Penyebab Bug Pada Website dan Pengertian Bug

Penyebab Bug Pada Website dan Pengertian Bug

Penyebab Bug Pada Website – Bagi sebuah bisnis atau website yang memanfaatkan platform teknologi informasi atau ketika Anda membangun atau mengembangakan sebuah software, tentu tidak akan luput dari kesalahan atau Bug. Adanya sebuah celah (bug) pada sebuah website/aplikasi seolah-olah menjadi dua mata pisau berbahaya yang dapat menyerang kedua belah pihak baik itu penggunanya maupun bisnis itu sendiri.

Bagi orang awam mungkin tidak akan tahu dengan rinci apa itu Bug. Sebab istilah ini hanya sering digunakan dalam software atau program.

Bug akan tetap ada walaupun memang sebelum merilis software secara resmi, pihak pengembang akan melakukan testing terlebih dahulu. Karena pada dasarnya kesalahan itu pasti akan tetap ada.

Apa itu Bug ?

Sebelum membahas tentang penyebab bug pada website, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu mengenai bug. Bug adalah sebuah kesalahan yang sedang terjadi pada perangkat elektronik yang disebabkan adanya kondisi tidak wajar dan terdapat masalah pada bagian software maupun hardware.

Sehingga efek dari bug ini adalah ketika adanya kondisi yang tidak wajar akibat kesalahan, bisa memunculkan pesan Error dan mengganggu jalannya software atau website . Sebenarnya istilah Bug sudah dipakai sejak awal masa teknologi dan sampai saat ini juga masih digunakan.

Kebanyakan bug muncul dari kesalahan – kesalahan yang dibuat baik dalam desain program atau kode sumbernya, atau dalam komponen dan sistem operasi yang digunakan oleh program tersebut. Beberapa disebabkan oleh compiler yang menghasilkan kode yang salah. Sebuah program yang mengandung banyak bug, dan / atau bug yang secara serius mengganggu fungsinya, disebut buggy (cacat). Bug dapat memicu kesalahan yang mungkin memiliki efek merusak. Bug mungkin memiliki efek yang agak lama atau menyebabkan program macet atau membekukan komputer. Bug yang lainnya dapat memenuhi syarat sebagai bug keamanan dan mungkin, memungkinkan pengguna jahat untuk melewati sistem keamanan yang terkena oleh bug dan dapat mengakses kendali software atau website.

Bedanya Error Dengan Bug

Meski antara keduanya secara umum menggambarkan sebuah kesalahan yang terjadi pada sebuah software atau website, namun sebenarnya error dan Bug itu pada dasarnya berbeda. Jika dilihat dari kondisi yang terjadi, error adalah sebuah pesan yang akan muncul dan bertujuan untuk menyampaikan kepada para pengguna program tersebut.

Pesan error itu biasanya memiliki isi sebuah pemberitahuan bahwa ada sesuatu yang salah dan tidak beres yang sedang terjadi. Sementara itu, bug merupakan masalah yang ada dalam kode atau programnya sehingga memunculkan pesan error.

Kesimpulannya, error adalah sebuah pesan pemberitahuan yang akan muncul pada sebuah program ketika terjadi bug. Jadi antara keduanya berbeda namun memiliki keterkaitan yang saling berhubungan satu sama lain.

Macam-Macam Bug Website

Setelah mengetahui sedikit mengenai bug dan pengertiannya, sekarang anda harus tahu juga mengenai macam-macam bug yang sering terjadi pada website.

  1. SQL Injection

SQL Injection adalah salah satu teknik yang menyalahgunakan celah keamanan yang ada di SQL pada lapisan database suatu aplikasi atau website. Celah ini terjadi karena input dari user tidak difilter secara benar dan dalam pembuatannya menggunakan form yang salah. Jadi sampai saat ini SQL Injection masih menjadi favorit hacker untuk melakukan serangan pada website. Walaupun sekarang ini hacking melalui jaringan internet sudah tidak semudah zaman dulu.

Contoh simpel dari teknik SQL Injection ini adalah melalui form username harusnya username diisi dengan karakter saja, tetapi form tersebut bisa diisi dengan karakter lain selain huruf ataupun angka, jadi hacker bisa menyisipkan karakter seperti (:;-,=’) dan hacker bisa memasukan query SQL Injection, akibatnya yang pasti website Anda sudah bisa ditembus oleh hacker tersebut.

  1. XSS ( Cross Site Scripting )

XSS merupakan kependekan yang digunakan untuk istilah cross site scripting. XSS adalah salah satu jenis serangan injeksi code (code injection attack). XSS dilakukan oleh penyerang dengan cara memasukkan kode HTML atau client script code lainnya ke suatu situs. Serangan ini akan seolah-olah datang dari situs tersebut. Akibat serangan ini antara lain penyerang dapat mem-bypass keamanan di sisi klien, mendapatkan informasi sensitif, atau menyimpan aplikasi berbahaya.

Alasan kependekan yang digunakan XSS bukan CSS karena CSS sudah digunakan untuk cascade style sheet.

  1. Broken Authentication

Broken Authentication adalah serangan yang memanfaatkan kelemahan/kesalahan pada authentication, serangan ini biasanya ditemukan pada sistem login bisa memberi hacker akses ke akun user. Tidak hanya itu mereka bisa menguasai seluruh sistem dengan meng-hack akun admin. Untuk memitigasi kelemahan authentication, Anda bisa menggunakan 2-factor authentication (2FA).

  1. Open Redirect

Open Redirection atau juga dikenal dengan “Unvalidated Redirects and Forwards” sebenarnya adalah celah yang banyak ditemukan selain bug-bug sebelumnya. Saat ini juga masih banyak developer yang mengabaikan celah ini.

Kerentanan ini memungkinkan attacker untuk mengarahkan pengunjung dari situs terpercaya ke situs malware atau phising tanpa autentifikasi dari admin situsnya langsung. Bergantung pada arsitektur situs web yang rentan, pengalihan bisa terjadi setelah tindakan tertentu, seperti login, dan terkadang hal itu bisa terjadi seketika saat memuat sebuah halaman atau anda secara tidak sengaja mengklik iklan yang mencurigakan.

Penyebab Bug Pada Website atau Software

Anda harus tahu cara menghindari  Bug dengan mengetahui penyebab bug pada website atau software itu sendiri. Berikut ini merupakan beberapa penyebab Bug pada website atau software yang mungkin bisa terjadi pada anda.

  1. Ulah Manusia

Penyebab Bug pertama adalah kesalahan manusia yang sudah sangat umum terjadi pada berbagai program. Mengingat manusia tetap memiliki keterbatasan dalam membuat sebuah teknologi. Sehingga Bug tidak bisa sepenuhnya dihilangkan karena keterbatasan tersebut.

Biasanya kesalahan ini terjadi selama proses pembuatan ataupun pasca pengembangan. Dibawah ini adalah beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  • Tidak ada komunikasi yang baik dari para programmer pembuat website atau softwarenya. Padahal komunikasi menjadi kunci agar bisa bekerjasama dengan maksimal selama proses pembuatan maupun pengembangan. Tujuan utamanya agar bisa menghindari Bug yang berpotensi terjadi di kemudian hari.
  • Kemampuan penguji yang tidak mumpuni. Ketika penguji atau Tester kurang ahli, maka bisa mengakibatkan sistem tidak teranalisa dengan maksimal dan pada akhirnya meninggalkan Bug di dalamnya.
  • Kinerjanya tidak maksimal. Biasanya disebabkan karena deadline yang diberikan sangat sebentar sehingga membuat programmer yang mengerjakannya tergesa-gesa dan tidak memperhatikan bug yang ada. Hal ini bisa berakibat fatal.
  1. Kesalahan Mesin

Selain disebabkan oleh manusia, Bug juga bisa disebabkan oleh hardware atau alat itu sendiri. Hal ini dapat dilihat jika setelah melakukan uji teknis dan analisis tidak terjadi pada sisi software komputer atau suatu program.

Ketika ada suatu kesalahan pada satu komponen hardware atau perangkat yang digunakan, maka bisa menyebabkan kinerjanya terganggu. Alhasil mengakibatkan munculnya Bug ketika sedang dijalankan.

Itulah tadi pembahasan mengenai bug dan penyebab bug pada website yang mungkin bisa terjadi. Cek artikel kami lainnya :

Baca Juga Perlindungan Dasar untuk Keamanan Website

Sumber Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *