Filosofi Warna yang Wajib di ketahui pada Graphic Design

Filosofi Warna yang Wajib di ketahui pada Graphic Design

Bagi para desainer grafis, Filosofi Warna yang Wajib di ketahui pada Graphic Design  tidak hanya bertujuan untuk mempercantik sebuah desain saja. Lebih dari itu, setiap warna memiliki karakter dan perannya masing-masing. Perpaduan warna yang tepat akan membuat desain yang dicetak atau yang di gunakan dalam design periklanan bisnis Anda bisa menyampaikan makna tersiratnya kepada semua orang yang melihat.

Nah berikut adalah daftar Filosofi Warna yang Wajib di ketahui pada Graphic Design yang memiliki arti pada setiap warna.

1. Filosofi Warna Hitam

Filosofi Warna yang Wajib di ketahui pada Graphic Design adalah Warna Hitam menciptakan kesan gelap, suram dan menakutkan tapi juga sekaligus elegan. Warna hitam dalam dunia fashion dikategorikan kedalam warna netral yang dapat dipadupadankan dengan warna yang lain.

Penggunaan warna hitam dapat merepresentasikan rasa percaya diri, klasik, dramatis, misterius serta maskulin. Namun, jika warna hitam terlalu dominan atau tidak seimbang dalam penggunaannya maka kesan yang terbangun adalah kondisi hampa, perasaan yang tertekan, suasana duka, kerusakan hingga kematian.

2. Filosofi Warna Putih

Filosofi Warna yang Wajib di ketahui pada Graphic Design adalah Warna putih menciptakan kesan suci, bersih, terang dan ringan. Selain itu diyakini memiliki efek terapi sehingga kerap digunakan dalam dunia kesehatan. Filosofi warna putih memberikan kesan kebebasan dan keterbukaan. Tapi jika penggunaannya terlalu berlebihan dapat membuat mata cepat lelah dan kepala terasa nyeri.

3. Filosofi Warna Merah

Konotasi yang dihadirkan warna merah sama halnya dengan darah, api dan matahari yaitu menghadirkan gairah, kekuatan, semangat dan adrenalin. Warna merah dalam dunia psikologi kerap diidentikkan dengan kegembiraan, kakuatan, cinta, energi, peringatan, kemewahan dan nafsu.  Merah juga identik dengan agresivitas, kecemasan dan kekerasan.

4. Filosofi Warna Kuning

Kesan yang diciptakan warna kuning adalah rasa optimis, energik, ceria dan bahagia. Ruangan yang dicat dengan warna kuning dipercaya dapat meningkatkan aktivitas mental dan pikiran serta berdampak pada meningkatnya kreatifitas seseorang. Filosofi warna kuning adalah kreatif, cerdas, inovatif dan bijaksana. Namun warna kuning juga menciptakan rasa gelisah, kecemasan, inkonsisten dan tekanan stress.

5. Filosofi Warna Coklat

Coklat masuk kategori warna netral yang identik dengan stabilitas dan kehangatan. Paduan warna coklat dipercaya dapat menciptakan rasa aman, keakraban dan kenyamanan. Sayangnya, jika digunakan secara berlebihan warna coklat dapat menciptakan kesan kolot, kaku, pesimis dan tidak berperasaan.

6. Filosofi Warna Abu-abu

Abu-abu seringkali dipakai sebagai warna penetral. Hasil percampuran antara warna hitam dan warna putih ini menggambarkan kestabilan, keseriusan kemandirian serta bertanggungjawab. Usahakan untuk tidak menggunakan warna abu-abu terlalu dominan karena dapat menimbulkan kesan negatif yaitu: membosankan, tidak komunikatif, depresi, kurang energi dan kurang percaya diri.

7. Filosofi Warna Biru

Warna biru memberikan kesan stabil, luas, sejuk, dingin dan bersifat relaksasi. Dari sisi kesehatan warna biru dipercaya  dapat mengatasi rasa cemas, meningkatkan konsentrasi, mengurangi gejala migrain, tekanan darah tinggi dan insomnia. Filosofi warna biru melambangkan hubungan profesionalitas, percaya diri, kecerdasan dan simbol kekuatan. Sisi negatifnya, warna biru juga berasosiasi sikap dingin, tidak ramah, keras kepala dan kurang empati.

8. Filosofi Warna Hijau

Hijau merupakan representasi dari warna alam yang sarat akan harmoni (keseimbangan) dan memberi kesan kesegaran, kesuburan, kedamaian, rasa empati, sekaligus memberikan efek relaksasi dan melambangkan penyembuhan. Dalam dunia psikologi, warna hijau sering digunakan untuk membantu mereka yang berada dalam situasi tertekan agar dapat menenangkan dan menyeimbangkan emosinya. Sedang sisi negatif dari warna hijau adalah menimbulkan perasaan bosan, kelemahan, ambisi dan rasa terperangkap.

9. Filosofi Warna Ungu

Filosofi warna ungu adalah spiritualitas, imajinatif, misterius, ambisius, bijaksana, independen, visioner dan kemewahan. Penggunaan warna ungu dinilai dapat menarik perhatian karena dapat memancarkan kekuatan. Namun jika warna ungu digunakan secara berlebihan sisi negatif yang muncul adalah kesendirian dan kekurangtelitian.

10. Filosofi Warna Tosca

Tosca atau Turquois mengandung makna emosional, keseimbangan, stabilitas, kesabaran dan ketenangan. Warna ini dipercaya bisa memacu semangat seseorang yang sedang dihinggapi rasa sepi, lelah dan mengalami stress mental. Hal tersebut disebabkan karena warna tosca dapat menenangkan sistem saraf dan membantu konsentrasi sehingga menjadikan pikiran lebih jernih serta meningkatkan rasa percaya diri.

11. Filosofi Warna Oranye

Alasan digunakannya warna oranye di lingkungan kerja dan di tempat-tempat makan adalah karena oranye dapat merangsang emosi dan menggugah selera. Selain itu filosofi warna oranye melambangkan optimisme, keceriaan, kehangatan, kenyamanan serta memiliki daya tarik yang kuat.

Jangan Lupa juga membaca Blog kami Fungsi Warna dalam Design Graphic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *