Pengertian CTR (Click Through Rate) dan Cara Optimasinya

Pengertian CTR (Click Through Rate) dan Cara Optimasinya

Pengertian CTR – Mungkin kalian sering bertanya-tanya dari mana sebuah iklan online yang dipasang itu akan mendapatkan uang dan bagaimana cara menghitungnya? Untuk menjawab semua pertanyaan itu, ada istilah yang namanya Click Through Rate atau disingkat CTR.

Di dalam sebuah iklan online, CTR ini merupakan persentase dari orang yang melihat halaman website yang kemudian mereka mengklik iklan tertentu yang akan muncul di halaman website  tersebut. CTR dapat mengukur seberapa sukses sebuah iklan dalam menangkap minat pengguna atau pengunjung website Anda. Artinya, bila semakin tinggi sebuah CTR atau kita sebut dengan Rasio Klik Tayang, maka akan semakin sukses pula iklan tersebut dan mampu menghasilkan pundi-pundi uang.

Dari sudut pandang seorang blogger, CTR adalah salah satu faktor yang memiliki peranan penting dalam menghasilkan uang dan mempertahankan iklan pada sebuah website. Jika blog atau artikel Anda gagal memberikan cukup klik, maka pengiklan tersebut bisa saja akan pergi dan tidak memperpanjang iklannya pada blog yang Anda miliki. Artikel ini akan membahas lebih banyak mengenai pengertian CTR dan cara meningkatkan CTR untuk mendalami lebih dalam mengenai CTR ini.

Baca Juga Apa Itu Bounce Rate Pada Website?

Pengertian CTR

Rasio klik-tayang atau CTR ini mengacu pada berapa banyak orang yang mengklik sesuatu setelah melihatnya. CTR biasanya digunakan dalam kampanye PPC (Pay Per Click) dan memberi tahu pengiklan berapa banyak orang yang mengklik iklannya setelah mereka melihatnya.

Sederhananya adalah, jika Anda memiliki iklan yang sedang berjalan dan dilihat oleh 100 orang tetapi hanya mendapatkan 10 klik, CTR Anda adalah 10%. Yang perlu diperhatikan di sini adalah semakin tinggi persentase CTR, semakin baik iklan yang akan Anda dapatkan.

Metrik merupakan indikator yang baik tentang seberapa menarik iklan Anda di mata pengunjung website. Apakah iklan Anda ini menarik sehingga mereka yang melihatnya tadi memilih untuk mengklik dan melihat lebih lanjut terhadap iklan yang anda pasang.

Sangat disarankan untuk memasang iklan hanya di tempat-tempat yang terlihat dan dapat diklik dengan mudah.

CTR yang rendah menunjukkan bahwa Anda harus mengoptimalkan materi iklan Anda, menemukan target yang tepat atau mencari beberapa aspek lain dari iklan Anda agar dapat membuat lebih banyak orang mengklik iklan yang Anda pasang tersebut.

Cara Menghitung CTR

Setelah mengetahui pengertian CTR, CTR bisa dihitung dengan mudah yakni dengan cara membagi jumlah orang yang mengklik link atau iklan Anda dengan jumlah total tayangan dari iklan tersebut, kemudian hasilnya dikalikan dengan 100%.

Misalnya, jika iklan online telah di klik sebanyak 100 kali setelah ditayangkan 1.000 kali, dan kemudian dikalikan 100 persen, rasio yang dihasilkan dari iklan tersebut sebesar 10% [(100/1.000×100=10%)].

Tingkat CTR dapat membantu pemasaran digital dalam mengukur keberhasilan pemasaran online. Ini dapat digunakan di berbagai media, misalnya iklan bergambar, iklan email, dan pencarian berbayar. Dari sinilah pemasaran digital bisa mempelajari apa yang berhasil dan yang tidak.

Tips Meningkatkan CTR

Jika Anda ingin meningkatkan CTR pada website Anda agar pengunjung semakin tertarik kemudian mengklik iklan yang Anda miliki, berikut ini adalah beberapa tips dan trik yang sekiranya dapat membantu Anda dalam meningkatkan CTR

1. Kenali Audiens Website Anda

Penting untuk mengetahui siapa yang menjadi target audiens Anda, atau setidaknya bisa mempermudah Anda menaikkan CTR. Harap pastikan Anda mengetahui faktor-faktor utama target audiens Anda seperti:

  • Cari tau audiens anda dominan berasal dari negara mana
  • Apa yang mereka telusuri dan kata kunci apa yang mereka gunakan
  • Apakah mereka lebih cenderung menelusuri dari hp atau komputer
  • Apa yang paling mungkin dapat membuat mereka tertarik untuk mengklik iklannya
  • Memahami audiens target dan penelitian demografis bisa menjadi langkah pertama sebelum mengoptimalkan konten Anda untuk CTR. 

2. Optimalkan Konten Anda

Anda pasti sering melakukan optimasi SEO dengan berbagai macam metode pada website Anda agar bisa mendapatkan peringkat yang baik di mesin pencarian google. Memang, sebagian dari metode tadi pasti ada yang berhasil.

Tetapi ketika pembaruan search engine terjadi, mungkin ada beberapa metode yang kemarin terlihat efektif, namun hari ini tiba-tiba menjadi kurang efektif dan website Anda turun dari daftar 10 teratas laman search engine.

Jadi, jika ingin CTR Anda berhasil dengan lebih optimal, ada baiknya jika Anda terus melakukan optimasi konten pada website Anda sehingga orang-orang lebih tertarik untuk mengklik iklan Anda setelah melihat isi dari konten Website Anda, mungkin anda bisa membuat sedikit pancingan agar audiens Anda mengklik iklan di website Anda tadi. Apabila Anda dapat menunjukkan bahwa situs dan halaman Anda adalah sumber informasi yang menyajikan konten yang berbobot, unik dan orisinil, maka akan ada lebih banyak orang akan mengklik dan membagikan konten Anda. Meningkatkan CTR juga akan membuat situs Anda lebih relevan di mata mesin pencarian khususnya google, yang pada akhirnya akan memberi Anda peringkat lebih tinggi di SERP.

3. Buat Judul dan URL yang Lebih Baik

Judul dan deskripsi Anda akan menjadi hal pertama yang akan audiens lihat, jadi pastikan Anda membuat judul dan URL yang bagus dan dapat menarik perhatian audiens. Anda bisa menggunakan kata-kata yang tepat untuk menarik audiens target saat mereka menelusuri halaman website Anda.

Pastikan juga untuk memastikan bahwa judul dan deskripsi Anda tidak terpotong secara tiba-tiba oleh format hasil penelusuran sebelum Anda menyampaikan maksud Anda. Kata-kata yang hilang di bagian akhir judul bisa membuat sebagian besar pengunjung tidak jadi mengkliknya.

Anda juga bisa membuat URL dengan deskriptif singkat padat dan jelas sebab itu adalah cara lain bagi pengguna untuk mengidentifikasi konten halaman Anda. URL berbagi ruang yang sama dengan judul dan deskripsi Anda di halaman pencarian  meskipun dalam ukuran font yang lebih kecil.

Jadi, lebih baik menggunakan URL singkat dengan kata kunci utama yang sama dengan yang digunakan dalam judul Anda daripada sekumpulan huruf, angka, dan simbol acak.

Kesimpulan

Itulah pembahasan terkait pengertian CTR (Click-Through Rate) beserta cara menghitung dan tipsnya. Secara umum, CTR adalah kunci untuk meraih kesuksesan, baik dari segi pemasang iklan maupun blogger. Maka dari itu, Anda harus lebih mempelajari ilmu ini untuk menunjang berbagai kebutuhan promosi yang dimiliki dalam website Anda tentunya. Sekian artikel mengenai pengertian CTR ini dan semoga dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Sumber Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *