Perbedaan Shared Hosting dan Cloud Hosting

Perbedaan Shared Hosting dan Cloud Hosting

Perbedaan Shared hosting dan Cloud Hosting – Hosting adalah layanan yang digunakan untuk menyimpan data-data dari suatu website atau blog. Data yang disimpan bisa beragam mulai dari teks, gambar, video atau file yang bisa diakses oleh pengguna internet. Jika Anda menginginkan semua data-data yang dimiliki bisa tampil di internet, maka Anda perlu menyewa layanan hosting.

Ketika memilih layanan web hosting, Anda biasanya dihadapkan pada beberapa pilihan. Perbedaan shared hosting dan cloud hosting  adalah salah satu topik yang muncul. Jika tidak tahu mana yang sebaiknya dipilih, Anda tidak perlu bingung. Di dalam artikel ini akan membahas mengenai perbedaan shared hosting dan cloud hosting agar dapat memudahkan anda dalam memilih hosting untuk website anda nantinya.

Baca Juga Mengenal Parallax Website, Plus dan Minusnya

Apa Itu Shared Hosting ?

Dilansir dari qwords, Shared hosting adalah layanan hosting paling basic dimana satu akun hosting akan ditaruh bersama-sama dengan akun hosting lainnya dalam satu server yang sama. Jadi dalam satu server akan digunakan banyak akun dengan menggunakan resource storage, RAM dan prosesor digunakan secara bersama-sama. Shared hosting menjadi pilihan yang paling pas untuk Anda yang baru memulai membuat website atau blog karena dari segi harga paling ekonomis.

Hal yang paling sering terjadi pada shared hosting adalah adanya server down karena resource yang dimiliki dipakai oleh satu akun sehingga akun lainnya ikut terdampak. Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan dari shared hosting ?

Kelebihan Shared Hosting

  • Harganya paling terjangkau di antara layanan hosting cloud, VPS atau dedicated server.
  • Pengelolaan sepenuhnya diserahkan kepada penyedia layanan hosting.
  • Penggunaan lebih mudah karena semua kebutuhan sudah tersedia dalam akun shared hosting.
  • Cocok untuk website atau blog skala kecil.
  • Control panel lebih mudah dan simple.

Kekurangan Shared Hosting

  • Akses sering lambat karena server down.
  • Resource server dibagi tidak rata setiap akun.
  • Banyak batasan penggunaan sumber daya yang ada.
  • Satu server berpotensi terkena gangguan jika ada salah satu akun yang bermasalah seperti overload atau terkena malware.
  • Tidak bisa install software sesuai yang diinginkan.
  • Keamanan kurang karena rentan terjadi penyalahgunaan akses dan fitur yang ada.

Apa Itu Cloud Hosting ?

Cloud Hosting adalah layanan hosting yang menempatkan semua data website pengguna pada cloud. Artinya data-data yang disimpan berada pada server virtual bukan lagi menggunakan server fisik seperti shared hosting. Arsitektur cloud hosting ini lebih aman saat terjadi masalah pada server, server lain yang masih normal akan menggantikan tugas server yang sedang bermasalah, jadi tidak ada website yang akan terdampak dari permasalahan server yang sedang terjadi.

Cloud hosting lebih menerapkan prinsip gotong royong antar server satu dengan lainnya. Tujuan utama selain kepuasan pelanggan adalah uptime server yang yang tinggi dan cepat dalam melayani permintaan dari web browser. Nah untuk Anda yang sedang mencari Cloud Hosting mulai dari 14.500/bulan dengan uptime server 99.99%.

Kelebihan Cloud Hosting

  • Lebih aman dari masalah server karena ada backup dari server lain.
  • Lebih fleksibel saat melakukan penambahan sumber daya karena menggunakan virtual.
  • Menghemat biaya dan tenaga karena Anda bisa menikmati performa seperti VPS tetapi dengan harga yang lebih murah.
  • Tidak memerlukan kemampuan teknis karena full managed dari pihak provider hosting.

Kekurangan Cloud Hosting

  • Memiliki harga yang sedikit lebih mahal jika dibandingkan shared hosting.
  • Tidak adanya perlindungan privasi, karena semua data disimpan terpusat maka semua data disimpan secara terpusat di cloud server utama.
  • Meskipun memiliki beberapa kekurangan, sampai sekarang ini jumlah pengguna cloud hosting semakin meningkat. Kekurangan yang ada tidak menjadi masalah karena lebih banyak kelebihan yang dimiliki oleh cloud hosting.

Shared Hosting vs Cloud Hosting

Dilansir dari niagahoster, Baik shared hosting dan cloud hosting memiliki kelebihan dan kekurangan yang lebih mendalam, namun mana yang lebih baik? Untuk membantu Anda memahaminya, simaklah perbandingan kedua layanan tersebut dibawah ini :

Kapasitas dan Performa

Satu server shared hosting memiliki resource dalam jumlah besar. Akan tetapi, kapasitas penyimpanan, RAM, dan bandwidth suatu server digunakan oleh semua penggunanya. Hal inilah yang menyebabkan terbatasnya resource dari jenis web hosting ini.

Kapasitas yang terbatas dan beban dari pengguna lain dapat memperlambat website Anda. Oleh karena itu, layanan shared hosting tidak dianjurkan untuk toko online dan website perusahaan.

Layanan cloud hosting memiliki kapasitas yang terdedikasi untuk website Anda. Selain itu, data Anda disimpan dalam beberapa server sekaligus dengan jumlah resource yang sama. Dengan demikian, website pengguna akan sangat jarang mengalami downtime.

Keamanan

Keamanan merupakan salah satu fitur yang dipastikan sebelum membeli layanan web hosting. Terlebih jika website Anda dapat menyimpan data dan transaksi orang lain.

Pada dasarnya, pengguna harus menambahkan fitur keamanan pada akun hosting mereka. Namun banyak penyedia layanan web hosting yang menyediakannya secara gratis.

Di berbagai layanan penyedia hosting, setiap layanan shared hosting dan cloud hosting kebanyakan sudah dilengkapi dengan imunify360 dan SSL (secure socket layer) certificate gratis. Sistem keamanan ini bertujuan untuk mengamankan pertukaran data yang terjadi melalui jaringan internet.

Skalabilitas

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, layanan shared hosting memberikan kapasitas penyimpanan, bandwidth, dan RAM yang besar. Akan tetapi, Anda berbagi server dengan banyak website lainnya.

Sebagai pengguna jenis web hosting ini, Anda juga tidak bisa menambah jumlah server yang ingin digunakan. Dengan kata lain, Anda hanya dapat mengelola sebuah website kecil atau yang tidak bertujuan untuk menerima banyak traffic.

Namun layanan cloud hosting memberikan lebih banyak keleluasaan terhadap jenis website yang ingin dibangun. Anda hanya perlu memilih jumlah server yang ingin digunakan. Seraya website berkembang, Anda dapat membeli layanan cloud hosting yang memberikan resource lebih besar.

Kemudahan Penggunaan

Tidak semua orang memiliki latar belakang IT. Oleh karena itu ketidak tahuan tentang operasional layanan web hosting bisa menjadi sebuah halangan untuk menggunakannya.

Namun baik shared hosting dan cloud hosting mudah dipelajari dan digunakan. Konfigurasi dan pemeliharaan server untuk kedua jenis layanan ini dilakukan oleh penyedianya.

Penyedia layanan hosting kebanyakan juga memberikan kemudahan lebih bagi penggunanya karena menggunakan cPanel sebagai panel kontrol. Dibandingkan yang lainnya, panel kontrol ini menawarkan user interface atau antarmuka yang sederhana dan mudah dipelajari.

Harga

Dari segi harga, layanan shared hosting memang sangat terjangkau. Di Niagahoster, misalnya, Anda bisa memulai dengan paket Personal dengan biaya Rp 26.563 per bulan. Dengan membeli paket tersebut, Anda juga mendapatkan satu domain, SSL certificate, dan proteksi email SpamAssassin.

Di lain sisi, layanan cloud hosting Niagahoster yang paling ekonomis bisa Anda dapatkan seharga Rp 150.000 per bulan. Fitur tambahan yang dimiliki paket ini sama dengan yang ada pada paket shared hosting Personal.

Akan tetapi, kapasitas penyimpanan 30GB, bandwidth tak terbatas, RAM 3GB yang dipunyai layanan ini dialokasikan hanya untuk Anda. Selain itu, fitur LiteSpeed Web Server dan WP Accelerator dalam paket ini dapat meningkatkan kecepatan website. Dengan demikian, website Anda akan dapat menampung lebih banyak traffic.

Semua jenis layanan web hosting memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri. Apabila Anda seseorang yang sedang belajar membuat dan mengelola website, shared hosting merupakan pilihan yang tepat.

Selain rendah biaya, shared hosting juga mudah digunakan oleh orang awam. Pengaturan dan perawatan server dilakukan oleh penyedia layanan, jadi Anda tidak perlu memahami hal-hal teknis tersebut.

Namun jika Anda membutuhkan sarana untuk menjalankan toko online atau website apapun dengan traffic super tinggi, penggunaan cloud hosting sangatlah dianjurkan.

Meskipun harga layanannya lebih mahal, Anda mendapatkan resource server yang terdedikasi. Artinya, aktivitas dan masalah pengguna lain tidak akan mempengaruhi kinerja website Anda.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai perbedaan shared hosting dan cloud hosting yang bisa membantu anda dalam menentukan hosting mana yang akan digunakan nantinya.

Sumber Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *