Apa itu SERP? Dan Seperti Apa Bentuknya?

Apa itu SERP? Dan Seperti Apa Bentuknya?

Apa itu SERP? – Perkembangan internet sangatlah pesat, setiap orang dengan mudah mencari informasi, cukup dengan mengetikan keyword atau kata kunci di mesin pencari, maka akan muncul hasilnya. Berkaitan dengan search engine atau mesin pencari ada salah satu istilah yang akan sering ditemukan yaitu SERP.

Istilah SERP ini tidak hanya digunakan oleh Google saja, tetapi juga untuk search engine lain seperti Bing, Yahoo, Yandex, DuckDuckGo, dan lain-lain. Semua menggunakan patokan yang sama, bahwa website yang paling berkualitas ditempatkan pada posisi teratas pada SERP. Agar bisa mendapatkan hasil seperti itu, maka anda harus bisa memaksimalkan SEO anda. Karena semakin tinggi posisi website di SERP maka semakin besar peluangnya untuk dibuka oleh pengguna internet.

Baca Juga Pengertian CTR (Click Through Rate) dan Cara Optimasinya

Apa Itu Serp?

Jika anda bekerja dalam bidang website ataupun saat ini belajar tentang SEO, mungkin pernah mendengar istilah SERP. SERP memang menjadi salah satu istilah yang sering diucapkan ketika melakukan pengembangan website.

Seperti berbicara tentang traffic, optimasi SEO, sampai dengan content marketing, istilah ini pasti selalu digunakan karena memang tujuan dari semua aktivitas itu untuk meningkatkan SERP.

SERP adalah istilah dalam bahasa inggris yang merupakan kepanjangan dari Search Engine Result Page dan memiliki arti daftar hasil (result) dari sebuah pencarian kata kunci di mesin pencari seperti Google. SERP merupakan hasil atau result yang bersifat dinamis atau berubah-ubah yang biasanya sangat dipengaruhi oleh performa dari website itu sendiri.

SERP memiliki versi yang berbeda-beda tergantung mesin pencari apa yang digunakan di web browser. Misalkan ketika anda menggunakan Google untuk mencari suatu informasi, maka ada kemungkinan hasilnya akan berbeda jika menggunakan mesin pencari lainnya seperti Yahoo, Bing dan lain-lain.

Hal itu terjadi karena mesin pencari satu dan lainnya memiliki algoritma yang berbeda-beda untuk menyaring informasi yang muncul di SERP. Jadi tidak akan aneh bila hasilnya akan berbeda-beda jika anda mencoba melakukan pencarian satu persatu.

Fungsi SERP

Singkatnya, fungsi SERP adalah untuk mengukur sejauh mana kualitas website atau blog yang anda miliki. Semakin bagus kualitas website atau blog maka akan semakin tinggi SERP website dan blog anda. Untuk menghasilkan SERP yang bagus, anda haruslah dapat mengoptimalkan SEO website dengan baik.

Perbedaan SEO dan SERP

Sampai sekarang ini masih ada beberapa orang yang menganggap bahwa SERP sama dengan SEO. Pada dasarnya SEO itu teknik untuk optimasi website sedangkan SERP itu adalah hasil dari optimasi website tersebut, semakin bagus posisi di SERP maka semakin bagus pula teknik SEO yang sudah dilakukan oleh pemilik website tersebut. Hanya satu yang menjadi kesamaan antara SERP dan SEO yaitu sama-sama berkaitan dengan Search Engine.

Fitur Dalam SERP

Setelah mengetahui tentang SERP, ternyata SERP juga memiliki beberapa fitur. Dilansir dari salah satu penyedia layanan hosting di Indonesia yaitu Qwords, yaitu seperti yang dibawah ini :

1. Pay Per Click ( Iklan Berbayar )

Yang pertama adalah Pay Per Click atau biasa disingkat dengan PPC.  Singkatnya, lewat fitur ini, konten anda sudah pasti ada di atas mesin pencarian. Akan tetapi, anda harus membayar mesin pencari untuk mendapatkan posisi itu. Jika ingin mengetahui lebih lanjut, anda bisa membaca artikelnya disini.

2. Shopping Result

Shopping result adalah salah satu dari fitur SERP yang diberikan kepada para marketplace yang menjual barang sesuai dengan kata kunci yang dicari. Jika Anda membukanya akan langsung diarahkan ke marketplace langsung. Untuk sistem pembayarannya dengan metode PPC tadi.

3. Featured Snippets

Featured snippets adalah website yang diberikan peringkat paling atas dengan menampilkan cuplikan dari konten yang terdapat dalam website. Featured snippets ini menjadi bonus untuk konten-konten yang memiliki kualitas bagus. Ada beberapa orang yang menyebut bahwa featured snippets adalah peringkat 0 Google, jadi potensi kliknya jauh lebih besar.

4. Rich Snippets

Snippets ini sedikit berbeda dengan featured snippets, rich snippets adalah fitur untuk menampilkan hasil review dari suatu website. Jadi website Anda akan memiliki rating bintang berdasarkan review dari pengguna. Semakin banyak jumlah bintangnya maka semakin bagus pula rating website Anda.

5. Knowledge Cards

Knowledge cards merupakan fitur yang ada pada SERP untuk menampilkan jawaban secara singkat untuk pembaca. Tampilannya bermacam-macam sesuai dengan search intent pengguna. 

6. Organic Search Result

Organic search result adalah hasil SERP berdasarkan peringkat SEO website itu sendiri. Semakin bagus hasil pencarian organicnya maka peringkatnya berada pada posisi atas SERP.

7. Sitelink

Sitelink adalah ringkasan tampilan halaman-halaman yang terpopuler dari website Anda. informasi sitelink ini menjadi bonus untuk website-website yang dianggap bagus oleh Google. Sitelink ini juga membantu Anda untuk meningkatkan CTR ke halaman website.

Kesimpulan

Jadi itulah tadi pembahasan mengenai apa itu SERP dan seperti apa fungsinya. Jadi pada dasarnya SERP itu hasil dari optimasi SEO website. Jika SEO berjalan dengan baik, maka SERP dari website anda bisa berada di jajaran teratas.

Referensi 

Manfaat Backlink Untuk SEO Website

Manfaat Backlink Untuk SEO Website

Manfaat Backlink Untuk SEO – Sudah sangat banyak perusahaan ataupun bisnis lain yang bergerak di bidang online dengan membuat sebuah website. Hal ini sudah lumrah karena di dunia online banyak hal yang bisa diperoleh untuk dijadikan keuntungan.

Salah satu cara terbaik dalam membuat website adalah dengan menerapkan backlink. Manfaat dari backlink yang tidak semua pelaku bisnis ketahui saat ini sudah banyak sekali. Backlink merupakan suatu hal penting dalam sebuah website. Manfaat backlink juga sangat penting dalam memiliki dan menciptakan website yang SEO nya berjalan dengan baik. 

Orang-orang janganlah memandang rendah pengaruh besar yang dimiliki backlink terhadap website Anda. 

Backlink merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan traffic website. Backlink berkualitas tinggi merupakan bagian utama dari algoritma Google dan backlink juga akan terus menjadi salah satu prioritas penilaian, karena backlink dapat menjadi faktor penentu yang dapat mendorong website anda untuk menjadi bagian atas dalam hasil pencarian.

Backlink itu Apa Sebenarnya?

Backlink merupakan salah satu aspek penting yang bisa menentukan posisi website di penelusuran mesin pencari. Alhasil, pertanyaan tentang apa itu backlink dan bagaimana cara mendapatkan backlink gratis kerap kali melintas di kepala sebagian besar blogger maupun web developer.

Mempelajari dan memahami konsep backlink memang tidak gampang. Alasannya, selalu saja ada aturan dari Google yang membatasi setiap gerak-gerik yang dinilai bisa merugikan banyak orang. Salah satunya yakni kehadiran algoritma Google Penguin yang diplot untuk menurunkan peringkat situs dengan jumlah backlink spam yang tidak relevan.

Backlink Berkualitas Untuk Website Lebih Baik

Ada berbagai cara untuk bisa mendapatkan backlink berkualitas, baik secara gratis maupun berbayar. Untuk cara gratisan, Anda bisa memanfaatkan metode peletakan backlink profile, social bookmarking, atau guest post. Sedangkan untuk cara mendapatkan backlink berkualitas yang berbayar bisa melalui kerjasama content placement atau sponsored post.

Jika ingin lebih tau bagaimana mendapatkan backlink berkualitas, anda bisa membacanya disini.

Manfaat Backlink Untuk SEO

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa dalam dunia SEO, backlink merupakan hal yang sangat penting. Hal ini merupakan suatu tolak ukur dalam keberhasilan suatu website untuk menduduki peringkat pertama search engine.  

Manfaat backlink pada SEO terutama SEO Off Site adalah untuk menaikan kredibilitas website di mata search engine. Secara gampangnya hal ini dapat memberitahukan Google bahwa situs kita merupakan suatu situs yang dapat dipercaya dan memberikan informasi yang benar – benar diinginkan oleh pembaca.

  1. Membangun Otoritas Website

Dengan mendapatkan link di berbagai situs populer yang diakses banyak pengunjung, maka sangat bagus untuk optimasi SEO situs bisnis online Anda.

Dengan cara yang sama pula, Google menganggap link tersebut sebagai indikasi yang baik bahwa web Anda telah memberikan informasi yang bermanfaat, dan hal inilah yang sangat disukai Google. 

Pastinya pengunjung akan senang mengunjungi sebuah website yang bisa memberikan informasi yang bermanfaat, terutama yang bisa memberi solusi atas permasalahan yang sedang mereka hadapi. Jika akhirnya terjadi konversi berupa peningkatan brand awareness ataupun transaksi pembelian, berarti promosi digital marketing yang Anda lakukan dengan memanfaatkan website tersebut pun boleh dikatakan berhasil. 

  1. Sumber Daya Link Yang Bersifat Jangka Panjang

Sebagaimana diketahui, internet merupakan salah satu sumber data terbesar yang diprediksi akan terus berkembang dan akan selalu diakses sebagai pusat informasi. Ketika Anda mendapatkan tautan berkualitas tinggi nanti, ini akan membantu membangun direktori bereputasi baik dan situs sumber daya lainnya. Otomatisasi akan membantu mengarahkan lalu lintas ke situs web bisnis online Anda selama bertahun-tahun yang akan datang.

  1. Lalu Lintas Refferal

Tidak semua lalu lintas situs web berasal dari pencarian di Google, Yahoo, Bing, atau mesin pencari lain. Lalu lintas arahan juga merupakan persentase besar dari semua lalu lintas, yang berarti bahwa orang yang mengklik link dalam konten dan dibawa ke konten terkait.

Link berkualitas tinggi di situs dengan banyak lalu lintas tidak hanya akan membantu SEO situs anda, tetapi mereka juga dapat mengarahkan lalu lintas bertarget ke situs Web anda sepanjang waktu. Sebuah link tunggal pada situs web populer dapat terus mendorong lalu lintas ke situs Web anda selama bertahun-tahun. Hal yang baik tentang lalu lintas referral adalah bahwa hal itu sangat bertarget.

  1. Membuat Berbagai Hubungan Baru

Ketika seseorang membaca konten yang baik dan melihat menunjuk backlink ke sumber atau pencipta, ada kesempatan yang sangat baik bahwa mereka akan mengklik pada link untuk mempelajari lebih lanjut tentang siapa dan apa yang disajikan di link tersebut.

Kesimpulan

Kualitas dari backlink tersebut juga berpengaruh terhadap Search Engine Results Pages (SERPs) suatu website. Maka dari itu penting untuk Anda mengetahui website seperti apa yang menautkan link Anda di website mereka. Jika website tersebut hanya sekedar blog atau wordpress saja, Anda akan sedikit sulit untuk melawan kompetitor website Anda. Dibutuhkan beberapa website besar yang menautkan link Anda di situs mereka. Seperti portal berita, forum, atau website dengan domain authority dan page authority yang tinggi.

Referensi

Pengertian Meta Tag dan Fungsinya Bagi SEO

Pengertian Meta Tag dan Fungsinya Bagi SEO

Pengertian Meta Tag – Jika saat ini anda adalah seorang pemilik website atau blog, maka tentu anda akan senang bila website atau blog anda bisa muncul di halaman teratas mesin pencarian Google. Dapat tampil di halaman pertama, apalagi di urutan teratas, akan membuat website banyak dikunjungi oleh pengguna internet dari berbagai kalangan. Tentu saja hal itu akan sangat bermanfaat bagi website atau blog anda karena dengan semakin sering dikunjungi, website anda akan selalu berada di posisi teratas. Hanya saja, ada banyak upaya atau optimasi yang perlu dilakukan agar website tampil di posisi terbaik dan bisa bertahan di posisi tersebut. Optimasi yang dilakukan tentu akan berdampak terhadap SEO pada website agar menjadi semakin baik.

Pernahkah anda mendengar istilah Meta Tag? Jika belum, ini adalah salah satu metode yang bisa anda gunakan untuk mengoptimalkan SEO pada website atau blog anda.

Baca Juga Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO Website

Pengertian Meta Tag

Meta tag adalah alat bantu yang ditempatkan pada website untuk menyaring kata kunci yang dituliskan oleh pengguna sehingga jika kata kuncinya sama, maka website akan muncul pada halaman pencarian. Meta tag merupakan strategi SEO yang membantu menampilkan website pada halaman hasil pencarian. Meta tag akan memberitahu mesin pencari (Google) mengenai konten yang ada pada website atau blog yang anda miliki.

Meta tag tidak ditulis bersamaan dengan isi konten. Tetapi Meta tag ditulis dalam bentuk script pada file HTML website anda, biasanya terletak di antara tag “<head> dan </head>” pada halaman source code.

Jenis-Jenis Meta Tag

Meta tag terdiri dari lima jenis, yakni meta title, meta description, meta keyword, meta charset dan meta viewport. Simak penjelasannya dibawah ini.

  1. Meta Title

Meta title adalah judul halaman website yang muncul di hasil pencarian Google. Meta tag menjadi hal yang pertama kali dilihat oleh pengunjung website pada hasil pencarian, sehingga anda harus mampu membuat meta title yang unik dan menarik.

<title>Judul halaman</title>

Jangan lupa juga agar membuat judul yang tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek, bisa juga judul pada halaman anda mengandung kata kunci atau keywords.

  1. Meta Description

Meta description adalah ringkasan atau sedikit tulisan yang berupa teks singkat untuk mendeskripsikan isi dari konten anda. Panjang teks ini umumnya 70-155 karakter dan tidak boleh terlalu panjang. Anda bisa menggunakan meta description untuk menjelaskan apa yang ingin dibahas dalam halaman website anda atau rangkuman secara ringkas, padat, dan jelas mengenai topik yang dibahas.

<meta name=”description” content=”Tulis deskripsi singkat disini”>

Sama seperti Meta title, anda bisa memasukan keyword dari halaman yang ingin dibuat disini.

  1. Meta Keyword

Meta Keyword ini berisi informasi kata kunci sebuah website, meta tag ini umumnya dipisah dengan menggunakan tanda koma. Meta tag jenis ini memiliki fungsi unik yang membuat Google tidak perlu lagi membutuhkan keyword untuk melakukan penjelajahan pada website yang anda miliki nantinya. Jika anda memiliki website baru atau anda ada membuat sebuah halaman baru pada website, maka meta tag keyword ini harus diisi agar halaman yang tadi bisa diketahui oleh mesin pencarian Google.

<meta name=”keywords” content=”kata kunci satu, kata kunci dua”>

Saat ini, Google juga sudah sangat pintar dalam menganalisis sebuah konten, sehingga jangan sembarangan menggunakan kata kunci. Anda haruslah dapat membuat kata kunci yang tepat sehingga bisa tampil di halaman penelusuran.

  1. Meta Charset

Meta charset adalah tag yang menentukan pengkodean karakter di sebuah website. Jika anda pernah membuka sebuah halaman website lalu tiba-tiba terdapat beberapa kalimat yang terlihat seperti simbol dan tidak bisa dibaca, maka itu merupakan meta charset

<meta charset=”UTF-8″>

Terdapat banyak jenis simbol dan kode yang beredar, tetapi yang paling disarankan dan paling umum digunakan adalah UTF-8

  1. Meta Viewport

Meta yang satu ini, sangat penting untuk berada di halaman website anda. Karena fungsi dari meta ini adalah untuk memberikan tanda ke mesin pencarian Google bahwa situs anda sudah responsive atau mobile-friendly.

<meta name=”viewport” content=”width=device-width, initial-scale=1.0″>

Contoh penulisan Meta tag pada file HTML :

<head>

<meta charset=”UTF-8″>

<title>Pengertian Meta Tag dan Fungsinya<title>

<meta name=”description” content=”Jika anda ingin lebih mengenal SEO, anda harus mengetahui apa itu Meta Tag. Pengertian Meta Tag dan fungsinya akan dirangkum dalam artikel ini.”>

<meta name=”keywords” content=”pengertian meta tag”>

<meta name=”author” content=”Bali Om Design”>

<meta name=”viewport” content=”width=device-width, initial-scale=1.0″>

</head>

Kesimpulan :

Meta tag adalah sebuah elemen dalam HTML yang dapat berfungsi memperkenalkan isi atau konten dari sebuah website pada mesin pencari khususnya Google untuk saat ini yang paling sering digunakan. Adapun mesin pencari menggunakan robot perayap dalam mengenali setiap halaman yang ada di internet. Meta tag menyederhanakan pekerjaan robot perayap tersebut sehingga bisa mendapatkan informasi yang tepat pada website anda. Itulah mengapa Meta tag dapat berpengaruh terhadap SEO website anda walaupun tidak secara keseluruhan.

Sumber Referensi :

Pengertian Organic Traffic dan Dampaknya Bagi Website

Pengertian Organic Traffic dan Dampaknya Bagi Website

Pengertian Organic Traffic – Dalam melakukan optimasi website dengan menggunakan SEO, Anda pasti akan mengenal yang namanya organic traffic, paid traffic, dan direct traffic. Macam-macam traffic diatas merupakan istilah-istilah yang akan sering Anda dengar dalam proses pengerjaan SEO pada website anda. Salah satu yang menjadi dasar untuk SEO pada website adalah dengan mengetahui terlebih dahulu pengertian Organic traffic karena merupakan bagian penting dalam website. 

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa traffic yang satu ini memang sangat ampuh digunakan untuk menaikkan domain authority ataupun page authority dari website anda.

Karena pada dasarnya anda hanya perlu meningkatkan SEO dengan baik tanpa perlu membayar apapun kepada pihak kedua atau ketiga untuk mendapatkan traffic atau yang biasa dikenal dengan istilah paid traffic.

Artikel ini akan membahas mengenai organic traffic dan bagaimana dampaknya terhadap website anda.

Baca Juga Optimasi Website Selain SEO, Tips dan Triknya

Pengertian Organic Traffic

Apa itu organic traffic ? Apa pengertian organic traffic ? Pasti anda sudah bertanya-tanya tentang hal tersebut. Istilah organic biasa digunakan untuk mendeskripsikan sebuah kunjungan ke halaman website melalui hasil pencarian yang muncul di pencarian google atau yang disebut dengan organic search, dan bukan dari iklan-iklan berbayar seperti paid search. Salah satu cara untuk dapat meningkatkannya adalah dengan optimasi website anda.

SEO merupakan sebuah strategi yang bisa membantu website Anda untuk muncul pada halaman teratas hasil pencarian. Dengan muncul pada halaman awal hasil pencarian, kesempatan website Anda untuk dikunjungi orang akan semakin tinggi dan juga traffic dari website anda akan semakin naik.

Yang menjadi pembeda antara organic dan paid traffic adalah dari segi penggunaan biaya. Organic bisa Anda dapatkan dengan gratis tanpa perlu mengeluarkan sedikit pun biaya, sedangkan paid traffic akan mengenakan biaya ketika anda ingin menggunakannya. Faktor lainnya adalah waktu yang dibutuhkan untuk anda menerima hasil dari optimasi tadi. Jika ditanya kelebihan paid traffic, dengan menggunakan paid ads, Anda bisa mendapatkan hasil secara instan karena berbayar, sedangkan organic traffic cenderung akan membutuhkan waktu yang cukup panjang karena prosesnya akan sangat lama untuk dapat posisi yang bagus pada mesin pencarian google.

Yang membuat kurang bagus dari padi traffic ini adalah ketika Anda mengakhiri untuk menggunakan paid ads, maka seluruh dari traffic dari paid ads Anda tadi akan turun dengan drastis, dan bisa-bisa website Anda tidak akan muncul lagi pada halaman teratas hasil pencarian karena bisa turun peringkatnya. Sedangkan organic traffic akan bisa mempertahankan ranking dari website anda karena sifatnya permanen walaupun terkadang pasti akan naik turun, karena pada dasarnya banyak website lain juga yang melakukan optimasi demi websitenya berada di urutan teratas mesin pencarian.

Dalam praktiknya untuk meningkatkan organic traffic, seseorang menggunakan berbagai macam teknik, seperti membuat konten yang berkualitas dan melakukan riset keyword untuk konten-kontennya..

Jika anda berhasil menemukan keyword yang tepat dan kontennya berkualitas, bisa dipastikan website anda akan berada di mesin pencarian google teratas terkait dengan keyword yang anda gunakan.

Dan karena hal itu, anda bisa mendapatkan banyak sekali organic traffic dari pengunjung karena berhasil mendapatkan ranking yang cukup bagus untuk mendatangkan visitor ke halaman website anda.

Mengapa Organic Traffic Itu Penting ?

Biasanya, user atau visitor website akan mengetikan query di mesin pencari dan akan mencari sesuatu dengan kata kunci yang spesifik atau mungkin bisa long tail keyword. Jika Anda dapat memberikan mereka solusi atau jawaban untuk pertanyaan tersebut dengan menggunakan keyword yang tepat pada website anda, maka kesempatan Anda untuk mendapatkan visitor baru atau traffic website akan semakin tinggi dan terbuka lebar.

Selain itu, organic traffic juga bisa meningkatkan authority dari website Anda dan juga tingkat kepercayaan user terhadap website Anda. Banyak yang mengatakan bahwa, dengan berada pada peringkat teratas Google secara organik akan meningkatkan authority sekaligus kepercayan dari pengunjung website Anda. Hal ini menandakan bahwa lebih baik jika website anda memiliki organic traffic yang bagus.

Selain itu juga ada 2 hal lagi yang membuat Organic SEO itu penting, yaitu :

  1. Meningkatkan Popularitas Website

Mengapa organic traffic bisa membuat popularitas dari website anda menjadi naik ? Karena semakin sering website anda dikunjungi oleh orang lain, dan mereka meninggalkan jejak seperti berkomentar di postingan-postingan blog anda yang baik-baik, maka hal itu bisa menunjukan kredibilitas dari website yang anda punya karena mendapat kepercayaan dari banyak user sehingga popularitas website anda bisa naik jika orang-orang yang berkunjung tadi juga membagikan postingan anda. Sehingga website anda akan semakin dikenal banyak orang.

  1. Dapat Memperluas Jangkauan User

Organic traffic ini didapatkan dari seorang pengguna atau user yang memiliki maksud spesifik dalam mencari sesuatu di halaman pencarian Google. Traffic ini memang sengaja ditargetkan oleh pemilik website.

Sebagai contoh, user ingin mencari “website design bali” di halaman pencarian Google. Pada contoh keyword disini Bali Om Design berada di halaman pencarian pertama mesin pencari. 

Jika isi konten anda memberikan solusi dari apa yang user inginkan tadi, bisa dipastikan pengguna tersebut akan berlangganan dan betah di halam website anda.

Ini adalah salah satu peran penting dari organic traffic. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat bagi website anda untuk meningkatkan trafficnya.

Cara Mudah Meningkatkan Organic Traffic

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, salah satu cara terbaik untuk meningkatkan organic traffic website Anda adalah dengan melakukan optimasi pada website anda. Namun ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk optimasi website dan untuk mendapatkan organic traffic Anda :

  1. Buat Konten Berkualitas

Sudah menjadi hal umum untuk optimasi website adalah membuat konten-konten yang berkualitas. Anda harus bisa memberi mereka informasi yang tepat dari setiap pertanyaan yang mereka tuliskan pada hasil pencarian google. Untuk dapat melakukan hal ini, Anda akan perlu untuk meriset keyword yang dicari oleh user untuk mendapatkan keyword yang akan digunakan.

Buatlah konten yang isinya berkualitas dan menarik untuk dibaca, jangan sampai membuat konten clickbait, sehingga para user akan bisa mendapatkan sesuatu dari konten-konten Anda. Hal ini juga akan semakin meningkatkan tingkat authority dari website Anda yang akan membantu website Anda untuk mendapatkan organic traffic.

  1. Optimasi Meta Description dan Title Untuk SEO

Ketika pengguna mencari sesuatu di mesin pencarian google, maka hal yang pertama mereka lihat adalah judul, kemudian deskripsi yang dimuat dalam hasil pencarian tadi. Jika kedua hal itu menarik bagi pengguna maka itu bisa membuat pengguna untuk mengklik postingan website anda. Sebisa mungkin untuk membuat deskripsi dan title yang relevan dengan kata kunci yang anda pakai.

  1. Selalu Pastikan Website Enak Untuk Dilihat

Maksudnya disini itu adalah agar website anda user friendly atau enak untuk dilihat dari segi visual maupun kontennya. Sehingga, para pengunjung akan betah berada di website anda. Pastikan juga agar website anda tidak memerlukan waktu yang lama untuk dapat dimuat oleh user karena semakin lama website anda dimuat, semakin cepat user akan meninggalkan website anda.

Itulah tadi pembahasan mengenai pengertian organic traffic dan dampaknya bagi SEO. Pastikan untuk menaikan organic traffic website anda karena hal ini sudah menjadi kewajiban jika anda bekerja di dunia SEO.

Sumber Referensi :

Tips Redesign Website di Tahun 2021

Tips Redesign Website di Tahun 2021

Tips Redesign Website – Memiliki website untuk bisnis kecil maupun menengah tidak akan pernah mudah, bahkan jika website anda sangat sederhana. Sesekali, Anda harus memperbarui desain website atau tampilan website anda untuk memastikan dapat terlihat bagus dan membantu anda dalam mengembangkan bisnis anda tentunya.

Tahukah Anda bahwa desain pada website yang buruk dan kurang menarik dapat merusak konversi dan penjualan online Anda? Website yang tidak menarik membutuhkan sentuhan manis seperti redesign website.

Tidak peduli apa ukuran bisnis atau industrinya, sangat penting bagi Anda untuk mengambil pendekatan strategis untuk mendesain ulang website Anda. Anda perlu mengetahui cara apa yang tidak berhasil, apa yang saat ini akan berhasil, dan tujuan apa yang ingin Anda capai dari redesign website Anda.

Jika tidak, hal ini dapat berdampak buruk terhadap traffic website anda, dan lebih buruk lagi, kesalahan yang terjadi ketika redesign website bisa berakibat pada menurunnya jumlah pengunjung website dan bisa-bisa website anda tidak dikunjungi orang lagi karena SEO nya bermasalah.

Sebelum memutuskan untuk melakukan redesign pada website anda dengan mengikuti tips redesign ini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa alasan Anda untuk melakukan redesign dan apa resikonya.

Baca Juga Tips Desain Web Agar Terlihat Elegan dan Profesional

Apakah Website Anda Butuh Redesign ?

Hal pertama yang harus Anda ketahui adalah apakah website Anda benar-benar membutuhkan sentuhan redesign atau Anda hanya ingin mencoba-coba sebuah design padahal traffic website Anda masih bagus dan karena pendapat pribadi Anda ingin mencoba untuk meredesign website Anda ? Itu adalah hal yang salah, oleh sebab itu perhatikan pertanyaan dibawah ini sebelum memutuskan apakah Anda perlu tips redesign website ini.

  • Apakah desainnya terlihat kuno?
  • Apakah konversi / penjualan saya menurun?
  • Apakah Anda pernah menerima keluhan tentang pengalaman pengguna atau masalah terkait desain?

Jika ketiga pertanyaan itu Anda menjawab nya ‘ya’ maka website anda diperlukan untuk melakukan redesign. Penting juga untuk mempertimbangkan pencitraan atau brand bisnis Anda. 

Risiko Melakukan Redesign Website

Sayangnya, proses ketika melakukan redesign pada website yang digunakan oleh sebagian besar bisnis dan pemasaran tidak mempertimbangkan berbagai macam risikonya.

Untuk memahami dampak dari risiko Anda melakukan redesign, pikirkan tentang jumlah perubahan individu yang dibuat selama redesign website. Kalikan dengan kedalaman perubahan untuk setiap elemen-elemen pada website. Bayangkan sejenak daftar perubahan yang diusulkan selama pertemuan terhadap rekan-rekan bisnis Anda.

Anda akan mengubah judul beranda, citra, tata letak template seluruh situs, desain navigasi, font, keranjang belanja atau tata letak formulir, dan masih banyak yang lainnya.

Kapan tepatnya Anda membahas risiko semua perubahan ini? Mungkin beberapa dari perubahan itu membantu konversi, dan beberapa mungkin hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Bagaimana Anda tahu mana yang memiliki efek positif atau negatif?

Dalam kebanyakan kasus, diskusi tentang mitigasi risiko tidak terjadi.

Pemasar biasanya melakukan redesign tanpa proses untuk menguji template halaman dan halaman yang sedang diubah. Tidak ada sistem yang diterapkan untuk memantau dan membenarkan perubahan tersebut terhadap nilai konversi pada website.

Jika Anda ingin mengurangi risiko ini, dapat dilakukan dengan strategi pengoptimalan konversi yang ketat dan terstruktur. Hal Ini membutuhkan proses yang mencakup pemahaman audiens target, memprioritaskan pengujian untuk menyelesaikan masalah yang menghalangi konversi pada website, menyiapkan launching pada website, dan menganalisis dari data untuk membuat perubahan yang diinformasikan.

Perusahaan yang menggunakan proses terstruktur yang menyertakan pengujian terpisah sebagai bagian dari strategi pengoptimalan konversi, akan mendapatkan peningkatan penjualan yang signifikan sekaligus dapat mengurangi risiko.

Faktanya, bisnis atau perusahaan yang melakukan pendekatan terstruktur untuk pengoptimalan konversi website, dua kali lebih mungkin mengalami peningkatan penjualan yang besar dibandingkan yang lain.

Tips Redesign Website

Setelah memahami apakah Anda benar-benar butuh redesign website dan mengetahui apa resikonya, sekarang Anda bisa melakukan redesign dengan tips redesign website ini jika website anda benar-benar perlu untuk redesign.

  1. Definisikan ulang Tujuan Anda

Sebelum Anda memulai redesign website Anda, Anda harus mencari tahu tujuan yang seperti apakah yang sekiranya Anda ingin capai.

Tanyakan pada diri Anda, apakah tujuan Anda untuk mendapatkan audiens baru, atau apakah Anda ingin meningkatkan standar kinerja dari SEO website Anda?

Sebagai contoh, jika tujuan Anda adalah mengubah merek situs Anda, elemen desain ulang yang baru harus dapat mencerminkan perubahan itu. Anda juga harus memilih tipografi, gambar, dan warna yang secara realistis sesuai dengan tampilan pada website Anda kedepannya.

  1. Pahami UX Journey ( Pengalaman Pengguna )

Untuk meningkatkan popularitas dari situs website Anda, Anda harus berpikir seperti pengguna ketika mereka melihat website Anda.

Sebagai awalan, pahami tujuan pasar sasaran Anda untuk dapat mengunjungi situs Anda dan kemudian buat daftar untuk mengeceknya. Idealnya, akan lebih baik jika Anda merencanakan navigasi dan menu utama yang dapat memudahkan pengguna.

Jika menjadi pengunjung, misalnya, dapat menemukan informasi produk atau layanan Anda dengan beberapa klik saja tanpa diarahkan ke banyak halaman yang tidak perlu, ada kemungkinan besar bahwa pengunjung akan kembali ke situs Anda.

  1. Buat Kesan Pertama Menarik

Baik itu melalui iklan, media online, atau hasil pencarian google, Anda harus membuat kesan pertama yang baik ketika setiap kali pengguna baru mengunjungi website Anda.

Landing page adalah cara terbaik untuk melakukan ini. Merancang Landing page yang luar biasa dengan proposisi nilai yang jelas dan ajakan bertindak yang baik dapat menjadi kunci untuk meningkatkan konversi pada website Anda.

  1. Percepat Loading Website

Bukan rahasia lagi bahwa Anda kehilangan setidaknya 1-2% dari audiens Anda karena loading website anda melebihi 5 detik.

Detik mungkin tidak banyak berarti secara real-time di dunia nyata, tetapi itu berpengaruh pada audiens Anda. Selain itu, audiens yang terburu-buru pasti saat ini menginginkan situs yang dimuat secara instan dan cepat.

Jadi, anda harus gabungkan elemen redesign website yang akan dapat mengoptimalkan loading pada website yang jauh lebih cepat di semua versi browser dan perangkat mobile.

Oleh karena itu, perhatikan halaman desain yang mungkin memiliki navigasi pengguna yang rumit.

  1. Design Minimalist dan Rapi

Pendekatan less is more bekerja karena pengguna tidak ingin merasa terbebani oleh desain situs web Anda yang ramai dan berantakan.

Hal yang Anda harus hindari dalam mendesain ulang situs web baru Anda adalah halaman web yang berantakan dengan informasi tekstual, gambar, atau grafik yang berlebihan.

Selain itu, desain ulang yang minimalis dan tidak terlalu berantakan sangat penting untuk diterapkan agar Anda tidak ingin pengunjung Anda bingung. Aturan yang sama berlaku untuk font, tipografi, dan warna latar belakang situs Anda.

Pilih beberapa font dan manfaatkan dalam berbagai ukuran untuk mendapatkan efek yang sempurna. Detail kecil seperti bayangan, warna, gradien, dan bayangan warna bisa sangat membantu untuk menciptakan tampilan yang lebih elegan pada website.

  1. Tetap Perhatikan SEO

Saat mendesain ulang situs Anda, salah satu prioritas Anda adalah Pengoptimalan Mesin Pencarian untuk website anda. Ketika mengubah isi atau kontennya, anda harus benar-benar memperhatikan SEO nya tetap bisa bekerja dengan baik.

Faktanya, sebagian besar elemen ketika redesign website dapat mempengaruhi konten, tag Meta, dan mekanisme SEO pengembangan lainnya. Triknya adalah menggabungkan upaya redesign website Anda dengan taktik pengoptimalan mesin pencarian google.

  1. Jangan Ragu Untuk Membuat Struktur Ulang Konten

Konten di halaman website Anda adalah yang menarik pengguna dan mempengaruhi mereka untuk menelusuri halaman-halaman lainnya dalam website anda.

Berlawanan dengan persepsi yang salah arah, konten lebih dari sekadar deskripsi dan artikel produk di situs Anda.

Konten Anda harus mewakili kombinasi font, animasi, foto profesional, gambar, dan faktor lain yang mungkin menarik bagi pengunjung Anda. Bahasa konten tunggal, misalnya, dapat membantu Anda menyampaikan citra bisnis Anda dan membentuk hubungan antara Anda dan pengunjung.

Itulah tadi beberapa tips redesign website yang bisa anda terapkan jika ingin melakukan redesign pada website yang anda punya. Perlu diingatkan kembali bahwa lakukan redesign website jika anda benar-benar membutuhkannya.

Sumber Referensi :

Pengertian CTR (Click Through Rate) dan Cara Optimasinya

Pengertian CTR (Click Through Rate) dan Cara Optimasinya

Pengertian CTR – Mungkin kalian sering bertanya-tanya dari mana sebuah iklan online yang dipasang itu akan mendapatkan uang dan bagaimana cara menghitungnya? Untuk menjawab semua pertanyaan itu, ada istilah yang namanya Click Through Rate atau disingkat CTR.

Di dalam sebuah iklan online, CTR ini merupakan persentase dari orang yang melihat halaman website yang kemudian mereka mengklik iklan tertentu yang akan muncul di halaman website  tersebut. CTR dapat mengukur seberapa sukses sebuah iklan dalam menangkap minat pengguna atau pengunjung website Anda. Artinya, bila semakin tinggi sebuah CTR atau kita sebut dengan Rasio Klik Tayang, maka akan semakin sukses pula iklan tersebut dan mampu menghasilkan pundi-pundi uang.

Dari sudut pandang seorang blogger, CTR adalah salah satu faktor yang memiliki peranan penting dalam menghasilkan uang dan mempertahankan iklan pada sebuah website. Jika blog atau artikel Anda gagal memberikan cukup klik, maka pengiklan tersebut bisa saja akan pergi dan tidak memperpanjang iklannya pada blog yang Anda miliki. Artikel ini akan membahas lebih banyak mengenai pengertian CTR dan cara meningkatkan CTR untuk mendalami lebih dalam mengenai CTR ini.

Baca Juga Apa Itu Bounce Rate Pada Website?

Pengertian CTR

Rasio klik-tayang atau CTR ini mengacu pada berapa banyak orang yang mengklik sesuatu setelah melihatnya. CTR biasanya digunakan dalam kampanye PPC (Pay Per Click) dan memberi tahu pengiklan berapa banyak orang yang mengklik iklannya setelah mereka melihatnya.

Sederhananya adalah, jika Anda memiliki iklan yang sedang berjalan dan dilihat oleh 100 orang tetapi hanya mendapatkan 10 klik, CTR Anda adalah 10%. Yang perlu diperhatikan di sini adalah semakin tinggi persentase CTR, semakin baik iklan yang akan Anda dapatkan.

Metrik merupakan indikator yang baik tentang seberapa menarik iklan Anda di mata pengunjung website. Apakah iklan Anda ini menarik sehingga mereka yang melihatnya tadi memilih untuk mengklik dan melihat lebih lanjut terhadap iklan yang anda pasang.

Sangat disarankan untuk memasang iklan hanya di tempat-tempat yang terlihat dan dapat diklik dengan mudah.

CTR yang rendah menunjukkan bahwa Anda harus mengoptimalkan materi iklan Anda, menemukan target yang tepat atau mencari beberapa aspek lain dari iklan Anda agar dapat membuat lebih banyak orang mengklik iklan yang Anda pasang tersebut.

Cara Menghitung CTR

Setelah mengetahui pengertian CTR, CTR bisa dihitung dengan mudah yakni dengan cara membagi jumlah orang yang mengklik link atau iklan Anda dengan jumlah total tayangan dari iklan tersebut, kemudian hasilnya dikalikan dengan 100%.

Misalnya, jika iklan online telah di klik sebanyak 100 kali setelah ditayangkan 1.000 kali, dan kemudian dikalikan 100 persen, rasio yang dihasilkan dari iklan tersebut sebesar 10% [(100/1.000×100=10%)].

Tingkat CTR dapat membantu pemasaran digital dalam mengukur keberhasilan pemasaran online. Ini dapat digunakan di berbagai media, misalnya iklan bergambar, iklan email, dan pencarian berbayar. Dari sinilah pemasaran digital bisa mempelajari apa yang berhasil dan yang tidak.

Tips Meningkatkan CTR

Jika Anda ingin meningkatkan CTR pada website Anda agar pengunjung semakin tertarik kemudian mengklik iklan yang Anda miliki, berikut ini adalah beberapa tips dan trik yang sekiranya dapat membantu Anda dalam meningkatkan CTR

1. Kenali Audiens Website Anda

Penting untuk mengetahui siapa yang menjadi target audiens Anda, atau setidaknya bisa mempermudah Anda menaikkan CTR. Harap pastikan Anda mengetahui faktor-faktor utama target audiens Anda seperti:

  • Cari tau audiens anda dominan berasal dari negara mana
  • Apa yang mereka telusuri dan kata kunci apa yang mereka gunakan
  • Apakah mereka lebih cenderung menelusuri dari hp atau komputer
  • Apa yang paling mungkin dapat membuat mereka tertarik untuk mengklik iklannya
  • Memahami audiens target dan penelitian demografis bisa menjadi langkah pertama sebelum mengoptimalkan konten Anda untuk CTR. 

2. Optimalkan Konten Anda

Anda pasti sering melakukan optimasi SEO dengan berbagai macam metode pada website Anda agar bisa mendapatkan peringkat yang baik di mesin pencarian google. Memang, sebagian dari metode tadi pasti ada yang berhasil.

Tetapi ketika pembaruan search engine terjadi, mungkin ada beberapa metode yang kemarin terlihat efektif, namun hari ini tiba-tiba menjadi kurang efektif dan website Anda turun dari daftar 10 teratas laman search engine.

Jadi, jika ingin CTR Anda berhasil dengan lebih optimal, ada baiknya jika Anda terus melakukan optimasi konten pada website Anda sehingga orang-orang lebih tertarik untuk mengklik iklan Anda setelah melihat isi dari konten Website Anda, mungkin anda bisa membuat sedikit pancingan agar audiens Anda mengklik iklan di website Anda tadi. Apabila Anda dapat menunjukkan bahwa situs dan halaman Anda adalah sumber informasi yang menyajikan konten yang berbobot, unik dan orisinil, maka akan ada lebih banyak orang akan mengklik dan membagikan konten Anda. Meningkatkan CTR juga akan membuat situs Anda lebih relevan di mata mesin pencarian khususnya google, yang pada akhirnya akan memberi Anda peringkat lebih tinggi di SERP.

3. Buat Judul dan URL yang Lebih Baik

Judul dan deskripsi Anda akan menjadi hal pertama yang akan audiens lihat, jadi pastikan Anda membuat judul dan URL yang bagus dan dapat menarik perhatian audiens. Anda bisa menggunakan kata-kata yang tepat untuk menarik audiens target saat mereka menelusuri halaman website Anda.

Pastikan juga untuk memastikan bahwa judul dan deskripsi Anda tidak terpotong secara tiba-tiba oleh format hasil penelusuran sebelum Anda menyampaikan maksud Anda. Kata-kata yang hilang di bagian akhir judul bisa membuat sebagian besar pengunjung tidak jadi mengkliknya.

Anda juga bisa membuat URL dengan deskriptif singkat padat dan jelas sebab itu adalah cara lain bagi pengguna untuk mengidentifikasi konten halaman Anda. URL berbagi ruang yang sama dengan judul dan deskripsi Anda di halaman pencarian  meskipun dalam ukuran font yang lebih kecil.

Jadi, lebih baik menggunakan URL singkat dengan kata kunci utama yang sama dengan yang digunakan dalam judul Anda daripada sekumpulan huruf, angka, dan simbol acak.

Kesimpulan

Itulah pembahasan terkait pengertian CTR (Click-Through Rate) beserta cara menghitung dan tipsnya. Secara umum, CTR adalah kunci untuk meraih kesuksesan, baik dari segi pemasang iklan maupun blogger. Maka dari itu, Anda harus lebih mempelajari ilmu ini untuk menunjang berbagai kebutuhan promosi yang dimiliki dalam website Anda tentunya. Sekian artikel mengenai pengertian CTR ini dan semoga dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Sumber Referensi :

Apa Itu Bounce Rate Pada Website?

Apa Itu Bounce Rate Pada Website?

Apa Itu Bounce Rate – Bagi orang awam di dunia website, tentunya kata bounce rate ini akan membuat mereka bingung, tapi lain halnya dengan orang yang bekerja di bidang IT khususnya SEO pasti akan sangat familiar dengan bounce rate. Jika Anda memiliki website yang sudah terhubung dengan Google Analytics pasti sudah sering Anda berurusan dengan yang namanya bounce rate ini. Bounce rate adalah salah satu statistik yang bahkan sudah dianggap sebagai faktor krusial yang bisa mempengaruhi SEO pada sebuah website untuk menghasilkan traffic organik dari mesin pencari khususnya google.

Sebagai seorang pemilik website atau blog pribadi Anda pasti juga ingin memiliki performa yang optimal untuk website yang Anda miliki. Salah satu caranya adalah dengan mempelajari tentang bounce rate ini, karena akan sangat berpengaruh terhadap traffic website Anda.

Baca Juga Tips Pengunjung Betah di Blog yang Anda Miliki

Apa itu Bounce Rate?

Google Analytics sudah menjelaskan bahwa bounce rate adalah angka persentase kunjungan ke single page atau halaman tunggal yang tidak diikuti oleh tindakan selanjutnya dalam kata lain pengunjung langsung keluar dari halaman tersebut. Biasanya hal ini disebabkan oleh audiens yang merasa kurang puas atau tidak tertarik dengan isi konten dari website kita, sehingga mereka memilih untuk keluar dari halaman kita dan mencari website lain di mesin pencarian google.

Singkatnya, bounce rate ini istilah dalam menggambarkan persentase pengunjung website atau blog yang kita kelola. Yang lebih menekankan pada seberapa lama para pengunjung tersebut membuka website dan blog kita.

Biasanya nilai index dari bounce rate ini berkisar antara 1-100. Penghitungannya sendiri terbilang unik karena, jika angka website atau blog Anda besar dan mendekati 100 maka hal tersebut tidak baik. Tetapi sebaliknya, akan sangat bagus jika angka tadi mendekati nilai 0.

Dengan kata lain, dalam bahasa pemrograman tingginya bounce rate ini akan semakin buruk bagi search engine atau mesin pencari. Ini bisa diartikan dengan apabila semakin baik isi dari blog dan website yang Anda miliki maka pengunjungnya akan betah berlama-lama karena isinya berbobot dan menarik bagi mereka.

Namun, sebaliknya jika website atau blog memiliki konten dan tampilan yang buruk bisa dipastikan pengunjung tidak akan lama membuka web atau blog tersebut dan alhasil nilai bounce rate pada website Anda akan semakin tinggi yang menandakan website anda tidak menarik untuk dikunjungi. 

Karena belakangan ini bounce rate berhasil menjelma menjadi salah satu metrik yang banyak digunakan oleh para webmaster untuk mengukur seberapa efektifkah website yang sudah mereka bangun itu.

Fungsi Bounce Rate

Dalam dunia blog atau blogger, bounce rate dapat berfungsi sebagai indikator yang membantu mengukur seberapa baik kualitas dari sebuah konten yang ada pada website, termasuk apakah sudah cukup disukai oleh pengunjung atau justru masih kurang dan membuat pengunjung tidak tertarik.

Dengan data-data yang didapat dari bounce rate Anda juga bisa melakukan evaluasi terkait permasalahan yang Anda miliki, mulai dari kecepatan akses loading, kualitas konten, hingga menentukan seberapa efektif riset keyword yang dilakukan.

Jika ingin mengecek bounce rate dengan menggunakan Google Analytics, anda dapat melakukannya dengan cara :

  • Login terlebih dahulu dengan akun google analytics anda
  • Cari menu Behavior
  • Klik Overview

Dilansir dari qwords, ada rumus mudah dalam menghitung bounce rate ini yaitu (Jumlah pengunjung yang hanya membuka satu halaman/jumlah total kunjungan) x 100%.

Sekarang kita analogikan, misalnya ada sebuah website yang memiliki berbagai macam postingan blog di dalamnya, dalam satu bulan pengunjung blog Anda mencapai 2000 orang, sedangkan total pengunjung yang hanya membuka satu halaman hanya sekitar 500 orang saja. Jika dihitung dengan bantuan rumus tadi maka hasilnya:

( 500 / 2000 ) x 100% = 60%

Angka diatas termasuk tinggi karena tingkat bounce rate yang baik itu berkisar antara 15%-50%, karena minimal setengah dari total pengunjung suatu website dapat dikatakan lumayan bagus.

Faktor Yang Mempengaruhi Bounce Rate

Besar atau kecilnya bounce rate ini itu ditentukan oleh beberapa faktor. Faktor itu bisa berupa internal (dari dalam website itu sendiri) atau dari eksternal (dari luar website). Internal disini maksudnya seperti tampilan dan konten yang dimuat. sedangkan untuk faktor eksternalnya adalah kecepatan internet dan kemudahan akses bagi pengunjung.

Kecepatan loading

Kecepatan loading sebuah website merupakan permasalahan paling utama yang mempengaruhi bounce rate. Alasannya cukup sederhana, karena setiap orang pasti ingin waktu cepat untuk membuka sebuah halaman website, blog maupun membaca artikel di dalamnya. Karena mereka tidak mau membuang-buang waktu untuk menunggu sebuah sebuah halaman website selesai loading. Maksimal orang biasanya menunggu paling lama 3-4 detik, lebih dari itu mereka akan mencari website atau halaman yang lain. Bila kecepatan loading ini sangat lambat, tentu saja akan membuat pengunjung merasa membosankan.

Bahkan tidak jarang mereka akan langsung menutup blog atau website Anda sebelum halaman terbuka dengan baik sepenuhnya. Sebab itulah, bila ingin mempertahankan pengunjung saat pertama kali membuka blog atau website, maka perhatikanlah kecepatan loading websitenya. Anda bisa mengecek kecepatan loading dari sebuah website dengan menggunakan website GTMetrix.

Tampilan Desain

Setelah loading website tadi, berikutnya adalah tampilan atau desain dari sebuah website. Untuk masalah ini, sebaiknya anda membuat desain yang sesuai dengan website anda. Jika anda membuat blog pribadi, pastikan desainnya tidak menutup teks atau konten yang terdapat di dalam blog Anda, karena itu akan mengganggu pengunjung ketika ingin membaca blog yang Anda miliki.

Anda dapat mengatur tampilan sebaik mungkin dan jangan buat pengunjung bingung. Khususnya dengan banyaknya widget dan sulitnya untuk mengakses hal-hal penting. Karena ini akan berakibat fatal dan pengunjung dapat langsung jengkel dan meninggalkan website atau halaman yang Anda miliki.

Konten yang disajikan

Masalah berikutnya mengenai bounce rate adalah kualitas dari sebuah konten. Konten inilah yang akan menjadi daya tarik paling utama dalam blog atau website.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk membuat konten berkualitas dengan sebaik mungkin. Baik itu untuk tulisan, foto, video, tips, tutorial, dan lain sebagainya. Cara ini sudah terbukti ampuh untuk membuat pengunjung berlama-lama membuka website atau blog Anda. Karena semakin banyak pengunjung tertarik dengan blog yang Anda buat, semakin besar pula peluang mereka untuk membuka halaman lainnya. Sebaiknya, untuk konten ini hindarilah konten copy paste. Kemudian, tunjukkan sisi manfaat dari artikel yang Anda buat.

Linking

Yang terakhir adalah linking. Dalam sebuah artikel atau blog yang anda punya, sebaiknya Anda perlu memasukkan internal link untuk memudahkan pencarian lebih lanjut. Internal link ini Anda dapat masukan di sela-sela blog atau artikel Anda, yang berfungsi agar pengunjung tertarik dengan halaman lain di website Anda. Namun, jangan masukkan internal link yang tidak berkaitan dengan kontennya. Anda perlu memasukkan internal link yang sesuai dengan konten satu dengan lainnya.

Ada juga yang namanya eksternal link atau outbound link, sebaiknya Anda minimalisir di dalam konten artikel yang Anda buat. Karena dengan adanya eksternal link, dapat mengarahkan pembaca ke blog atau website lain. 

Itulah tadi sedikit ulasan mengenai apa itu bounce rate, pada dasarnya diperlukan niat dan kesabaran yang ekstra untuk dapat mengatasi masalah bounce rate ini, karena tidak ada hasil yang instan jadi diperlukan proses yang lumayan panjang agar website Anda bisa sangat optimal.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian semua khususnya yang sedang terjun di dunia SEO website.

Sumber Referensi :

Manfaat Cloud Hosting Bagi Website

Manfaat Cloud Hosting Bagi Website

Manfaat Cloud Hosting – Jika anda mengelola sebuah website pasti suatu saat website anda akan berkembang dengan sangat cepat dan pesat sehingga akan dikunjungi banyak orang, memiliki engagement yang tinggi, serta memiliki angka konversi dan transaksi yang besar. Anda pasti tidak ingin melewatkan kesempatan itu kan ? Anda harus berpikir bagaimana cara agar dapat menangani hal tersebut sehingga website anda tetap pada performa yang optimal. Anda perlu memikirkan bagaimana cara untuk upgrade layanan web hosting untuk memastikan website Anda tetap bisa diakses dengan cepat dan tidak lambat karena akan sangat berpengaruh pada traffic website yang anda miliki.

Ada dua opsi web hosting selain shared hosting, yaitu VPS dan cloud hosting. Tetapi jika anda seorang pemula sangat disarankan menggunakan Cloud hosting terlebih dahulu karena menyediakan layanan hosting yang lebih mudah dan tidak seribet ketika menggunakan VPS karena pada dasarnya VPS digunakan oleh orang yang lebih advanced.

Dengan hadirnya teknologi cloud hosting ini dapat memberikan kemewahan dengan sumber daya yang tidak terbatas. Ini dapat dilakukan karena cloud akan terhubung dengan banyak server lain sehingga nanti ketika terjadi penambahan server baru tidak akan mengganggu server lainnya yang juga sedang berjalan, jadi tidak akan menumpuk dan menghambat satu sama lain.

Cloud hosting ini merupakan versi lebih lengkap dari shared hosting. Cloud hosting menggunakan beberapa server sekaligus tetapi akan bekerja dengan terstruktur. Hal ini akan menyeimbangkan loading website dan memaksimalkan uptime ke server. Hal inilah yang membuat website anda rentan terhadap server down atau website tiba-tiba tidak bisa diakses.

Pada artikel ini akan membahas mengenai manfaat cloud hosting pada website yang tentunya setelah membaca pembahasan singkat diatas tadi sudah terbayang di benak anda cloud hosting ini memiliki segudang manfaat bagi pemilik website, khususnya website yang sudah memiliki tingkat konversi tinggi dan traffic yang tinggi.

Baca Juga VPS dan Dedicated Server, Jenis Hosting Yang Lebih Tinggi Tingkatannya

Manfaat Cloud Hosting Pada Website Anda

Pada dasarnya daripada menggunakan layanan yang lainnya, cloud hosting jauh lebih menguntungkan dan memiliki banyak sekali manfaat. Maka dari itu di bawah ini adalah beberapa keuntungan atau manfaat cloud hosting pada website :

1. Biaya Jauh Lebih Terjangkau dan Hemat

Kebanyakan orang terhalang pada biaya jika ingin menggunakan fitur-fitur pelengkap untuk mengoptimalkan website. Anggapan ini mungkin berlaku di awal-awal kemunculan internet dan pemanfaatan website pada tahun-tahujn awal tersebut. Tapi memang infrastruktur yang ada saat itu masih sangat sulit, sehingga berbagai layanan yang tersedia pun terbatas dan tentu saja juga mahal. 

Namun, saat ini jika anda yang ingin mengembangkan website ataupun mengelola sebuah startup, dengan membuat aplikasi atau website toko online, tentu saja Anda bisa memilih berbagai layanan yang Anda perlukan dengan harga yang terjangkau dan bisa menghemat biaya. Apa lagi ketika berbicara cloud hosting, maka Anda akan mendapatkan biaya yang jauh lebih murah. 

Kenapa cloud hosting bisa lebih hemat biaya? Karena, dulu penggunaan server versi lama memakan biaya lebih besar utamanya pada bagian operasional komputer serta kebutuhan yang menyangkut hardware. Pada cloud hosting, Anda tak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi.

Dari segi biaya dan teknologi, sudah sangat jelas keunggulan cloud hosting yang jauh affordable. Bahkan biaya maintenance juga bisa lebih efisien karena tidak adanya biaya pengadaan hardware/storage fisik, komputer, dan infrastruktur lainnya sehingga benar-benar hanya memanfaatkan cloud storagenya atau penyimpanan awan yang bersifat online dan real time. 

Jadi Anda tidak perlu memikirkan biaya maintenance hardware atau perangkat fisik lainnya, karena itu semua akan menjadi tanggung jawab provider penyedia layanan hosting yang Anda gunakan nantinya.

Anda sebagai seorang pengguna layanan cloud hosting ini hanya perlu menggunakannya dengan baik dan membayar hanya untuk layanan yang anda pilih, tidak ada biaya tambahan seperti maintenance perangkat keras/hardware yang digunakan.

2. Website Selalu Online

Pada dasarnya kemampuan cloud hosting ini itu setara dengan VPS tetapi lebih dikit dibawahnya. Karena cloud hosting dan vps ini sama-sama memakai beberapa server sekaligus supaya dapat menampilkan sebuah website. Oleh sebab itu website yang menggunakan layanan ini akan lebih jarang terkena server down karena server nya dikelola dengan baik menggunakan cloud hosting. 

Karena datanya ditransfer menggunakan server yang sangat responsif. Misalnya saat ada masalah dari salah satu jaringan servernya, maka datanya bisa langsung dikirim atau dipindahkan ke server yang lain. 

Ini adalah salah satu manfaat cloud hosting pada website yang akan Anda dapatkan. Karena daripada menggunakan shared hosting, jelas cloud hosting ini lebih baik. 

Dengan memiliki teknologi cloud hosting bisa membuat Anda bebas mengakses situs yang anda punya dari manapun. Itu artinya hal ini tidak hanya sekedar memudahkan Anda secara teknis saja.

Namun pemanfaatannya juga sangat simple karena bisa membantu kebutuhan pengelolaan supaya lebih maksimal dari mana saja pengguna menginginkannya tanpa bantuan perangkat berat atau hardware pendukung lainnya. Bila sebuah HP bisa dipakai mengelola sebuah website maka dapat dipastikan hal ini akan lebih fleksibel lagi karena bisa dikontrol kapanpun dan dimanapun Anda berada.

3. Gampang Akses Data

Seperti yang sudah dibilang tadi, jika HP bisa digunakan untuk mengelola website melalui cloud hosting maka dapat dipastikan memberikan kemudahan akses bahkan dari perangkat HP. Dengan Cloud Hosting Anda bisa melakukan akses data kapan saja, dimana saja, serta melalui gadget apa saja yang Anda gunakan misalnya smartphone. Anda tidak perlu harus membuka laptop atau menggunakan komputer untuk melakukan konfigurasi website. Anda bisa langsung mengakses dashboard melalui HP Anda, bahkan sudah tersedia dalam bentuk aplikasi mobile yang mudah digunakan. Menggunakan cloud hosting ini, bila Anda sangat menginginkan kecepatan dan kemudahan cloud hosting ini akan menghemat banyak waktu dan biaya. Anda bisa lebih mudah dalam mengakses data atau aplikasinya. Ini akan memudahkan Anda dan rekan Tim dalam mengelola sebuah website.

4. Aman Dari Cyber Attack

Jika Anda khawatir mengenai masalah keamanannya maka Anda tak perlu ragu dengan performa yang diberikan oleh layanan cloud hosting ini. Layanan hosting ini siap mengatasi berbagai celah keamanan yang ada di website. Sebab, layanan cloud dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan untuk menghalau malware dan hacker.

Setidaknya ada tiga sampai lima fitur keamanan yang langsung tersedia dalam cloud hosting. Terdapat proteksi malware dan DDoS (Distributed Denial of Service). Proteksi malware diberikan dengan melakukan scan berkala untuk memastikan tidak ada malware di dalam website yang anda punya. Sedangkan untuk perlindungan DDoS, menjaga website dari serangan hacker.

Cloud hosting biasanya juga sudah termasuk dengan sertifikat SSL. Dengan sertifikat ini, website Anda dianggap aman oleh mesin pencari seperti Google. Karena sekarang mesin pencarian pada google lebih mengutamakan website yang memiliki SSL di dalamnya dan untuk masalah SEO juga google lebih dominan terhadap website yang terverifikasi oleh SSL.

Perlu diketahui juga layanan cloud hosting ini menyediakan fitur seperti backup dan restore data yang dimana Anda tidak perlu khawatir bila suatu saat data Anda ada yang hilang, karena sudah di backup secara otomatis dan Anda hanya perlu untuk restore datanya kembali.

5. Dukungan Support Real Time

Keuntungan cloud hosting yang sangat berguna selanjutnya adalah memiliki ketersediaan bantuan atau support yang lengkap dan real time. Sehingga Anda tidak perlu bingung untuk konfigurasi website ketika ingin melakukan upgrade menjadi teknologi cloud hosting. Biasanya pihak support dari penyedia layanan cloud hosting ini akan siap memberikan bantuan dari awal hingga akhir untuk melakukan migrasi pada website. Sehingga pengguna tidak perlu memikirkan dengan bingung bagaimana caranya. Bukan hanya migrasi website saja, Anda akan mendapat bantuan customer service dan support selama 24 jam penuh setiap hari. Jadi semua masalah yang berkaitan dengan website hosting akan diselesaikan dalam waktu itu juga. Jadi intinya Anda akan sangat membutuhkan layanan cloud hosting ini jika traffic pada website Anda sudah tinggi.

Saat website mulai diakses hingga melebihi dari 10 ribu pengguna setiap hari, artinya situs tersebut harus di upgrade menggunakan teknologi cloud hosting ini. Contoh nyata yang menggunakan layanan ini bisa dilihat pada website pemerintah, perusahaan besar, atau institusi yang sudah memiliki traffic tinggi.

Itulah tadi beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan layanan cloud hosting ini, perlu ditekankan lagi bahwa Anda hanya perlu menggunakan ini jika Anda benar-benar membutuhkannya. Semoga artikel mengenai manfaat cloud hosting pada website ini dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Sumber Referensi :

Long Tail Keyword dan Buying Keyword, Apa Perbedaannya

Long Tail Keyword dan Buying Keyword, Apa Perbedaannya

Long Tail Keyword dan Buying Keyword – Bagi Anda yang sedang membangun sebuah konten untuk website, tentu Anda tidak asing dengan berbagai istilah, seperti SEO, Keyword, ADS, dan lain sebagainya.  Pada artikel-artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai keyword cannibalization yang dimana mempunyai dampak buruk terhadap SEO suatu website. 

Kali ini kita akan membahas long tail keyword dan buying keyword, ini menjadi salah satu strategi yang umum digunakan dalam Optimasi SEO. Artikel ini akan mengulas apa pengertian long tail keyword dan buying keyword, perbedaannya, dan contohnya.

Baca Juga Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO Website

Long Tail Keyword

Apa itu long tail keyword ? long tail keyword merupakan sebuah keyword turunan dari short tail keyword. Short tail keyword adalah kata kunci/keyword pencarian yang hanya memiliki 1-2 kata saja. Short tail keyword cenderung lebih susah bersaing dengan kompetitor karena banyaknya kompetitor lain menggunakan short tail keyword dan cakupannya sangat luas.

Oleh karena itu Anda disarankan untuk menggunakan long tail keyword agar bisa menargetkan keyword dengan tepat dan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing.

Tujuan menggunakan long tail keyword ini adalah untuk dapat menargetkan lebih spesifik dengan kata kunci yang kita inginkan, lebih mudah bersaing dengan kompetitor karena jumlahnya tidak sebanyak jika menggunakan short tail keyword. 

Ciri-ciri dari long tail keyword ini juga selalu menggunakan lebih dari 2 kata di dalam keyword yang digunakan, bisa terdiri dari 3 sampai 6 kata untuk satu keyword pencarian, disarankan agar tidak melebihi 6 karena dinilai kurang efektif.

Tetapi, tidak selamanya menggunakan long tail keyword ini akan selalu berhasil itu karena tergantung dari para pengguna yang mencari keyword di mesin pencarian google, apakah mereka mencari sesuai dengan long tail keyword yang kita miliki atau tidak.

Jika anda seorang pengelola website bisnis untuk jasa pembuatan website company, portfolio, atau yang lainnya, ketika anda menggunakan short tail keyword dengan kata kunci “pembuatan website” maka akan dipastikan terdapat ratusan hingga ribuan artikel atau website yang mengandung kata kunci itu, jadi persaingan nya akan sangat sulit. Lain halnya jika Anda menggunakan long tail keyword seperti :

  • pembuatan website company
  • pembuatan website portfolio
  • website design company
  • website design portfolio

Bisa dipastikan persaingan Anda tidak akan sebanyak ketika Anda menggunakan short tail keyword karena kata kunci tersebut lebih tertarget sesuai dengan bisnis yang anda miliki.

Buying Keyword

Berbeda dengan short tail dan long tail keyword, buying keyword ini memang diperuntukkan untuk para pengelola website bisnis, karena ciri khas dari keyword ini adalah untuk menyasar calon pembeli untuk tertarik terhadap produk atau layanan jasa yang Anda punya melalui website bisnis online. Bila Anda seorang pengusaha bisnis yang memasarkan produknya secara online, sebaiknya anda mulai menggunakan buying keyword ini karena dapat lebih cepat mendatangkan pembeli dan membuat pengunjung tertarik.

Bayangkan jika anda hanya menggunakan sebuah keyword biasa seperti short tail dan long tail keyword tanpa ada unsur buying di dalamnya, maka bisa jadi anda akan kehilangan kesempatan untuk dilirik oleh para pelanggan.

Buying keyword ini biasanya ditandai dengan kata frasa untuk komersial seperti beli, jual, paket, jasa, dan lain sebagainya. Buying keyword ini juga memiliki rumus yang bisa digunakan sebagai acuan dalam menentukan kata kunci tersebut. Dikutip dari salah satu penyedia layanan hosting Indonesia Idwebhost, rumusnya adalah sebagai berikut :

Transaction Queries + Nama Produk / Merk + Lokasi / Kata Kunci Transaksi

Sebagai contoh jika anda mengelola website bisnis untuk jasa pembuatan website di bali anda bisa menggunakan keyword ini :

 

  • jasa pembuatan website company di bali
  • jasa website portfolio bali
  • beli website company di bali
  • jasa website murah di bali

 

 

Cobalah untuk menerapkan rumus di atas agar bisa mendatangkan lebih banyak pembeli, tetapi melakukan itu saja tidak akan cukup untuk meningkatkan rasio traffic website Anda. Anda bisa melakukan hal lain agar dapat menunjang usaha Anda sehingga lebih banyak dan lebih cepat mendapat pembeli.

Lebih Baik Long Tail Keyword atau Buying Keyword ?

Sebenarnya, setelah melihat penjelasan mengenai long tail keyword dan buying keyword diatas secara umum kita telah mengetahui apa yang menjadi pembeda antara long tail keyword dan buying keyword tersebut. Letak perbedaannya berada pada frasa yang digunakan dan target marketnya. Selain itu, akan berbeda juga dalam strategi optimasi yang dilakukan. Jika anda bertanya-tanya manakah yang lebih baik digunakan antara keduanya, maka kami akan bertanya kepada Anda : Apa prioritas dari website Anda ? Untuk tujuan apa website Anda dibuat ? Apa target Anda membuat website itu ?

Jika website yang Anda bangun adalah website informasi, yang mana Anda belum memiliki produk, maka lakukan fokus pada menjaring pengunjung sebanyak mungkin ke website Anda, dengan cara memberikan informasi yang mereka butuhkan, lakukan strategi long tail keyword agar mampu menjawab secara spesifik atas pertanyaan pengunjung. Jika Anda sedang membangun website untuk perusahaan, website untuk jasa atau penawaran, website untuk portofolio diri, yang mana ada produk atau jasa yang Anda tawarkan. Maka sudah jelas, Anda perlu untuk melakukan strategi buying keyword secara serius agar dapat menarik pembeli untuk datang ke website yang anda miliki. Karena target pengunjung website Anda adalah mereka yang membutuhkan tidak sekedar informasi umum, lebih jauh mereka membutuhkan pembelian produk atau jasa Anda. Sehingga, sudah jelas jangan berikan kepada mereka hanya sekedar informasi, namun produk / jasa yang siap untuk mereka beli dan dapatkan. Jadi tentukan dari sekarang website seperti apa yang anda ingin kelola, agar nanti Anda bisa menentukan strategi keyword yang digunakan sehingga tidak salah dalam mengambil langkah.

Menggabungkan Strategi Optimasi Pada Keyword

Pada pembahasan di atas kita telah membahas apa itu long tail keyword dan buying keyword serta perbedaannya. Ini sebagai informasi tambahan bagaimana cara menggabungkan strategi optimasi untuk website. Jika melihat perkembangan persaingan website hari ini, maka perlu untuk melakukan serangkaian strategi optimasi untuk SEO website, tidak hanya berkaitan dengan kata kunci atau keyword, namun ada berbagai macam pendukung website. 

Anda tentu mengikuti bagaimana perkembangan mesin pencari khususnya google dalam menyajikan hasil pencarian user. Kini semakin banyak unsur penilaian yang menjadi syarat apakah sebuah website tersebut layak untuk muncul dalam pencarian teratas google. Tidak lagi Anda bisa bermain-main dengan keyword dalam sebuah konten, ketika Anda berlebihan justru akan merusak reputasi Anda dan akan berakibat fatal terhadap SEO website seperti halnya kasus keyword cannibalization yang sudah kita bahas sebelumnya, tidak hanya di mata mesin pencari, namun juga pengalaman pembaca Anda. Maka,  menjadi penting kemampuan menggabungkan strategi optimasi untuk website Anda. 

Optimasi SEO harus anda dilakukan dengan konten berkualitas yang Anda buat, dan didukung dengan pendukung website yang mumpuni. Artikel Anda berkualitas, namun website Anda sangat lambat diakses, Anda akan kehilangan pembaca Anda. Karena rata-rata pengunjung sebuah website hanya akan menunggu loading sebuah website kurang lebih 14 detik saja. Jadi sangat penting berbagai optimasi konten dibarengi dengan optimasi performa website agar hasilnya bisa lebih maksimal.

Kesimpulan

Long tail keyword dan buying keyword dapat Anda gunakan dengan menentukan terlebih dahulu jenis website apa yang anda akan bangun, jika itu website seperti blog pribadi, anda bisa menggunakan long tail keyword, sedangkan jika website anda bergerak dibidang pemasaran produk secara online, anda bisa menggunakan buying keyword agar dapat menarik pembeli lebih cepat. Gunakan beberapa metode diatas untuk membuat SEO website Anda menjadi lebih baik lagi. Jangan lupa untuk menggunakan beberapa strategi optimasi SEO lainnya agar hasil yang Anda dapatkan bisa maksimal dan bermanfaat bagi website anda tentunya.

Sumber Referensi :

Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO Website

Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO Website

Dampak Keyword Cannibalization – Untuk melakukan optimasi pada SEO, sangat dibutuhkan kesabaran dan kehati-hatian yang ekstra agar hasil dari optimasi SEO tadi dapat berdampak untuk meningkatkan traffic pada website. Salah satu cara paling efektif yang bisa digunakan adalah dengan mencari keyword yang tepat. 

Namun, ketika mencari keyword yang tepat juga memiliki beberapa resiko yang harus diperhatikan, bukannya meningkatkan trafik website, tapi bisa memperburuk trafiknya di mesin pencarian google. Salah satu hal yang harus dihindari adalah Keyword Cannibalization. Apa yang terjadi jika kita melakukan hal itu ? Bagaimana dampak keyword cannibalization bagi SEO ? dan Bagaimana cara mengatasinya ? Semua itu akan dibahas dalam artikel ini.

Baca Juga Panduan Lengkap SEO Untuk Tahun 2021

Apa itu Keyword Cannibalization ?

Keyword Cannibalization atau Kanibalisasi Kata Kunci adalah istilah yang digunakan ketika suatu website menggunakan keyword yang sama pada beberapa postingan di dalam blog yang dimiliki. Dalam artian lain, terdapat keyword atau phrase yang sama dan masih berada dalam satu website.

Mungkin kita pernah berfikir bahwa semakin sering kita menggunakan keyword yang sama atau mirip pada setiap postingan di website, akan dapat meningkatkan trafik website kita. Hal itu sangat tidak benar karena saat beberapa halaman website memiliki ranking yang berurutan dengan keyword yang sama, sebenarnya kita sedang berkompetisi dengan diri kita sendiri, mengapa ? Karena dengan kesamaan pada keyword tadi dapat membuat tingkat CTR ( Click Through Rate ) menjadi menurun.

Hal ini bisa saja terjadi karena penulis blog lupa atau tidak sengaja memasukan keyword yang sama pada postingan yang dibuatnya dan tidak memaksimalkan optimasi pada SEO nya. Hal itu bisa berdampak pada turunnya kesempatan website untuk dapat bersaing di mesin pencarian google.

Secara keseluruhan, melakukan keyword cannibalization akan sangat berdampak buruk bagi SEO website Anda, sebelum membuat sebuah postingan artikel atau blog, lakukan pemeriksaan terhadap keyword di postingan-postingan sebelumnya untuk menghindari keyword cannibalization. Sehingga hal ini sebisa mungkin untuk diperhatikan lebih teliti dan dapat dihindari.

Dampak Keyword Cannibalization Bagi SEO

Jika Anda melakukan hal ini secara tidak sengaja, tentunya akan sangat berakibat fatal. Ada banyak dampak keyword cannibalization bagi seo yang sangat mempengaruhi CTR dan trafik pada website.

Ketika Keyword Cannibalization terjadi, SEO dalam sebuah website menjadi terganggu. Hal ini disebabkan oleh konten artikel atau blog dengan keyword yang mirip atau sama akan saling berkompetisi untuk mendapatkan posisi teratas di mesin pencarian Google.

Google akan menganggap artikel-artikel tersebut memiliki kesamaan dalam segi kata kunci atau keyword. Ketika hal ini terjadi Google tidak bisa membedakan artikel mana yang relevan untuk berada dalam daftar teratas dalam mesin pencarian mereka.

Apa saja dampak keyword cannibalization ini ?

Mengurangi Otoritas Halaman

Melakukan keyword cannibalization akan membuat CTR ( Click Through Rate ) nya menjadi terbagi antara halaman yang memiliki keyword yang sama dengan yang lainnya.

Sebagai contoh, Anda membuat dua buah artikel blog menggunakan tema atau topik pembahasan yang sama. Artikel pertama menggunakan keyword “cara membuat logo” kemudian artikel yang kedua menggunakan keyword “cara membuat logo bagi pemula” walaupun terdapat perbedaan pada keyword yang digunakan, namun google akan menganggap bahwa kedua artikel itu menggunakan keyword yang mirip dan serupa, sehingga tingkat konversi websitenya juga akan berkurang dan terbagi satu sama lain.

Conversion rate rendah

keyword cannibalization berpotensi mengarahkan pengunjung ke halaman yang tidak relevan. Alih-alih ingin mengarahkan ke halaman yang memiliki conversion rate tinggi, mereka malah justru diarahkan ke halaman yang satunya lagi dan tidak relevan.

Hal ini tentu saja juga berpotensi meningkatkan bounce rate karena pengunjung website tidak puas dengan hasil pencariannya.

Hampir semua orang mungkin pernah mengalami hal seperti itu. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan SEO audit dan mengecek keyword pada semua postingan di website.

Cara Mengetahui Adanya Keyword Cannibalization

Karena dampak yang diberikan sangat buruk terhadap SEO website, maka Anda harus secepat mungkin melakukan pengecekan terhadap website Anda apakah terindikasi terdapat keyword cannibalization. Anda dapat melakukannya dengan cara berikut ini :

  1. Anda dapat melakukannya dengan cara pengecekan terhadap website Anda. Jika Anda merasa bahwa Anda pernah melakukan keyword cannibalization, cobalah untuk melakukan pengecekan dengan cara ketik site:contohwebsite.com keyword Anda di google. Jika hasil dari pencarian pada artikel pertama dan kedua merupakan artikel dengan keyword yang mirip/sama maka website Anda dipastikan terkena kanibalisasi.

Tips Mengatasi Keyword Cannibalization

Anda tidak perlu merasa khawatir, karena setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Anda bisa mencoba beberapa cara ini agar dapat mengatasi dampak keyword cannibalization tersebut.

Mengaudit Konten 

Cara yang paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara mengaudit konten dengan keyword atau kata kunci yang sama kemudian Anda dapat mengubahnya.

Merge atau Gabungkan

Cara lainnya adalah Anda dapat mencoba untuk merge atau menggabungkan artikel dengan keyword yang sama tadi menjadi sebuah artikel dengan isi konten yang sama agar lebih optimal daripada membuat dua buah artikel dan blog dengan topik yang sama dengan keyword yang mirip atau sama juga.

Mengganti Internal Link

Jika Anda memiliki konten yang terhubung dengan konten lainnya, lakukan peningkatkan pada link yang ada. Search engine seperti Google menilai bahwa link itu penting dan bisa menjadi salah satu faktor halaman mendapatkan ranking yang tinggi di hasil pencarian. Anda dapat mencoba memasukkan link ke dalam konten atau halaman lain di website yang Anda miliki.

Manfaatkan Canonical Tags

Gunakan canonical tags untuk memberitahu mesin pencari google atau search engine google halaman mana yang Anda inginkan memiliki ranking tinggi untuk keyword tunggal tersebut. Mereka yang memiliki banyak halaman dengan keyword yang sama bisa juga mengimplementasikan tips ini karena cukup efektif.

Kesimpulan

Keyword Cannibalization menjadi hal yang sulit dihindari ketika website Anda sudah memiliki blog yang jumlahnya sangat banyak dan cukup lama juga untuk mengidentifikasinya. Maka dari itu, Anda perlu mencatat setiap keyword yang sudah digunakan dalam artikel atau blog anda agar meminimalisir terjadinya keyword cannibalization yang tentu saja dampak keyword cannibalization ini sangat berarti bagi website Anda.

Sumber Referensi :