Long Tail Keyword dan Buying Keyword, Apa Perbedaannya

Long Tail Keyword dan Buying Keyword, Apa Perbedaannya

Long Tail Keyword dan Buying Keyword – Bagi Anda yang sedang membangun sebuah konten untuk website, tentu Anda tidak asing dengan berbagai istilah, seperti SEO, Keyword, ADS, dan lain sebagainya.  Pada artikel-artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai keyword cannibalization yang dimana mempunyai dampak buruk terhadap SEO suatu website. 

Kali ini kita akan membahas long tail keyword dan buying keyword, ini menjadi salah satu strategi yang umum digunakan dalam Optimasi SEO. Artikel ini akan mengulas apa pengertian long tail keyword dan buying keyword, perbedaannya, dan contohnya.

Baca Juga Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO Website

Long Tail Keyword

Apa itu long tail keyword ? long tail keyword merupakan sebuah keyword turunan dari short tail keyword. Short tail keyword adalah kata kunci/keyword pencarian yang hanya memiliki 1-2 kata saja. Short tail keyword cenderung lebih susah bersaing dengan kompetitor karena banyaknya kompetitor lain menggunakan short tail keyword dan cakupannya sangat luas.

Oleh karena itu Anda disarankan untuk menggunakan long tail keyword agar bisa menargetkan keyword dengan tepat dan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing.

Tujuan menggunakan long tail keyword ini adalah untuk dapat menargetkan lebih spesifik dengan kata kunci yang kita inginkan, lebih mudah bersaing dengan kompetitor karena jumlahnya tidak sebanyak jika menggunakan short tail keyword. 

Ciri-ciri dari long tail keyword ini juga selalu menggunakan lebih dari 2 kata di dalam keyword yang digunakan, bisa terdiri dari 3 sampai 6 kata untuk satu keyword pencarian, disarankan agar tidak melebihi 6 karena dinilai kurang efektif.

Tetapi, tidak selamanya menggunakan long tail keyword ini akan selalu berhasil itu karena tergantung dari para pengguna yang mencari keyword di mesin pencarian google, apakah mereka mencari sesuai dengan long tail keyword yang kita miliki atau tidak.

Jika anda seorang pengelola website bisnis untuk jasa pembuatan website company, portfolio, atau yang lainnya, ketika anda menggunakan short tail keyword dengan kata kunci “pembuatan website” maka akan dipastikan terdapat ratusan hingga ribuan artikel atau website yang mengandung kata kunci itu, jadi persaingan nya akan sangat sulit. Lain halnya jika Anda menggunakan long tail keyword seperti :

  • pembuatan website company
  • pembuatan website portfolio
  • website design company
  • website design portfolio

Bisa dipastikan persaingan Anda tidak akan sebanyak ketika Anda menggunakan short tail keyword karena kata kunci tersebut lebih tertarget sesuai dengan bisnis yang anda miliki.

Buying Keyword

Berbeda dengan short tail dan long tail keyword, buying keyword ini memang diperuntukkan untuk para pengelola website bisnis, karena ciri khas dari keyword ini adalah untuk menyasar calon pembeli untuk tertarik terhadap produk atau layanan jasa yang Anda punya melalui website bisnis online. Bila Anda seorang pengusaha bisnis yang memasarkan produknya secara online, sebaiknya anda mulai menggunakan buying keyword ini karena dapat lebih cepat mendatangkan pembeli dan membuat pengunjung tertarik.

Bayangkan jika anda hanya menggunakan sebuah keyword biasa seperti short tail dan long tail keyword tanpa ada unsur buying di dalamnya, maka bisa jadi anda akan kehilangan kesempatan untuk dilirik oleh para pelanggan.

Buying keyword ini biasanya ditandai dengan kata frasa untuk komersial seperti beli, jual, paket, jasa, dan lain sebagainya. Buying keyword ini juga memiliki rumus yang bisa digunakan sebagai acuan dalam menentukan kata kunci tersebut. Dikutip dari salah satu penyedia layanan hosting Indonesia Idwebhost, rumusnya adalah sebagai berikut :

Transaction Queries + Nama Produk / Merk + Lokasi / Kata Kunci Transaksi

Sebagai contoh jika anda mengelola website bisnis untuk jasa pembuatan website di bali anda bisa menggunakan keyword ini :

 

  • jasa pembuatan website company di bali
  • jasa website portfolio bali
  • beli website company di bali
  • jasa website murah di bali

 

 

Cobalah untuk menerapkan rumus di atas agar bisa mendatangkan lebih banyak pembeli, tetapi melakukan itu saja tidak akan cukup untuk meningkatkan rasio traffic website Anda. Anda bisa melakukan hal lain agar dapat menunjang usaha Anda sehingga lebih banyak dan lebih cepat mendapat pembeli.

Lebih Baik Long Tail Keyword atau Buying Keyword ?

Sebenarnya, setelah melihat penjelasan mengenai long tail keyword dan buying keyword diatas secara umum kita telah mengetahui apa yang menjadi pembeda antara long tail keyword dan buying keyword tersebut. Letak perbedaannya berada pada frasa yang digunakan dan target marketnya. Selain itu, akan berbeda juga dalam strategi optimasi yang dilakukan. Jika anda bertanya-tanya manakah yang lebih baik digunakan antara keduanya, maka kami akan bertanya kepada Anda : Apa prioritas dari website Anda ? Untuk tujuan apa website Anda dibuat ? Apa target Anda membuat website itu ?

Jika website yang Anda bangun adalah website informasi, yang mana Anda belum memiliki produk, maka lakukan fokus pada menjaring pengunjung sebanyak mungkin ke website Anda, dengan cara memberikan informasi yang mereka butuhkan, lakukan strategi long tail keyword agar mampu menjawab secara spesifik atas pertanyaan pengunjung. Jika Anda sedang membangun website untuk perusahaan, website untuk jasa atau penawaran, website untuk portofolio diri, yang mana ada produk atau jasa yang Anda tawarkan. Maka sudah jelas, Anda perlu untuk melakukan strategi buying keyword secara serius agar dapat menarik pembeli untuk datang ke website yang anda miliki. Karena target pengunjung website Anda adalah mereka yang membutuhkan tidak sekedar informasi umum, lebih jauh mereka membutuhkan pembelian produk atau jasa Anda. Sehingga, sudah jelas jangan berikan kepada mereka hanya sekedar informasi, namun produk / jasa yang siap untuk mereka beli dan dapatkan. Jadi tentukan dari sekarang website seperti apa yang anda ingin kelola, agar nanti Anda bisa menentukan strategi keyword yang digunakan sehingga tidak salah dalam mengambil langkah.

Menggabungkan Strategi Optimasi Pada Keyword

Pada pembahasan di atas kita telah membahas apa itu long tail keyword dan buying keyword serta perbedaannya. Ini sebagai informasi tambahan bagaimana cara menggabungkan strategi optimasi untuk website. Jika melihat perkembangan persaingan website hari ini, maka perlu untuk melakukan serangkaian strategi optimasi untuk SEO website, tidak hanya berkaitan dengan kata kunci atau keyword, namun ada berbagai macam pendukung website. 

Anda tentu mengikuti bagaimana perkembangan mesin pencari khususnya google dalam menyajikan hasil pencarian user. Kini semakin banyak unsur penilaian yang menjadi syarat apakah sebuah website tersebut layak untuk muncul dalam pencarian teratas google. Tidak lagi Anda bisa bermain-main dengan keyword dalam sebuah konten, ketika Anda berlebihan justru akan merusak reputasi Anda dan akan berakibat fatal terhadap SEO website seperti halnya kasus keyword cannibalization yang sudah kita bahas sebelumnya, tidak hanya di mata mesin pencari, namun juga pengalaman pembaca Anda. Maka,  menjadi penting kemampuan menggabungkan strategi optimasi untuk website Anda. 

Optimasi SEO harus anda dilakukan dengan konten berkualitas yang Anda buat, dan didukung dengan pendukung website yang mumpuni. Artikel Anda berkualitas, namun website Anda sangat lambat diakses, Anda akan kehilangan pembaca Anda. Karena rata-rata pengunjung sebuah website hanya akan menunggu loading sebuah website kurang lebih 14 detik saja. Jadi sangat penting berbagai optimasi konten dibarengi dengan optimasi performa website agar hasilnya bisa lebih maksimal.

Kesimpulan

Long tail keyword dan buying keyword dapat Anda gunakan dengan menentukan terlebih dahulu jenis website apa yang anda akan bangun, jika itu website seperti blog pribadi, anda bisa menggunakan long tail keyword, sedangkan jika website anda bergerak dibidang pemasaran produk secara online, anda bisa menggunakan buying keyword agar dapat menarik pembeli lebih cepat. Gunakan beberapa metode diatas untuk membuat SEO website Anda menjadi lebih baik lagi. Jangan lupa untuk menggunakan beberapa strategi optimasi SEO lainnya agar hasil yang Anda dapatkan bisa maksimal dan bermanfaat bagi website anda tentunya.

Sumber Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *