Optimasi Website Selain SEO, Tips dan Triknya

Optimasi Website Selain SEO, Tips dan Triknya

Optimasi Website Selain SEO РSangat banyak sekali faktor dalam meningkatkan peringkat sebuah website, dibutuhkan cara Optimasi Website yang tepat dan maksimal agar bisa terus bersaing di peringkat mesin pencarian google. 

Orang yang bekerja untuk menaikan ranking website nya di google pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah SEO. SEO adalah cara yang umum diketahui dalam menaikan optimasi website. SEO memang memiliki banyak teknik, namun ada beberapa teknik yang bersifat major untuk optimasi selain SEO agar website bisa memiliki ranking yang bagus.

Tapi, Anda perlu mengakali dengan alternatif cara lain seumpama semua kompetitor berlomba-lomba untuk mengoptimasi website dengan menggunakan SEO. Bisa-bisa, Anda juga terbawa ombak website lain yang lebih bagus. Apa saja optimasi website selain SEO untuk meningkatkan ranking website?

Tips Optimasi Website Selain SEO

Mengoptimalkan website akan membantu Anda dalam mendapatkan kepercayaan pengunjung. Tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan konversi sehingga akan meningkatkan pendapatan.

Pendekatan dalam pengoptimalan website menggabungkan berbagai cara dan ilmu untuk memastikan website memiliki kinerja yang ideal di semua bidang. Berikut ini beberapa tips optimasi website selain SEO yang bisa membantu Anda dalam mengoptimasi website :

  1. Utamakan Tampilan Mobile

Tips yang pertama adalah Anda harus mengutamakan tampilan mobile dari websitenya. Mengapa demikian? Karena jumlah penggunaan mobile lebih tinggi daripada penggunaan laptop atau desktop dalam berselancar di dunia internet saat ini muncul istilah Google Mobile First Index. Apakah itu? Google Mobile First Index adalah cara google dalam melakukan crawl atau indeksasi yang akan lebih mengutamakan versi tampilan mobile pada sebuah website untuk menentukan rankingnya di mesin pencarian. Hal tersebut sesuai dengan statistika diatas dalam penggunaan mobile dan desktop dalam berinternet.

Munculnya Google Mobile First Index ini maka versi mobile pada sebuah website harus sangat diperhatikan dan dioptimasi dengan sebaik mungkin. Jika saat ini google lebih mengutamakan nilai sebuah performa website dari crawling website versi mobile nya, maka hal ini berarti bahwa saat tampilan mobile pada sebuah website buruk akan mempengaruhi terhadap SEO dan tentunya rangking website. 

Jadi mulai sekarang, jika ingin optimasi website perhatikan juga tampilan responsif untuk mobilenya agar bisa mendapatkan optimasi yang lebih maksimal tentunya.

  1. Optimasi Kecepatan Akses Website

Tips berikutnya yang tak kalah pentingnya adalah mengoptimasi kecepatan website. Optimasi kecepatan sebuah website menjadi hal yang penting dalam melakukan optimasi website, dalam melakukan optimasi ini terdapat banyak cara yang dilakukan untuk melakukan optimasi kecepatan website. Mengapa ini penting? Karena Kecepatan loading pada sebuah halaman website memiliki dampak langsung pada traffic dan konversi website itu sendiri. Jika Anda ingin mengetahui kecepatan loading dari website yang Anda miliki, dapat menggunakan google page insight atau GTMetrix.

Kecepatan website yang lambat menciptakan pengalaman pengunjung yang buruk karena mereka pastinya tidak ingin menunggu terlalu lama untuk membuka sebuah halaman website yang dapat membuang-buang waktu mereka, itulah sebabnya mengapa Google mempertimbangkan kecepatan halaman sebagai salah satu faktor dalam peringkat google.

  1. Menggunakan Schema Markup

Tips yang ketiga adalah menggunakan schema markup. Schema markup adalah istilah untuk membedakan tipe-tipe halaman pada sebuah website, tetapi untuk sekarang ini masih belum banyak ditemukan website yang menerapkan Schema Markup. Padahal, schema markup ini sangat penting dalam melakukan optimasi website dan yang paling bermanfaat yaitu hasil schema markup akan menampilkan hasil di pencarian lebih unik yang tentunya akan meningkatkan Click Through Rate ( CTR ) website.

Jika ingin membuat sebuah schema markup, ada banyak sekali tipe schema markup untuk website jika Anda ingin membuatnya, Seperti artikel, produk, blog, resep, review dan lain sebagainya. Lalu, apa yang menjadi pembeda setiap schema markup ?

Tipe-tipe Schema Markup

  • Review, Schema Review dibuat untuk postingan tentang review, baik itu untuk review sebuah produk atau pelayanan. Ketika menggunakan schema review hasil postingan Anda di pencarian¬† akan dapat memunculkan review dari pelanggan Anda bahkan akan memunculkan rating pada postingan yang sudah Anda buat.
  • Event, Schema Event ini dibuat untuk postingan event, ketika Anda menggunakan schema event hasil postingan Anda di pencarian akan memunculkan informasi terkait waktu dan tempat pelaksanaan dari event yang sudah dibuat.
  • Resep, Schema resep dibuat khusus untuk postingan resep. Dengan menggunakan schema jenis ini postingan website Anda akan menampilkan tampilan yang berbeda di mesin pencarian google karena akan muncul sebuah thumbnail dan penjelasan di hasil pencarian tadi yang dapat meningkatkan CTR website.
  • Artikel, Schema Artikel mirip seperti postingan artikel pada umumnya, tetapi ketika Anda sudah menggunakan schema maka akan ada hasil yang berbeda di mesin pencarian google.
  • Orang, Schema orang dibuat untuk Anda yang ingin menampilkan biodata dan kemudian hasilnya akan muncul di mesin pencarian.
  1. Share Lebih Sering Konten Anda

Tips yang terakhir dan sangat penting ini adalah jangan lupa untuk melakukan share tentang konten-konten yang sudah Anda buat di dalam website Anda. Bagikan sesering mungkin dengan berbagai macam platform media sosial sehingga akan lebih menjangkau orang dan dapat meningkatkan nilai optimasi dari website Anda.

Atau anda juga bisa menggunakan outbound link secukupnya supaya website tidak terkena penalti dari algoritma search engine. Jika kata kunci dan outbound link yang digunakan asal-asalan, akan berbahaya terhadap kontennya dan bisa terkena takedown, jadi perhatikan dalam memilih kata kunci serta outbond linknya.

Anda juga bisa memanfaatkan kehadiran user yang berkunjung di halaman website Anda untuk membagikan konten yang telah dibuat secara gratis. Misalnya dengan membuat button sharing ke media platform lainnya, maka user dapat membagikan artikel yang mereka baca.

Itulah tadi beberapa tips yang bisa Anda coba lakukan untuk optimasi website selain SEO, jika ingin memaksimalkan peringkat halaman website, maka usaha yang dilakukan juga harus semaksimal mungkin, dan tentu saja prosesnya tidak akan singkat karena butuh prose yang lumayan lama untuk dapat hasil yang terbaik.

Semoga tips optimasi website selain SEO tadi dapat berdampak baik bagi website yang Anda punya dan bisa bersaing dengan para kompetitor.

Sumber Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *