Data Analyst dan Data Scientist, Kenali Perbedaannya

Data Analyst dan Data Scientist, Kenali Perbedaannya

Data Analyst dan Data Scientist – Orang-orang sering bertanya mengenai Data Analyst atau Data Scientist, mungkin pertanyaan itu yang seringkali terlintas setiap kali seseorang ingin terjun atau memulai karirnya di bidang data. Tentu saja selain kedua jenis pekerjaan itu terdapat banyak jenis pekerjaan lainnya di bidang data seperti Data Engineer, Business Analyst dan lain sebagainya. Namun, pekerjaan yang lebih dulu ada ialah Data Analyst, dan pekerjaan yang sekiranya paling populer untuk saat ini adalah Data Scientist, jadi sangat wajar bagi kebanyakan orang bertanya-tanya sebenarnya jenis pekerjaan apakah itu ?

Walaupun keduanya memiliki nama yang hampir serupa dan sama-sama berkecimpung di bagian data, namun kedua jenis pekerjaan ini ternyata memiliki beberapa perbedaan yang menjadi pembeda antara Data Analyst dan Data Scientist. jenis. Singkatnya, data scientist ini akan memproses data menggunakan berbagai cara serta algoritma untuk menemukan berbagai solusi, sedangkan data analyst akan bertanggung jawab dalam menghasilkan laporan hasil dari terjemahan data dalam angka, sehingga nanti orang yang melihat datanya dapat dengan mudah dimengerti.

Baca Juga Apa itu Content Writer ? Apa Dampaknya Bagi SEO ?

Apa Itu Data Analyst

Pekerjaan seorang data analyst ini akan mengharuskan Anda berhadapan dengan banyak data untuk Anda analisis dan dapat memberikan visualisasinya melalui grafik atau diagram. Tugas dari seorang data analyst ini adalah mencari insight atau ide untuk memajukan sebuah bisnis dari berbagai aspek dan bidang yang sekiranya memiliki peluang untuk dapat memajukan perusahaan tersebut, kemudian semua analisis tadi akan diberikan kepada data engineer. Apa itu data engineer ? Pekerjaan ini bertugas menyajikan data-data berkualitas yang bisa digunakan untuk proses selanjutnya.

Data analyst ini juga memiliki tanggung jawab untuk mengolah bahan yang diberikan untuk membuat sebuah eksperimen dan diharapkan dapat menemukan strategi untuk bisnis kedepannya. Pekerjaan seorang data analyst setiap hari mungkin akan dihabiskan dengan membuat visualisasi data dan hasil dari visualisasinya itu yang akan menjadi penghubung antara tim pemasaran, tim penjualan, tim teknis, dan strategi bisnis.

Data analyst sering juga bekerja untuk menyelesaikan pertanyaan seperti “bagaimana cara kami membuat penjelasan yang mudah dipahami bahwa kenaikan sebuah harga produk dapat mempengaruhi jumlah konsumen?” dan “faktor-faktor apa yang sekiranya dapat meningkatkan laju pertumbuhan sebuah bisnis?”

Untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sehari-hari, seorang data analyst akan bekerja dengan program-program pengolah angka seperti Excel, Tableau, dan SQL. Selain itu juga Anda harus menguasai tools yang digunakan untuk membuat grafik ataupun infografik.

Seorang Data Analyst akan sangat dibutuhkan bila suatu perusahaan sudah memiliki data pada jumlah yang besar dan membutuhkan bantuan untuk menganalisisnya sebelum menghasilkan data pada sebuah produk.

Pada dasarnya, seorang data analyst memang tidak dituntut dan diharuskan untuk mengerti seluk beluk dalam dunia pemrograman namun, ini akan menjadi nilai plus bila seorang data analyst dapat mengetahuinya.

Selebihnya lagi, data analyst juga tetap harus memahami statistik dan operasi bisnis karena seorang data analyst biasanya diminta untuk menghasilkan laporan atau presentasi yang merupakan intisari dari kinerja perusahaan.

Skill Yang Harus Dimiliki

Jika Anda ingin menjadi seorang data analyst, sekiranya beberapa skill dan keahlian ini harus anda miliki sebagai bekal Anda jika ingin melamar pekerjaan di bidang data analyst.

  • Memiliki kemampuan matematis yang cukup baik
  • Memiliki kemampuan dalam mengolah data dengan terstruktur
  • Kemampuan menganalisis yang baik
  • Kemampuan berkomunikasi atau menyampaikan pendapat yang baik secara lisan maupun tulisan
  • Kemampuan untuk dapat berpikir kritis
  • Memiliki ketelitian yang tinggi

Apa Itu Data Scientist

Pekerjaan seorang data scientist sebenarnya hampir sama dengan data analyst ialah melakukan proses analisis data menggunakan berbagai cara dan algoritma untuk menemukan solusi dari suatu masalah yang rumit. Data Scientist mengkombinasikan beberapa pasang data untuk mengungkap suatu pola.

Data Scientist menganalisis data untuk mendapatkan prediksi masa depan yang akurat sehingga dapat mendorong kemajuan perusahaan. Hal yang membedakan Data Scientist dari Data Analyst adalah terdapat pada algoritma Machine Learning. Algoritma ini yang digunakan Data Scientist untuk memprediksi peristiwa di masa depan. Karena algoritma Machine Learning memerlukan data yang memadai untuk berjalan secara akurat. Mereka diharapkan untuk merumuskan masalah secara mandiri, mencari solusi mereka dan menentukan yang paling layak yang dibutuhkan sebuah perusahaan. 

Contohnya, kebiasaan dan tingkah laku konsumen. Pola yang dicari ini nantinya dapat digunakan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan bisnis suatu produk terhadap konsumen.

Kita ambil contoh Amazon misalnya, mereka menggunakan data penggunanya untuk menentukan produk yang akan disarankan pada setiap pengguna lainnya. Untuk merekomendasikan produk ini, dibutuhkan beberapa kemampuan khusus, diantaranya pemahaman yang baik dalam statistika, ilmu pemrograman, dan pengetahuan yang cukup dalam dunia bisnis.

Statistik merupakan inti dari Data Scientist. Bidang ini membutuhkan orang-orang yang memiliki kapasitas untuk mengungkap sebuah tren menggunakan data yang jumlahnya bisa lebih dari ratusan hingga ribuan baris data.

Bedanya dengan data analyst, data scientist ini membutuhkan kemampuan pemrograman juga agar nanti dapat mengubah kumpulan data yang masih berbentuk bahasa pemrograman tadi menjadi sesuatu yang lebih mudah untuk dibaca dan dipahami orang awam yang tidak mengerti data dalam bentuk pemrograman. Seorang Data Scientist juga membutuhkan pengetahuan bisnis agar dapat memenuhi tujuan perusahaan. Pada akhirnya, seorang Data Scientist akan menghasilkan data product seperti sistem rekomendasi yang dimiliki seperti contohnya tadi Amazon untuk para calon konsumennya.

Skill Yang Harus Dimiliki

Jika Anda ingin menjadi seorang data scientist dilansir dari ekrut.com, sekiranya beberapa skill dan keahlian ini harus anda miliki sebagai bekal Anda jika ingin melamar pekerjaan di bidang data scientist.

  • Pemahaman yang baik mengenai machine learning dan algoritma seperti k-NN, Naive Bayes, SVM, Decision Forests dan lainnya
  • Memiliki pengalaman dengan toolkit seperti R, Weka, NumPy, MatLab dan lainnya
  • Mahir dalam SQL, Hive, Pig
  • Pengalaman dalam database seperti SQL, Hive, Pig
  • Mahir dalam menggunakan dan mengoperasikan NoSQL database, seperti MongoDB, Cassandra, Hbase
  • Memiliki keahlian statistik terapan yang baik seperti distribusi, pengujian statistik, regresi dan lainnya
  • Memiliki keterampilan scripting dan programming
  • Orientasi pada data
  • Pemahaman mengenai bisnis
  • Kemampuan komunikasi yang baik 
  • Kemampuan leadership dan bekerja dalam tim yang baik 

Itulah tadi penjelasan mengenai Data Analyst dan Data Scientist, pada dasarnya kedua jenis pekerjaan ini akan sangat dibutuhkan bila sebuah perusahaan sudah memiliki jumlah volume data yang besar.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian yang ingin menekuni pekerjaan di bidang data seperti Data Analyst dan Data Scientist tadi.

Sumber Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *