modal Yang Bisa Anda Coba

Bisnis ini nggak kayak yang anda bayangkan harus buka toko fisik atau apa. Tapi, kita bakal fokus pada bisnis online dengan keuntungan yang jauh lebih besar. Syaratnya, anda cuman butuh koneksi internet dan HP atau laptop aja kok. Bisa kerja dimana aja, kapan aja. Bahkan, sambil tiduran di rumah juga bisa.

1. Menjadi Seorang Dropshipper

Bisnis dropship bisa dikatakan sebagai bisnis yang bisa anda coba tanpa modal uang sama sekali. anda hanya membutuhkan alat komunikasi seperti smartphone dan komunikasi marketing yang baik. Dropship sendiri adalah sebuah model bisnis yang populer di era internet saat ini. Bisnis dropship melibatkan pihak ketiga (dropshipper) yang menjembatani hubungan antara pembeli dan produsen (supplier) barang.

Dalam bisnis ini, anda sebagai dropshipper akan meminta supplier barang untuk mengirimkan barang ke pembeli anda. Seolah-olah, anda adalah penjual utama dari produk yang anda tawarkan itu. Padahal, anda hanya mempromosikan barang yang dimiliki supplier tersebut. 

2. Bisa Juga Menjadi Seorang Reseller

Sejenis dengan dropshipper, sistem reseller juga berkiblat pada penjualan barang milik orang lain oleh kita. Berbeda dengan dropshipper, seorang reseller harus menentukan harga penjualannya sendiri dari pihak pertama. Nantinya, selisih harga barang di antara keduanya lah yang menjadi sumber keuntungan dari reseller. 

Selain itu, anda juga biasanya akan menyimpan stok barang sendiri dari pihak pertama dan mengirimkannya sendiri kepada pembeli. Seorang reseller dituntut untuk jeli melihat peluang dan persuasif menawarkan produknya secara online maupun offline (memiliki toko fisik).

3. Jika Pandai Menggunakan Sosial Media, Coba Untuk Menjadi Admin Sosial Media

Suka banget main social media? Kalau emang iya, ada peluang pekerjaan yang cocok banget buat anda.Tugasnya itu tidak terlalu sulit, seperti :

  • Bikin konten foto atau video yang keren abis
  • Melakukan engagement atau interaksi dengan user lainnya
  • Menambah dan memonitor jumlah followers dan likes

Perlu anda tahu. Kebanyakan brand sekarang ini punya akun social media yang banyak. Faktanya, mereka juga keberatan buat bayar designer yang mahal, terutama buat brand kecil yang masih berkembang. Jadi, kalau anda bisa beberapa skill dasar kayak design simple, seni komunikasi, sampai me-manage social media, langsung aja daftar kalau ada lowongan. Tapi terkadang ada juga beberapa tugas tambahan yang akan diberikan : 

  • Meningkatkan brand awareness
  • Menaikkan jumlah traffic dan visitor
  • Menjalankan dan menganalisa iklan

4. Suka Menulis ? Cobalah Menjadi Seorang Content Writer

Kebanyakan orang menyebutnya penulis lepas. Jaman sekarang itu era-nya online. Jadi persaingan apapun juga online, termasuk persaingan website. Biar makin cepat ramai, website itu harus dilengkapi dengan content writer sekaligus copywriter. Tugas anda hanya membuat artikel agar website brand gampang ditemukan search engine.

Kelihatannya mudah tetapi faktanya, banyak orang yang tidak bisa membungkus ide-ide mereka sehingga menjadi suatu tulisan yang bagus dan layak untuk dibaca. Selain itu, anda juga butuh skill khusus dalam dunia SEO (Search Engine Optimization), seperti ::

  • Planning konten (kombinasi konten evergreen dan viral)
  • Melakukan riset topic dan keyword atau kata kunci
  • Melihat persaingan dengan kompetitor
  • Melakukan analisa perkembangan website
  • Bikin strategi untuk content marketing

Tetapi, bayaran penulis lepas ini tergantung sama skill yang dimiliki. Kalau masih pemula, anda bakal dibayar agak rendah daripada standard pasaran. Tapi kalau udah pro, bayaran anda juga professional.

5. Anda Suka Bermain Game ? Coba Saja Menjadi Youtuber Gaming

Jaman sekarang ketika membuka youtube pastinya banyak konten-konten gaming yang bertebaran, dan jumlahnya juga tidak sedikit. Terkadang banyak sekali wajah-wajah baru yang bermunculan ketika membuka youtube untuk mencari konten gaming. Karena menjadi seorang youtuber gaming hanya memerlukan skill yang baik dalam bermain game tertentu dan juga pastinya hp yang mendukung kinerja anda dalam bermain.

Anda hanya cukup bermain game, bisa menggunakan HP atau Laptop dan jangan lupa untuk di record, jika hasilnya ingin lebih menarik lagi anda bisa juga coba dengan mengedit nya sedikit agar lebih bervariasi. Jika sudah anda bisa menguploadnya ke platform youtube anda dan tentunya hasil dari konten-konten yang anda upload tidak langsung menghasilkan uang, anda harus sering-sering mengupload konten gamingnya dan baca juga persyaratan-persyaratan dari pihak youtube yang diperlukan agar video dari konten gaming anda bisa menghasilkan uang.

6. Pintar Bahasa Asing ? Menjadi Penerjemah Bisa Anda Coba

Banyak perusahaan yang butuh seseorang dengan kemampuan berbahasa asing. Ini disebabkan oleh banyaknya perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan asing. Oleh karena itu banyak dokumen yang perlu diterjemahkan. Faktanya, banyak perusahaan tak memiliki penerjemah full time.

Tentu inilah peluang Anda! Sebagai penerjemah pemula, Anda bisa mencari proyek-proyek kecil di internet atau Anda bisa menawarkan jasa terlebih dahulu kepada teman atau kerabat. Setidaknya ini bisa menjadi bahan portofolio di kemudian hari. Semakin banyak portofolio berkualitas, maka peluang akan semakin terbuka lebar.

Selain bisa dikerjakan di rumah, pekerjaan ini juga tak akan terlalu menyita waktu Anda, sehingga bisa dikerjakan di waktu luang. Benar-benar tanpa modal ! Anda hanya perlu bermodal kemampuan berbahasa asing. Setelah itu cukup tawarkan atau iklankan jasa penerjemah di internet.

7. Jika Anda Mempunyai Skill Dalam Dunia Design, Anda Bisa Memanfaatkannya Untuk Menjadi Seorang Freelancer

Punya kemampuan dan ketertarikan dalam editing seperti desain grafis hingga editing video? Artinya anda harus segera menyadari bahwa peluang bisnis di bidang ini cukup besar. Menariknya lagi, tanpa modal besar!

Dari rumah, anda bisa dengan mudah menemukan lowongan di internet yang membutuhkan pekerja lepas untuk membuat desain grafis dan editing video. Selain itu, anda pun bisa membuka jasa desain grafis dan editing di rumah dengan membuat banner di depan rumahmu.

Anda juga bisa mencoba beberapa platform untuk seorang freelancer seperti upwork, fastwork.id, dan yang paling sering digunakan adalah fiverr. Agar lebih memudahkan pemahaman cara menggunakan platform freelancer tersebut, anda bisa bergabung dengan grup atau komunitasnya di Facebook atau media sosial lainnya. Biasanya disana anda akan dibantu seputar hal yang berkaitan dengan cara penggunaan, bagaimana menawarkan jasa yang baik, dan membuat konten anda bisa dilirik oleh pelanggan.

Tips Penting Untuk Memulai

Mungkin Anda sudah bertekad memulai usaha sendiri dan sudah memutuskan bidang usaha Anda yang akan Anda jalankan. Namun sebelum memulainya, sebaiknya perhatikan dulu tips penting berikut ini agar tidak salah kaprah, seperti yang dilansir dari Entrepreneur:

1. Ketahui apa yang akan dikerjakan

Mengetahui apa yang harus dikerjakan adalah langkah awal untuk memulai bisnis. Untuk itu, carilah informasi sebanyak mungkin, kenali bidang bisnis Anda, dan pelajari setap detailnya. Ibaratnya, jangan sampai pergi berperang tanpa modal senjata atau strategi.

2. Jalankan dengan hati

Setelah menemukan apa yang akan dikerjakan, hal kedua yang harus Anda lakukan adalah menjalankannya dengan sepenuh hati. Mengerjakan bisnis dengan sepenuh hati pasti akan lebih bagus hasilnya karena tidak terasa melelahkan. Passion juga akan membantu Anda saat melewati masa-masa sulit dalam berbisnis.

3. Miliki partner yang cocok

Selanjutnya adalah memiliki partner dan mentor yang tepat. Tanpa partner dan mentor yang tepat, ide untuk membangun sebuah usaha tidak bisa berjalan dengan mudah karena pemula sebaiknya tidak menjalankan bisnis sendirian.

Itu tadi adalah beberapa pilihan yang bisa anda gunakan jika ingin mencari penghasilan tambahan khususnya di masa pandemi sekarang ini. Usaha bisnis tanpa modal tersebut sebenarnya berpaku kepada keahlian masing-masing yang anda miliki, cari tau anda ahli di bidang apa, kemudian tentukan ingin memilih usaha yang bagaimana sekiranya cocok dengan skill dan keahlian anda.

Sudah sewajarnya saat ini kita memanfaatkan teknologi yang tersedia demi mencari beberapa pemasukan, jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka anda akan tertinggal dengan para kompetitor lainnya. Jadi usahakan untuk selalu mencari tau tentang perkembangan teknologi sekarang yang bisa anda jadikan ladang untuk menghasilkan uang.

Sumber Referensi : 

8 Tips Marketing Menggunakan Media Sosial

8 Tips Marketing Menggunakan Media Sosial

Pentingnya Marketing Dengan Media Sosial

Marketing Dengan Media Sosial saat ini hasilnya sangat menjanjikan, karena Media sosial sudah menjadi media pemasaran yang banyak digunakan saat ini. Terlebih di era digital ini banyak sekali orang yang berlomba-lomba untuk mendirikan bisnis online. Sehingga pengetahuan tentang media sosial marketing ini menjadi sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang, terutama mereka yang sedang menjalankan bisnis online. Banyak strategi yang bisa dilakukan untuk melakukan pemasaran di media sosial. Baik untuk bisnis dalam skala besar maupun bisnis skala kecil.

Kenapa penting? Karena saat ini sosial media marketing masih menjadi strategi marketing paling efisien dan worth-it. Dan tidak mengenal skala bisnisnya, bisnis yang nilainya masih jutaan pun bisa langsung menggunakan sosial media marketing. Contohnya adalah dengan menggunakan jasa iklan facebook dan jasa iklan instagram.

Untuk bisnis skala besar, biasanya mereka sudah memiliki konsumen tetap dari setiap produknya. Namun untuk bisnis skala kecil, biasanya mereka masih memerlukan banyak usaha untuk mendapatkan banyak konsumen. Oleh karena itu, mereka sangat perlu mempelajari strategi media sosial marketing untuk bisnis skala kecil. Sehingga mereka bisa menarik banyak konsumen melalui media sosial.

Tips Marketing Dengan Media Sosial

Bukan rahasia umum lagi jika di era digital, sosial media marketing dijadikan medium untuk meraih kesuksesan dalam meningkatkan penjualan secara online di berbagai e-commerce maupun jualan offline. Oleh sebab itu, sebagai pengusaha, Anda harus bisa punya strategi digital marketing dan pandai memilih platform media sosial yang tepat untuk lapak promosi Anda. Berikut ini beberapa tips marketing dengan media sosial yang wajib untuk diketahui :

1. Buat Konten Live Video

Konten Live
Source : https://s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/magazine.job-like.com/magazine/wp-content/uploads/2020/11/05133754/shutterstock_603258149.jpg

Konten live atau siaran langsung kini menjadi popular dan menjadi salah satu strategi pemasaran yang cukup efektif dan digemari semua kalangan pengguna media sosial. Bagi Anda yang belum pernah membuat konten live video, kini saatnya Anda mulai menjajal cara ini. Kuncinya, percaya diri saja, tak perlu malu-malu yang penting konten yang Anda buat relevan dengan usaha Anda.

Mulai dulu dengan cara sederhana, misalnya tentukan dulu produk apa yang akan Anda jadikan tema untuk konten live video di sosmed dagangan Anda. Lalu, buatlah semacam panduan sederhana seperti tentukan berapa lama waktu ngbrolnya, apakah akan ada review produk atau semacam unboxing produk tersebut, hingga hal-hal penting lainnya yang perlu diinfokan kepada followers atau calon konsumen Anda. 

Bagi pemula dengan followers bisnis sedikit, pastikan Anda harus siap mental juga. Tak perlu sedih apabila nantinya hanya ada segelintir orang saja yang menonton. Ingat ya, santai saja dan berpikir positif saat akan membuat konten promosi untuk siaran langsung di sosmed Anda. Lakukan secara bertahap, atau Anda bisa juga berkolaborasi dengan orang lain yang sudah punya banyak followers untuk membuat konten live video.  

2. Bisa Menggunakan Influencer Marketing

Dalam dunia digital marketing, influencer marketing bukanlah cara baru. Influencer merupakan tokoh atau sosok yang populer dan memiliki banyak pengikut (followers) di media sosial. Hal ini membuat mereka punya pengaruh besar di dalam komunitas atau orang-orang yang menggunakan media sosial itu sendiri. Para influencer ini bisa saja berasal dari berbagai bidang, usia dan keahlian yang berbeda-beda.

Agar jualan Anda makin dikenal banyak orang, gunakan jasa influencer untuk memasarkan produk Anda. Jasa influencer sangat diminati sebab efektif untuk mendongkrak brand-awareness produk/jasa sekaligus penjualan. Supaya strategi marketing dengan jasa influencer tepat sasaran, pastikan dulu untuk melakukan riset dan memilih sosok influencer yang tepat dan relevan dengan bidang bisnis yang Anda miliki/jalankan.

3. Fokus Pada Sasaran Promosi Online

Tetap Fokus
Source : https://iphincow.com/wp-content/uploads/2017/11/Fokus.jpg

Pemasaran melalui media sosial bisa dilakukan oleh siapa saja, cukup memiliki akun jejaring sosial, Anda bisa melakukan pemasaran. Namun, pemasaran yang fokus dan tepat sasaran agak susah dilakukan. Sebelum memasarkan produk ada baiknya menentukan targetnya terlebih dahulu.

Lebih baik melakukan promosi kepada ratusan orang yang tepat sasaran daripada ribuan orang yang belum tentu mau membaca konten promosinya. Selain itu, promosi ke user yang telah ditargetkan juga bisa meningkatkan penjualan produk.

4. Menggunakan Hastag Saat Posting

Menggunakan Hastag
Source : https://wearyourvoicemag.com/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-2020-07-14T154727.238.png

Salah satu strategi promosi yang efektif melalui sosial media adalah seberapa akurat dan rajinnya kita menggunakan hashtag (#). Dengan kata lain, hashtag berperan sebagai discovery tool agar pengguna lain dapat menemukan tweet Anda, bahkan untuk mereka yang bukan follower Anda.

Gunakan hashtag dengan benar! Jangan gunakan terlalu banyak hashtag. Cukup gunakan maksimal dua buah tanda pagar dalam tweet Anda. Riset telah membuktikan bahwa menggunakan tagar lebih dari dua hasilnya tidak akan optimal.

5. Personalisasi Konten

Personalisasi Konten
Source : https://www.zohowebstatic.com/sites/default/files/personalize-surveys-header-2x.png

Penggunaan konten visual di media sosial terbilang efektif dalam memasarkan produk / brand usaha Anda. Buatlah konten dengan informasi visual yang mudah dikenal dan diingat oleh calon konsumen dan pelanggan Anda. Lakukan riset, konten visual seperti apa yang saat ini digemari oleh konsumen. Pastikan semua konten visual yang akan di posting di media sosial memiliki kualitas yang baik agar tercipta interaksi dan meningkatkan jumlah followers.

Lakukan personalisasi konten dalam strategi marketing media sosial bisnis/usaha Anda. Cara ini efektif dalam menggaet calon konsumen ketika melihat iklan dan promosi Anda hingga akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut. Buatlah rancangan rencana konten yang sudah disesuaikan dengan riset produk Anda. Lalu, susun strategi marketing dengan menerapkan konsep personalisasi konten.Gunakan hasil analitik untuk memaksimalkan konten Anda yang sesuai dengan pangsa pasar saat ini.

Strategi pemasaran media sosial dikatakan efektif apabila bisa menyeimbangkan antara konten yang dikurasi maupun konten yang dibuat sendiri. Membuat konten sendiri memang memerlukan usaha yang lebih, tetapi apabila hal tersebut bisa anda lakukan dengan baik, maka akan dapat meningkatkan traffic terhadap website anda. Website akan dikunjungi lebih banyak pembaca, sehingga bisa memperoleh review yang lebih baik.

anda harus bisa memastikan bahwa setiap bagian konten yang anda buat telah memiliki pesan yang berharga bagi pembaca, sehingga mereka akan mengulang untuk mengunjungi website anda. Ciri konten yang valuable yaitu dapat menjawab pertanyaan para pembacanya, dapat menyelesaikan masalah dan memberikan manfaat bagi yang membacanya.

Dengan memposting konten yang valuable, anda bisa mendapatkan banyak manfaat seperti reputasi bisnis semakin membaik, ranking SEO semakin tinggi, para influencer akan merekomendasikan konten bisnis anda serta membuka peluang bagi bisnis anda untuk bisa diliput oleh media.

6. Membangun Kredibilitas

Kredibilitas
Source : https://static.wixstatic.com/media/a02ac9_e7f48690a12b4587abbb93c8fca91d08~mv2.jpg/v1/fill/w_734,h_489,al_c,q_90/a02ac9_e7f48690a12b4587abbb93c8fca91d08~mv2.jpg

Membangun kepercayaan untuk suatu bisnis di media sosial tidaklah serumit yang dibayangkan. anda tidak harus memiliki banyak pengikut atau followers, tapi hanya perlu menghubungkan bisnis anda dengan orang-orang yang tepat.

Anda bisa memulai proses ini dengan membangun brand awareness. Hal yang bisa anda lakukan untuk membangun brand awareness yaitu dengan menciptakan visibilitas online yang merupakan representasi dari bisnis anda.

Anda bisa mulai mengembangkan bisnis anda dengan menggambarkan identitas brand  secara visual. anda juga harus mendesain tampilan website, blog, dan media sosial sesuai dengan jenis bisnis anda. Apabila tidak dapat melakukannya sendiri, anda juga bisa meminta bantuan kepada desain profesional untuk mendesainkan blog dan website anda agar lebih menarik.

7. Batasi Platform Media Sosial Yang Digunakan

Batasi platform media sosial
Source : https://i.kinja-img.com/gawker-media/image/upload/c_fill,f_auto,fl_progressive,g_center,h_675,pg_1,q_80,w_1200/umg8bvn9jklc9cjhxmvi.png

Salah satu tips yang juga penting untuk diperhatikan oleh bisnis skala kecil yaitu menemukan beberapa platform sosial media, di mana kamu bisa membangun eksistensi yang kuat di sana. Banyaknya platform yang tersedia akan membuat kamu sulit untuk membangun keberadaan yang kuat di setiap platform. Menggunakan banyak sosial media tanpa adanya fokus yang jelas juga akan sangat membuang waktu karena tidak akan memberikan hasil apapun.

Tidak ada gunanya, jika kamu menghabiskan banyak waktu dan sumber daya hanya untuk berinvestasi ke dalam sebuah platform yang hanya sedikit penggunanya. Kamu bisa memaksimalkan usaha pada platform di mana kamu tahu bahwa pelanggan kamu banyak yang terlibat aktif didalamnya.

8.Terus Lakukan Peningkatan Strategi

Peningkatan Strategi
Source : https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSAxU1Aw92tNk71yiXylOslytfcQj8No28S9A&usqp=CAU

Melakukan pemasaran online melalui media sosial bisa menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan peningkatan angka penjualan. Tentunya, Anda harus pahami dulu hal-hal mendasar dalam berjualan di media sosial. Terus lakukan perbaikan strategi dan mencoba hal-hal baru untuk menemukan cara marketing yang sesuai dengan bisnis Anda. Perlahan namun pasti, ketika Anda sudah menerapkan semua cara marketing di sosial media, imbangi juga dengan peningkatan kualitas produk/jasa Anda agar Anda bisa meraih untung maksimal.

Demikianlah ulasan mengenai pemasaran melalui media sosial yang bisa menjadi solusi pemasaran digital untuk bisnis Anda. Tentu, jangan asal-asalan dalam membuat akun media sosial hanya sekedar untuk mencoba mempopulerkan bisnis Anda saja. Tetapi, gunakan strategi yang ampuh berdasarkan tips marketing dengan media sosial yang sudah kami berikan untuk menciptakan sistem pemasaran yang efektif, unik dan digemari banyak orang.

Referensi : 

Mengenal B2B dan B2C Dalam Bisnis

Mengenal B2B dan B2C Dalam Bisnis

Mengenal B2B dan B2C

Mengenal b2b dan b2c dalam dunia bisnis itu sangat penting, karena pengertian sebuah bisnis erat kaitannya aktivitas produksi, pembelian, penjualan dan pertukaran barang serta jasa yang melibatkan orang atau perusahaan. Dalam lingkup yang lebih sempit, pengertian tentang bisnis kerap dikaitkan dengan usaha, perusahaan, atau organisasi yang menghasilkan produk berupa barang maupun jasa.

Salah satu fokus utama yang menjadi dasar sebuah usaha didirikan adalah target pasar serta sistem bisnis yang akan digunakan. Dalam prakteknya, terdapat dua jenis sistem bisnis yang perlu Anda ketahui. Yakni sistem business to business (B2B) dan business to customer (B2C). Sebagai pelaku usaha, Anda perlu memahami berbagai istilah dalam dunia bisnis dan disini kita akan lebih mengenal b2b dan b2c itu.

Baca Juga : Strategi Marketing Di Masa Pandemi

Apa Itu B2B dan B2C ?

B2B, adalah penjualan produk atau jasa yang diberikan oleh satu bisnis dan diperuntukan untuk bisnis lainnya. Contohnya, jika Anda menjalankan bisnis yang menjual bahan pakaian dan Anda melakukan penjualan ke store-store atau bisnis fashion yang ada. Positioning dalam bisnis Anda yang diperuntukkan untuk perusahaan lain disebut B2B, bukan langsung kepada perorangan atau grup.

b2b
Source : https://cdn.datafloq.com/cache/blog_pictures/1200×630/b2b-ecosystems-big-data-transform-sales-marketing.jpg

B2C, adalah bisnis yang melakukan pelayanan atau penjualan barang atau jasa kepada konsumen perorangan atau grup secara langsung. Dengan kata lain, bisnis jenis ini berhubungan langsung dengan konsumen bukan perusahaan atau bisnis lainnya.

b2c
Source : https://image.freepik.com/free-vector/b2c-business-consumer-iconic-background_7505-607.jpg

Contohnya, jika Anda memiliki bisnis makanan. Dan menjualnya kepada konsumen perorangan, berarti bisnis Anda B2C. Tetapi jika Anda menjual makanan dalam jumlah besar kepada bisnis lainnya, berarti bisnis Anda adalah B2B.

Dari penjelasan singkat ini, nampak jelas bahwa perbedaan B2B dan B2C terletak pada target pembelinya. Barang yang ditawarkan bisa saja sama. Tapi, siapa yang membeli jadi hal yang penting.

Perbedaan B2B dan B2C

Ada beberapa perbedaan yang kontras, terutama pada penanganan social media. Berikut ini beberapa perbedaan antara B2B dan B2C yang bisa dijadikan referensi bagi Anda, yaitu :

1. Target audiens atau pasar

Dilihat dari namanya, B2B dan B2C jelas memiliki target pasar yang berbeda. B2B menyasar pelaku-pelaku bisnis, sedangkan B2C menargetkan pembelian oleh konsumen perorangan. Dari sini saja terlihat bahwa perbedaan B2B dan B2C begitu besar.

Secara jumlah, prospek pasar B2B cenderung kecil. Bisa dibilang begitu karena jumlah pengusaha atau produsen pastinya lebih kecil dibandingkan konsumennya. Itu mengapa B2B memiliki potensi penjualan yang kecil dan spesifik.

Lain halnya dengan B2C yang menargetkan konsumen. Potensi pasar B2C sangat luas dan kemungkinannya hampir tak terbatas. Bayangkan apa saja barang yang bisa dijual ke 264 juta penduduk Indonesia? Banyak sekali bukan? Inilah yang disebut sebagai kemungkinan yang tak terbatas.

Meski perbedaannya begitu kentara, kita tak bisa mengatakan satu model bisnis lebih baik di antara lainnya. Perbedaan keduanya hanyalah seperti alamat atau kebutuhan yang berbeda.

2. Jumlah pembelian dan harga

Dalam marketing, siapa yang membeli ikut mempengaruhi jumlah barang yang dibeli berikut juga harganya. Untuk B2B misalnya, tidak perlu menjual barang dalam jumlah besar untuk mendapatkan omset tinggi. Karena pada dasarnya, harga per unit pada model B2B sudah sangat tinggi.

Tidak menutup kemungkinan kalau pembelian dalam skema B2B juga terjadi dalam jumlah yang besar. Dari sebuah sumber dikatakan bahwa nilai rata-rata kontrak B2B milik Lippo Group, Mbiz, berhasil mencetak rata-rata nilai kontrak sebesar Rp 312 juta.

Berbeda halnya dengan marketing B2C. Model satu ini mengharuskan Anda menjual produk dalam jumlah besar untuk memaksimalkan omzet. Tak lain, ini karena harga barang per unitnya sudah sangat murah. Ditambah, tak banyak orang yang membeli barang-barang retail dalam jumlah besar.

3. Motivasi

Anda harus bisa memahami motivasi pembeli agar bisa menjalankan strategi marketing dengan baik. Sama halnya dengan kedua model bisnis ini.

Motivasi yang biasa dimiliki oleh pembeli pada model B2B adalah memaksimalkan profit, efisiensi produk, dan investasi. Klien mereka bukanlah orang yang memenuhi kebutuhannya atas dasar emosional. Klien mereka adalah yang selalu melakukan pertimbagan logis. Jadi, produk tersebut harus benar-benar menguntungkan bagi mereka.

Sementara itu, motivasi yang terjadi pada pembeli di model bisnis B2C ada banyak sekali. Kemungkinan mereka membeli produk hanya untuk mencoba model baru, ada promo, benar-benar suka dengan produknya, untuk hadiah, dan motivasi lainnya. Jadi, motivasi para pembeli pada bisnis B2C dalam melakukan pembelian selalu dilakukan atas dasar emosi.

Walaupun mereka melakukan pertimbangan logis, namun pembeli B2C akan lebih fokus menggunakannya untuk kebutuhannya saja. Mereka tidak berpikir untuk menjual kembali produk tersebut.

4. Pengambilan Keputusan

Seperti yang sudah dibahas pada poin sebelumnya, klien pada bisnis B2B merupakan klien yang melakukan pertimbangan logis. Mereka harus melakukan banyak pertimbangan dan keuntungan jangka panjang sebelum membeli suatu produk. Oleh karena itu, sering kali ada banyak pihak yang dimintai pendapat dan pertimbangan.

Dalam membeli satu unit produk saja sebuah perusahaan sering meminta pendapat para direktur, manajer, bagian finansial, legal, hingga marketing. Sehingga, jangan heran jika mereka membutuhkan waktu yang lama dalam pengambilan keputusan dan memulai terjadinya transaksi.

Disisi lain, pembeli produk B2C hanya akan mengambil keputusan secara individu saja, karena produk yang mereka beli hanya akan digunakan untuk pribadi mereka. Jika ada pihak lain yang dimintai pertimbangan, proses tersebut tidak akan serumit seperti halnya B2B. Oleh karena itu, pembeli pada produk retail akan lebih cepat melakukan transaksi.

5. Hubungan penjual dengan pembeli

Praktik bisnis B2B dan B2C memiliki hubungan antara penjual dan pembeli yang berbeda. Sifat kontras ini sedikit banyak dipengaruhi oleh motivasi dan proses pembuatan keputusan.

Dalam kasus B2B, misalnya. Proses yang panjang dan rumit membuat klien B2B bisnis cenderung menjalin hubungan jangka panjang dengan supplier-nya. Sekali klien merasa puas dan cocok dengan kualitas produk serta pelayanan, klien B2B kemungkinan akan terus memakai supplier tersebut. Bisa dikatakan reputasi dan pengalaman menjadi faktor penting bagi kesuksesan bisnis B2B.

Hal di atas sangat berbeda dengan hubungan B2C. Motivasi personal dan pengambilan keputusan yang cepat membuat hubungan pembeli dan penjual berlangsung jangka pendek. Ditambah, ada banyak pilihan produk dan promo di pasaran. Ini menyebabkan pelanggan bisa dengan mudah berpindah ke satu produk ke produk lainnya. Tak aneh jika salah satu tantangan bisnis B2C adalah meningkatkan loyalitas pelanggan.

6. Persaingan

Dalam dunia bisnis, persaingan adalah hal yang biasa. Namun, kita perlu memahami kenapa persaingan itu bisa terjadi. Dengan begitu, kita akan lebih mampu menyusun strategi pemasaran yang efektif untuk memenangkan perdagangan.

Jika dilihat dari jumlah pelaku bisnis B2B, model bisnis ini mempunyai tingkat persaingan yang cenderung lebih sedikit. Hal ini dikarenakan masyarakat Indonesia belum banyak yang meminati model bisnis B2B. Sehingga, pelaku bisnis B2B mayoritas adalah itu-itu saja.

Tapi, persaingan sebenarnya bagi bisnis B2B adalah pada koneksi dan reputasi mereka. Agar bisa memenangkan klien, para pebisnis B2B harus mampu meningkatkan reputasinya, seperti dalam hal pengetahuan, keahlian, portofolio, serta pengalaman dalam melayani klien.

Reputasi tidak akan bisa meningkat jika pebisnis B2B tidak mempunyai koneksi. Bagaimana caranya pebisnis B2B bisa mendapatkan pengalaman yang baik jika belum pernah melayani klien? Namun tanpa adanya reputasi, pebisnis B2B pun tidak akan memiliki koneksi. Hal ini memang cukup membingungkan.

Lain halnya dengan model bisnis B2C. Dilihat dari banyaknya pelaku bisnis B2C saja sudah bisa kita simpulkan bahwa persaingan dagang mereka sangatlah tinggi. Tingkat persaingan ini terjadi pada berbagai skala dan sektor. Mulai dari perusahaan kecil, hingga industri rumahan.

Maka jangan heran jika ada banyak sekali bisnis model B2C yang melakukan promo produknya secara gila-gilaan. Mulai dari merilis produk yang baru, brand ambassador terkenal, hingga diskon yang besar. Upaya ini dilakukan hanya demi memengaruhi minat pelanggan mereka.

7. Strategi marketing

Sekian perbedaan yang telah disebut sebelumnya membentuk strategi marketing yang spesifik.

B2B kerap menggunakan strategi marketing untuk meningkatkan reputasinya. Biasanya, B2B menggunakan media untuk menampilkan berbagai konten dan portofolionya. Cara ini akan meyakinkan calon klien bahwa sebuah bisnis memang memiliki keahlian di bidang tersebut. Bisnis semacam ini juga memiliki public relation khusus untuk melakukan lobi ke klien-klien yang diincar.

Strategi tersebut sedikit berbeda dengan B2C. Meski sama-sama membutuhkan reputasi, bisnis B2C mewujudkannya dengan cara berbeda. Bisnis yang langsung menyasar konsumen biasanya akan menggunakan strategi marketing yang bersifat emosional. Artinya, konsumen bisa saja dibuat merasa senang, sedih, atau bangga hingga akhirnya membeli produk yang diiklankan. Selain itu, banyak bisnis B2C yang gencar melakukan promosi dan diskon.

8. Dalam Hal Manajemen

Perbedaan B2B dan B2C selanjutnya adalah pada sektor usaha dan management. Perusahaan B2B lebih erat kaitannya dengan sektor industri, sedangkan B2C lebih berfokus pada pengguna atau pelanggan. Pendekatan pemasaran digital untuk kedua jenis bisnis tersebut akan berbeda. 

Salah satunya berkaitan dengan karakter media pemasaran yang digunakan. Jenis perusahaan B2C mungkin lebih cocok menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook,  Twitter, dan Youtube untuk memperoleh audience reach yang maksimal. Sedangkan perusahaan B2B dapat melakukan proses inbound pada target yang sudah ditetapkan untuk kemudian mendapatkan memanfaatkannya dalam prospek-prospek berkualitas (qualified-leads). 

Berikut ini merupakan beberapa perbedaan B2B dan B2C dalam hal manajemen perusahaan:

  1. B2C lebih customer-centric, sedangkan B2B lebih berfokus pada industri
  2. Perbedaan karakteristik media sosial yang berbeda
  3. Keberadaan solusi dan referensi pengalaman lebih penting pada Business to Business dibanding pada B2C
  4. Social public relation tidak terlalu diperlukan pada jenis Business to Business. Namun pada B2C Social PR merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari program marketing secara keseluruhan.

Kesimpulan

Setelah mengenal b2b dan b2c , walaupun B2B dan B2C sama-sama menjual suatu produk, namun keduanya memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Dari artikel ini kita bisa mempelajari bahwa perbedaan antar ketiganya bisa memengaruhi bagaimana suatu bisnis bisa berjalan dan strategi marketing yang mereka gunakan.

Jadi, yang manakah bisnis model Anda? Apakah B2B atau B2C ? namun apapun model bisnis Anda, tetap saja Anda harus memiliki sistem keuangan bisnis yang baik agar Anda bisa melacak dan mengatur sistem keuangan yang tepat untuk bisnis Anda

Sumber :

Tips Menjadi Dropshipper Yang Sukses

Tips Menjadi Dropshipper Yang Sukses

Ingin Mengetahui Tips Menjadi Dropshipper Yang Sukses ?

Tips menjadi dropshipper sukses merupakan salah satu hal yang harus dipelajari khususnya bagi Anda yang ingin lebih fokus dalam mengembangkan bisnis online. Tidak perlu repot mengurus stok dan memiliki modal yang besar. 2 faktor tersebut selalu menjadi alasan banyak sekali orang yang memulai bisnis dengan menjadi seorang dropshipper. Terlebih lagi, jenis bisnis ini membuat anda leluasa untuk bekerja sama dengan lebih dari satu toko saja. 

Menjadi dropshipper merupakan salah satu cara paling mudah untuk menghasilkan uang secara online khususnya di tahun 2020. Dengan maraknya cara menghasilkan uang melalui bisnis online, maka banyak orang yang berfikir, menjadi dropshipper sangatlah cocok bagi semua kalangan karena dapat menghemat waktu dan bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Bahkan menjadi dropshipper juga bisa dikerjakan tanpa menganggu kegiatan sehari-hari karena bisa dilakukan dengan paruh waktu.

Selain itu saat ini juga sudah banyak sekali ecommerce ataupun marketplace yang menawarkan kemitraan jenis dropshipping bagi mereka yang menginginkannya. Namun, anda harus siap untuk menerima resikonya, yakni berjualan untuk membesarkan brand orang lain dan juga bersaing dengan pihak yang berjenis bisnis serupa.

Cara menjadi dropshipper yang sangat mudah tentunya menjadi daya tarik bagi semua orang. Di zaman yang serba mudah untuk memulai bisnis online ini, siapa saja bisa memulai berbisnis dropship alias menjadi dropshipper asalkan familiar dengan yang namanya ecommerce, peka dengan permintaan pasar, dan mampu mempromosikan bisnis. 

Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan, Indonesia diprediksi menjadi pasar ecommerce terbesar di Asia. Pada tahun 2021, pendapatan dari bisnis online akan mencapai sekitar $14,47 milliar. Angka itu akan setara dengan 20 persen pendapatan negara. Hal tersebut membuktikan bahwa bisnis online masih menjadi menjadi ladang uang paling mudah untuk dicoba. Dan di antara sekian banyak skema berbisnis online, dropship merupakan salah satu bisnis yang cukup potensial. Bahkan bisa dikatakan bahwa skema bisnis dropship sangat minim resiko dan nyaris tanpa modal.

Sekilas Tentang Dropshipper

Dropshipper adalah orang yang menjalankan bisnis dropship. Bisnis dropship adalah model bisnis di mana seseorang hanya menjual produk yang dibuat oleh pihak lain. Namun, untuk menjual produk tersebut, orang tersebut tidak perlu menyetok dan mengirimkannya secara manual. Melalui bisnis dropship, produsen juga lah yang akan mengirimkan produknya ke konsumen. Hal ini mudah dilakukan sehingga banyak orang yang terjun ke dunia bisnis tersebut.

Untuk lebih sederhananya, Secara sederhana, dropshipping hampir mirip dengan bisnis reseller. Pada dropshipper,pihak penjual tidak melakukan kegiatan menstok barang, dan penjual ini juga tidak juga ikut serta dalam proses pengiriman barangnya ke pemesan. Penjual hanya meneruskan pesanan dari pihak pembeli ke pihak supplier-nya. Dan nantinya, pihak supplier yang akan mengirim barang tersebut ke pihak pembeli atas nama si penjual tadi.

Seorang dropshipper biasanya sudah diberikan berbagai konten oleh supplier (si pemasok barang). Biasanya konten tersebut bisa berupa gambar atau foto model dengan produk, deskripsi dari barangnya, dan yang pasti adalah rincian harga produk dari supplier. Jadi nantinya, berbagai konten tersebut dipromosikan oleh Anda sebagai seorang dropshipper dengan harga yang berbeda dari harga asli yang diberikan sebelumnya oleh pihak supplier.

Sistem dropship sangat direkomendasikan untuk para pemilik online shop yang baru atau pun para pemula, karena sistem ini tidak membutuhkan modal yang besar juga tidak perlu mengirim barang atau memiliki stok, bahkan dropship ini bisa dijalankan hanya dengan bermodalkan internet dan perangkat mobile saja.

Jadi, jika anda bertindak sebagai dropshipper, pembeli membayar pesanannya pada anda. Lalu, tugasmu hanyalah melakukan order kepada supplier sesuai dengan permintaan pembeli. Pihak supplier yang akan mengirimkannya atas nama anda. Untuk anda yang tidak memiliki modal besar atau takut untuk berbisnis, menjadi dropshipper bisa menjadi pilihan tepat. Dibawah ini akan kami berikan beberapa tips menjadi dropshipper sukses masa kini.

Baca Juga : Kesalahan Digital Marketing

Tips dan Trik Dropshipper Bagi Anda

1. Silahkan Pilih Jenis Produknya

Gambar Produk
Source : https://cdn.shopify.com/s/files/1/0070/7032/files/trending-products-to-sell.jpg?v=1597956769

Tips pertama dan paling mendasar adalah anda harus memilih jenis produk apa yang akan anda pilih. Ini akan sangat berpengaruh kedepannya bila anda menjadi seorang dropshipper. Anda harus memperhatikan minat pasar dan trend apa yang sekiranya sedang banyak dibicarakan saat ini.

Memilih jenis produk juga bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal di bawah ini:

  • Pilih produk dengan keuntungan sedikit namun bisa dijual dengan kuantitas banyak. Contoh yang bisa diterapkan adalah bisnis dropship baju atau kaos. Jenis produk ini tidak akan pernah sepi karena produk fashion memang telah menjelma sebagai salah satu kebutuhan alamiah semua orang.
  • Perhatikan ukuran pengiriman produk.  Pastikan jika produk yang anda jual ke pelanggan tidak berukuran besar sehingga lebih mudah dikirimkan. Selain itu, ukuran produk yang tidak terlalu besar juga membuat biaya ongkos pengiriman menjadi murah dan tidak memberatkan kedua pihak.
  • Pastikan produk yang dijual itu sedang banyak dicari oleh pelanggan.  Cara untuk mengetahui produk apa yang sedang trending adalah dengan menggunakan google keyword planner dan lain sebagainya.

2. Disarankan untuk tidak menjual produk musiman

Gambar Produk Musiman
Source : https://i0.wp.com/entrepreneurcamp.id/wp-content/uploads/2017/11/tren-usaha-tren-produk-tren-bisnis.jpg

Kenapa ini tidak disarankan ? karena dengan anda menjual produk musiman, anda sebagai seorang dropshipper akan mendapatkan sedikit keuntungan karena metode ini hanya untuk keuntungan jangka pendek. Jika anda ingin menjadi seorang dropshipper dengan memikirkan jangka panjangnya, maka carilah produk yang sekiranya bisa bertahan seiring perkembangan tren dan pasar.

3. Temukan Channel Pemasaran Yang Tepat

Gambar Channel
Source : https://www.criticalmention.com/wp-content/uploads/Three_Benefits_Combining_PR_Marketing_image.png

Dimanakah anda menemukan supplier untuk diajak bekerja sama? Biasanya, mereka dapat ditemukan dengan mudah di ecommerce ataupun marketplace, seperti Tokopedia, Bukalapak, Shoppe dll. Jika anda menyadari hal tersebut, maka jangan pernah gunakan tempat-tempat tersebut sebagai channel pemasaran bisnis anda.

Kenapa? Bisa dipastikan anda akan kalah dalam pertarungan menentukan harga termurah. Sebab, di ecommerce dan marketplace hanya akan dimenangkan oleh toko yang berani menaruh harga paling rendah di antara lainnya. Sudah menjadi kebiasaan pelanggan mencari produk berdasarkan harga termurah bukan kualitas.

Lantas, channel pemasaran yang tepat untuk para bisnis dropshipper apa? Jawabannya adalah media sosial. Pasarkan produk anda melalui instagram ataupun facebook karena mash ada banyak sekali pelanggan yang bisa anda dapatkan di sana.

4. Cari Suplier Yang Bertanggung Jawab

Gambar Suplier
Source : https://i0.wp.com/phillip-bailey.com/wp-content/uploads/2017/07/Supplier-Managment.jpg?fit=1000%2C512&ssl=1

Cara menjadi dropshipper yang sukses selanjutnya adalah dengan mencari supplier yang bertanggung jawab. Sebab tanpa adanya seorang supplier, jenis bisnis ini tidak akan bisa berjalan dengan maksimal. Lantas, bagaimana cara mendapatkan supplier yang tepat? Jawabannya adalah dengan mencari melalui sumber yang tepat.

Sumber mencari supplier bisa ditemukan di berbagai ecommerce ataupun marketplace yang ada di Indonesia. Disana, anda bisa melihat statistik mereka secara keseluruhan dan mendapatkan supplier yang tepat. Selain statistik, wilayah keberadaan supplier juga harus diperhatikan.

Carilah supplier yang berada di dekat wilayah anda atau setidaknya masih berada di satu kota yang sama. Dengan demikian, anda bisa bertemu dengannya dan menjalin berbagai strategi untuk meningkatkan penjualan. Langkah ini jarang sekali diikuti para pemilik bisnis dropship karena mereka hanya mencari supplier yang berani memberikan harga murah tanpa mengetahui latar belakangnya.

5. Menambah Nilai Jual Produk Agar Lebih Menarik

Gambar Produk Menarik
Source : https://ecommerceinsiders.com/wp-content/uploads/2017/08/Value_EI.jpg

Cara yang biasanya dipakai dropshiper di sini adalah dengan menjual dengan harga yang murah karena akan membuat banyak pelanggan yang berdatangan. Akan tetapi, membanting harga tidak selamanya membuat bisnis Anda berjalan mulus. Dalam jangka panjang, praktik bisnis seperti itu hanya akan menyulitkan Anda sendiri. Hal itu karena Anda dipaksa menjaring pelanggan dalam jumlah semakin banyak.

Berdasarkan banyak pengalaman, menjaring pelanggan baru tentunya lebih sulit jika dibandingkan dengan mempertahankan pelanggan lama. Jika dipersentasikan, kemungkinan menjual ke kostumer baru hanya berkisar 5-20 persen. Jauh angkanya dengan persentase jual ke pelanggan lama, yaitu 60-70 persen. Maka dari itu Anda harus menambahkan nilai jual yang lebih unik pada produk Anda.

Cara paling mudah yang dapat Anda lakukan di sini adalah dengan mengalihkan nilai jual ke hal-hal yang berhubungan dengan pelanggan. Misalnya saja, customer service yang handal, jaminan waktu pengiriman yang cepat, ongkos kirim yang kompetitif, memberikan poin dan reward, dan cara lain yang bisa Anda coba.

6. Analisa dan Optimasi

Gambar Analisa
Source : https://www.pascasiswazah.com/wp-content/uploads/2019/08/Jurnal_Blog_6-Langkah-Mudah-Melakukan-Analisis-Pasar-untuk-Menentukan-Pasar-Baru1.jpg

Sebelumnya sudah dikatakan jika anda harus mencari channel pemasaran yang tepat. Jawabann terbaik adalah dengan memasang iklan di sosial media, baik itu instagram maupun facebook. Selain itu, anda juga bisa memasang iklan melalui google ads. Walaupun lebih berat tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba hal tersebut, bukan?

Apabila telah mempraktikkan beberapa channel pemasaran tersebut, saatnya anda melakukan analisa dan optimasi terhadap apa yang telah dilakukan. Biasanya, hal ini dilakukan setiap satu bulan sekali untuk melihat apakah ada peningkatan ataupun penurunan penjualan. Metriks data tersebut bisa didapatkan melalui Facebook Pixel ataupun Google Analytics.

Penjualan anda tidak akan bisa meningkat dengan pesat apabila mengabaikan hal ini. Sebab, analisa dan optimasi menjadi jurus sukses para pemilik usaha dalam mengembangkan bisnis mereka dalam waktu singkat.

Kesimpulan

Dropshipper merupakan salah satu strategi marketing yang banyak digunakan saat ini. Hal itu, karena dropshipper menjual satu produk tanpa harus nyetok barang yang ingin dijual sedangkan produk yang kita jual ialah hasil orang lain menjual produk. Dalam bisnis online dropshiper ini bisa dibilang minim resiko.

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa keunggulan dari dropshipper ini ialah tidak sulit dilaksanakan, dan tidak membutuhkan modal yang besar. Apabila anda adalah seorang ibu rumah tangga, pekerjaan ini sangat cocok bagi anda.

Sekian artikel, ini semoga dapat menjadi wawasan bagi anda semua. Karena jaman sekarang semua dilakukan serba online, anda sebaiknya memanfaatkan semua hal dengan sebaik mungkin agar mendapat keuntungan yang maksimal.

Sumber referensi :

  • https://idcloudhost.com/tips-dan-strategi-sukses-menjadi-dropshipper-di-tahun-2020/
  • https://www.bukukas.co.id/cara-menjadi-dropshipper-dan-tips-suksesnya/
  • https://www.paper.id/blog/bisnis/cara-menjadi-dropshipper-sukses/
  • https://blog.jejualan.com/menjadi-dropshipper-tahun-2020/
Kesalahan Dalam Digital Marketing

Kesalahan Dalam Digital Marketing

Bagaimana Kesalahan Dalam Digital Marketing Bisa Terjadi ?

Kesalahan dalam digital marketing bisa muncul dari mana saja, membangun sebuah bisnis dari awal memang bukan hal yang mudah, sebagai seorang pebisnis kita harus mempersiapkan segalanya agar bisnis kita bisa berjalan dengan baik mulai dari waktu, uang, produk, strategi dan lain sebagainya. Seiring berkembangnya teknologi, para pebisnis sekarang sudah banyak beralih ke digital marketing.

Beberapa contoh teknik pemasaran yang termasuk dalam digital marketing adalah SEO (Search Engine Optimization), periklanan online , promosi media sosial, iklan televisi dan radio, billboard elektronik, email marketing, mobile marketing, dan lainnya. Banyaknya kemudahan yang ditawarkan oleh konsep pemasaran digital memang menggiurkan. Tetapi penting untuk kalian perhatikan bahwa ada beberapa kesalahan dalam digital marketing yang bisa saja kalian lakukan saat ini. Simak pembahasan dari Bali Om Design di bawah ini :

1. Website Kalian Kurang Menarik

Ini adalah salah satu kesalahan paling umum dari digital marketing. Percuma kalian sudah ada website dan sudah promosi tapi website kalian tidak optimal, loading page lama, tidak informatif dan tentunya tidak menarik.  

Kata menarik disini bukan berarti kalian harus desain sebagus mungkin. Tapi lebih ke arah isi konten dari website kalian harus dapat menarik perhatian banyak orang, karena dengan isi yang menarik membuat orang betah untuk berada di website kalian. Sebisa mungkin buat website kalian dengan tampilan dan visual yang enak untuk dilihat dan memiliki isi yang berbobot atau sesuai dengan bisnis kalian.

2. Tidak Menggunakan SEO

Optimisasi mesin pencari atau Search Engine Optimization, biasa disingkat “SEO” adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. 

Dari pengertian diatas sudah terbayang kan pentingnya SEO bagi website kalian ? Contoh kecil jika tidak menerapkan SEO, website kalian akan sulit di temukan oleh mesin pencarian google. Karena kebanyakan website yang berada pada urutan teratas pencarian google pasti sudah menerapkan SEO di website mereka masing-masing.

3. Ingin Cepat Mendapatkan Hasil

Jika kalian seorang pebisnis, khususnya menggunakan teknik digital marketing. Kalian harus bersabar dengan setiap proses yang sudah kalian lakukan. Karena pada dasarnya optimasi pada digital marketing bisnis kalian butuh waktu yang tidak sebentar agar hasilnya optimal.

Masih banyak pebisnis yang beranggapan bahwa digital marketing akan mendatangkan hasil yang cepat, karena teknologi digital juga berkembang secara cepat. Pernyataan ini tidak sepenuhnya salah, sebab akses yang didapatkan di dunia digital memudahkan kalian untuk menjalankan kegiatan pemasaran.

Namun, perlu diingat bahwa target bisnis yang ingin kalian sasar adalah seorang manusia yang membutuhkan waktu untuk mengenali produk atau jasa yang ditawarkan. Mereka juga perlu mengetahui manfaat ketika menggunakan produk/jasa kalian, hingga akhirnya mereka merasa yakin bahwa produk/jasa kalian merupakan solusi atas permasalahan.

4. Tidak Meriset Tentang Digital Marketing

Digital marketing memiliki satu kelebihan yang tidak dimiliki teknik marketing biasa, yaitu bisa diukur. kalian dapat melihat iklan mana yang menghasilkan konversi lebih tinggi, entah itu google ads, youtube ads, atau social media ads. kalian juga dapat mencari tahu konten mana yang mampu menarik banyak pengunjung bagi bisnis kalian.

Setelah meriset dan mengukur konversi dari tiap tayangan iklan atau konten yang kalian publikasikan, optimasilah teknik pemasaran digital marketing kalian dengan data yang telah didapatkan. Usahakan untuk mempertahankan iklan dan konten yang bernilai konversi tinggi agar pemasaran kalian lebih efektif.

5. Tidak Mempunyai Tujuan Marketing

Jika kalian ingin produk kalian laku dipasaran, pastinya kalian sudah memikirkan apa tujuan yang akan kalian raih kedepannya. Karena jika tidak memiliki tujuan kalian tidak akan dapat bekerja berorientasi kepada target.

Kalian tidak akan merasa meraih sesuatu jika kalian tidak punya tujuan dari brand atau produk kalian sendiri. Sasaran yang sifatnya tidak realistis juga tidak berguna karena kalian tidak bakalan mencapainya. 

Ada beberapa contoh tujuan digital marketing yang bisa kalian terapkan contohnya seperti meningkatkan penjualan dan pendapatan, meningkatkan lalu lintas (traffic) dari website kalian, meningkatkan brand awareness bisnis secara online.

6. Terlalu Banyak Strategi Tapi Tidak Tepat Sasaran

Memiliki beberapa opsi untuk melaksanakan strategi marketing memang diperlukan, namun terlalu banyak pilihan akan membuat kalian merasa kewalahan untuk menentukan strategi mana yang didahulukan. Alhasil, banyak metrik-metrik yang terabaikan dan tidak memberikan hasil terbaik.

Ketika kalian sibuk menjalankan bisnis, kemungkinan besar kalian tidak selalu memiliki waktu untuk fokus mengatur strategi marketing selanjutnya. Hal ini dapat menyebabkan kalian membuang-buang energi dan uang untuk digital campaign yang tidak ada hasilnya.

7. Tidak Bisa Menggunakan Sosial Media Sebagai Media Promosi

Sosial media, selain digunakan untuk melihat konten-konten yang menarik, kalian juga bisa memanfaatkannya untuk mempromosikan bisnis kalian. Kalian bisa membagikannya di halaman Facebook, Instagram, atau yang sejenisnya. 

Kebanyakan pebisnis baru yang menggunakan sosial media tidak cukup kompeten dan kurang aktif dalam mengoptimalkan menggunakan sosial media. Hanya memposting konten dan produk tidak bakalan cukup membuat bisnis kalian sukses di sosial media. Padahal sosial media menjadi platform efektif untuk memasarkan secara online.

8. Hanya Mementingkan Kuantitas dan Tidak Mementingkan Kualitas

Kuantitas harus dibarengi dengan kualitas yang bagus, karena akan sia-sia jika kalian hanya berfokus pada kuantitas. Sedangkan kualitas dari konten kalian itu tidak menarik sama sekali.

Pengguna internet terus-menerus menjumpai banyak konten ketika sedang berselancar di internet, tetapi hanya konten yang mendapatkan peringkat terbaiklah yang akan dibaca oleh lebih banyak orang. Algoritma mesin pencari terus berevolusi dari waktu ke waktu, dan hanya konten berkualitas yang biasanya mampu bertahan dari perubahan ini.

Kalian memang perlu memproduksi konten secara rutin dan konsisten, tetapi tanpa adanya kualitas, semua itu akan sia-sia. Konten yang dibuat dengan baik harus bisa mendukung tercapainya tujuan dari digital marketing dan menawarkan sesuatu yang penting bagi target audiens kalian.

Sebagai seorang pebisnis, harusnya kalian dapat menghindari berbagai macam kesalahan diatas khususnya dalam digital marketing. Di era sekarang ini para pelaku bisnis dituntut untuk melakukan optimasi pada bisnis mereka dengan tepat dan akurat. Tujuannya agar bisnis yang dijalankan tidak kalah bersaing di pasar global.

Dari sekian banyak artikel yang membahas kesalahan dalam digital marketing, kami sudah merangkum nya dan memberikan pengalaman kami sehingga kalian dapat menanggulangi kesalahan dalam digital marketing. 

Cara Membuat Rencana Bisnis atau Business Plan

Cara Membuat Rencana Bisnis atau Business Plan

Bagaimana Cara Membuat Rencana Bisnis atau Business Plan ?

Cara membuat rencana bisnis untuk sekarang ini sudah tersebar di berbagai media internet, banyak orang membuat proses ini menjadi lebih rumit dari yang seharusnya. Jika Anda melakukannya dengan benar, membuat rencana bisnis atau business plan tidak harus terlalu sulit.

Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan langkah demi langkah semua yang perlu Anda ketahui tentang cara membuat rencana bisnis atau business plan e-niaga yang hebat.

Baca Juga Strategi Digital Marketing di Masa Pandemi

Apa itu Rencana Bisnis E-Commerce?

Pernahkah Anda memikirkan tentang sesuatu yang ingin Anda capai dalam bisnis Anda? Anda mungkin akan menuliskan beberapa baris yang membahas strategi, biaya, dan metode di balik langkah-langkah yang akan Anda ambil untuk mencapai tujuan tersebut.

Jika Anda pernah melakukannya, Anda telah membuat rencana bisnis dasar, dan tidak ada yang lebih dari itu. Rencana bisnis e-niaga adalah strategi tentang bagaimana bisnis Anda akan bekerja, bagaimana Anda akan mendanainya, siapa audiens Anda nantinya, dan bagaimana Anda berencana untuk sukses.

Memahami cara membuat rencana bisnis adalah kuncinya. Ini membutuhkan penelitian, memahami audiens Anda, penganggaran, dan banyak lagi.

Kunci keseluruhan untuk menulis rencana bisnis adalah membuat sesuatu yang cukup komprehensif, jadi Anda tidak perlu bertanya-tanya langkah apa yang akan datang selanjutnya. Saat Anda menavigasi proses yang terkadang menantang dalam memulai bisnis e-niaga, jangan biarkan apa pun menjadi kebetulan.

Ketika Anda sedang berjuang atau mengalami kesulitan membayangkan langkah selanjutnya, Anda tidak perlu khawatir karena rencana bisnis Anda secara menyeluruh menguraikan semua yang akan Anda lakukan, kapan Anda akan melakukannya, dan berapa biayanya. .

Aspek lain dari penulisan business plan adalah mencari investor atau partner. Anda perlu mempromosikan bisnis e-commerce Anda dengan cara yang mudah dimengerti. Investor tidak akan melompat pada sesuatu yang tidak memiliki penglihatan atau tampak tidak terorganisir.

Memiliki rencana bisnis menyeluruh yang langsung ke intinya akan menunjukkan kepada investor bahwa Anda tahu apa yang Anda lakukan dan Anda memiliki strategi konkret untuk sukses.

Apa Perbedaan Rencana Bisnis E-Commerce dengan Jenis Lain?

Cara bisnis e-commerce menjangkau pelanggan mereka jauh berbeda. Di toko fisik, misalnya, lalu lintas pejalan kaki atau kendaraan akan berkontribusi pada banyak iklan gratis untuk bisnis tersebut.

Toko e-niaga, di sisi lain, dapat dengan mudah terkubur di SERP, tidak pernah terlihat oleh siapa pun jika Anda tidak tahu cara menyebarkannya. Anda perlu mengingat hal-hal ini saat menyusun rencana bisnis Anda.

Untuk penelitian dan pengembangan rencana bisnis Anda, bisnis standar perlu mempertimbangkan izin, peraturan, kode bangunan, dan faktor lain yang dapat memengaruhi di mana dan bagaimana mereka dapat menjalankan bisnis.

Untungnya, e-commerce tidak perlu terlalu mengkhawatirkan hal itu, tetapi bukan berarti Anda juga dapat mengabaikannya. Anda bertanggung jawab untuk memahami batasan atau persyaratan apa pun yang dapat menghalangi Anda untuk mencari dan menjual produk Anda.

Mengapa Rencana Bisnis E-Commerce Penting?

Memahami cara membuat rencana bisnis tidak ada artinya jika Anda tidak dapat melihat pentingnya di balik itu. Meskipun saya yakin ada aspek yang lebih penting dalam memulai bisnis yang sukses, setiap usaha e-commerce harus memiliki fondasi yang stabil, dimulai dengan rencana bisnis.

Rencana Bisnis = GPS

Anda adalah penggerak bisnis ini, tetapi Anda akhirnya akan berputar-putar, membuang-buang waktu dan uang, jika Anda tidak tahu ke mana Anda akan pergi. Memiliki rencana bisnis yang solid memandu Anda melalui langkah-langkah memulai dan mengembangkan bisnis. Pikirkan rencana tersebut sebagai GPS bisnis Anda. Jika Anda tersesat, Anda dapat kembali ke rencana awal Anda.

Ini Membantu Anda Menghasilkan Ide

Proses ini jauh lebih mudah daripada yang terlihat. Ini mungkin tampak seperti awan gelap horor yang menjulang, tetapi begitu Anda menyelami, jus akan mulai mengalir, dan Anda akan mengetahui bahwa Anda mungkin memiliki banyak ide hebat. bisa saja ini proyek pertama dari usaha baru Anda, jadi templat rencana bisnis dan panduan cara kerja dapat membantu.

Ini Dapat Membantu Anda Memahami Pasar

Membuat audiens Anda benar adalah aspek terpenting dari bisnis e-commerce. Jika Anda mencoba menjangkau semua orang, Anda tidak akan menjangkau siapa pun. Bagian besar dari rencana bisnis Anda haruslah pengembangan avatar pelanggan. Avatar ini adalah pelanggan sempurna Anda. Merekalah yang membeli semua yang Anda jual karena mereka mencintai Anda dan merek Anda.

Ini Membantu Pendanaan

Baik Anda mencari pendanaan atau mitra bisnis, Anda memerlukan rencana bisnis. Memiliki strategi yang kuat menunjukkan kepada investor bahwa Anda yakin dengan apa yang Anda lakukan, Anda memahami bisnis, dan berinvestasi dengan Anda adalah pilihan cerdas bagi mereka.

Ini Cara Hebat untuk Melacak Pencapaian

Cara apa yang lebih baik untuk melihat ke belakang dan melihat semua yang Anda impikan menjadi hidup? Anda dapat memetakan beberapa tahun ke depan dalam rencana bisnis dan melihat ke belakang saat semuanya berjalan bersamaan, dan melacak semua yang telah Anda capai. Rencana bisnis bertindak sebagai daftar “yang harus dilakukan” untuk usaha baru Anda.

Seperti Apa Rencana Bisnis E-Commerce Itu?

Jika Anda bertanya-tanya apa yang harus dimasukkan ke dalam rencana bisnis, ini mungkin terlihat sedikit berbeda dari yang Anda kira. Rencana bisnis hari-hari 15 halaman besar telah berakhir; Anda tidak membutuhkan rencana yang super rumit untuk mencari investor dan menjual produk Anda.

Rencana bisnis yang semakin populer. Rencana bisnis e-niaga ini melibatkan “promosi” satu halaman bisnis Anda. Anda akan mendokumentasikan masalah yang Anda memecahkan, solusi unik Anda, pasar Anda, persaingan, tim Anda, dan sedikit informasi tentang budaya perusahaan Anda.

Bagian 1: Ringkasan Eksekutif

Pikirkan Ringkasan Eksekutif sebagai ikhtisar dari tujuan dan sasaran perusahaan Anda. Jika Anda harus menyerahkan selembar kertas yang menjelaskan tentang bisnis Anda sebanyak 250 kata atau kurang, apa yang akan Anda katakan?

Ini harus mencakup informasi seperti:

  1. Deskripsi produk Anda dan apa yang Anda jual
  2. Tujuan Anda sebagai penyedia e-commerce
  3. Mengidentifikasi audiens target Anda
  4. Penjelasan tentang pesaing Anda dan bagaimana Anda menumpuk
  5. Potensi pertumbuhan secara keseluruhan
  6. Persyaratan pendanaan

Meskipun Anda tidak membahas secara mendalam satu pun area di sini, ini adalah aspek terpenting dari rencana bisnis karena ini adalah ikhtisar Anda. Ketika orang memikirkan merek e-niaga Anda, inilah yang akan mereka pikirkan.

Bagian 2: Deskripsi Perusahaan

Siapa Anda, apa pengalaman Anda, dan mengapa Anda harus memiliki hak untuk menjual produk kepada orang lain?. Deskripsi perusahaan jauh lebih sedikit tentang “seperti apa” yang Anda inginkan dan lebih banyak tentang “Anda seperti apa”.  Anda mempromosikan diri Anda, pengalaman Anda, dan kemampuan Anda di sini. Contoh deskripsi perusahaan bisnis yang bagus di sini mungkin:

cara membuat rencana bisnis deskripsi perusahaan
Source : https://neilpatel.com/wp-content/uploads/2020/11/how-to-write-a-business-plan-description.png

Langkah 3: Riset Pasar dan Industri

Jika Anda tidak memahami audiens atau industri tempat Anda bekerja, Anda akan hancur. Meneliti pasar sangatlah penting, dan ada perbedaan besar antara bisnis standar dan e-niaga di sini.

Saat Anda meneliti pasar untuk toko ritel, Anda sangat terbatas pada siapa audiens Anda, jadi itu sedikit lebih potong dan kering.

Sedangkan untuk e-commerce, dunia adalah audiens Anda, tetapi Anda perlu mempersempitnya ke demografis tertentu untuk memenuhi produk Anda dan memasarkannya kepada orang-orang tersebut.

Ajukan pertanyaan seperti:

  1. Masalah apa yang dimiliki pelanggan saya?
  2. Bagaimana saya bisa mengatasi masalah ini?
  3. Produk apa yang memecahkan masalah tersebut?
  4. Kapan orang berbelanja produk ini?
  5. Seberapa sering mereka membelinya?

Langkah 4: Rencana Operasi

Lupakan belajar bagaimana membuat rencana bisnis; kita semua terjun ke bisnis untuk mendapatkan keuntungan, bukan? Memiliki rencana operasi membantu memastikan Anda tetap untung dengan menjaga semua biaya Anda sejalan. Bagian dari rencana bisnis ini membahas tentang pengelolaan, kepegawaian, persiapan produk, pemenuhan pesanan, manajemen inventaris, layanan pelanggan, dan banyak lagi.

Di bagian ini, Anda mulai menguraikan seperti apa hari-hari biasa dalam bisnis Anda. Bagaimana ini akan berjalan, bagaimana orang akan pindah agama, dan bagaimana Anda akan memenuhi pesanan itu?

Mulailah memikirkan hal-hal seperti:

  1. Peralatan dan perlengkapan apa yang saya butuhkan?
  2. Apakah rantai komando itu; siapa yang bertanggungjawab?
  3. Apakah saya perlu mengembangkan produk, atau apakah saya menjual kembali produk lain?
  4. Apa kebutuhan staf saya?
  5. Akankah operasi saya berubah atau tetap sama saat saya tumbuh?

Pastikan Anda mengingat industri, pasar, dan target audiens saat Anda mempersiapkan rencana operasi. Anda tidak ingin pergi ke arah yang salah saat Anda menyelami lebih dalam.

Langkah 5: Rencana Pemasaran

Tidak perlu dipikirkan bahwa Anda harus memasarkan bisnis jika ingin sukses, tetapi Anda membutuhkan rencana. Dalam e-commerce, Anda memiliki beberapa opsi berbeda, dan pilihan yang Anda buat akan sangat menentukan.

Anda perlu menyoroti metode yang Anda rencanakan untuk digunakan sehingga mitra dan investor dapat melihat bahwa Anda memiliki jalan yang jelas menuju sukses. Beberapa pilihan Anda mungkin:

  1. PPC (Bayar Per Klik)
  2. SEO / Pemasaran Konten
  3. Posting Tamu
  4. Media sosial

Saya merekomendasikan menggunakan kombinasi dari semua ini karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Misalnya, SEO adalah biaya yang relatif rendah untuk memulai, tetapi butuh waktu, dan jika Anda sendiri tidak memiliki pengetahuan tersebut, Anda harus menyewa biro iklan untuk melakukannya untuk Anda.

PPC bisa mahal jika Anda tidak tahu apa yang Anda lakukan, tetapi hasilnya bisa datang dengan cepat karena Anda melompati banyak kompetisi.

Terlepas dari metode pemasaran apa yang Anda pilih untuk rencana bisnis e-niaga, Anda perlu menyoroti dan menjelaskan bagaimana Anda berencana menggunakannya.

Langkah 6: Prediksi Biaya dan Pendapatan

Sekarang Anda perlu menyelesaikan rencana bisnis Anda dan meletakkan busur yang bagus di atasnya. Berdasarkan semua yang telah Anda sertakan sejauh ini dalam rencana bisnis Anda, berapa biaya Anda versus pendapatan Anda?

Perlu diingat bahwa pendapatan tahun pertama tidak selalu boros, tetapi Anda membutuhkan potensi untuk memperoleh lebih banyak pendapatan di masa mendatang.

Selama investor dan mitra melihat bahwa Anda memiliki potensi pertumbuhan, mereka tidak akan terlalu khawatir tentang kerugian tahun pertama. Sasarannya adalah untuk menjaga biaya Anda serendah mungkin dan pendapatan Anda setinggi mungkin (masuk akal, bukan?).

Perkirakan total biaya operasi dalam bisnis Anda dalam satu atau dua tahun pertama dan sertakan dalam rencana. Kemudian, antisipasi juga prediksi pendapatan dan sertakan itu.

Jika Anda telah mengikuti semua yang ada dalam panduan ini, seharusnya ada jalur yang jelas yang membawa Anda ke angka-angka itu. Anda harus tahu berapa banyak biaya untuk memulai dan menjalankan bisnis selama setahun.

Berdasarkan pasar Anda dan apa yang dilakukan pesaing Anda, di situlah Anda mendapatkan prediksi pendapatan tahun pertama.

Apa yang Saya Lakukan Dengan Rencana Bisnis E-Commerce?

Sekarang setelah Anda mengetahui cara membuat rencana bisnis, apa langkah Anda selanjutnya? Apa yang Anda rencanakan dengan rencana bisnis? Kebanyakan orang akan menggunakan rencana bisnis mereka untuk mencari investor, mitra, dan karyawan saat mereka memulai.

Jika Anda berpikir untuk melakukan promosi kepada investor, Anda sebaiknya memilih dengan hati-hati karena tidak semua investor adalah pilihan yang tepat untuk Anda. Bahkan jika seseorang bersedia memberi Anda apa yang Anda minta, mereka mungkin bukan orang yang tepat, dan mengambil uang mereka akan membawa Anda ke jalan yang salah.

Pertama, Anda ingin melihat keahlian investor. Ketika mereka memiliki pengalaman di bidang tertentu, itu akan memudahkan mereka untuk memahami potensi Anda, dan mereka dapat menawarkan panduan untuk membantu Anda sukses.

Kedua, dalam tahap apa bisnis Anda? Investor yang berbeda mengkhususkan diri pada tahapan yang berbeda. Beberapa berinvestasi dalam pra-benih, sementara yang lain bahkan tidak akan mendengarkan promosi Anda sampai Anda memperoleh pendapatan.

Ketiga, menurut Anda berapa banyak yang Anda butuhkan? Apa yang Anda pikir Anda butuhkan dan apa yang Anda butuhkan adalah dua hal yang berbeda.

Terakhir, bagaimana Anda berencana melibatkan investor Anda? Beberapa investor akan mendukung Anda secara finansial dan tidak menawarkan apa-apa lagi, sementara yang lain akan menuntut pembaruan dan laporan keuangan yang konsisten sambil menawarkan panduan dan bantuan.

Kesimpulan

Sekarang setelah Anda mengetahui cara membuat rencana bisnis, sisanya terserah Anda. Ingatlah bahwa mengumpulkan wawasan pelanggan dan memahami dasar-dasar pemasaran digital itu penting, tetapi implementasi adalah yang terpenting. Ambil langkah-langkah yang diuraikan dalam panduan ini dan terapkan.

Jika ini tampak sedikit menakutkan, kami memiliki banyak sumber daya untuk membantu Anda. Rencana bisnis Anda tidak perlu berupa esai yang rumit; Anda bisa menyelesaikannya dalam sehari dengan strategi yang tepat.

Menurut Anda, apa bagian terpenting dalam membuat rencana bisnis yang solid?

Sumber :