Cara Mengelola Website Agar Pengunjung Tidak Lari

Cara Mengelola Website Agar Pengunjung Tidak Lari

Cara mengelola website tidak hanya sekedar menjaga agar website dapat diakses dengan baik atau diperpanjang setiap tahunnya. Lebih daripada itu, perlu ada cara mengelola website yang khusus agar website tersebut bisa bersaing di mesin pencari (search engine).

Bagi pemula tentunya perlu banyak pemahaman agar pengelolaan yang Anda lakukan dapat menghasilkan atau mencapai tujuan yang Anda inginkan. Baik tujuan tersebut berupa banyaknya kunjungan di setiap halaman ataupun adanya pembelian dari produk yang ditawarkan di website.

Ternyata cara mengelola website bagi pemula memang bisa dikatakan gampang-gampang susah. Mungkin, bagi para pemula seperti Anda yang baru saja terjun langsung dan menggeluti dunia website akan terlihat sangat sulit.

Diperlukan cara serta langkah yang tepat dalam mengelolanya. Jika terjadi kesalahan, baik itu sering maupun tidak, pastinya hal tersebut dianggap biasa terjadi, namanya saja pemula. Lama-kelamaan, jika Anda terus menggeluti dan mempelajari dunia website pastinya akan terbiasa juga.

Hampir setiap pengguna internet pernah menggunakan mesin pencari untuk memperoleh informasi. Namun, bayangkanlah ketika mesin pencari mengarahkan Anda ke sebuah situs web, tetapi konten situs tersebut sudah usang dan tidak relevan. Mengecewakan bukan? Anda mungkin enggan kembali mengunjungi situs tersebut. Oleh karena itu, tidaklah selesai hanya dengan membuat website, seorang pemilik web perlu memahami cara mengelola website.

Baca Juga Simpel dan Mudah di lakukan, Cara Bisnis Online dengan Website

Apakah Mengelola Website Itu Penting ?

Jika Anda bertanya ke salah satu rekan, mungkin ia akan menjawab tidak penting, karena ia tidak suka hal yang berbau digital atau teknologi. Namun, jika dipandang dari sudut pandang prospek ke depannya, sangat penting bagi Anda untuk memiliki sebuah website. Jika sudah membuatnya, maka hal yang harus Anda perhatikan selanjutnya adalah bagaimana cara mengelolanya.

Mungkin Anda merasa tidak penting, karena belum tahu secara detail apa saja keuntungan dari memiliki web. Perlu Anda ketahui, jika nantinya Anda memiliki web dan kemudian berkembang, Anda bisa mendaftarkan web Anda ke platform yang bisa memberikan biaya.

Maka, sebelum terlambat ada baiknya Anda langsung mulai mengembangkan website Anda dan menerapkan cara mengelola website bagi pemula. Jika merasa masih ada yang tidak dimengerti dan bingung, jangan segan untuk bertanya dan gabung dengan komunitas para pengelola website yang masih pemula dan setara dengan Anda.

Cara Mengelola Website Yang Baik dan Benar

Agar pengunjung tidak lari setelah mampir ke laman Anda, website perlu dirawat secara apik. Anda bisa saja mengelola website sendiri. Terlebih, saat ini sudah banyak platform web yang sangat memudahkan, misalnya mengelola website dengan WordPress. Namun, apabila hal tersebut tidak memungkinkan, Anda dapat memanfaatkan berbagai vendor yang menawarkan jasa mengelola website perusahaan maupun personal. Berikut inilah di antara pengelolaan yang perlu dilakukan.

1. Menulis Konten Yang Relevan

Ketika Anda memutuskan untuk membuat website, maka Anda juga harus memutuskan apa saja konten yang akan ditampilkan di website tersebut. Usahakan konten yang Anda publikasikan saling terkait satu sama lain.

Tujuan dari keterkaitan konten yaitu untuk menjaga agar topik bahasan dan kesesuaian target pengguna. Contohnya jika website Anda mempromosikan tentang jasa pembuatan website, maka topik bahasan yang Anda publikasikan hendaknya seputaran website.

Dengan hal itu, pengguna yang mengunjungi website Anda akan mendapatkan informasi yang relevan dan Anda dapat mempromosikan produk Anda dengan lebih leluasa. Mengelola konten bukanlah hal yang mudah terutama jika Anda dalam posisi pemula.

Di awal Anda akan merasa sedikit susah, dalam membuat konten yang saling terkait satu sama lain. Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya artikel yang relevan dengan topik website, maka Anda akan dapat dengan mudah mengaitkan artikel baru dengan artikel sebelumnya.

2. Perbarui Konten Secara Berkala

Pembaruan konten secara berkala dapat direalisasikan melalui media blog. Upayakan untuk konsisten mengunggah artikel-artikel baru, bisa setiap hari atau beberapa hari sekali. Melalui blog tersebut, Anda bisa menuliskan hal-hal yang relevan dengan bisnis Anda. Selain itu, artikel berupa tips biasanya disukai oleh pengguna internet sehingga akan sering dikunjungi. Jangan lupakan pula sisipan kata-kata terkait yang sering dicari oleh mesin pencari.

3. Perhatikan Mutu Konten

Konten merupakan jantung dari sebuah situs. Namun, Anda tidak boleh gegabah dalam menerbitkan konten. Pastikan bahwa tulisan yang diunggah memang bagus dan bermanfaat. Artikel yang bertele-tele hanya akan membuat pembaca bosan. Menciptakan konten bermutu mungkin sulit bagi pemula. Namun, memanfaatkan jasa penulisan konten dapat menjadi alternatif cara mengelola website bagi pemula.

4. Membuka Ruang Interaksi Dengan Pengunjung

Bagi website penyedia produk maupun jasa, interaksi dengan pengunjung merupakan salah satu pintu untuk mencuri hati pengunjung. Ruang interaksi dapat berupa kolom komentar, kotak chat, maupun laman kontak. Komentar yang interaktif akan memikat pengunjung sehingga mau datang kembali. Mereka tidak ingin ketinggalan balasan dan komentar-komentar dari suatu konten. Demikian pula, kemudahan interaksi memungkinkan pengunjung menjadikan website Anda sebagai referensi utama terkait produk atau jasa yang Anda tawarkan. Menyediakan media interaksi pun menjadi salah satu cara mengelola website kantor yang paling utama.

5. Buat Konten Lebih Interaktif Dengan Video atau Gambar

Mengelola website WordPress sangatlah menyenangkan karena Anda dapat mudah menyisipkan berbagai plugin dan konten, termasuk video. Dengannya, mengelola website WordPress pun menjadi pilihan cara mengelola website bagi pemula. Alhasil, mengelola website sendiri bukanlah hal yang mustahil dilakukan.

Adapun, video merupakan salah satu media yang mampu menarik perhatian pengguna internet. Tampilan video kerap membuat pembaca penasaran. Oleh karena itulah, menampilkan video di website dapat meningkatkan jumlah pengunjung.  Namun, jagalah agar konten video dan animasi tetap berimbang dengan artikel.

6. Gunakan Judul Yang Menarik

Di antara cara mengelola website bagi pemula, hendaknya pengelola belajar membuat judul konten. Judul yang eye catching akan mudah menarik pengunjung ke website Anda. Jadi, jangan asal-asalan membuat judul. Gunakan kalimat singkat dan masukkan kata kunci yang kira-kira dicari oleh pengguna internet ke dalam judul. Dalam judul, berikanlah manfaat yang dapat diambil oleh pengguna internet. Artikel dengan informasi yang berguna kemungkinan besar akan mengundang pengunjung

7. Maksimalkan Kecepatan Akses Website

Website akan mendapat kesan pertama yang baik jika mudah diakses Untuk itu, gunakanlah server hosting yang cepat dan memperhatikan komponen pada website, misalnya dengan tidak menggunakan fitur-fitur yang berat. Ketika Anda mengelola website dengan WordPress, upgrade dan migrasi hosting pun menjadi hal yang mudah dilakukan.

8. Formasi SDM Yang Handal

Banyak dia antara kita yang menganggap remeh keberadaan website. Bahkan sering meremehkan website, terkadang perusahaan hanya memberdayakan satu orang sumber daya manusia ( SDM ) untuk mengelolanya. Padahal, untu mengelola website yang baik, minimal harus ada tiga sumber daya manusia ( SDM ) yang tergabung dalam satu tim. Yaitu web master, web design, dan penulis yang mempunyai kemampuan marketing. Web master bertugas untuk mempercanggih jaringan dan teknologi website yang dimiliki. Kemudian web design berfungsi memberikan tampilan yang menarik. Dan penulis berfungsi menulis dengan narasi soft-telling yang baik atas seluruh konten tulisan yang disediakan. Memang, perusahaan harus mengeluarkan banyak biaya, tetapi hasil yang diberikan akan cukup memuaskan. Karena timbal baliknya pasti akan banyak konsumen baru yang datang. 

Sebab mendapatkan informasi dari website yang ditampilkan secara lengkap. Namun, bagi pengusaha pemula baik berupa website company profile atau toko online, juga bisa dikelola secara perorangan atau mandiri. Hanya saja, setidaknya kita sebagai pemilik harus bisa mengendalikan dalam hal-hal yang paling mendasar. Seperti up date informas, buat tampilan gambar ilustrasi dari up date yang menarik, nge share ke media sosial lain ( FB, Twitter, WA, dll), buat narasi tulisan yang menarik, dan lain sebagainya.

9. Mengevaluasi Website

Pada dasarnya yang terpenting di dalam website adalah konten yang dipublikasikan. Semakin baik konten yang dimiliki, maka semakin bagus pula respon dari pengguna dan mesin pencari. Evaluasi website merupakan cara mengelola website bagi pemula yang perlu untuk diperhatikan.

Melalui perantara Search Console dan Google Analytics, maka Anda akan mendapatkan informasi mengenai website Anda. Search Console akan membantu Anda untuk memberikan laporan terkait kualitas SEO (Search Engine Optimization) dari website Anda.

Jika kualitas SEO dari website Anda sudah baik, maka Anda dapat memanfaatkan Google Analytics untuk mengevaluasi lalu lintas pengunjung yang mengunjungi website Anda. Anda dapat mengetahui secara detail siapa pengunjung Anda (biasanya ditampilkan diakses dari negara mana, menggunakan perangkat apa, dan lainnya).

Google Analytics akan sangat membantu Anda untuk menganalisis seberapa berhasil optimasi yang Anda lakukan. Ini ditunjukkan dengan besaran trafik dan posisi halaman pada mesin pencari.

Itulah beberapa cara mengelola website agar pengunjung dari website anda tidak lari. Banyak hal yang bisa dilakukan, dan itu semua tergantung dari kita pengelola website agar dapat memaksimalkannya dengan baik dan benar.

Sumber Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *