Menentukan Biaya Pembuatan Website Dari Awal Sampai Akhir

Menentukan Biaya Pembuatan Website Dari Awal Sampai Akhir

Menentukan Biaya Pembuatan Website – Saat ini, Internet merupakan teknologi yang berkembang pesat di Indonesia dan di berbagai negara lainnya. Orang-orang dari berbagai kota, baik besar maupun kecil, sekarang mudah sekali mengakses internet, entah itu melalui komputer, tablet maupun ponsel pintar. Imbas dari perkembangan Internet yang paling terlihat jelas adalah semua organisasi, baik komersial maupun tidak komersil, terdorong untuk memiliki situs web (website).

Ada berbagai macam tujuan mengelola situs web. Ada yang ingin dikenal secara luas, ada yang ingin memudahkan memberikan informasi atau kampanye, dan ada juga yang bertujuan untuk menjaga hubungan dengan pelanggannya.

Perkembangan teknologi dan kebutuhan terhadap situs web ini juga berdampak pada pekerja yang bergelut di bidang itu. Salah satu dampak yang dirasakan adalah bagaimana seorang programmer, baik itu pekerja lepas (freelancer) atau pekerja upahan berbasis proyek, menentukan harga tenaga kerja yang pantas untuk situs yang mereka kerjakan.

Jika kita mencari biaya pembuatan website di mesin pencari, kita akan menemukan berbagai macam penawaran pembuatan website, baik itu personal maupun perusahaan, dengan harga yang bervariasi. Mulai dari yang mematok Rp 500 ribu sampai ratusan juta. Ada yang membandrol harga dengan menggunakan paket atau kategori, misalnya paket basic sekian ratus ribu, paket small company sekian juta. Atau ada juga yang menggunakan kategori seperti company profile sekian juta, sekolah sekian juta, e-commerce sekian, dan lain sebagainya. Selain paket dan kategori, ada juga yang berdasarkan jumlah halaman, 4 halaman sekian ratus ribu, 5-10 halaman sekian juta, dan seterusnya.

Baca Juga Pentingnya Blog Bagi Website Bisnis

Bagaimana Cara Menentukan Biaya Pembuatan Website ?

Berapa ongkos pembuatan website ? Pertanyaan ini seringkali menjadi pertanyaan yang sulit dijawab bagi para pembuat web pemula ketika ditanya oleh calon klien yang ingin membuat website dan jawaban normatifnya adalah tergantung contentnya atau tergantung fiturnya atau bicara di kisaran angka mengacu kepada pengalaman-pengalaman sebelumnya.

Sebelum bicara mengenai ongkos, kita samakan terlebih dahulu persepsi kita tentang web. Website ibarat bangunan, misalnya bangunan rumah atau kantor. Cara pandang ini akan memudahkan kita dalam memahami komponen-komponen ongkos dalam pembangunan website.

Pertanyaan “berapa ongkos pembuatan website” akan mirip dengan pertanyaan “berapa ongkos pembuatan rumah tinggal”. Untuk memiliki rumah tempat tinggal, tentu saja banyak pilihan tergantung kemampuan keuangan yang dimiliki. Tempat tinggal bisa saja tanpa biaya, misalnya dengan menumpang di rumah saudara. Bisa jadi menyewa kost atau menyewa satu kamar atau ngontrak rumah. Lebih dari itu, bisa juga membeli rumah sendiri di sebuah komplek perumahan yang desain dan bentuk rumahnya sudah ditentukan oleh penjualnya. Dan yang lebih mahal lagi, kita membuat rumah di tanah sendiri dan dengan desain yang unik sesuai keinginan kita, karena kita perlu membayar jasa arsitek untuk membuat desain rumah sebelum dibangun, lalu membayar pembuat , tenaga desain interior, pembuat pagar khusus dan jasa lainnya.

Komponen Untuk Menentukan Biaya Pembuatan Website 

1. Server Hosting

Server hosting adalah tempat dimana anda menyimpan semua data website. Jenisnya beragam (SH, VPS, DS,CS), speknya beragam, kemampuannya beragam, macam2 kualitasnya. Ada yang lelet macam keong, ada ya cepat bagai petir. Ada yang sempit macam dapur umum, ada yang seluas samudra. Ada yang kuat bagai benteng baja, ada yang rapuh kaya kerupuk.

Untuk harga sangat bervariasi dari puluhan ribu hingga puluhan juta, anggap saja Rp 100 ribu – 10 juta rangenya, tergantung spesifikasi dan kualitasnya. Saya anggap anda mengambil yang standar dikisaran RP. 300.000, disk space 1 GB.

2. Domain Website

Domain website, mungkin tepatnya identitas, alamat dari website anda. Harganya bervariasi juga, tergantung extensionnya, bahkan ada yang gratis seperti dot tk (.tk). Anggap juga anda mengambil yang umum, dot com yang ada di kisaran RP 95.000. Biasanya gratis jika membeli paket hosting 1 GB misalnya bonus dari pembelian hosting tadi. Berarti nol rupiah.

3. Desain, Struktur, dan Input Konten

Yang paling menarik di tahap ini, banyak perdebatan mengenai harga. Hal ini wajar karena memang jasa itu sifatnya bervariasi, tidak sama, susah diukur tidak seperti produk fisik.

  • Gratis, jika anda yang melakukannya sendiri
  • Di bawah satu juta, mungkin seratus dua ratus ribu saja, perusahaan yang bermain di kelas ini umumnya membuat template yang sudah jadi, mereka desain dari awal, 1 desain untuk dipakai berulang2. Mungkin biaya yang dibebankan hanya biaya instalasi saja. Selanjutnya silahkan anda berusaha sekuat tenaga input data2nya sendiri.
  • Diatas 1 Juta mungkin di bawahnya sedikit, anda dibuatkan desain khusus untuk website dari awal, serta hanya memasukan beberapa konten saja, bisa anda yang membuat konten bisa juga si pembuat website. Jika pembuat website mengisikan konten bagi anda tentu saja bertambah mahal harganya.
  • Diatas 2 juta, pada kisaran harga 2 juta keatas umumnya pelayanan dari jasa pembuatan website menyentuh garis kewajaran tapi belum dianggap maksimal karena optimasi belum dilakukan.

Komponen ini sangat sering dilupakan banyak orang dan menimbulkan permasalahan antara pemilik dan pembuat web. Ibarat rumah, pembuat akan membangun rumah sampai selesai, namun untuk isi rumahnya tentu saja tergantung si pemilik rumah. Begitu juga website,content website merupakan otoritas sang pemilik website dan bukan otoritas si pembuat website. Sebagai contoh, Anda ingin membangun website untuk usaha kerajinan tangan yang anda miliki yang isinya nanti menampilkan photo-photo produk beserta penjelasannya, informasi profil usaha Anda, klien-klien Anda selama ini dan artikel-artikel yang terkait dengan tema kerajinan. Apabila Anda ternyata tidak mampu mengatur, menata tata ruang website sendiri, maka yang harus Anda lakukan adalah menyewa perusahaan atau seorang Copywriter yang mampu menuliskan Company Profile usaha yang Anda miliki dengan bahasa dan gaya penulisan yang unik disesuaikan dengan target pasar usaha Anda. Untuk photo, bisa jadi Anda perlu menyewa fotografer untuk memotret produk-produk Anda, dan bila Anda juga ingin menampilkan video, Anda perlu menyewa Video Maker untuk membuat video tentang usaha Anda.Itulah yang dimaksud dengan ongkos pembuatan content, yang bisa jadi keluarannya berupa tulisan, katalog, photo, video maupun lainnya.

4. Finishing, Integrasi, dan Optimasi

Proses optimasi dikenal dengan proses SEO onPage, mengoptimalkan konten website anda pada mesin pencari. Mengenai struktur konten, kecepatan, ukuran, hingga pengujiannya. Integrasi berarti melakukan pondasi SEO off Page yang nantinya anda lakukan dalam pengelolaan website. SEO off Page dimulai dari pengintegrasian mesin pencari, google local business, dengan sosial media, mungkin juga dengan forum-forum sangat tergantung jasa yang ditawarkan. Harga sangat bervariasi, bisa dimulai dari Rp 1jt terlalu murah mengingat pekerjaannya berat, mungkin 2jt, mungkin juga lebih. Beberapa jasa pembuatan juga menawarkan pelayanan purna jual, salah satunya edukasi, lalu revisi, lalu monitoring, lalu lintas. Namun tetap gratis jika anda mampu melakukannya sendiri.

Ibarat Anda membangun lapak, ketika lapak selesai dibangun, maka untuk mengoperasikannya Anda memerlukan pelayan lapak, penjaga lapak, tukang parkir, ataupun si pembuat produk. Begitupun dengan website, bayangkan jika Anda ingin mengoperasikan sebuah website berita, Anda memerlukan sekian orang wartawan/penulis berita, marketing yang melayani pemasangan iklan, web content administrator yang akan mempublikasikan content di website dan lain sebagainya. Namun bagi website statik yang menampilkan informasi statik dan tidak akan berubah dalam waktu lama, ongkos ini tidak diperlukan.

5. Maintenance Website

Sama halnya dengan ongkos pembuatan content, komponen ini pun seringkali dilupakan banyak orang. Maintenance website ini sangat penting dibutuhkan terutama bagi website yang menggunakan teknologi open source CMS seperti WordPress dan Joomla yang banyak digunakan saat ini. Aktivitas Maintenance website yang utama meliputi backup data, update core engine, update plugin atau module yang digunakan. Selain itu juga dalam perjalanannya website akan membutuhkan perubahan-perubahan baik dari sisi desain tampilan ataupun fitur-fitur tambahan sehingga perlu memanggil pihak pengembang untuk meperubahan website Anda yang tentu saja memerlukan ongkos.Bagi website statik yang dibangun hanya dengan HTML dan CSS tanpa adanya aplikasi CMS (Content Management System) tidak memerlukan adanya pemeliharaan teknis.

Itulah rincian mengenai cara menentukan biaya pembuatan website. Jika mempercayakan ke jasa pembuatan website, untuk mendapatkan website yang benar-benar “siap tempur” sudah mendekati 5 juta, itu hanya opensource CMS, lain halnya jika website tersebut dibangun dari awal, tanpa cms gratis. Jadi paham ya jika ada perusahaan bonavit berani bikin website dengan harga puluhan hingga ratusan juta, karena ada manfaat dibalik itu semua.

Jika kalian ingin menggunakan jasa pembuatan website, kalian dapat menyewa jasa kami di bali om design. Dengan berbagai pilihan konsep website yang beragam, anda juga dapat kustomisasi design website seperti apa yang ada inginkan.

Sumber Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *